KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
109. JAGOAN KECILKU


__ADS_3

Kala itu pria yang dekat dengan Kristy cuma Yoga dan Bisma. Mereka berdua sering datang ke warungnya. Memang waktu itu ia sudah tertarik pada Yoga namun ia sadar diri . Ia tidak pantas untuk Yoga. Bagai pung\_guk merindukan bulan . Itu tidak mungkin. Ia sudah mundur teratur.



Demikian halnya dengan Bisma. Sudah tak terhitung berapa kali ia menolak Bisma. ia cuma menganggap pernyataan cinta Bisma itu sebagai celotehan anak kecil. Ia tidak mau di sebut janda gatal yang suka pada berondong berondong tampan seperti Yoga dan Bisma.



Namun Bisma yang nampak serius dan pantang mundur terus getol mendekatinya . Hingga akhirnya ia luluh juga saat Bisma serius berusaha mencari kerja demi kecukupan ekonomi mereka kelak. Ia bersedia menunggu Bisma.



Tapi siapa sangka , justru Yoga lah yang menikahi dirinya. Yoga menjadi suaminya. Sangat tidak masuk akal tapi sungguh terjadi. Pernikahannya dengan Yoga seperti mimpi saja. Tak pernah sekalipun terlintas di benaknya ia akan mempunyai suami sesempurna Yoga.


.


.


" Itu tidak mungkin Bisma... " ucap Kristy membuyarkan lamunan masa lalunya.



Bisma menghela nafas panjang. Ia sadar , itu memang tidak akan mungkin terjadi. Keluarganya tidak akan setuju ia menikahi janda beranak 3 . Dan lagi ia juga sudah tidak yakin dengan perasaan Kristy. Kristy sepertinya sangat mencintai suaminya yang meninggal itu.



" Aku sudah tidak bisa jatuh cinta lagi... " Kristy Pun juga mempertegas nya langsung. " Aku akan fokus pada anak anakku saja... dan juga mencari pekerjaan .. nanti kalau anakku sudah agak besar. "



" Hahaha.. Aku cuma bercanda. Serius sekali Kris.. " ucap Bisma sambil tertawa menutupi kekecewaan hatinya di tolak Kristy lagi.



" Hehehe.. yuk kita petik apel lagi.." ajak Kristy. Bisma pun mengangguk. Kemudian mereka melanjutkan memetik apel dan ngobrol



" Kau cari bule saja Bis..kan cantik cantik.." ucap Kristy.



" Aku mau yang seiman Kris..orang Indo saja.." kata Bisma sambil mengisi tasnya dengan apel yang akan di bawanya pulang nanti.


.


.


.


.


" Selamat ...jenis kelamin anak anda laki laki... Dan dia sehat." ucap Dokter bule yang melakukan USG pada kandungan Kristy saat Kristy pergi cek ke ke rumah sakit bersama Bisma dengan bahasa asing.



" Laki laki ya..." Kristy begitu terharu sampai menitikkan air matanya.



' Andai saja Mas Yoga masih ada..Dia pasti bahagia sekali mengetahui anaknya laki laki... Dan semoga ia menuruni sifat Mas Yoga bukan kakeknya ' Kristy berharap dalam hati.

__ADS_1



' Aku akan mendidiknya dengan baik agar ia tidak menjadi orang seperti kakeknya '



" Jagoan mu tambah satu lagi Kris.. Bakal ramai ni.. Kau tetap yang paling cantik..tidak ada saingan.. " ucap Bisma sambil tertawa.



" Hehehe..."



Sebenarnya ia ingin punya anak perempuan tapi karena anaknya laki laki lagi dan dia adalah penerus dan pengganti garis keturunan Yoga , ia pun menerimanya dengan senang hati. Laki laki atau perempuan sama saja.



" Tapi melihat dari riwayat anda yang melahirkan dengan Sesar sepertinya anda juga harus Sesar lagi saat melahirkan nanti . Dan sesuai perkiraan tanggal kelahiran anak anda di bulan September.. Anda bisa memilih tanggal kelahiran untuk menjadwalkan operasinya..." jelas Dokter tersebut.



" Tidak bisa melahirkan normal ya Dok.." tanya Bisma.



" Kemungkinan untuk melahirkan normal juga bisa. Tapi kita analisa dari kondisi bayi dulu. Apakah bayi terlalu besar atau tidak nantinya , posisi bayi sudah benar atau belum , dan ada tidaknya sungsang atau permasalahan kesehatan lainnya. Dan saya menyarankan anda untuk lebih sering melakukan hubungan intim untuk membantu memudahkan proses kelahiran "



Bisma dan Kristy bengong dan saling berpandangan. Dokter itu pasti mengira kalau mereka adalah pasangan suami istri. Hingga muka Bisma sampai merah padam karena saking malunya. Maklum ia seorang jomblo dan belum pernah punya pacar. Hal itu tentu membuatnya malu.



.


.


Kristy dan Bisma berjalan sambil tertawa menyusuri koridor rumah sakit menuju ke parkiran mobil mereka.



" Ada ada saja.." ucap Kristy saat mengingat kata kata Dokter tadi.



" Anakmu bisa sehat ya Kris padahal tidak mendapat pupuk dari Papanya " kata Bisma



" Ya syukur dia sehat Bis...."



" Mau aku kasih pupuknya..sekalian bantu jalannya biar kau bisa melahirkan normal ?"



" Ih...Ngaco kamu Bis.." kata Kristy seraya memukul Bisma yang tertawa tawa.


__ADS_1


" Ya sapa tahu kau butuh bantuan Kris.." canda Bisma dalam tawanya .


.


" Eh kau sudah menyiapkan nama untuknya belum?" tanya Bisma kemudian



" Sudah... Jagoan kecilku ini nanti namanya 'Xavier'..." jawab Kristy sambil tersenyum.



Ia ingat Yoga ingin sekali menamai anak mereka Safir jika laki laki. Namun ia tidak tahu akan menambahkan Pratama atau tidak nama belakangnya nanti.


.


.


.


Sementara itu di belahan bumi yang lain yang sangat jauh dari tempat Kristy , di sebuah rumah sakit yang terkenal sangat canggih peralatan medis dan kemajuan teknologinya Romi berdiri di dekat sebuah ranjang rumah sakit Super deluxe VVIP menunggui seorang pasien yang terbaring dengan peralatan lengkap di tubuhnya.



Ya ...dia adalah Yoga. Dia dulu berhasil di selamatkan oleh usaha keras para tim dokter itu. Dan kemudian Papanya memindahkan Yoga ke America untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik. Setelah melakukan beberapa kali operasi Kondisi Yoga mulai stabil. Namun ia masih juga belum sadar dari koma nya.



Orang tuanya yang merupakan pekerja sibuk dengan perusahaannya menitipkan Yoga pada Romi dan mereka bekerja kembali .



Romi menunggu Yoga dan memantau terus kondisinya. Ia juga memantau pekerjaan kantor anak buahnya dari laptopnya .



Dan itu sudah 5 bulan berlalu. Cuma dia yang selalu ada di sisi Yoga. Menunggui dan mengawasi dengan setia dengan beberapa anak buahnya dan beberapa perawat khusus Yoga.



Selain itu ia juga memantau anak perusahaan Papa Yoga yang juga memiliki anak cabang di sana. Kerjaannya cuma mengawasi saja. Dan tentunya ia juga mengatur keluar masuk dana perusahaan.



" Kau mau tidur sampai kapan Yog.." ucap nya pada Yoga yang masih belum juga sadarkan diri.



" Kalau saja kau menurut padaku dari dulu..Ini tidak akan terjadi.. Aku sudah bilang Papamu dan Kristy itu sama sama orang yang keras kepala.. Sekarang kau sendiri yang menanggungnya kan..."



Nasibmu benar benar menyedihkan Yog.. Sudah kehilangan anak istri , juga hampir kehilangan nyawa . Dan orang tuamu tidak ada yang di sini menunggui mu . Mereka sibuk mencari rupiah . Takut uang mereka hilang.. padahal tumpukan hartanya sudah tak terhitung jumlahnya masih juga kurang.. Untuk apa mengumpulkan banyak harta padahal kalau mati tak ada yang di bawa. Daratan seluas bumi cuma di ganti liang satu kali dua meter saja...yakni kuburan



" Cepat bangun Yog.. anakmu sudah mau lahir ..Nih.. Dia laki laki .. penerus mu.. " ucap Romi berbicara pada Yoga sambil menunjukkan gambar hasil foto USG yang di kirim Bisma di hpnya.



" Kalau kau tidak cepat bangun ...istrimu bisa bisa di ambil Bisma lagi lho..." ucap Romi sambil menyentuh kepala adiknya.

__ADS_1



" Ayo cepat bangun... Yoga... "


__ADS_2