KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
201. PRO DAN AMATIR


__ADS_3

Yoga dan Kristy mendekati putranya Dafi yang terdiam membatu karena saking shock nya di halaman Mushola. Semua orang sudah mulai berkasak\_kusuk saat melihat Mischa kabur dari acara pernikahan tersebut.



" Dafi...Mischa mana? " tanya Yoga . Dafi diam. saja sambil menunduk.



" Sepertinya kita harus membatalkan pernikahan ini Mas... " kata Kristy sambil menyentuh punggung Dafi untuk menghiburnya. Sangat memalukan memang di tinggalkan di saat ijab kobul di depan banyak orang. " Nanti biar aku bicarakan dengan Mas Ricky dan mbak Richa...Si Mischa itu maunya apa...Sabar ya Dafi..."



" Ya sudah... biar ku bilang pada mereka dulu " kata Yoga hendak masuk kembali ke mushola.



" Jangan Pa...Jangan di batalkan. Aku tetap akan menikah saat ini juga....Tapi mempelai wanitanya yang di ganti..." kata Dafi seraya masuk kembali.



" Ha?" Yoga hanya bisa bengong. Terlebih saat putranya itu menghampiri Aleena.



" Aleena ayo kita menikah " kata Dafi sambil mengulurkan tangannya pada Aleena yang dari tadi menahan tangisnya dan duduk di pojokan.



Aleena ternganga. Itu sungguhan atau mimpi?? Dafi mengajaknya menikah???



" Aku di tinggalkan tunangan ku... Kau mau tidak menikah denganku ?..sekarang??" tanya Dafi lagi.



Sesaat semua orang yang ada di sana terdiam dan menatap Dafi yang sedang melamar Aleena itu. Tak ada seorangpun yang bersuara.



Aleena tersenyum dengan mata berkaca kaca dan menyambut uluran tangan Dafi itu. Kemudian ia bangkit dan mengikuti Dafi yang melangkah menuju ke depan meja penghulu.



" Pak ..Pernikahan ini dilanjutkan tapi mempelainya berganti ...Bisa kan ?" tanya Dafi



" B ..bisa..." Penghulu itupun kemudian segera memulai acara ijab kobul itu. Mulai dari doa hingga ke ikrar yang di ucapkan Dafi.



Selama proses itu Dafi dan Aleena senyuman manis terus tersungging di wajah kedua nya. Juga tangan mereka yang saling menggenggam seolah tidak mau lepas. Sesudah pembacaan ikrar selesai, Dafi memakaikan cincin kawin di jari manis Aleena. Dan kemudian Aleena mencium tangan Dafi saat mereka berjabatan tangan dan sudah sah menjadi suami istri.



Yoga mengucapkan terima kasih pada semua orang yang membantu terlaksananya acara ijab kobul itu dengan lancar hingga selesai. Tak lupa ia memberikan amplop untuk mereka.



" Rasanya benar benar Lega.... Aleena menyelamatkan muka ku di depan semua orang ...Untung dia mau menikah dengan Dafi .. "



" Mas... jangan salah mengira..Aleena itu memang ada rasa pada Dafi... dan mereka saling menyukai sejak lama. Tentu saja ia mau menikah dengan Dafi, bukan untuk menyelamatkanmu..tapi memang karena dia mencintai Dafi. Lihat saja mereka kelihatan begitu bahagia..." kata Kristy.



Yoga terdiam dan mengamati keduanya. Dan ternyata yang di ucapkan Istrinya itu benar



" Jadi mereka saling menyukai ?" tanya Yoga



" Iya... tadi saat mau menikah dengan Mischa ia menunduk terus...begitu mempelainya ganti Aleena Dafi tersenyum terus "



" Jadi...mungkin Mischa memutuskan Dafi karena tahu mereka saling menyukai?" tanya Yoga heran .



" Mungkin ..."



" Kenapa Dafi tidak bilang dia menyukai Aleena... tahu begitu aku kan bisa menikahkan mereka... "

__ADS_1



" Mas kan sudah menjodohkan Dafi dengan Mischa .. Anak kita itu bukan orang yang tidak mau berbakti padamu.. Dia bertanggung jawab dengan keputusannya. Dafi itu sangat patuh padamu Mas.."



" Astaga... "



" Makanya Mas...kan aku sudah bilang dulu ..Kamu saja dulu tidak mau di jodohkan..kenapa malah anak anak kita kamu jodohkan... Untung mereka penurut...Tapi kalau tadi dia sampai menikah dengan Mischa apa ada jaminan hidup mereka akan bahagia...Anak anak kita sudah dewasa, bisa memilih apa yang terbaik untuk diri mereka sendiri . Kita tidak boleh memaksanya "



" Seharusnya kan tinggal ngomong saja padaku... Aku juga tidak akan memaksa kalau mereka tidak mau .." kata Yoga penuh sesal .



" Mungkin mereka tidak mau di sebut anak durhaka...jadi mereka menurut saja..."



Yoga menghela nafas panjang. Ucapan istrinya itu memang benar. Seharusnya ia tidak menjodoh\_jodohkan putra putri mereka.



" Dafa mana...dari tadi aku tidak melihatnya.."



" Iya...aku juga sampai lupa... saking sibuknya mengurus pernikahan dadakan ini...kemana ya dia.."


Yoga dan Kristy mencari cari Dafa yang tak nampak barang hidungnya.


Sesampainya di rumah , mereka baru menyadari. Ternyata Dafa kabur bersama Mischa. Bahkan no hp Dafa dan Mischa tak bisa di hubungi sama sekali



" Apalagi ini??... ..pantas ..tadi dia tanya bagaimana kalau ada yang mengacaukan pernikahan Dafi . ternyata dia biang keroknya ." ucap Yoga geregetan.



" Sabar Mas . Besok kita tanya Dafa dan Mischa kalau mereka sudah kembali..."



Yoga kesal. baru kali ini ia di bikin pusing oleh ulah putranya yang sedari kecil selalu patuh padanya itu.



" Mas... ini dugaan ku....Jangan jangan bekas \*\*\*\*\*\* yang ada di leher Mischa itu bukan ulah Dafi..tapi Dafa? ... Jangan jangan mereka berhubungan diam diam?"



" Oh My God..." Yoga menepuk dahinya. ia benar benar di bikin pusing hari itu oleh ulah putranya .


Dan seperti dugaan Yoga dan Kristy , kedua insan yang sedang di mabuk cinta itu pun kini tengah terbuai dalam aktifitas panasnya. Mereka melakukannya di sebuah hotel.



" A\_ahh...Em\_mmhh..Aa\_aahhhh!!! " Suara keduanya terdengar bersahutan dan menggema memenuhi seluruh ruang kamar hotel tesebut bersamaan dengan tubuh mereka yang sedang menyatu. Mereka melakukan hubungan intim itu lagi dengan ganasnya. Hingga keduanya terkulai lemas saat telah mencapai klimaksnya.



" Ah...gila F a... ini benar benar nikmat.." kata Mischa sambil menyentuh Dafa yang terkulai di atas tubuhnya.



" Terlalu nikmat Mis... Sangat... " ucap Dafa membenarkan. Mischa menghapus peluh di wajah pasangannya itu.



" Masih sanggup main lagi ? " tanya Mischa .



" Tentu... kita sudah bebas sekarang ..Jadi aku akan melakukannya terus denganmu mulai sekarang . Dan malam ini...kita akan main terus sepanjang malam... " ucap Dafa sambil tersenyum



" Ah.. ini menyenangkan Dafa... Aku akan memuaskan mu FA... Aku akan membuat kau jatuh cinta padaku..."



" Itu tidak perlu Mis...Karena aku sudah jatuh cinta padamu sejak lama... Aku sudah menyukaimu sejak saat aku masih di Australia dulu. "



" Ya ampun Dafa .. kenapa kau tak bilang..."

__ADS_1



" Kau pacar Dafi . tunangannya..."



" Itu dulu..."



" Kalau sekarang?" tanya Dafa ingin tahu



" Aku milikmu... sepenuhnya milikmu.." Dafa tersenyum bahagia. Hanya faktor kebetulan ia bisa bersama Mischa sekarang. Ia hanya beruntung saja. Ia sama sekali tidak pernah menyangka, ia akan bisa memilikinya, menyentuhnya dengan bebas dan juga mencintai nya. Rasanya Dafa benar benar bahagia. seperti kejatuhan bulan saja hokinya.



" Sudah bangun lagi .. Kita mulai lagi.." kata Dafa. Mischa tersenyum sambil mengangguk.



Kedua insan yang sedang di mabuk cinta itu seolah sudah tidak mempedulikan dosa. Yang ada di hati mereka saat ini yang penting mereka puas, mereka bahagia, dan mereka bisa saling mencintai dengan bebas. Saling memiliki dan menumpahkan segenap hasrat nya. Mereka benar benar di perbudak oleh nafsunya.


Lain dengan Dafi dan Aleena. Mereka makan malam bersama . Kristy , yoga dan Cinta turut menemani mereka makan bersama.



" Sekarang kau adalah menantu kami Aleena jadi mulai sekarang tugas utamamu melayani suami mu. Untuk urusan restoran kau bantu bantu saja..." kata Kristy.



" Iya Bu..."



" Mama... kau panggil Kami Mama dan Papa... kami sekarang orang tua mu...bukan lagi bos mu." tambah Kristy.



" Iya Ma..."



" Berbakti lah pada suami mu , Aleena ... jadi istri yang baik.. " kata Yoga pula.



" Iya Pa .." jawab Aleena



" Makan yang banyak... Kau harus punya tenaga untuk malam pertama mu nanti ." kata Yoga sambil menepuk bahu Dafi.



' Uhuk\_uhuk " Dafi langsung tersedak mendengar ucapan Yoga itu. Dafi dan Mischa langsung tertunduk dengan wajah malu malu mereka. Pipi keduanya sudah Semerah tomat rebus.



" Ayo tidur Dik.. Kita temani Cinta.." ajak Yoga begitu ia selesai makan . Kristy mengangguk. dan kemudian ia pergi bersama Cinta mengikuti Yoga menuju ke kamarnya.



" Kalau melihat Dafi seperti itu...aku tak yakin dia bisa melakukan malam pertama nya .." kata Yoga



" Kamu seperti pro saja Mas...dulu kau kan juga begitu .. padahal musuhnya janda ..6 bulan baru bisa gol.. " timpal Kristy.



" Hahaha .. apa Iyah?" tanya Yoga sambil tertawa.



" Iya...setelah menikah denganmu , baru 6 bulan kemudian kamu bisa nyetak bola "



" Hahaha... ternyata aku lebih parah ya...πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… " ucap Yoga sambil tertawa.


Dafi dan Aleena sudah masuk ke kamar Dafi. Dan benar keduanya tampak saling malu malu. Mereka memang sama sama tak punya pengalaman tentang malam pertama. Keduanya duduk di tepi tempat tidur dengan wajah Semerah tomatnyaπŸ….


*Bagaimana memulainya .. Dulu...biasanya Mischa yang agresif dan memancingku...jadi aku tinggal mengalir mengikuti saja*...



*Tapi ini Aleena ..dia gadis pemalu dan pendiam...berarti aku yang harus memulainya*...

__ADS_1



*Tapi bagaimana .. Tidak etis kan jika aku langsung membuka bajunya dan mengajaknya berhubungan* ...πŸ˜“


__ADS_2