
Yoga menuju ke sekitaran pantai yang tak jauh dari restoran tempat ia bekerja karena tadi Mamanya bilang mereka sedang jalan jalan ke pantai dekat restorannya. Dan benar seperti yang di duganya , Ia melihat Kristy tengah ngobrol asik dengan pria asing yang memakai seragam tentara itu. Bahkan pria itu menggoda Xavier yang berada di gendongan Kristy.
" Pria sialan...beraninya menggoda istri orang..." Yoga tanpa basa basi langsung melayangkan pukulannya ke wajah tentara itu. Pria itu tak siap dengan serangan tiba tiba Yoga itu. Ia sampai terjatuh dengan akibat pukulan keras Yoga itu.
" Lho..Mas Yoga..." Kristy kaget saat melihat Yoga tiba tiba ada di sana dan langsung memukul .
' Rasain lo...selingkuh dengan istri orang..' batin Risa senang karena Yoga langsung cepat bertindak.
" Siapa kau...berani sekali menggoda istriku?...." tanya Yoga kesal.
Ricky, tentara itu bengong sambil memegang pipinya yang terasa nyeri dan nyut\_nyutan karena di pukul Yoga.
" Ha?!...Menggoda istri orang?" tanya nya heran.
" Jangan macam macam ya ..aku suaminya!!"
" Maaaas...bukan..dia tidak menggodaku...
Dia itu saudara sepupuku... Anaknya Ibu...Mas Ricky...Tentara yang dinas di Papua itu.."
jelas Kristy cepat.
Yoga dan Risa membatu mendengar penjelasan Kristy itu. Ternyata mereka sudah salah duga. Terlebih Yoga yang kesal langsung meninggalkan pekerjaannya dan bahkan langsung memukul pria itu. Mereka sampai bengong dengan mulut menganga.
" O' o..." Risa yang menyadari telah memberikan informasi yang salah bermaksud segera angkat kaki kabur.
" Mama!!" Yoga geram sambil bersuara dengan keras.
" Hihihi... Maaf Yoga...Mama keliru..." ucap Risa sambil tertawa geli.
" Aduh Mas..Bagaimana sih..Mas Ricky tidak apa apa?..Maaf ya...Suamiku ini sudah keterlaluan.." ucap Kristy sambil membantu sepupu nya yang bernama Ricky itu bangun.
"Mama ini bikin kacau saja.." gerutu Yoga.
Ricky tersenyum . " Jadi ini suamimu Kris? "
" Ma..maaf ya Mas...Aku tidak tahu...Habis Mama kirim pesan bilang Kristy selingkuh.." ucap Yoga kikuk dengan rasa bersalahnya.
" Kenapa gak tanya aku dulu Ma..." Kristy pun tak habis pikir dengan Ibu mertuanya yang main lapor saja hingga membuat keributan.
" Ya Maaf...habis kamu main peluk pria asing Kris..."
" Aduh Ma...Dia ini Kakak sepupu ku yang sejak SMP tidak pernah ketemu..." jelas Kristy.
" Hahaha...Setidaknya kalau cemburuan begini berarti dia sangat mencintaimu Kris.." ucap Ricky sambil tertawa tawa. " Halo adik ipar .. Aku Ricky , kakak sepupu Kristy " Ricky mengulurkan tangan pada Yoga sambil memperkenalkan diri
" Yoga..." Yoga menjabat tangan Ricky turut berkenalan. " Dan Maaf Mas...Aku sudah salah paham padamu.."
Ricky tersenyum sambil menepuk bahu Yoga. Yoga pun tersenyum padanya.
" Mas Ricky?" Yoga dan Ricky sama sama menoleh pada sumber suara yang mereka kenali.
" Richa?" Ucap Ricky saat melihat kehadirannya.
Yoga heran saat mendapati Richa di sana. Apa bosnya itu mengikutinya saat keluar resto tadi.
" Kalian saling mengenal?"tanya Yoga.
" Dia mantan istriku.." jawab Ricky kemudian.
" Ha?" Yoga begitu terkejut mendengarnya. Bosnya adalah mantan istri sepupu Kristy?...
Bukankah itu berarti dia adalah kakak iparnya?
.
.
Keluarga mereka akhirnya berkumpul bersama dengan Richa dan Ricky dan anak mereka, Mischa.
" Jadi kita semua masih saudara? " tanya Kristy
" Iya.." Jawab Ricky. " Mereka ini anak dan mantan istriku.. Ibumu itu adik ibuku...Tentu saja kita masih saudara. Saudara dekat malah..."
" Astaga...Ternyata Bos Mas Yoga adalah istrinya Mas Ricky...Berarti Mischa ini keponakanku..Dan Mbak Richa kakak ipar ku..."
" Salam kenal Kristy...Aku Richa ..Senang bertemu denganmu.." Richa pun tersenyum pada Kristy dan mengulurkan tangannya.
" Iya Mbak Richa..Aku juga senang bertemu denganmu.." ucap Kristy seraya menyambut uluran tangan Richa.
__ADS_1
" Nah...sekarang kalian saling berkenalan...Ini Dafa, Dafi , dan Xavier putra putraku...Dan itu Mamaku..Mama Risa.." Yoga mengenalkan keluarganya.
" Ini putri kami..Mischa.."
" Hai Mischa.. "Dafa menyapa saudara sepupu yang baru di temui nya itu. Ia tersenyum ramah. Mischa mengangguk dan tersenyum pula.
Dafa , Dafi dan Mischa saling berjabat tangan.
" Kalian berteman akrab lah..karena kalian semua masih saudara..." kata Yoga lagi. Mereka mengangguk.
.
*Ya ampun ternyata dia kembar....Dan sama persis...Sama sama tampan...Cuma beda sedikit warna kulitnya...
Yang minta markisa kapan hari yang mana ya..Yang putih atau yang agak gelap kulitnya..?
Benar benar sulit di bedakan..
Tapi aku senang....Setidaknya nanti aku bisa mengakrabi mereka tanpa perlu basa basi lagi karena kami masih famili*...
.
Mischa yang sejak awal pertemuannya memang sudah jatuh hati pada Dafi . Ia senang karena kini ia tak perlu banyak alasan untuk dekat dengan nya lagi.
Selama ini ia cuma chat saja dengan Dafi sepatah dua patah kata sejak pertama bertemu dulu. Meski mereka sudah saling bertukar nomor hp, Dafi tak banyak bicara. Dafi tipe yang cowok yang cuek dan tak mudah akrab dengan orang asing.
" Imutnya..." ucap Mischa saat memperhatikan Xavier di gendongan Kristy.
" Jangan tertipu...Bocah imut ini nakal sekali lho.." kata Dafa " Dia kalau punya jajanan pasti di sembunyikan..kalau ketangkap baru mau membaginya..." Dafa cenderung lebih supel meski baru bertemu dengan Mischa. Dafa memang pribadi yang mudah akrab dengan siapa saja, Beda dengan Dafi yang bisa di bilang cuek.
" Benar begitu ya Xavier..?" tanya Mischa sambil tersenyum dan menyentil pipi bocah ganteng imut itu.
Xavier tertawa sambil melet.
" Tapi adik bikin gemes.." kata Dafi sambil menyentuh kepala adik kesayangannya itu.
" Hehe..." Xavier ketawa\_ketiwi sambil memeluk Mamanya .
" Kita main bareng yuk Xavier" ajak Mischa. Ia mencoba akrab dengan Xavier terlebih dahulu.
Xavier menatap Kristy seolah bertanya meminta ijin darinya. Kristy tersenyum dan mengangguk. Ia kemudian menurunkan Xavier yang kemudian langsung di gandeng Mischa.
Yoga ,Kristy , Richa dan Ricky tersenyum melihat anak anak mereka sudah mulai akrab.
" Kris..." Ricky memanggil Kristy.
" Apa mas?"
" Ternyata kau ini rajin sekali ya bikin anak..Anakku saja masih satu kau sudah tiga..."canda Ricky.
" Ih..Mas Ricky.." Kristy langsung memukul bahu kakak sepupunya itu.
" Belum ke\_itung yang di dalam kandungan Mas..." tambah Richa.
" Astaga...Kalian benar benar produktif ya.." tambah Ricky sambil tertawa. Yoga dan Richa ikut tertawa pula.
" Yog.. jamu mu apa..?" tanya Ricky bercanda. Ia dengan cepat mengakrabi Yoga karena sebagai sesama anak tunggal dengan Kristy, memiliki saudara sedarah itu langka. Apalagi yang sudah sangat lama tidak bertemu.Rasa nya senang sekali bisa bertemu kembali dengan sepupunya itu. Dan juga keluarga besarnya.
" Hem...apa ya..." Yoga bingung menjawabnya. Ia membiarkan saja Ricky mengira semua anak anak itu adalah anak Yoga. Dafa dan Dafi tidak ia anggap anak tirinya tapi sudah seperti anak kandungnya sendiri.
Kristy memukul mukul pelan bahu kakak sepupunya itu yang menggoda dirinya dan Yoga. Ricky cuma tertawa saja. Sedang Richa mengamati Kristy.
.
*Kristy wanita yang sangat cantik , tubuhnya tinggi semampai , meski perutnya sedikit menonjol karena kehamilannya , kecantikannya sama sekali tidak berkurang*.
*Pantas saja Yoga sampai rajin punya anak...Istrinya saja secantik itu....Mana bisa diam melihat wanita se\_molek itu...Tinggi, putih, cantik , seksi , awet muda lagi... Dan sepertinya dia juga orang yang ramah dan lembut*...
*Tapi kenapa Tuan Muda kaya ini sampai pergi dari rumah ya.. Padahal keluarganya sempurna , anak mereka tampan tampan semua*..
*Aku jadi makin penasaran pada Tuan Muda ini...Aku jadi ingin lebih tahu tentang dirinya*...
.
Richa tenggelam di alam pikirnya sendiri. Sosok Yoga yang baru di kenalnya beberapa hari ini begitu mengusiknya. Sangat membuatnya penasaran. Bukan karena fisiknya yang sempurna saja , tapi bagaimana kehidupan dia yang sebenarnya. Ia ingin mengetahui semuanya.
.
.
" Sekarang baru ingat pulang ?" tanya Richa saat ia tinggal berdua dengan Ricky. Mereka nampak serius.
" Huh....kau ini tidak berubah ya..Ketus....tak punya pengertian..Aku ini seorang tentara , aku pergi dinas kemanapun mengikuti perintah atasan berdasarkan SK . Dan setelah ini masa bakti ku bebas. Aku bisa mengajukan permintaan tugas di daerah manapun. Kau tetap menyambut ku dingin. Padahal aku ingin mengajukan dinas di sini. Aku ingin keluarga kita utuh kembali seperti dulu.." kata Ricky.
__ADS_1
" Maaf ya Mas...5 tahun itu bukan waktu yang singkat. Perasaan seseorang bisa berubah.." tegas Richa.
" Memangnya kau punya pria lain ?" tanya Ricky.
" Punya atau tidak itu bukan urusanmu lagi Mas... "
Ricky mendengus. " Kalau kau tidak mau rujuk lagi denganku...Berarti kau harus siap siap berpisah dengan Mischa. Anak perempuan itu tanggung jawab Ayahnya. Mischa itu anak perempuan , dia butuh wali jika suatu saat akan menikah. Selama ini aku sudah cukup mengalah , sekarang tidak lagi..."
" Lalu kau mau apa Mas?"
" Kristy tadi cerita padaku , Ibu kandungku ternyata masih hidup. Selama ini dia tinggal di rumah peninggalan orang tuanya sejak bercerai dengan Ayahku dan terus menunggu kepulangan ku. Jadi jika kau tidak mau baikan denganku, aku akan membawa Mischa ke tempat Ibuku. Aku juga akan memindahkan pengajuan dinas ku di sana. Anakku akan hidup dan tinggal bersama aku dan Ibuku di Blitar "
" Tidak bisa Mas...Mischa akan tetap di sini bersamaku !" Richa pun keras kepala.
" Biar Mischa yang menentukan keputusannya ! " Ricky pun tidak mau kalah.
.
.
.
Beberapa hari kemudian....
" Jadi begitu ceritanya Yog...Mas Ricky mau mengambil hak asuh putri tunggal ku..." Richa mengadu pada Yoga. Menceritakan permasalahannya pada Yoga. Ia dan Yoga kian akrab sejak mereka saling mengetahui jika mereka masih saudara.
" Hem... Ibu Rasti mertuaku ...Ibu kandung Mas Ricky itu orangnya sangat baik dan penyayang. Dia sangat menyayangi anak anakku. Kurasa tidak masalah jika Mischa tinggal di sana ...Itu kabar baik untuk Ibu mertuaku...Selama ini dia sangat kesepian. Ia selalu menunggu kepulangan Mas Ricky..." terang Yoga.
" Masalahnya bukan itu Yog..
Masalahnya..Dia mau memisahkan aku dan putriku..."
" Kalau kau tidak mau berpisah dengan Mischa, ya rujuk saja dengan Mas Ricky..." jawab Yoga enteng.
" Aku sudah tidak mencintai dia..." sahut Richa.
" Apa kau sudah punya pria lain yang kau cintai ?" tanya Yoga to the poin.
" Itu..." Richa tak bisa berkata apa apa..Ia menatap Yoga yang nampak acuh seolah tak tahu apa apa.
Dan itu benar adanya..Yoga sama sekali tidak mengetahui apapun tentang wanita di depannya itu. Padahal jauh di dalam dasar lubuk hati terdalamnya , Richa menyimpan rasa pada dirinya. Memang baru beberapa hari bertemu, namun Pesona Yoga yang begitu kuat itu mampu mengalihkan dunianya.
Semua yang ada pada diri Yoga , sangat memabukkannya. Ia ingin tahu semua hal yang berkaitan dengan Yoga. Jika bisa ia ingin lebih dekat dengan pria suami orang yang juga adik iparnya itu...
.
.
.
Sementara itu Ricky bertandang ke tempat tinggal Kristy dengan Mischa putrinya. Mischa yang mengajak Ayahnya ke sana. Mischa bercerita pada Ayahnya jika ia menyukai salah satu dari Si kembar itu. Dan itu mendapat dukungan dari Ayahnya.
Buah tidak jatuh jauh dari pohon nya. Ibu dan Anak , Richa dan Mischa itu begitu mudah dan cepat jatuh cinta. Dan lucunya , baik Yoga maupun Dafi sama sama cuek. Seolah tidak sadar telah membuat Ibu dan anak itu jatuh hati. Mereka tetap bersikap ramah karena bagi mereka Keduanya adalah keluarga.
" Masuk Mas Ricky, Mischa..." Kristy menyambut baik kakak sepupu dan anaknya itu.
" Kak Mischa..." Xavier menyambut baik Mischa. Dafa segera menghampiri Mischa pula..Sedang Dafi yang masih mengerjakan tugas sekolahnya cuma melambaikan tangannya sesaat dan tersenyum .Kemudian melanjutkan PR nya.
" Mau berenang?" tanya Dafa pada Mischa
" Mau dong...Yuk Xavier.."
" Dafi?"
" Nanti aku nyusul kalau PR ku sudah selesai..." jawab Dafi.
Dafa , Xavier dan Mischa pun menuju ke kolam renang di halaman rumah bersama. Mereka bermain dan bercanda tawa dengan asiknya.
Kristy dan Ricky yang memperhatikan dari jauh tersenyum bahagia..Anak anak mereka saling akrab.
" Kau sedang apa Kris?" tanya Ricky.
" Mau memasak Mas...untuk makan siang semuanya..."
" Mau bikin apa...sini ku bantu.."
" Apa Mas Ricky saja yang memasaknya...Kan sudah lama aku tidak merasakan masakan buatan mu Mas..." kata Kristy manja.
" Betul juga ya... Dulu sewaktu kecil kita sering masak bersama kalau Ibu kita lagi pergi...Seru juga mengulang masa masa itu... "ucap Ricky sambil menyentuh kepala Kristy . Kristy tersenyum dengan manisnya pada kakak sepupunya itu. Mereka nampak saling menyayangi dan itu tak luput dari pengawasan Risa.
*Sepertinya...Diantara menantuku dan sepupunya itu ada sesuatu....Mereka terlalu akrab untuk saudara...Mereka justru terlihat seperti sepasang kekasih*...
__ADS_1
Risa diam diam memotret kebersamaan keduanya yang terasa janggal matanya itu...