KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
229. PILIHAN MIKA


__ADS_3

Mika berangkat kerja di tempat kerja barunya. Ia menjadi asisten pribadi bos pemilik perhotelan itu. Mika belajar dengan cepat tugas tugasnya diajari oleh bosnya yang bernama Ferdi itu. Dan ia bisa melakukannya dengan baik .



Tak lupa Mika meminum obat anti mual agar pekerjaannya tidak terganggu oleh kehamilannya.



Hari pertama bekerja berjalan lancar. ia pun di ijinkan pulang setelah jam kerjanya selesai.



" Terima kasih Mika ..kau sangat membantuku..."kata Ferdi sambil tersenyum .



" Berkat bimbingan anda Tuan Ferdi .."



" Ini karena kau hebat...kau pintar dan cepat mengerti .." Ferdi memuji kinerjanya.



" Tuan Ferdi terlalu melebihkan..." Mika merendah . Tak ingin ke GR a n karena di puji bos nya.



" Mau makan malam dengan ku ?" tanya Ferdi.



Mika melirik jam tangannya. " Maaf Tuan sepertinya hari ini tidak bisa ...Saya ada janji " terang Mika.



" Baiklah ..mungkin lain kali..." kata Ferdi kemudian.



" Saya permisi Tuan .." mika buru buru pergi karena ia sudah janji untuk bertemu dengan Romi di kantornya untuk menyelesaikan masalah kemarin bersama Shaka dan Xavier.



Mika segera naik taksi dan menuju ke perusahaan Pratama. Ia langsung di suruh ke atas menemui Romi karena semua sudah menunggu di sana.



Mika mengetuk pintu ruang Romi dan kemudian di bukakan oleh asistennya..



" Silahkan masuk Nona Mika "



Mika masuk dan terkejut saat melihat banyak orang sudah berkumpul di sana. Termasuk pula Shaka , Xavier dan Romi . Tapi yang paling mengejutkan adalah kehadiran orang yang ia kenal baik adalah Yoga dan Kristy, orang tua Xavier.



" Silahkan duduk Mika " Ucap Kristy. Wanita cantik dan anggun itu nampak kalem dan ramah padanya. Mika pun segera duduk di samping Shaka


. Di depannya ada duduk Xavier yang memandangnya penuh kesal karena duduk dengan Shaka .


Romi duduk di sebelah Yoga. Romi jelas menunjukkan wajah ketidaksukaan pada ia dan Shaka yang menyebabkan Xavier luka akibat perkelahian kemarin.



" Mengenai masalah kemarin , Aku meminta maaf pada kalian karena putraku sudah membuat keributan seperti itu...." Ucap Yoga yang sudah mendengar cerita dari Romi jika anaknya berkelahi karena cemburu pada Mika .



" Kenapa harus minta maaf segala sih .. penjarakan saja dia ..dia sudah selingkuh dengan pacarku dan memukuli ku pula...." kata Xavier.



Yoga melirik Xavier dengan tajam dan itu langsung membuat Xavier diam. Ia begitu segan pada Papanya yang di kenalnya tegas itu.

__ADS_1



" Lalu aku tanya pada mu Mika...Kenapa kau mendekati putraku lagi ..Bukankah kita sudah punya perjanjian waktu itu ...Kenapa melanggarnya?" tanya Yoga sambil menatap Mika tajam.



" I...itu ..karena ..Xavier yang mendekati ku ...tapi kan aku juga sudah mengembalikan rumah dan mobilnya...Jadi aku sudah membayar pinaltinya kan..." kata Mika gugup karena ia memang bersalah melanggar perjanjian itu.



" Pinalti dari perjanjian kita bukan cuma membayar denda tapi aku juga akan menindak mu secara hukum... Aku bisa membawa mu ke pengadilan dan memenjarakan mu..." gertak Yoga.



Mika pucat. Ia benar benar takut jika ia benar akan di penjara.



" Kau tahu , Xavier itu baru 15 tahun..Dia masih bocah di bawah umur .."



Mika semakin ketakutan. " T...tapi...bukan aku yang mendekati Xavier duluan...Xavier yang mendatangi aku di rumah ku ..Dia waktu itu patah hati karena Mimi dan minta aku menghiburnya...A..aku minta maaf Tuan....aku sadar aku memang bodoh...karena aku tak kuasa menolak nya... " ucap Mika dengan bibir bergetar dan mata mulai berkaca kaca



" Kan aku memang ganteng Pa...jadi wanita pun tak ada yang bisa menolak ku .. " timpal Xavier kepedean . Yoga dan Kristy melirik anak nakalnya itu.



" Lalu aku tanya , apa benar itu anak Xavier ...bukan pria lain ?" tanya Yoga lagi.



" Hah?..Anak?" tanya Xavier kaget. Ia bahkan tidak tahu jika Mika hamil . " Kau hamil anak ku Mika?" tanya Xavier lagi karena ia sama sekali tidak tahu tentang hal itu. Ia langsung bangkit dari duduknya



" Tuan Yoga....masalah kehamilan itu...." Shaka langsung menyahut.




" Jawab Mika, apa benar itu anak Xavier ?" tanya Kristy pula.



" Ya jelas anak ku lah...Kan aku memang membuatnya tiap hari sama Mika..." ujar Xavier tanpa malu malu. Ia sangat senang mendengar kabar jika Mika hamil anaknya . Karena itu akan menjadi pengikat antara dia dengan wanita nya itu.



" Iya " jawab Mika kemudian sambil menunduk. Kristy menepuk jidatnya. Sedang Yoga berubah marah. " Aku tidak bermaksud mendekati Xavier lagi, tapi Xavier yang terus mengejar ngejar aku...Tuan bisa tanya pada para resepsionis di bawah . Tuan Xavier yang mendekati aku... hingga waktu itu...Tengah malam Xavier datang kira kira itu tanggal 10 bulan kemarin...Dia memaksa menginap di tempatku..." Mika menjelaskan kejadiannya



Yoga, Kristy dan Romi tahu tanggal itu adalah tanggal saat Mimi menikah , Xavier sempat mengacau di pesta Mimi .


.


.


Jadi anakku ini setelah pergi dari pernikahan Mimi langsung mendatangi Mika..astaga..


dan kemudian mereka melakukan itu dan sekarang Mika hamil....


Bocah ini bahkan tidak bertanggung jawab hingga Mika mau menggugurkan bayi nya....


XAVIER !!!!


.


.


Yoga dengan cepat mendatangi Xavier dan melayangkan pukulan nya dengan keras.


" Papa..?" Xavier benar benar tak menyangka jika Papanya akan memukulnya.

__ADS_1



Namun Belum sampai keterkejutannya hilang , Yoga sudah memukulnya lagi. Ia tanpa ampun memukul Putranya itu. Berkali kali untuk melepaskan kekesalannya.



" Yog...sudah .." Romi mencekal Yoga yang mengamuk menghajar anaknya itu.



Mika dan Shaka merinding ngeri. Ternyata Papa Xavier benar benar tak pandang bulu meski itu anaknya sendiri, jika berbuat salah Yoga pun tidak tinggal diam . Ia bahkan tidak membelanya dan malah menghajarnya.



" Mama..." Xavier kesakitan sambil memegangi pipinya yang terasa nyeri akibat di hajar Yoga padahal yang di hajar Shaka kemarin saja belum sembuh. Ia ingin minta perlindungan pada Kristy. Namun Kristy pun juga acuh. Ia tidak mau membela Xavier yang jelas jelas salah di mata mereka .



" Bocah sialan... Masih bocah sudah mau n e t a s bocah...Kenapa kau jadi anak bandel dan tak bermoral seperti ini...Aku tidak pernah mengajarimu seperti itu.." ucap Yoga kesal.



" Ya kali ngajari...Nggak di ajari saja aku sudah pinter Pa...sudah dari sananya ...Orang kawin kok perlu di ajari ...Papa ini aneh ! " timpal Xavier yang kesal karena di pukul dan dimarahi Papanya. Padahal Romi selalu membelanya meskipun dia salah. Romi memang sangat memanjakannya. Papanya sendiri justru bersikap kejam padanya.



" Bocah tengil ini...minta di hajar lagi apa .." ucap Yoga geregetan.



" Sabar Yog.. kita bicarakan ini baik baik...Cari penyelesaiannya ..Tidak usah main tangan lagi...mau bagaimanapun dia anak mu..." kata Romi berusaha menenangkan Yoga



" Penyelesaian apa lagi...Tidak ada yang lain ..Dia harus menikahi Mika " kata Yoga.



" Menikah dengan Mika ?" tanya Xavier dengan wajah berseri. Ia tentu mau melakukannya.


.


.


Yes !!....menikah dengan Mika....Aku bisa mantap mantap dengannya lagi...Bisa main tiap hari...Bisa main loss....tanpa ada gangguan ....Tentu saja mau dong !


.


.


Senyuman manis tersungging di bibirnya. Ia seolah langsung lupa rasa sakit dari pukulan Yoga dan langsung bersemangat.


" Iya Pa..iya Pa...iya !!!...Aku mau menikah dengan Mika !!! Cepat...cepat nikah kan aku sama Mika...." ucap Xavier girang . Senyuman manis tergilas lebar di wajah tampannya yang kini bonyok sehabis di hajar Shaka dan Yoga .



Yoga , Kristy dan Romi bengong melihat tingkah Xavier itu. Xavier yang dulu ogah\_ogahan menikah dengan Mika dan menyebut Mika jalan tol karena sudah tidak perawan, kini berubah 360 derajat. Ia malah begitu antusias kini di suruh menikahi Mika .



" Tidak ! " Mika dan Shaka menentang . Xavier, Yoga, Kristy dan Romi menoleh mereka.



" Aku yang akan bertanggung jawab pada Mika, aku yang akan menikahi Mika dan membesarkan anaknya bersama sama.." ucap Shaka yang tak setuju . Ia tidak rela Mika menikahi bocah bau kencur yang tidak bertanggung jawab itu.



" Enak saja...mika itu pacarku...Dia milikku...mana ada ceritanya kau menikahi wanita yang mengandung anak orang lain..." sahut Xavier.



" Aku tidak mau semuanya ..Aku mau menggugurkan anak ini saja... Aku tidak mau terhubung dengan keluarga Pratama lagi... Aku punya pekerjaan baru dan anak ini menghambat ku ...Aku mau hidup sendiri dengan kehidupan baru ku..." tegas Mika.



Ia sudah muak berurusan dengan keluarga kaya yang sombong dan merendahkannya itu. Ucapan mencemooh dan merendahkan dari Romi sangat menyinggung nya. Ia sungguh tidak Sudi jika di jadikan bahan injakan para Pratama itu. Ia juga tidak ingin Shaka yang menanggung diri dan anak yang tidak memiliki hubungan darah dengannya.

__ADS_1


__ADS_2