
" Kayla..." Panggil Mimi saat memasuki kamar tempat rawat inap Kayla. Kayla yang saat itu di temani Xavier dan Alisha , sedang makan di suapi oleh Alisha. Sedang Xavier ikut tiduran di tempat tidur pasien. Kayla duduk dan tersenyum ceria sambil menerima suapan dari Alisha.
" Ummi..." Kayla kian sumringah melihat kedatangannya.
Mimi segera menghampiri Kayla dan memeluknya erat.
" Kayla...Ummi kangen.." ucap Mimi.
" Aku juga Ummi..." Kayla pun memeluk Mimi dengan begitu erat pula.
" Ini hadiah untukmu.." Kata Saif sambil memberikan sebuah boneka kelinci kesukaan Kayla dan juga sekotak coklat yang kemasannya begitu cantik dengam pita berbentuk bunga.
" Makasih Saif.." ucap Mika senang menera hadiah nya.
" Bagaimana kabar mu Kayla?" tanya Ferdi sambil tersenyum dan mengusap kepalanya.
" Baik Om ..."
" Baik sebelum kalian datang...Di bilangi jangan kesini dulu..." sahut Xavier.
" Aku mana tega membiarkan putri ku sakit , Xavier..." kata Mimi.
" Sebenarnya aku juga bilang begitu...Agak nanti saja kita pulang, dia ngeyel saja.." kata Ferdi.
" Lagian aku juga kepikiran terus sama Kayla...Makanya kita balik " ucap Ferdi yang juga menyayangi Kayla karena dia adalah putri dari wanita yang di cintainya, Mika.
" Hemmmm" Xavier mendehem. " Kayla putriku...bukan putri kalian.." Xavier merebut Kayla dari Mimi dan memeluknya erat. Ia tidak ingin kalah sayang dari Mimi dan Ferdi.
" Bapak bapak satu ini masih seperti bocah " timpal Ferdi.
" Hehe..." Xavier tersenyum. Juga yang lain.
" Padahal sudah mau punya anak lagi lo.." kata Alisha.
" Loh..kamu juga hamil ? " tanya Ferdi cepat.
" Juga? " tanya Xavier dan Alisha balik.
" Jadi kita sama sama hamil? " tanya Mimi balik. Alisha mengangguk.
" Ya Ampun...ini sungguh berita baik...Selamat ya Kayla Saif...Kalian bakal punya 2 adik.." kata Ferdi sambil tersenyum.
Kayla dan Saif saling tersenyum senang .Mereka senang akan menerima 2 adik bersamaan.
" Adikmu itu adiku ....Dan adikku itu adikmu... Pasti rame.." kata Saif senang. Kayla mengangguk dan tersenyum ceria.
" Kan kalau begini enak , punya Ibu dua punya ayah juga dua..Di tempat kami kamu keluarga , dan di tempat kamu kami keluargamu.." kata Mimi pada Kayla.
" Iya Ummi.."
" Papa lho juga sama ...Papa ku 2..Papa kandung Papa Yoga , Papa asuh Daddy Bisma..." Xavier pun tak mau kalah.
" Sekarang malah jadi mertua kamu pula " timpal Ferdi.
" Hehe.." Xavier tersenyum. Ia senang putrinya sudah mau membuka hati dan menerima semuanya . Dan Kini keluarga Mimi menjadi keluarga kedua bagi Kayla.
" Tapi kalau besar Kayla tidak boleh menikah dengan Saif karena kalian satu susuan..Jadi kalian cuma jadi saudara.." kata Xavier lagi..
" Ih..kamu ini Xavier...anak kamu baru 10 tahun sudah ngomongin nikah...kecepetan tau.." sahut Mimi.
" Hahaha..." yang lain pun pada tertawa. Mereka nampak begitu rukan dan saling menyayangi. Seperti sebuah keluarga besar yang bahagia.☺️
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Pernikahan Cinta dan Kesha di rayakan dengan meriah di hotel Ferdi . Mereka mengadakannya dengan begitu megah. Rekan bisnis, saudara, sanak famili semua di undang untuk menjadi saksi bersatunya cinta dua insan yang saling mencintai itu.
Keluarga besar Romi, Yoga, Andi, Bisma semua berkumpul di sana. Dafa Dafi dan istri anak mereka juga. Keluarga Ricky pun turut berkumpul. Bahkan Eagle pun turut hadir untuk memberikan ucapan selamat pada putri Yoga dan Putra Romi yang di satukan dalam pernikahan itu.
" Ceritanya..saudara angkat jadi saudara beneran ini..Besan..." kata Eagle pada Romi dan Yoga.
" Hahaha..." Yoga dan Romi tertawa.
" Pokoknya selamat untuk kalian...Aku turut berbahagia untuk kalian.." kata Eagle.
" Thanks Bro " ucap Romi sambil menepuk bahu Eagle. " Bulan depan peringatan kematian Kenzei kan ?"
" Ya..."
" Kami akan menyempatkan datang ke sana dan mengunjungi makamnya " kata Romi.
" Thanks Rom...Dan Yoga..Maaf ..untuk Papamu ..." kata Eagle.Yoga ternganga. Seorang Eagle mau meminta maaf itu sangat sulit di percaya. Padahal ia bukan tipe orang yang mau minta maaf meski sudah membunuh orang .
" Itu sudah takdir..." Ucap Yoga sambil mengangguk. Ia kini sudah ikhlas dengan semuanya. Semua yang terjadi di masa lalu adalah takdir yang harus di jalaninya.
Eagle pun tersenyum.
" Ngomong ngomong dari tadi aku heran Kak..Pernikahan Cinta dan Kesha kenapa ada 2 kursi pengantin?..Bukankah Xavier sudah menikah di tempat Bisma ?.." tanya Yoga.
" Hehe..." Romi tersenyum. Juga Eagle.
" Itu kursi pengantin mu..." jawab Romi kemudian..
" Hah?!!!!" Yoga kaget bukan main.
" Kau sejak menikah belum pernah mengadakan pesta pernikahan dengan Kristy bukan ? Aku dan anak anakmu semua yang merencanakan ini... Hari ini kau akan duduk di sana bersama Kristy..." jelas Romi.
" Kak.. Itu bukan hal penting..Dan lagi Kristy juga tidak mempermasalahkannya...Yang penting pernikahan kami sudah sah secara agama dan hukum...Hal seperti itu tak penting.."
" Setidaknya Kau dudukkan istri tercintamu itu barang sekali di singgasana ratu itu..." kata Romi.
" Astaga...Aku benar benar seperti Kakek kakek yang tidak nyebut..lupa umur ..menjadi pengantin saat sudah punya cucu 3 ...mau 4 lagi..." timpal Yoga.
Romi dan Eagle tertawa.
.
.
.
.
" Dan kita sambut pasangan pengantin kita...Yoga dan Kristy..." Andi menjadi MC dadakan dan memperkenalkan pengantin yang akan memasuki ruangan tersebut. Suara riuh dan tepukan tangan terdengar membahana menyambut mereka.
Yoga dan Kristy keluar dengan memakai baju pengantin .Yoga dengan jas hitam dan Kristy dengan gaun pengantin putih yang begitu indah. Meski usia mereka sudah matang namun ketampanan Yoga dan Kecantikan Kristy tetap terpancar. Mereka benar benar pasangan yang mempesona
" Permisi...pengantin tua mau lewat..." ucap Yoga dalam candaannya..Dan itu langsung membuat riuh tawa para hadirin yang ada di sana.
" Hahaha..." mereka tertawa bersama.
Yoga dan Kristy kemudian duduk di kursi pengantin. Mereka duduk di sisi Kesha dan Cinta. Banyak teman teman mengucapkan selamat pada mereka seperti keluarga Bisma , Andy dan Ricky.
Yoga dan Kristy tersenyum bercanda tawa.
" Pengantin udzur dengan 3 cucu nih ...Tua tua keladi..." ucap Yoga sambil berpose dengan Kristy sambil tertawa. Semua tertawa dengan candaan Yoga itu.
" Papa dan Mama tetap yang paling bersinar " kata Dafa dan Dafi yang ikut foto bersama mereka.
Xavier dan Alisha tersenyum." Kayla...
sana..ikut foto sama Opa dan Oma " kata Alisha pada Kayla. Kayla pun segera menghampiri Kakek dan Neneknya itu dan ikut bergaya bersama mereka.
" Xavier.." Xavier menoleh pada Shaka yang memanggilnya..
" Apa ?" tanya Xavier..
__ADS_1
" Aku mau membuat pengakuan padamu.." Shaka nampak serius .Dan itu membuat Xavier ingin iseng padanya
" Pengakuan?...Pengakuan Cinta??...
Hiii..aku merinding.. Aku normal Shaka...tidak suka jeruk makan jeruk...main pedang pedangan...." canda Xavier sambil tertawa.
" Bukannn...Ini ...ini...tentang Mika.." Kata Shaka. Xavier berubah mimik menjadi serius mendengar nama mantan istrinya yang sudah meninggal di sebut.
" Kematian Mika waktu itu adalah salahku...Aku yang membuat Mika celaka..Aku yang membuat Mika meninggal...Andai saja waktu itu aku tidak memaksakan Mika untuk menerimaku, Mika tidak akan buru buru kabur dan jatuh dari tangga itu...Mika meninggal gara gara aku..Kayla tidak punya Ibu gara gara aku.." Shaka dengan jujur mengungkapkan semuanya.
Xavier diam dan menatap Shaka dengan tajam. Shaka nampak seperti orang yang memiliki penyesalan terpendam. Dan ia sepertinya sudah tidak sanggup menahan beban yang di pendamnya selama lebih dari 10 tahun itu.
" Aku sudah lama tahu tentang itu...Ferdi yang memberitahu aku...Awalnya aku sulit menerimanya. Dan rasanya ingin membalasmu..aku ingin membunuhmu. Namun melihat Kayla , aku tidak sanggup melakukannya. Kayla sudah kehilangan Ibu..aku tidak ingin dia kehilangan Ayah juga. Jadi untuk meredakan kemarahan ku..aku memendamnya sendiri. Setiap aku hendak marah padamu , aku melihat Kayla. Dan akhirnya aku mulai menerima semuanya. Semua yang terjadi adalah takdir...Dan kita tak punya daya sama sekali di hadapan Tuhan..Kita ini cuma bidak kecil yang berjalan sesuai yang di garis kan Nya...."
Shaka menatap Xavier yang tampak dewasa tak seperti bocah badung sombong dan seenaknya.
" Kita belajar dari kesalahan dan memperbaikinya..Ihlaskan semua yang terjadi dan kembalikan semua padaNya...pada takdir... "
" Kau...kau...memaafkanku? " tanya Shaka tak percaya. Xavier mengangguk dan tersenyum.
" Lepaskan bebanmu dan berbahagia lah.." kata Xavier sambil tersenyum. " Cari pasangan ...kau sudah tua...Selak gak kuat jebol gawang " tambah Xavier dalam candaannya.
'Asem ni bocah...' Batin Shaka.
" Aku pergi dulu ya...aku mau foto bersama keluarga ku.." ucap Xavier seraya melangkah pergi menuju ke panggung tempat kursi pengantin Papa dan Mamanya.
Yoga dan Kristy, Dafa dan Micha, Dafi dan Aleena, Xavier dan Alisha, Cinta dan Kesha , juga anak turun mereka Pasha ( anak Dafa dan Mischa), Vina (anak Dafi dan Aleena ) , juga Kayla berpose foto bersama dengan keluarga besar mereka .Dengan senyum manis tersungging di wajah mereka.
" Pengantin yang mesra dong.." kata Andi.
Kristy menggeleng gelengkan kepalanya saat Yoga menatapnya seperti hendak melakukan apa yang di suruh Andi.
" Mas...sudah tua...malu..didepan banyak orang ... di depan anak cucu..." kata Kristy.
" Kan cuma sekali..." kata Yoga seraya mendekatkan wajahnya pada Kristy.
" waaaah..." Kayla, Pasha dan Vina nampak melihat mereka dengan mata berbinar.
" Anak kecil ..gak boleh lihat..." Spontan Dafa, Dafi dan Xavier menutupi mata anak anak mereka. Persis ketika mereka kecil dulu. Saat melihat Papanya mencium Mamanya , Mama mereka selalu mengucapkan itu.
" Potreet..." kata Andi menyuruh kameramen mengabadikan kemesraan pasangan Yoga Kristy itu. Dan kemudian mereka segera melakukannya. Berbagai sudut terbaik di ambil oleh para fotographer pernikahan yang ada di sana. Mereka mencari gambar terbaik dalam moment spesial itu.
" Terima kasih istriku sayang.. Bisa bersamamu sampai hari ini adalah sebuah anugerah terindah...Anak anak kita, cucu kita...Terima kasih untuk semuanya....kalian semua adalah kebahagiaan terbesar bagi ku.." ucap Yoga dengan mata berkaca kaca.
" Maas..." Kristy pun akhirnya tak kuasa menahan rasa harunya. Ia kemudian memeluk Yoga dan menumpahkan rasa haru bahagianya dalam pelukan suami tercintanya itu.
" I love you Mom..Dad..." ucap anak anak Yoga dan Kristy bersama.
" I love you Oma Opa " para cucu cucu pun tak mau ketinggalan .
" I love you too... All of you..." jawab Yoga sambil mengusap air mata bening yang jatuh dari matanya. Ia benar benar berbahagia kini dengan keluarga besarnya. Yoga benar benar bersyukur dengan semua yang di dapatkannya. Sebuah kebahagiaan yang tak ternilai harganya.
.
.
Terima kasih Tuhan ...atas limpahan kehahagiaan ini...
Meski harus melalui semuanya dengan air mata dan darah... KAU memberikan yang terbaik untuk kami..
.
.
.
.
.
.
THE END
...****************...
...****************...
.
.
.
.
Terima kasih banyak untuk readers yang sudah mengikuti cerita Yoga dan Kristy dari awal hingga akhir. Memang cukup panjang dan melelahkan. Namun saya sangat berbahagia , akhirnya bisa juga menamatkan cerita novel pertama saya ini.
__ADS_1
Terima kasih banyak untuk readers, viewers, editor dan jg novel toon..Terima kasih bisa berkarya di sini..😘😘😘❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️