KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
146. MANUSIA TANPA HATI


__ADS_3

Ryan pergi ke sebuah klub malam dan seperti biasa ia minum minuman memabukkan itu dengan di temani beberapa orang wanita. Yang menuangkan minum untuknya dan juga memanjakan dirinya. Wanita wanita penghibur itu cukup menyenangkannya dan mungkin ia akan membawa salah satunya untuk menemani tidurnya nanti.


🎢🎢🎢🎢🎢🎢


Sesaat ia melihat ke layar hp nya dan nama Seseorang muncul di sana. 'Romi'



Pucuk di cinta u\_lam pun tiba..Targetnya malah mencarinya sendiri.



" Yo Romi.." ucapnya saat menerima panggilan dari Romi.



" Ryan ..lagi dimana.?" tanya Romi heran saat mendengar suara musik yang cukup keras.



" Night klub... Tempat kita biasa nongkrong dulu...Kau juga menyusul kemari saja.. Kita bersenang senang.. Banyak gadis baru cantik cantik ini..."



Romi yang saat itu sedang bersama Kinara dalam perjalanan menuju ke rumah Guntoro.



" Hem.. Sepertinya aku tidak bisa. Aku capek habis dari luar kota.."



" Jangan jangan kau habis main sama cewek ya..." ucap Ryan sambil tertawa. Karena Guntoro sudah memberi tahu alasan kenapa Romi menjadi targetnya. Guntoro bilang karena ia berselingkuh dengan istri Yoga , menantunya. Tentu saja Romi harus membayar mahal untuk semua yang di lakukan nya.



" Ayolah...segera kemari. Apa kau tak penasaran kenapa aku tiba tiba di Jakarta lagi...Aku jauh jauh dari Papua Rom..kau tak ingin bertemu dengan sahabatmu ini.." ucap Ryan.



Romi terdiam . Ryan memang jarang ada di Jakarta jika tidak di panggil Guntoro. Dan itu pasti tugas baru lagi. Entah siapa yang menyenggol. Bos besarnya itu lagi.



Kabar terakhirnya ia sedang berada di Papua karena di tugaskan di sana. Karena itu ia ingin bertanya pada Ryan tentang Ricky sepupu Kristy yang juga bertugas di Papua. Ia ingin membantu Yoga menemukan sepupu iparnya.



" Baiklah..aku akan ke sana sebentar lagi..."ucap Romi kemudian sambil menutup telponnya.



" Kemana..." tanya Kinara yang sedang duduk di sebelahnya. Mereka duduk di bangku tengah. Sopir pribadi Romi tadi menjemput mereka ke bandara setelah mendapat pesan dari Romi.



" Menemui teman lamaku....Tenang saja..aku tidak akan main wanita lagi... Aku sudah punya kau " Romi berusaha menenangkan Kinara yang tadi juga ikut mendengar telponnya .



Kinara nampak sewot karena temannya tadi sempat menyebut tentang wanita. Ia tidak suka kekasihnya itu bermain main dengan wanita lagi seperti dulu.



"Janji ya... Kalau kau sampai selingkuh..ku sunat habis adikmu.."


Oh my God...wanita kalau cemburu itu menakutkan..😱😱😱😱


" Iya Ratuku...Kau punya kuasa atas diriku.." ucap Romi dengan wajah datarnya seperti biasa..Datar dan dingin. Dan itu pun sudah membuat Kinara tersenyum senang.



Mobil mereka berhenti saat memasuki pelataran luas rumah bak istana tempat tinggal keluarga Guntoro.



" Kau tidak ikut masuk dan menyapa Om Guntoro?"



" Besok pagi di kantor saja...Ini sudah malam.. Tuan Besar baru sembuh..paling sekarang sudah beristirahat.."



" Ya sudah...Kalau begitu hati hati di jalan. Dan cepat pulang. Sampai rumah langsung kabari aku "



" Oke.." ucap Romi singkat.



Kinara mendekati Romi dan menciumnya. Namun dengan cepat Romi menjauh setelah satu ciuman berhasil mendarat kilat.



" Nara..kau gila...Ini di depan rumah mertuamu..Kenapa kau begitu berani.." ucap Romi takut jika Guntoro melihatnya.



" Ini jam 10 Rom...katamu dia sudah tidur. ."


__ADS_1


" Kan mungkin...."



" Orang dia habis kena gejala stroke paling sekarang dia sedang berbaring di atas ranjangnya.."



Romi menghela nafas panjang. Dan akhirnya ia mengalah , ia biarkan Kinara menciumnya lagi dengan mesra.


.


Pemandangan menyesakkan itu di lihat oleh dua pasang mata dari balkon kamarnya. Guntoro dan Risa melihat dengan mata kepalanya sendiri perselingkuhan yang di lakukan menantu dan anak angkatnya itu. Mereka sengaja keluar dan melihat dari balkon saat penjaga pintu memberi tahu kedatangan mereka pada Bos besarnya itu.



" Benar benar keterlaluan kan..." ucap Guntoro geram. " Makanya kau tidak usah membelanya lagi Risa...Kalau anjing peliharaan kita sudah berani menggigit...Lebih baik kita buang dia. .."



Mama Yoga itu pun terdiam. Sedari tadi ia sudah berusaha membela Romi karena bagaimanapun Romi mempunyai jasa besar menjaga Yoga selama ini. Juga mengurus perusahaan . Kalau sampai Romi di tendang keluar itu akan membuat Anak semata wayangnya sedih dan marah. Dan pastinya Yoga akan mengamuk.



Dan lagi ia juga menyayangi anak angkatnya itu. Dia begitu setia mengabdi pada keluarganya meskipun suaminya pernah menyakiti Romi, Dia tetap setia pada mereka.



" Jangan terburu buru Mas..Siapa tahu itu cuma kekhilafan sesaat Romi....Kau tegur\_lah dia dulu..Jangan terlalu keras padanya.." Ucap Risa



Guntoro diam. Jika istrinya berkata seperti itu , ia pun sedikit banyak harus mengindahkannya. Ia bisa mengamuk jika tau tau Romi mati. Sepertinya ia harus sedikit menunggu rencana balas dendamnya pada Romi. Apalagi sampai saat ini Romi sudah sangat baik dalam mengurus banyak perusahaannya. Akan terjadi kekacauan besar di perusahaan dan anak perusahaannya kalau Romi tidak ada.


.


Romi pergi dengan sopirnya dan Kinara masuk ke dalam rumah besar itu. Ia sebenarnya tadi ingin ke rumahnya sendiri , rumah yang di berikan Guntoro padanya. Namun karena menerima pesan dari Ibu mertuanya ia di minta pulang ke rumah mertuanya.



Ia buru buru masuk ke kamar Yoga yang notabene masih berstatus suaminya.



" Tok tok tok.."



Kinara baru saja berganti baju dengan piyama tidurnya saat mendengar suara itu. Ia pun segera bergegas membukanya. Ia terkejut saat melihat sepasang suami istri mertuanya berdiri di depan pintu dengan wajah marah.



" Om..Tante.."




" Dasar wanita murahan...Beraninya kau selingkuh " ucap Guntoro geram sambil memukulnya lagi.



Guntoro benar benar tanpa ampun menghajarnya. Dan ia sama sekali tak berdaya melawannya. Tamparan demi tamparan mendarat di wajahnya. Juga pukulan di kepala dan juga tendangan di tubuhnya. Ia jatuh tersungkur di lantai dengan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Bekas pukulan membiru nampak di wajah dan matanya. Kinara hanya bisa meringis dan menangis menahan rasa sakitnya.



Risa menghentikan suaminya saat Nara sudah lemah tak berdaya. Suaminya yang temperamennya tinggi itu jika tidak di hentikan bisa saja membunuh Kinara saat itu juga.



" Di beri posisi enak malah selingkuh..Dari awal aku sudah menanyai mu bukan..kau pilih kakaknya atau adiknya. ..Kalau kau suka kakaknya kenapa memilih adiknya. Setelah dunia tahu kau istri Yoga kenapa kau selingkuh dengan kakaknya...Dasar wanita tolol..tidak tahu di untung..."



" Aku sudah di ceraikan Yoga Om..." Kinara berusaha membela diri.



" Dalam keluarga Pratama tidak ada dalam kamus kata perceraian...Cerai hanya karena kematian!" ucapnya keras.



" Dia tidak mencintaiku...Dia cuma mencintai Kristy " ucap Kinara lagi.



"Itu bukan alasan untuk membenarkan perselingkuhan mu dengan Romi !" Kinara diam .Risa juga tak berani bersuara. Jika hal itu ia memang sudah tahu sejak lama. Ia sendiri juga belum berani membujuk Guntoro untuk menerima Kristy dan Xavier.



Guntoro mengambil hp Kinara dari tasnya dan membanting hp itu hingga hancur berkeping keping.



" Mulai sekarang kau tidak usah bekerja. Kau tidak boleh keluar dari kamar ini sampai Yoga kembali...Kau tunggu saja keputusan Yoga, dia masih mau denganmu atau tidak. Kalau dia membencimu karena perselingkuhan mu itu , siap siap saja bertemu malaikat pencabut nyawamu.." ucap Guntoro sambil melangkah pergi meninggalkan Kinara.



Risa yang merasa begitu kasihan padanya ingin membantu dan membawanya ke tempat tidur.



" Risa! " Suara menggelegar Guntoro itu memanggilnya seolah melarangnya .Risa tak berkutik. Ia pun tak berani melawan suaminya. Guntoro mengunci kamar itu dari luar dan kemudian segera pergi. Ia menyusul di belakangnya

__ADS_1


.


Di dalam kamarnya ,Kinara menangis tersedu sedu. Badannya terasa sakit semua, tubuhnya penuh luka luka. Lebam dan memar. Mertuanya sangat kejam menganiayanya tanpa ampun. Dan itu membuatnya teringat pada Abi nya.



Abi nya sangat menyayangi nya.Ia bahkan tak pernah sekalipun memukul dirinya. Dan baru kali ini ia mendapatkan perlakuan brutal dari orang lain terlebih dia adalah mertuanya sendiri.



Ia kini benar benar menyesal dulu tak mengindahkan kata kata Abi nya. Memaksakan pernikahan dengan keluarga kaya hanya karena egonya. Kini ia harus merasakan buah pahit dari keegoisannya sendiri. Sikap dingin Yoga dan ke arogan\_an mertuanya.



IA benar benar menyesal dulu tidak patuh pada Ayahnya . Kenyataan pahit dan menyakitkan berturut turut di rasakan nya dalam seminggu pernikahannya. Yang terparah adalah kekejaman mertuanya. ...penderitaan lahir dan batin pertama kali yang di rasakan seumur hidupnya.....


.


.


.


Romi mendatangi klub dimana Ryan menunggunya. Ia tersenyum menyambut kedatangan sahabatnya itu.



" Ayo minum Rom..." Romi menggeleng.



" Langsung saja Ryan.. Aku kemari karena ingin meminta tolong padamu.." kata Romi.



" Apa yang bisa aku bantu untuk sahabat ku ini..."



" Ini..." ucap Romi sambil memberikan sebuah foto padanya..Foto seorang pemuda asing . Tampan , berkulit sawo matang dan kalem.



" Siapa?"



" Ah..dia bernama Ricky. Itu foto sewaktu dia SMA.. Mungkin sekarang wajahnya sudah agak berubah...Dia tentara..Di tugaskan di Papua..Mungkin kau mengenalnya..."



Ryan mengamati Foto itu. Ia sepertinya pernah melihatnya. Namun ia tidak yakin.



" Data dirinya..?"



" Ada di balik foto itu.." Ryan membalik foto itu..Tertulis tanggal lahir dan data pribadinya. " Kau ingin aku membunuhnya?"



" Tidak...kali ini bukan...Aku ingin mempertemukan dia dengan orang tuanya kembali. Istri Yoga ingin membantu Bibinya yang sudah terpisah lama darinya. Pria itu sepupu istri Yoga yang sudah lama menghilang "



" Istri Yoga yang mana? " tanya Ryan " Yang tua atau yang muda?"



" Ha?..Kau tahu hal itu darimana?" tanya Romi heran. Yoga mempunyai 2 istri itu cuma beberapa orang terdekat saja yang tahu. Publik dan dunia tahu kalau istri Yoga yang di siarkan di seluruh Tv Indonesia cuma Kinara.



Ryan tersenyum. " Tentu saja aku tahu karena ini berkaitan dengan kedatangan ku ke Jakarta ini..."



Romi bengong. Ia yang sudah paham betul kalau Ryan adalah eksekutor Guntoro mulai membayangkan sebuah hal yang sangat di takuti nya.



" Dia ini sepupu Kristy atau Kinara?" tanya Ryan lagi.Mendengar itu yakin sudah Romi dengan praduga nya.



" Kau...kau di perintahkan untuk menghabisi siapa ?" tanya Romi dengan tatapan tajam dan dingin.



" Hahaha... Siapa lagi..Kau dan aku sudah paham betul profesi kita ini bukan...Dan bagaimana sikap Bos besar kita...Kau sudah bisa menebak siapa targetku bukan?..... Aku sarankan padamu Rom..Sebagai sahabat baikmu ini...Segeralah minta ampun pada Tuan Guntoro jika kau masih ingin hidup...Kau dan orang yang kau cintai.. Karena aku takkan ragu meledakkan kepala kalian dengan peluruku jika perintahnya datang..Cepat lakukan sebelum terlambat!! "



Romi terdiam . Ia benar benar tidak rela jika harus kehilangan orang yang di cintai nya lagi. Apalagi yang kedua kalinya. TIDAK!!!



" Kita sudah lama menjadi anjing peliharaannya... Kita tidak boleh menggigit majikan kita...Kau harus menjilat kakinya kalau perlu untuk meminta ampun.."ucap Ryan sambil menepuk bahu Romi.



Ia sadar sepenuhnya kalau kali ini targetnya adalah Dirinya dan Kinara kekasihnya. Ryan memang pasti akan tetap melakukanya jika Guntoro telah memerintah nya. Karena Ryan adalah manusia yang sudah mematikan hati nuraninya sendiri demi uang.

__ADS_1


__ADS_2