KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
173. BORN BABY BOY N BABY GIRL


__ADS_3

Atasan Ricky memanggil Ricky. Ia menanyai keterangan tentang kecelakaan yang terjadi beberapa hari lalu yang melibatkan dirinya. Ricky menjelaskan semuanya



" Jadi begitu kejadiannya .." tanya atasannya.



" Ya Komandan "



Atasannya yang ia ketahui bernama Reyhan itu mengeluarkan sebuah koper dari balik meja kerjanya dan memberikannya pada Ricky



" Apa ini Pak ?"



" Bukalah..." kata Reyhan



Ricky segera melakukan perintah atasannya. Ia membuka koper itu . Ia begitu terkejut saat melihat isinya yang ternyata uang ratusan ribu yang jumlahnya sangat banyak sekali . Tumpukan nya memenuhi seluruh koper itu. Jumlahnya mungkin Milyaran.



" Kalau kau mau ,uang itu akan menjadi milikmu. Tugasmu hanya satu ..Pecat keluarga Yoga dari restoran istrimu. Semuanya...Yoga dan dua putra kembarnya yang bekerja di sana. Dan bila kau setuju , di sana juga ada cek kosong ...Kau bisa bebas mengisinya sendiri berapapun jumlahnya ...Berkali kali lipat dari isi koper ini pun bisa ..Tapi tugasmu adalah menghabisi Kristy dan anaknya Xavier..."



Ricky tercengang mendengar kata kata atasannya itu. Uang yang begitu banyak itu memang sangat menggoda nya dan juga iming iming cek kosong yang tak bisa ia bayangkan nilainya itu. Sungguh baru kali itu Ricky melihat uang yang begitu banyak . Yang jumlahnya berbanding jauh dengan gaji bulanannya sebagai tentara.



Tapi tugas yang harus dilakukannya sangat berat. Ia harus menyengsarakan keluarga adik sepupunya sendiri. Dan bila menginginkan jumlah yang lebih banyak , ia bahkan harus menjadi pembunuh untuk adik sepupu dan keponakannya.



Ricky ingat cerita Yoga tentang keluarganya yang super kaya. Ayah Yoga bisa melakukan apa saja dengan uangnya . Bahkan membunuh sekalipun. Karena itu Yoga memilih keluar rumah dengan membawa serta anak , istri dan ibunya.


.


.


.


Ternyata benar semua cerita Yoga...Keluarganya memang keluarga super kaya...Uang segini banyaknya ini bukan apa apa bagi Ayahnya pengusaha kaya yang kejam itu..Ia bahkan ingin menjadikanku algojo untuk membunuh sepupu dan keponakanku...Orang kaya yang suka bermain dengan nyawa orang lain dengan uangnya...Sungguh parah....


Pantas saja anak dan istrimu pergi meninggalkanmu Tuan Guntoro...Atasanku pun sampai menurut padamu...Benar benar uang yang bicara...


batin Ricky


.


.


.


" Maaf Komandan...Saya adalah abdi negara. Saya menjunjung tinggi hukum . Saya tidak akan melanggar sumpah pengabdian saya dengan melakukan perbuatan kriminal " Ricky memberikan sebuah jawaban yang tegas .



Memang uang itu sangat menggiurkannya. Namun itu tak cukup untuk membeli harga diri dan seragamnya. Apalagi tindakan melanggar hukum yang harus dilakukannya.



Atasannya sesaat terdiam namun ia kemudian tersenyum .Ia menghampiri Ricky dan menepuk bahunya.



" Bagus ..Aku salut padamu ..Kau benar benar abdi negara yang jujur....Kau lulus dari ujian ini .. Sebentar lagi aku akan menaikkan pangkat mu..." ucapnya .



Rocky bengong . Jadi itu cuma ujian kenaikan pangkat dari atasannya?



" Kalau boleh aku tahu...kenapa kau menolaknya... bukankah kau bisa hidup nyaman tanpa bekerja keras jika menerima uang itu..."



" Kristy adalah satu satunya orang yang mempunyai hubungan darah kekerabatan dengan saya.. Kami sama sama anak tunggal dari dua bersaudara...Kami saling menyayangi..Uang tidak bisa memutuskan pertalian darah kami... Dan saya juga sangat menjunjung tinggi hukum karena saya abdi negara .."



" Baiklah...Kau menang abdi negara yang hebat..." ucap Reyhan " ingat..ini cuma tes kenaikan pangkat mu saja ..bukan tugas sebenarnya "



" Siap!!" Ricky keluar dari ruangan itu . Sepeninggalnya atasannya menghubungi seseorang.



" Maaf , Tuan Besar...si Ricky menolak tugasnya.... dia lebih mementingkan pertalian darah mereka daripada uang. Ia tentara yang jujur tidak seperti Ryan dulu..." ucap Reyhan.



" Sudahlah...biarkan saja kalau tidak mau...Pertalian darah?..ikatan darah antar orang miskin...hahaha...konyol..." Guntoro tertawa terbahak bahak " Nanti aku akan memberinya pelajaran sendiri...Pertalian darah yang di bangga banggakan Si Ricky itu...sampai di mana...sekuat apa ..aku akan melihatnya nanti " ujar Guntoro lagi. Lagi lagi ia berulah...



Rencananya gagal untuk membuat Yoga di pecat dari restoran itu. Juga Ricky menolak membunuh adik sepupunya. Ia benar benar kesal.



Romi yang ada satu ruang dengan Guntoro dan tahu semua yang dilakukannya cuma diam.


.


Kau harus tahu manusia iblis ..tak semua orang mau melakukan perintah mu dengan iming iming uang meskipun jumlahnya sangat besar... Tentunya manusia itu masih memiliki hati nurani...tidak seperti kau...


.


.


Romi , Guntoro ,asisten yang lain menunggui Kinara yang akan menjalani operasi di rumah sakit yang terkenal dan memiliki dokter terbaik. Banyak pengawal menjaga dengan ketat di sekitar rumah sakit .



Romi nampak gelisah .Ia berjalan mondar mandir sambil menghisap rokoknya .Entah sudah berapa pak ia habiskan selama menunggui proses operasi tersebut.



" Oo\_oek.." suara tangis bayi terdengar dari dalam Ruang operasi.



Guntoro yang menunggu di dalam ruang VIP tempat Kinara akan rawat inap langsung beranjak saat anak buahnya memberi tahu kelahiran cucunya.

__ADS_1



*Tamat riwayatku*....



Romi pasrah. ia mengikuti Guntoro memasuki ruang bayi dimana bayi anak Kinara di tangani.



" Selamat Tian Besar...Cucu anda telah lahir dan dia sangat tampan " ucap Suster sambil menunjukkan bayi tersebut pada Guntoro.



Romi yang tak berani melihat cuma diam di tempat .Menunggu kata kata keluar dari mulut Guntoro. Ia sudah siap jika ia harus mengalami nasib yang sama dengan Risma.



" Dia tidak mirip Yoga..." Suara Guntoro bagai pedang menusuk ke jantungnya.


' DEG'


.


Apa aku mati ..aku akan mati di rumah sakit ini ?


.


.


Keringat dingin mulai mengalir dari pelipis Romi. Sebentar lagi Dewa maut akan menjemputnya? Ia was\_was bertanya dalam hati.



" Tapi dia sangat mirip dengan Nara ..Keluarga Nara keturunan Arab...Dia sangat tampan.." Guntoro memuji ketampanan cucunya.



Romi terkesiap mendengarnya. Ia langsung berjalan mendekat untuk memastikannya. Dan benar..bayi laki laki tampan itu memang tidak mirip Yoga. tapi cenderung mirip Kinara yang berdarah campuran indo Arab.


.


Anakku...kau memang sangat tampan...Syukurlah...Kau tidak mirip denganku.. πŸ˜…Kau menyelamatkan Ayahmu ini nak...😭


Arab?...Arapa_tigenah!!!...( bahasa Jawa candaan yang artinya: tidak jelas) 🀣🀣🀣


.


Romi tertawa lega dalam hatiπŸ˜‚. Ia sungguh bersyukur anaknya tidak memiliki kemiripan dengannya. Itu menyelamatkan nyawanya dan putraku.



" Tapi mata sipitnya mirip denganmu Rom.." kata Guntoro.


' J E D E R '


Ucapan Guntoro begitu menohok jantungnya. Ia langsung menoleh pada Guntoro .


.


Ketahuan? ... ia bertanya tanya dalam hati.


" Hahaha....serius amat Rom... Aku bercanda...mata Yoga juga agak sipit ..tentu saja ini menurun putraku..." ucap Guntoro sambil tertawa


.


.


.


.


" Cepat adzan i dia Rom..."


" Hah?! " Romi bengong. Raja Singa dengan kelakukan rendah seperti dirinya harus mengadzani bayi itu? . " Saya ?" tanya Romi lagi.



" Tentu saja Kau...siapa lagi...Yoga tidak ada di sini...Kau paman dari bayi ini..." jawab Guntoro...


.


Kalau orang seperti Yoga, Bisma pantas mengadzani anak...tapi orang kotor seperti ku ...apa pantas...


Tapi dia adalah anak kandungku sendiri...Aku harus melakukannya...


Nak , maafkan Ayahmu ini... Kau memiliki Ayah yang payah seperti aku... Sungguh malang nasibmu , boy... Ayahmu ini seorang bajingan , pengecut , brengsek ...Nasibmu sungguh sial memiliki Ayah seperti aku.....


.


Romi mengumandangkan adzan dan Iqamah pada putranya. Sebenarnya bukan ia tidak bisa adzan, namun karena ia sadar akan kelakuannya selama ini yang jauh dari agama. Ia merasa dirinya buruk untuk anaknya. Ia merasa rendah ,kotor, dan tidak pantas melantunkan ayat suci itu mengingat begitu banyak dosa dosa yang di lakukan nya . Ia terlalu malu dan merasa rendah...


.


Romi kemudian mengabadikan gambarnya bersama bayi putranya itu sebelum ia mengembalikannya pada Perawat itu lagi.



" Sekarang...aku memiliki penerus...Anak Yoga ini adalah cucu kesayanganku ..Dia pewaris keluarga Pratama..." ucap Guntoro senang bukan kepalang. " Siapkan pesta besar besaran ...undang awak media...suarakan langsung di seluruh televisi , cucu pewaris keluarga Pratama telah lahir.. "



Romi cuma menghela nafas panjang melihat kelakuan ayah angkatnya itu. Sungguh ironi...Ia menolak mentah mentah cucu kandung nya sendiri dan malah mengakui anak yang tidak memiliki hubungan darah dengannya sama sekali menjadi pewarisnya. Romi antara senang dan miris...Anaknya menjadi putra mahkota kerajaan Pratama.



" Namanya ?" tanya Anak buah Guntoro.


.


.


Oh iya .aku belum memikirkan namanya...Anakku ini akan ku beri nama siapa ya...


.


.


" Nanti akan ku tanyakan pada Kinara kalau dia sudah sadar...Dia ingin menamai siapa anaknya ini...Rom ...siapkan pesta besar besaran di tujuh hari kelahirannya..."


" Baik Tuan besar..." jawab Romi.


.


.


.


Sama halnya dengan Kinara , Kristy pun ternyata juga hendak melakukan persalinannya. Ia sudah berada di rumah sakit hendak melahirkan anaknya.


__ADS_1


Suara merintih kesakitan Kristy terdengar memilukan hati Yoga. Kristy yang baru kali ini akan melahirkan normal merasakan sakit yang teramat sangat di tubuhnya saat akan melahirkan.Persalinan ke tiga namun bukan dengan sesar sangat menyakitkan dirinya.



Rasa sakit menghujam di sekujur tubuhnya membuatnya tak kuasa menahan tangis. Keringat membasah mengalir bersamaan dengan air mata nya. Ia sampai memegang dengan kuat tangan Yoga yang menunggui di sisinya .Bahkan cakaran kukunya pun menyayat tajam melukai Yoga .



" Dokter ...kapan bayinya lahir...Istriku kesakitan..." ucap Yoga yang tidak tega melihat keadaan Kristy .



" Tuan kalau tidak kuat jangan mendampingi....Tunggu di luar saja.." kata Dokternya



Yoga memang sebenarnya tidak kuat berada di sana. Tapi untuk membiarkan Kristy berjuang sendiri bertaruh nyawa demi kelahiran putrinya lebih tidak tega . Ia mendengar jerit rintihan kesakitan Kristy yang begitu menyayat hatinya.



" Ayo sayang ..kamu bisa... Yang kuat sayang... " ucap Yoga sambil mengusap kepala Kristy dan menyeka keringatnya dengan mata berkaca kaca.



" Cepat lahir sayang ... jangan menyengsarakan Mamamu lebih lama.." ucap Yoga pula sambil menyentuh kandungan perut besar Kristy.



Melihat Kristy kesakitan, lemah dan menangis sangat menyakitkan. terlebih saat ia melihat ke bawah. Darah juga cairan ketuban bercampur . benar benar membuatnya ngeri. Perjuangan Kristy antara hidup dan mati untuk melahirkan putri mereka sangat meluluh lantakkan hatinya. Apalagi ia adalah pria yang berhati lembut . Sangat menyentuh relung hati terdalamnya.



" Dalam hitungan ketiga...dorong ya... push..1..2..3...". instruksi dari Dokternya



" Aa\_aa .."



Yoga menggenggam erat tangan Kristy saat Kristy mulai mendorong kuat mengikuti instruksi doker tersebut.



" Oo\_ek.."



Suara tangis bayi yang terdengar itu tak kuasa membuat Yoga tak kuasa menahan tangis haru bahagianya . Putrinya lahir dengan sehat dan selamat.


.


Terima kasih Tuhan...


.


Ia mengucap syukur yang tak terkira atas kelahiran putrinya itu. Yoga memeluk Kristy dengan erat dan memberikan sebuah kecupan mesra di keningnya. Ia tak menghiraukan banyak luka bekas cakaran memenuhi tangannya. Yang terpenting baginya adalah anak dan istrinya telah lahir dan keduanya sehat dan selamat. Ia sudah sangat bersyukur.



Kristy pun tersenyum di sela sela penderitaannya itu. Ia bahagia keluarganya kini telah lengkap. Ia memiliki putra dan putri dalam pernikahannya dengan Yoga. Ia sangat bahagia bisa menghadirkan putri yang sangat di inginkan suaminya itu. Memiliki Dafa, Dafi, Xavier dan putri kecilnya, ia berharap keluarganya kelak akan bahagia senantiasa.



Yoga mengumandangkan adzan untuk putrinya . Dengan senyum cerah ia membawa bayi kecilnya itu ke dekat Kristy .



" Ini putri kecil kita Dik...Dia sangat cantik...seperti kamu..." ucap Yoga bahagia.


Kristy tersenyum . Ia dan Yoga kemudian mencium bayinya.


Momen itu di abadikan oleh Dafa dan Dadi dalam bingkai hp nya. Mereka tersenyum melihat kedua orang tuanya berbahagia dengan kehadiran adik perempuan mereka.



" Aku mau lihat adik " Xavier tak mau kalah.



Yoga kemudian mengendong Xavier dan memangku nya di dekat Kristy dan bayi kecil mereka.



" Kecil.." ucap Xavier melihat adiknya yang baru lahir itu. Yoga tersenyum



" Adik di sayang dong..." kata Yoga. Xavier segera mencium adik kecilnya yang seperti boneka itu . " Mama juga " Xavier menurutinya..Iapun mencium Kristy yang tersenyum pula



" Dafa Dafi juga..ayo sini..."



" Iya Pa..." keduanya turut bergabung dan mendekat. Mereka mencium adik bayi dan Mama mereka.



" Mama.." Yoga pun tak lupa pada Mamanya. Risa mencium bayi kecil itu dan membelai Kristy.



" Selamat ya Yoga ,Kristy...Semoga kalian bahagia selalu .." ucap Risa tulus mendoakan kebahagiaan untuk keduanya.. Anaknya , menantu dan cucu cucunya berkumpul dan saling menyayangi . Semua itu sangat membahagiakannya.



" Keponakanku tambah satu...Sini biar ku foto kalian rame rame .." ucap Ricky yang juga ada di sana bersama keluarganya.



Begitu mendengar Kristy akan melahirkan , Richa menutup restorannya dan datang ke sana bersama Mischa dan Ricky .



Ricky memotret mereka semua .



" Biar saya saja yang memotret ... Tuan juga ke sana.." kata perawat yang melihat mereka.



" Paman kalian datang..." ucap Ricky sambil tertawa dan bergabung dengan mereka. Yoga ,Kristy, Risa , Dafa, Dafi ,Richa,Mischa Ricky dan Xavier tersenyum bersama.



" Selamat.." ucap Mischa pelan pada Dafi..Mischa tahu Dafi sudah sejak lama ingin memiliki adik perempuan dari cerita Dafa.


__ADS_1


Dafi tersenyum sambil melirik Mischa . Mereka semua tersenyum . Hanya kedua insan muda itu yang nampak tersenyum dengan wajah tersipu\_sipu malu saat di potret bersama.... karena diam diam Dafi meraih tangan Mischa dan menggenggamnya. (cieee...Cinta monyet Anak muda.😚😍)


__ADS_2