KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
31.RAJA SINGA DAN ANJING HERDER


__ADS_3

Akhirnya Bisma pulang ke rumahnya karena besok dia harus berangkat ke luar negeri .Dia harus mempersiapkan semuanya. Sementara aku ,kristy dan si kembar pergi ke mall. Aku mengantarkan mereka membeli baju dan beberapa kebutuhan mereka seperti sabun,sika gigi,pasta gigi ,shampo dan juga snack camilan si kembar.


Si kembar nampak ceria naik kereta dorong belanjaan kami.Aku yang mendorong keretanya sedang kristy yang mengambil barang kebutuhan mereka.


" Mama itu.." ucap Dafi sambil menunjuk sebuah mainan robot transformer.


"Hei tidak boleh Dafi... kita beli yang penting saja ya.."ucap kristy.


" Tidak apa apa kris..aku sudah janji mau membelikan mereka kok..ayo ambil saja yang kalian mau...semua boleh.."ucapku sambil membelokkan kereta dorong ke stand mainan.


"Aku mau ini pa.." ucap Dafa juga sambil menunjuk sebuah mobil remote .


"Ambil saja Dafa.. tadi kalian sudah pintar ...jadi ini hadiah kalian.."


"Yeay.." keduanya bersorak senang.


Kristy akhirnya mengalah dan membiarkan Yoga membelikan anak anaknya mainan.


Ya sekali kali tidak apa apalah.. Biar si kembar sibuk dengan mainannya. Agar mereka cepat melupakan peristiwa mengerikan yang beberapa hari ini menimpa mereka.pikir kristy.


Sosok Yoga yang berbulan bulan tidak mereka temui dan baru semingguan ini kembali begitu membahagiakan mereka. Ketiganya nampak menikmati kebersamaan mereka. Melihat Yoga yang begitu menyayangi mereka nampak seperti Papa sungguhan untuk anak anaknya.Yoga seolah melengkapi figur seorang Papa yang begitu mereka rindukan.


Setelah selesai membeli mainan dan barang kebutuhan ,mereka berjalan jalan mengelilingi toko toko di mall super besar dan megah itu.


"Ah sebentar... kita main yuk.." ucapku saat melewati game center.


"Ayo..:ucap Dafa dan Dafi bersemangat.


Aku membawa mereka masuk ke game zon Setelah membeli kartu dan mengisinya .Aku mengajak mereka menikmati semua mainan yang ada di sana. Mulai naik kereta mini, naik boneka beruang ,game moto balap dan mobil balap, main ding dong, memukul kepala buaya dan juga shooting bola basket.


Si kembar dan kristy bertepuk tangan saat aku berhasil memasukkan semua bola tanpa ada yang meleset sedikit pun..


"papa hebat ... " ucap keduanya sambil bertepuk tangan.


" Iya dong...aku kan memang pemain basket.." 😎😎 "kau juga coba kris.."


"Tidak..aku tidak bisa.." ucap kristy menolak.


"Ayo mama.."Dafa dan Dafi memberi semangat.Akhirnya kristy mau juga mencobanya. Lemparan pertama meleset,kedua dan ketiga pun meleset.


"Mama mama.."si kembar pun turut menyemangati mamanya.


"Cara memegang mu salah kris..." Aku menghampiri kristy dan menyentuh tangannya .


Membantunya membetulkan cara memegang bola. Saat ku sentuh tangan kristy, ia menoleh padaku.


Sesaat kami saling berpandangan,kristy nampak tersipu.


"Luruskan pandanganmu kris..tangan sedikit ditekuk ..dan lempar.." Dan akhirnya bola itu berhasil masuk.


" Yeay masuk.." kristy bersorak senang dan langsung memelukku .Ia begitu senang berhasil mencetak poin.


Si kembar pun turut senang.Mereka bertepuk tangan dan tersenyum.


Ya Ampun kris...kau benar benar pandai memainkan jantungku.


Jantungku berdetak semakin kencang tatkala kristy memelukku. Apalagi buah dadanya yang seksi dan montok itu bersentuhan dengan tubuhku.Meski terhalang pakaian tapi aku bisa membayangkan bagaimana bentuknya. Maafkan aku kris... bukannya aku mesum..tapi aku pria normal...

__ADS_1


"A ..a...maaf..."ucap kristy saat menyadari kalau dia memelukku dan aku terbengong sambil menatapnya. Ia segera melepaskannya dan menjauh.Iapun nampak tersipu mau dengan pipi merona nya...ah manis sekali.


'DRET DRET' Lamunanku hilang seketika saat kulihat sebuah nama muncul di panggilan hp ku yang sengaja ku silent mode getar.'Romi'


"Sebentar ya Kris.."Aku agak menjauh dan menerima panggilan telpon kak Romi


"Halo kak.."


"kau di mana?"


"A..Aku sedang di mall.. shoping..Ada apa kak..."


"Mall mana... biar aku ke sana.."


'DEG' mati aku... kalau kakakku tahu aku sedang bersama kristy.. bisa kacau.


"Kak..kakak Romi di mana?" Biar aku yang ke sana saja.." Ucapku gelagapan.


"Aku dalam perjalanan ke kantormu... Temui saja aku di sana dalam 1 jam..aku mau makan dulu.." jawab Romi.


"Baiklah kak.." ucapku seraya menutup telpon kak Romi.


Kemudian ku hampiri kristy dan si kembar.


" Kris.. kita lanjutkan jalan jalannya nanti ya... aku. ada perlu sebentar..." ucapku.


"Ok Yog..." kristy tanpa banyak bertanya menurutiku.Kemudian aku menggendong Dafa dan kristy menggendong Dafi,kami berjalan menuju ke parkiran untuk mengambil mobil dan kembali ke rumah.


Tanpa sepengetahuan Yoga dan kristy seseorang yang sedang duduk di sebuah resto makanan fast food menatap mereka dengan tajam.Ya.. dia adalah ROMi.


Ia meletakkan hpnya yang baru saja ia pakai untuk menelpon Yoga.


*****


Sesampainya di rumah, aku menurunkan kristy dan anak anaknya.Ijul dan Bibi Ijah segera membantu kristy mengeluarkan barang barang belanjaan tadi.


"Papa mau kemana?" tanya Dafa yang melihatku hendak pergi lagi.


"Mau ke kantor sebentar sayang.. "jawabku.


"Ikut.."


"Aku juga" Dafa dan Dafi seperti tak mau berpisah dariku.


Aku tersenyum sambil mengelus kepala mereka "Cuma sebentar kok... jadi kalian di rumah saja..sebentar lagi aku sudah pulang.."


"Papa tidak ke tempat orang orang jahat itu kan?"tanya Dafa.


"Jangan ke sana pa.."kata Dafi pula.


Aku baru mengerti maksud mereka... Ah...jadi kalian mencemaskan ku ya...oh so sweet sekali ...kalian bocah kecil bocah kecil kesayanganku..


"Papa tidak ke sana sayang.. Papa ke tempat kerja..tempat mencari uang... Uang untuk membelikan mainan kalian lagi.."ucapku menenangkan keduanya. Sepertinya mereka takut aku mengalami hal seperti yang mereka alami kemarin. Di culik dan di pukuli oleh orang orang jahat. Ternyata bocah bocah ini sangat menyayangiku...😍😍


Setelah si kembar itu tenang mereka membiarkan aku pergi.


"Den yoga..." Si Adul memanggilku.

__ADS_1


"Ya Dul?"


" Anak anak den Yoga pintar pintar ya.. "ucapnya


Aku tersenyum." Memang sih mereka pintar pintar... Tapi mereka bukan anak anakku..Mereka anak anak asuhku.." jawabku.


" O...pantas saja papanya dua... Den Bisma juga di panggil papa...Saya dan Bibi Ijah sampai bingung.. ni Papa yang sebenarnya yang mana...Hahaha.." ucap Adul sambil tertawa.


" Ada ada saja kau ini Dul.."ucapku.


" Tapi non kristy sepertinya ada rasa sama aden..."


"Salah Jul..kebalik.." sahutku cepat.


"ha?" ijul nampak bengong


"Dia itu sukanya sama Bisma... Mereka berdua itu saling suka..." ijul semakin bengong dengan penjelasan ku. " Ah sudahlah.. aku mau ke kantor dulu..Nanti masukin mobilku ya jul..aku mau balikin motor box itu.."


"Baik den.."


Aku meninggalkan Adul dengan kunci mobilku dan buru buru pergi ke kantor perusahaan papa. Kak Romi memberi waktu 1 jam dan ini sudah hampir satu jam. Kak Romi orang yang disiplin dan tepat waktu, ia benar benar tidak suka dengan keterlambatan biarpun itu cuma 1 detik. Aku melajukan motor box itu dengan cukup kencang.


Sesampainya di perusahaan Pak atpam yang melihatku menatap dengan heran.


"Lho ko masuk lagi mas Yoga?.. saya kira sudah keluar ..."ucapnya.


"Nggak lah pak..." Jawabku sambil cek lock absen.


Aku memarkirkan motor box ku di parkiran .Dan bergegas menuju lobi perusahaan. kak Romi pasti menungguku di sana.


Namun tiba tiba saja ,sebuah tangan menarik ku dan membawaku ke ruang marketing.


"Andi?" ucapku saat mengenali sosok itu


"Kenapa kau kemari lagi Yog?"tanyanya


" Kan kerjaan ku disini.." jawabku


"Apa kau tidak membaca pesan dariku?... Aku bilang kau di pecat..kau juga akan di tuntut karena membawa motor dan produk perusahaan.."


hah?? AKU di pecat?? Yang benar saja. Memang beberapa hari ini aku bolos kerja dan terlalu fokus pada kristy dan di kembar.. tapi di pecat..dari perusahaan ku sendiri...konyol !!


"Aku akan mengganti total produk yang kubawa.. dan targetku beberapa hari ini semua akan ku ganti..." ucapku santai.


" Sebaiknya kau pergi saja Yog..motor box nya tadi sudah kau bawa kan.. jadi pergi saja.. jangan kemari lagi. kau cari pekerjaan lain saja.. daripada kau di penjara.. Pak hasbi benar benar tidak akan mengampuni mu.."ucap Andi lagi.


'DRET DRET' hp ku bergetar lagi dan kulihat nama kak Romi di sana.


"Kau dimana??! Tidak lihat jam!?.." Suara keras terdengar dari Hp Ku saat aku mengangkatnya.


Ya Ampun...suara orang satu ini...Persis seperti auman Raja singa .. benar benar memekakkan telingaku. padahal baru 1 jam lebih 10 detik, ngamuknya macam singa kelaparan..Dasar Raja Singa penguasa!!


"Iya aku ke sana..."ucapku seraya menutup telpon. "Nanti kita bicara lagi Andi.." ucapku seraya berlari menuju ke lobby perusahaan.


Aku berlari dengan cepat dan dari kejauhan kulihat kak Romi ada di sofa lobby bersama beberapa orang. Wajahnya nampak sangat tidak bersahabat .Tatapan sengit dan penuh kemarahan.Seperti mendung kelam yang menyimpan banyak petir di dalamnya..😰


"Maaf kak . aku tadi dari kantor marketing.."

__ADS_1


"Yoga!!! Berani sekali kau datang kemari lagi.."terdengar suara keras dari sebelah kak Romi.Dan saat Aku menoleh..OMG!! Ada Anjing herder pula di sana yang menyalak dengan keras.. ya pak Hasbi ada di sana...


Duh...mimpi apa aku semalam kenapa aku berada di situasi seperti ini..Terjepit di antara Raja singa dan Anjing herder yang sama sama mengamuk.


__ADS_2