
" Apa kita langsung ke rumah ?" tanya Mischa yang juga takut pada Yoga. Ia yakin mereka pasti tidak cuma akan di marahi saja.
" Kalau Mama ku ..kita pasti di suruh cepat cepat menikah .. "
" Itu bagus kan.." ucap Mischa cepat .
" Kalau Papa ku... aku pasti bonyok...Mungkin setelah ini kau tidak akan mengenali wajahku lagi Mischa....Aku pasti babak belur di tangan Papa ku..." kata Dafa sambil mengemudikan Mobilnya pulang ke rumah.
" Kalau begitu kita tidak usah pulang saja...Sayang banget kalau wajah tampan mu hilang.." Mischa mencemaskan Dafa
" Kalau tidak pulang malah bisa lebih parah...Aku bisa tidak di akui anak ."
" Hu\_uft...lalu bagaimana Dafa...Apa Mama mu tidak bisa menolong.."
" Mama tidak berani melawan Papa...Aku juga...Ah ..kurasa ada yang bisa menolongku .."
" Siapa ?" tanya Mischa cepat.
" Daddy ku..."
" Om Bisma?"
" Iya....Dia kan juga Papaku...Dia menganggap ku seperti anaknya sendiri...Dia pasti mau menolongku ..Dia juga sahabatnya Papa .. Hehe...Dia bisa melindungi ku dari Papa..." Dafa tak kehilangan akal. Ia yakin Bisma yang berhati baik pasti mau menolongnya. Papa nya pasti juga sungkan dengannya .
" Kalau begitu kita ke sana sekarang.."
" Ok Baby..."
Dafa yang mendatangi Bisma di rumahnya di sambut baik oleh Bisma dan keluarganya.
" Bantu aku ya Dad..." Pinta Dafa memelas. Setelah ia menceritakan semuanya pada Bisma.
" Yang kau lakukan itu parah Dafa ..Yoga pasti sangat marah padamu.."
__ADS_1
" Karena itu tolong aku Dad...Apa Daddy tega melihatku di hajar Papa ..Anak Daddy yang tampan ini pasti bonyok Dad..."
" Kan memang sudah seharusnya..."
" Daddy..." Dafa ber\_manja sambil memeluk Bisma .
" Ya ampun...bocah sebesar ini masih manja...Bawa kabur cewek berani , berhadapan sama Papanya takut .." kata Bisma geli.
" Aku kan anak Daddy...Bantu aku ya Dad ya..." pinta Dafa.
" Hadee\_eehh.." Bisma mengusap kepala bocah tampan dewasa yang kekanakan itu. " Badan gede, umur banyak masih kayak bocah..."
" Hehe..."
" Ya sudah...aku akan menemanimu...Tapi kau harus janji tidak akan mengulanginya ..Akui kesalahanmu dan minta maaf pada Dafi dan orang tuamu ..Kalian berdua ! " kata Bisma
" Iya Dad...Makasih..." Ucap Dafa sambil tersenyum dan memeluk Daddy dengan erat.
Mereka pun kemudian segera menuju ke rumah dengan di temani Bisma. Begitu sampai mereka segera turun dari mobilnya.
' Ting tong '
" Itu pasti Dafa.." kata Kristy yang sedari tadi menunggu di ruang tamu dengan Yoga , Dafi dan Aleena. Dafi juga sudah menceritakan semua yang terjadi pada Papa dan Mamanya , awal semua kejadiannya.
Yoga diam dengan tangan mengepal kuat. Ia kini sedang berusaha mengendalikan emosi yang menggeluti jiwanya.
" Lho ..Bisma .." Kristy heran saat mendapati Bisma ada bersama Dafa dan Mischa.
Bisma cuma tersenyum. Kristy langsung mengerti maksudnya. Dafa meminta perlindungan dari Daddy nya.
" Ya sudah , ayo masuk..."kata Kristy.
Dengan jantung berdetak kencang , Dafa memasuki rumahnya bersama Bisma dan Mischa. Begitu masuk dan melihat wajah angker Yoga nyali Dafa dan Mischa langsung menciut.
__ADS_1
Yoga lebih kesal lagi saat melihat Bisma juga ada di sana. Dafa meminta tolong pada Bisma , dan itu membuatnya lebih marah .Apa ia tidak berani mengakui kesalahannya sendiri dan meminta maaf sampai membawa orang lain untuk melindunginya.
" Bocah kurang ajar ! " Yoga langsung maju dan memukul Dafa dengan keras .
" Aa\_aa !!" Mischa berteriak keras melihat Dafa terjatuh akibat hantaman Yoga yang bersarang tepat di pipinya.
" Bro...sabar ..." Bisma mencegah Yoga yang hendak memukul Dafa lagi. Ia mencengkeram Yoga dengan kuat karena Yoga berusaha melepaskan diri dan hendak memukul Dafa lagi
" Mas...sabar Mas... kita bicarakan ini baik baik..."
" Puluhan tahun aku membesarkan mu dengan baik jadi ini balasan mu .. kau hampir saja membuat aku malu di depan banyak orang...Seharusnya jika kau berbuat salah, kau menyadari kesalahanmu, bukan malah membawa kabur mempelai Dafi...Aku tidak pernah membesarkan mu menjadi pengecut seperti itu Dafa ..Dari awal aku menjodohkan Mischa , aku sudah bertanya siapa di antara kalian yang bersedia...Kau malah menunjuk Dafi... Sekarang malah kabur dengan tunangannya.. Dan kumpul kebo pula...Padahal aku mendadak menikahkan Dafi untuk menghindarkan perbuatan dosa itu... malah kau melakukannya...Kau sungguh membuatku kecewa .. Aku benar benar sudah gagal mendidik mu.." ucap Yoga meluapkan segenap isi hatinya.
Dafa yang kesakitan di pukul oleh Papanya, terdiam menahan sakitnya. Bukan pukulan Papa nya yang terlalu menyakitkan , namun kata kata Yoga yang begitu menusuk ke ulu hati nya. Dan yang paling menohok nya adalah ia membuat Papanya kecewa. Papanya yang merasa gagal mendidiknya .
" Maaf Pa... Maafkan aku... " Dafa bangun dan duduk berlutut di depan Papanya . Ia sungguh menyesali semua perbuatan yang di lakukan nya. Karena mengikuti hawa nafsunya dan cuma ingin mengejar kesenangan hatinya , demi kepuasan semata ia benar benar telah melakukan banyak hal buruk. Menyakiti hati saudara nya, Papanya dan berbuat dosa pula dengan begitu banyak pergumulan yang telah di lakukan nya.
" Aku juga minta maaf Om...Dafa tidak salah...Aku yang menggodanya...Aku mengira dia adalah Dafi dan akhirnya kebablasan...Tapi jangan terlalu menyalahkan kami berdua saja Om...Salahkan Aleena juga... " kata Mischa. Aleena yang duduk bersama Dafi begitu terkejut ia di bawa bawa oleh Mischa. Kenapa nama nya juga terseret ?
" Kenapa kau bawa bawa Aleena?" tanya Yoga kesal karena Mischa menyalahkan Aleena .
" Aleena diam diam mendekati Dafi terus...Dia berusaha mencari simpati Dafi...karena dia sejak kecil menyukai Dafi.." kata Mischa.
Aleena hendak membela diri. namun dengan cepat Dafi bersuara membelanya.
" Bukan Aleena yang mendekati ku...tapi aku yang mendekati dia...Aku yang selalu mencari cari kesempatan untuk bisa dekat dengan nya " Dafi dengan berani mengakui yang di lakukan nya. Ia tidak ingin Aleena di salahkan karena semua berawal dari dirinya.
" Astaga..." Yoga , Kristy dan Bisma ternganga .
Ternyata hubungan di antara anak anak kembar mereka begitu rumit. Dafi dijodohkan dengan Mischa tapi masih berusaha mengejar gadis cinta masa kecilnya , Aleena. Mischa menganggap Aleena yang berusaha mencari simpati Dafi , sehingga ia agresif ingin mempertahankan hubungan mereka dan memaksa berhubungan intim namun salah orang pada Dafa. Dafa pun diam diam menyukai Mischa.
" Sepertinya kalau seperti ini semua salah... Kau yang egois menjodohkan mereka salah , Dafi juga salah karena tidak tegas pada Mischa dan Aleena, Perbuatan Mischa juga salah, Dafa pun juga salah...Semuanya salah.." kata Bisma menengahi.
" Dan karena semua sudah terjadi , kita ambil hikmahnya saja...Saling instrospeksi diri...jangan saling menyalahkan .. Kita perbaiki semua dan saling memaafkan..." Semua orang yang ada di situ saling terdiam mendengar ucapan Bisma itu. " Aku sebenarnya tidak berhak bicara seperti ini pada kalian , tapi sebagai saudara, keluarga kalian aku akan menjadi penengah saja....Aku ingin kalian hidup rukun dan damai kembali .. "
__ADS_1
" Saran ku .... Nikahkan saja Dafi dengan Aleena dan Dafa dengan Mischa ... Itu yang terbaik " kata Bisma sambil menepuk Bahu Yoga.