
Yoga mulai mencium Kristy dengan lembut. Ia mengecup lembut bibir Kristy dan mengulumnya. Menelusuri tiap inci nya sembari tangannya menyentuh wajah Kristy. Membelai lembut pipinya sembari terus menyesap bibirnya. Me\_magut bibir atas bergantian dengan bibir bawah.
Kristy mulai terbawa permainan Yoga dan membalasnya. Sungguh ia sangat merindukan sentuhan Yoga itu. Ia masih mengingat semua rasa manis dan nikmat dalam buaian cinta Yoga.
Semakin lama ciuman keduanya semakin memanas, semakin liar. Tak cuma bibir saja.. kini lidah merekapun ikut berperan serta. Yoga memasukkan lidahnya dan bermain di dalam sana. Saling menari berbelit dan terkadang menyesapnya . Tangannya pun dengan lihai cepat membuka satu persatu kancing kemeja Kristy. Dan kemudian memainkan dua bukit kembar itu.
"ehm..." Kristy menahan suara desahannya saat tangan Yoga menelusup ke bra-nya dan memainkan bukit kembarnya. Dan ciumannya menyusur ke telinga Kristy. Sambil membisikkan kata cinta ia mengecup dan memainkan lidahnya di telinga Kristy.
" a.ah..."Kristy mendesah pelan saat merasakan sentuhan Yoga yang begitu membuainya. Ciuman Yoga pun juga menurun ke leher jenjangnya. Ia meninggalkan tanda tanda kepemilikan di sana. Sembari itu ia membebaskan dua bukit kembar itu dengan membuka tali bra-nya. Dua gundukan bukit yang berukuran sedang itu bebas kini hingga Yoga leluasa memainkannya. Satu ia remas dan satunya lagi ia hisap.
" Mas Yoga......" Kristy merasa melayang menikmati sentuhan Yoga itu. ia mendesah manja memanggil namanya.
Melihat Kristy terbuai Yoga tersenyum dan terus melanjutkan aksinya. ia memainkan bukit kembar itu lagi dengan tangan, bibir dan lidahnya.
" ah..ah...ehm.. " kristy mengeluarkan suara \*\*\*\*\*\*\* merdunya menikmati sentuhan Yoga yang membuatnya kian bergelora. hasratnya kian naik. Ia kian bergairah.
Namun saat mengingat Bisma , ia kembali ke kesadarannya. Ia segera mendorong Yoga menjauh.
" Kris... ?" Yoga heran sambil menatap Kristy. Kenapa Kristy mendorongnya seolah ingin menyudahi permainan mereka. Padahal ia yakin Kristy juga menginginkan sentuhannya.
" Maaf mas..aku tidak bisa melanjutkan ini.."Kristy buru buru merapikan pakaiannya kembali.
Yoga terdiam. Ia tahu maksud Kristy. Kristy tak bisa melakukannya karena ia adalah istri Bisma. tak mungkin ia membiarkan pria lain menyentuhnya karena itu artinya dia selingkuh.
" Selesaikan dulu dengan Bisma mas.. " ucapnya kemudian.
*Ya...Kristy benar.. aku memang harus bicara dulu dengan Bisma..aku tidak boleh buru buru*..
*Aku tidak bisa bertindak seperti pengecut begini. Memang harus berhadapan dengan Bisma dulu*..
" Tapi tolong jangan di depan Xavier..Xavier sangat menyayangi Bisma. Dia selalu menganggap Bisma Ayahnya ."
" Aku mengerti " ucapku. Kemudian aku segera pergi meninggalkan rumah Kristy.
.
.
" Abi.. aku mau minta tolong.." ucap Kinara saat menghubungi Abah nya yang sedang berada di jombang sana.
" Apa Nara?"
" Bisa tidak Abah buat calon suamiku tidak tergoda wanita lain. Buat supaya dia cuma melihatku.. jatuh cinta padaku.."
" Nara..kamu itu istri kedua. Tidak boleh serakah. Dia harus adil dengan istri pertamanya. Kamu yang datang belakangan tidak boleh egois. Kamu harus legowo jika suamimu membagi perhatiannya. Kalau kamu tidak siap jangan jadi istri kedua..batalkan saja pernikahannya.Mumpung blm terjadi. Abi sebenarnya tidak setuju kau menikah dan jadi madunya.." jelas Abi nya yang begitu paham dengan karakter anak bungsunya itu. Ia yang terlampau manja kadang juga sangat egois.
Nara terdiam dengan wajah cemberut.
" Kenapa sih kau memilih dia yang sudah beristri.. seharusnya kamu pilih saudaranya yang masih belum menikah itu.." Kata Abi nya lagi.
" Dengan Romi?... Itu tidak mungkin Abi. Dia itu pria kasar, dingin , dan licik "
" Romi itu sebenarnya anak yang baik. Dia memang ketus di luarnya. Tapi sebenarnya hatinya baik. Abi sudah lama mengenalnya. Dia itu sebenarnya cuma ingin di perhatikan. Di sayangi dan di hargai sebagai manusia . Dia itu punya banyak emosi yang terus di pendam nya tapi belum tersampaikan. Jadi sedikit keras. " ucap Abi nya yang memiliki ilmu kebatinan dan bisa menerawang karakter seseorang.
" Kalau Yoga?"
" Yoga itu tipe orang setia. Dia itu kalau sudah menetapkan pilihannya pada satu orang dia tidak akan berubah. Jadi sekeras apapun kamu berusaha , kau tetap tidak akan bisa menggoyahkan hatinya.. Dia sudah sangat mencintai istri pertamanya itu.."
__ADS_1
" Lalu aku harus bagaimana Abi?... Aku sebenarnya tidak menyukai keduanya. Aku cuma ingin membalas 2 tuan muda sombong itu yang sudah menyakiti hatiku. Mereka menolak ku mentah mentah dengan sikap yang kasar "
" Batalkan saja pernikahanmu Nara. Daripada kau sakit hati nantinya.."
" Itu tidak mungkin Abi .. Om Guntoro sudah menyiapkan pesta pernikahan besar besaran untukku. Dia bahkan sudah mengundang sanak saudara dan rekan bisnisnya. Aku tidak bisa membatalkannya..."
" Kalau begitu terserah padamu Nara..Dan maaf Abi tidak bisa ke sana menjadi wali mu. Pamanmu yang akan mewakili Abi " ucap Abi.
Ia adalah seorang pemuka agama yang sangat paham tentang aturan agamanya. Apalagi ia adalah panutan murid muridnya. Ia tidak ingin nama baiknya tercoreng karena keegoisan putri bungsunya.
Nara menutup telponnya dengan kasar lantaran emosi. Sudah tidak di cintai calon suaminya, tidak direstui pula oleh Ayah nya. Dan juga tak bisa membatalkan pernikahannya. Ia benar benar tersudut karena keputusan egoisnya.
*Tak ada pilihan lain...terlanjur basah ya sudah mandi sekali*...
Nara tak punya pilihan selain maju. Sehingga iapun nekad menjalaninya dengan semua resikonya.
.
.
Sepulang dari rumah Kristy Yoga tak ke kantornya. Ia menuju ke rumahnya. Ia begitu heran melihat banyak truk truk yang mengangkut durian memasuki pekarangan rumahnya.
" Buat apa memborong durian sebanyak itu ?" tanya ku pada Mama ku yang kebetulan ada di depan rumah saat aku tiba di rumah.
" Alah ..itu pesanan Papa mu... Katanya dia akan membuat pesta durian karena kau besok akan belah duren "
" Gila... siapa yang mau belah duren.. konyol" gerutu ku kesal.
" Apa kau lupa besok pernikahanmu dengan Nara?" tanya Risa.
Aku memang tak tahu dan tidak mau tahu. Jadi aku juga tidak tahu kalau aku akan menikah dengan Nara besok.
" Buat apa aku tahu.. Pernikahan mainan saja kok.." ucapku seraya masuk ke rumah.
*Terserah Papa dan Nara saja. Aku tak peduli*.
.
.
" Berapa tensiku Rom?" tanya Guntoro yang di periksa oleh Dokter karena berkeluh kesah sakit kepala yang menetap di kepalanya. Karena itu biasanya karena tekanan darahnya agak tinggi.
" 140... normal kata Dokter tadi " Jawab Romi.
" Tapi kenapa aku merasa sedikit sakit kepala ya.."
" Mungkin karena Tuan Besar kecapekan .." jawab Romi datar.
" Jadi aku besok aman aman saja makan duriannya ya?"
" Iya.. Tentu saja..." jawab Romi sambil tersenyum.
*Maafkan aku tuan besar...aku berbohong..darah tinggi mu memang sedang kambuh.. 170... lumayan tinggi... Plus besok makan durian..hahaha*...
*Bukankah selama ini kau sudah terlalu banyak bersenang senang di atas penderitaan orang..😏 sekarang waktunya membalik.. kau akan kesakitan di saat orang orang bersenang senang di pestamu*...
.
.
__ADS_1
Malam harinya.....
' Ting tong..'
Kristy membuka pintu rumahnya. Dan ia melihat seorang wanita muda cantik berhijab asing berdiri di depannya.
"Siapa ya ?" tanya Kristy.
" Aku Kinara..."
" Mencari siapa ?" tanya Kristy lagi.
" Aku ingin bicara denganmu..." jawab Kinara dingin. Kristy heran ,ia tidak mengenal wanita di depannya itu tapi kenapa ia mencarinya. Dan lagi wajahnya nampak tidak bersahabat. Sepertinya menahan emosi dalam tatapan tajamnya.
" Siapa tamunya Kris?" tanya Bisma yang baru selesai mandi. Ia masih memegang handuk kecil sembari mengeringkan rambutnya.
Kristy tak menjawab. Hanya membuka pintunya lebar lebar agar melihat sosok tamu asing di rumahnya itu.
" Lho Kinara?"tanya Bisma heran mendapati Kinara di rumahnya. Sama halnya dengan Kinara yang begitu terkejut melihat Bisma .
" Bisma?!" Mereka benar benar tak menyangka kalau akan bertemu .
.
Kristy dan Bisma mempersilahkan Kinara masuk ke dalam.
" Jadi... Kalian tinggal bersama?" " tanya Kinara. Bisma mengangguk.
*ROMI sialan... kenapa dia tak bilang kalau janda ini istri Bisma.. benar benar sialan..padahal aku mau melabrak janda ini dan bilang supaya jangan mendekati Yoga lagi*..
K*alau begitu wanita ini selingkuh dengan Yoga?... Tapi katanya dia itu istri Yoga...yang mana yang bener?...istri Yoga atau istri Bisma...
pusing..ini memusingkan*...
" Mommy...Daddy.." Xavier menghampiri keduanya .
" Gantengnya Daddy..kenapa sayang.. " ucap Bisma sambil menciumi pipi Xavier. Xavier ber\_gelajut manja pada Bisma.
" I wan\_na sleep Dad... " ucap Xavier yang biasanya tidur selalu minta di\_kelonin Bisma.
" Sebentar ya sayang.. Daddy lagi ada tamu.." ucap Bisma sambil membelai kepala Xavier.
Xavier pun lalu duduk di pangkuan Bisma.
Kinara yang melihat itu tambah heran. Romi bilang Kristy janda beranak dua. Tapi kenapa ada anak kecil lagi. Itu anak siapa?
Melihat wajah Xavier yang begitu mirip dengan Yoga ia benar benar pusing . kenapa anak Bisma mirip dengan Yoga.. itu benar benar aneh..
" Jadi ini Kinara Kris.. dia ini calon istri Yoga. Besok mereka menikah.." jelas Bisma.
Kristy ternganga. Yoga akan menikah? Besok? ia begitu terkejut mendengarnya. Bukankah Yoga ingin bersama dengan dirinya.. malah mau menikah dengan wanita lain? apalagi besok...Sungguh tidak masuk di akal..ia benar benar tidak percaya mendengarnya.
.
.
" Rom..maksudmu apa? Dia itu apanya Bisma?... kau bilang dia istri Yoga...tapi kenapa dia juga istri Bisma ..mana yang bener?" tanya Kinara langsung menemui Romi di rumahnya.
" Hahaha.." Romi tertawa tawa.
" Dia memang istri Yoga.. dan Bisma mengambilnya.... tapi Bisma tidak tahu kalau Yoga itu adalah Ayah Xavier yang dikira sudah mati.. Hubungan mereka rumit tapi lucu sekali bukan...Istri dan anaknya nya di rebut sahabatnya sendiri.. dua sahabat baik itu sebentar lagi akan saling bermusuhan memperebutkan janda itu..perang mereka baru akan di mulai.. "
__ADS_1