KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
254. FIX MENIKAH


__ADS_3

Kayla merasa sedikit heran saat Ferdi nampak begitu dekat dengan Ummi nya. Ferdi juga sangat memperhatikan Saif. Dan kali ini bahkan Ferdi ikut menemani mereka bermain air bersama di kolam renang hotelnya.



" Kayla sayang...jangan melamun saja...ayo sini.." ajak Ferdi pada Kayla yang nampak bengong di tepi kolam. Ferdi kemudian menghampiri Kayla dan membawanya masuk ke kolam renang. " Ayo berenang sama Om.."



" Gendong.." kata Kayla manja . Ia yang memang sudah sangat akrab dengan Ferdi yang sudah di kenalnya sejak kecil . Ferdi menuruti kemanjaan Kayla dengan menggendong di punggungnya .



" Aku juga .." Saif tak mau kalah. Ferdi pun kemudian menggendong Saif di depan.



" Ya ampun aku seperti monyet menggendong anak anaknya.." ucap Ferdi dalam tawanya. Mimi cuma tersenyum . Ia senang Ferdi akrab dengan keduanya.


.


.


Ferdi kemudian mengajak mereka nonton bioskop bersama . Mereka membeli popcorn dan minuman untuk camilan sambil nonton. Mereka nonton film kartun animasi untuk menyesuaikan diri dengan Saif dan Kayla. Keduanya sangat suka menonton film.



" Filmnya bagus sekali..." ucap Kayla sambil menoleh pada Mimi. Memang remang dan gelap. Namun sepintas dari pencahayaan Layar Kayla bisa melihat tangan Ferdi yang menggenggam tangan Mimi. Ia memang masih bocah kecil namun ia bisa melihat ekspresi bahagia Ummi nya saat tangannya di genggam Ferdi.


.


.


Kenapa Om Ferdi memegang tangan Ummi ku?..aku tidak suka ini...Ummi ku akan menikah dengan Papa ku... Ummi tidak boleh berpaling Om Ferdi saat Papa pergi....


Aku tidak akan membiarkannya...


.


.


" Om Ferdi " panggil Kayla.



" Ya? " tanya Ferdi yang sedari tadi masih asik fokus ke layar bioskop.



" Tukar tempat duduknya.." ucap Kayla yang saat itu duduk di dekat Saif sedang Mimi bersebelahan dengan Ferdi.



Mimi dan Ferdi saling berpandangan sesaat. Dan akhirnya Mimi memberi isyarat pada Ferdi untuk pindah bertukar tempat duduk dengan Kayla.



Dengan enggan Ferdi melepas tangan Mimi dan pindah. Ia kini duduk di dekat Saif. Sehingga posisi duduk mereka kini saling berjauhan. Kayla dan Saif di tengah tengah di antara mereka.



" Ummi ...ngantuk..." ucap Kayla manja sambil memeluk Mimi.



" Oo...kamu ngantuk ya... Mau pulang sekarang ? " tanya Mimi sambil mengusap lembut kepala Kayla.



" Biar selesai dulu film nya.. " kata Kayla.



" Oke sayang..."


.


.


.


Sepulang nonton bioskop Ferdi mengajak mereka berjalan jalan. Ferdi membelikan Kayla sebuah boneka Teddy bear pink dan Saif mainan mobil dengan remote kontrol. Mereka nampak begitu senang.



" Mimi ...kau tidak beli sekalian...mumpung kita di mall...Beli tas atau perhiasan atau kosmetik?" tanya Ferdi yang jalan di belakang Kayla dan Saif yang nampak begitu ceria jalan di depan mereka.



" Nggak Mas...Kosmetikku belum habis dan tas ku masih bagus.." kata Mimi



" Kalau perhiasan ? "



" Tidak usah Mas... "

__ADS_1



" Kasih kesempatan dong aku memanjakanmu.." kata Ferdi.



Mimi tersenyum. " Nanti saja kalau sudah jadi istri Mas Ferdi...Aku tidak mau di bilang cewek matre sebelum nikah sudah morotin calon suami.." jawab Mimi lugu.



Ferdi tersenyum . " Bukan morotin...aku yang mau ngasih..kau kan tidak minta.."



" Kan sama saja...Mas Ferdi keluar uang..."



" Gak papa lah untuk calon istri... Nanti kita keluar berdua ya...aku ingin membelikanmu sesuatu... "



" Baiklah.." Mimi tidak mau menolak lagi. Ia tidak ingin mengecewakan Ferdi.


.


.


.


" Ummi keluar sebentar sama Om Ferdi ya...' kata Mimi berpamitan pada kedua putra putrinya yang kini tengah main game dari hp mereka di hotel Ferdi.



" Iya " jawab Saif.



" Nanti kalau butuh sesuatu panggil pelayan ya.. Sebentar lagi ada satu orang yang menemani kalian di sini " kata Ferdi.



Kayla dan Saif mengangguk. Mereka terlalu larut dalam keasikan bermain game dalam hp nya.



" Yah game over..." ucap Kayla yang kalah dalam permainannya. " Ummi mana? " tanyanya saat tidak melihat Mimi dan Ferdi.




Dan kecemasannya itu menjadi nyata saat ia membuka pintu kamar hotelnya. Di lorong koridor sedikit jauh dari kamarnya itu ia melihat Ferdi mencium Umminya dengan mesra. Dan sepertinya Umminya juga tidak keberatan dengan itu. Karena ia malah memeluk tubuh Ferdi saat Ferdi menciumnya dengan begitu mesra. Mereka tampak saling menyukai satu sama lain.



Kayla masuk kembali ke kamarnya dengan mata berkaca kaca. Ia lalu langsung menghubungi Xavier . Berulang ulang kali namun Xavier tak mengangkatnya. Hingga ia akhirnya mengirim pesan lewat Wa.



' Papa... Cepat pulang...Aku tidak mau Ummi di ambil orang...Cepat pulang Pa...'


.


.


.


.


Xavier yang kala itu masih tiduran di sebuah kamar di rumah Dafi tak mendengar panggilan telpon putrinya. Ia masih terlelap tidur karena kecapekan setelah perjalanan jauh.



" Xavier bangun ...Makan dulu.." ucap Dafi membangunkan adiknya . Setengah ngantuk Xavier pun bangun. Ia kemudian segera mandi dan berganti baju. Kemudian makan bersama Dafi, Aleena dan Vina.



Setelah selesai makan Xavier kembali ke kamar , ia membuka hp nya..Ada banyak sekali misscall dari Kayla. Juga beberapa pesan wa dari Shaka tentang pekerjaan dan juga Alisha.



" Kenapa Kayla telpon terus menerus ya..? " Xavier heran. Namun saat ia membaca beberapa pesan dari Kayla ia mulai mengerti..Kayla menceritakan semua lewat chat wa.



" Mimi punya pria lain ? ..Siapa? " batinnya heran.



Sebuah foto menjawab pertanyaan Xavier itu. Kayla mengirimkan foto Mimi dengan Ferdi saat jalan jalan dan nonton bioskop bersama tadi.



" Oo...Ferdi..??..." ucap Xavier sambil tersenyum. " Yes....ini sebuah keberuntungan...Tanpa aku mutusin Mimi, Tuhan sudah memberikan jalan kemudahan padaku...Terima kasih Tuhan...ternyata Alisha memang jodoh ku...Kau mempermudah jalanku..." Xavier tersenyum kegirangan sambil keluar dari kamarnya.


__ADS_1


" Kak Dafi..Aku fix menikah dengan Alisha. Lamarkan dia untukku.... Dan Kak Aleena tolong bantu persiapannya ya..Barang apa saja yang harus aku bawa...Nih.." kata Xavier sambil memberikan kartu black cardnya. " Pinnya 4 enam kali "



Dafi dan Aleena nampak bengong.



" Nih....Mimi sudah punya pasangan sendiri..." kata Xavier sambil menunjukkam foto mesra Mimi dan Ferdi. " Kak Dafi saja yang bilang ke Mama dan Papa...Kak Aleena yang belanja...Dan aku...aku mau kencan ke rumah calon istriku...Bye bye Kak..." ucap Xavier seraya ngeloyor pergi.



" Aku bawa mobilmu Kak Dafi !!" ucap Xavier keras.



" Bocah badung itu...Tetap saja seenak udelnya sendiri..." ucap Dafi melihat kelakuan adiknya itu . Tetap semaunya sendiri.



Aleena tertawa kecil. " Benar benar belum berubah ya kelakuannya..."


.


.


.


.


Dafi kemudian menghubungi Yoga dan Kristy. Mereka pun langsung mengkonfirmasi cerita Xavier itu ke Mimi. Dan Mimi pun membenarkan semuanya.



" Maaf Om Yoga...Tante Kristy...Sepertinya aku dan Xavier memang tidak berjodoh...Aku memilih Mas Ferdi karena dia lebih cocok untukku. Secara usia juga. Dan Xavier juga lebih pas jika dengan Alisha..." kata Mimi yang saat itu baru saja selesai belanja perhiasan dengan Ferdi.



" Ya sudah kalau begitu... Jadi kami mempersiapkan pernikahan Xavier dengan Alisha ya.." kata Kristy..



" Iya.." jawab Mimi seraya menutup telponnnya.



Ferdi tersenyum manis. Ia senang Mimi sudah mantap memilih dirinya ketimbang Xavier.



" Besok pagi kita antar Kayla pulang ..


Setelah itu kita kerumahku...Aku akan memperkenalkan kau secara resmi pada keluargaku.." kata Ferdi sambil menggenggam tangan Mimi yang di jari manisnya tersemat cincin pasangan yang sama seperti yang di kenakan di jarinya pula.


" Iya.." Mimi tersenyum dan mengangguk.


.


.


.


.


Sementara Xavier yang kini bertandang ke rumah Bisma sedang ngobrol dengan Alisha san keluarganya.



" Yoga barusan juga sudah memberi kabar padaku...Tapi dia tidak bisa kemari karena Kayla . Kristy bilang , besok dia akan mengajak Kayla liburan ke luar negeri. Mereka ingin membawa Kayla agar tak mengganggu pernikahan kalian. Kayla pasti kecewa kalau tahu kau tidak jadi menikahi Mimi wanita yang di anggapnya Ibu nya itu. Jadi urusan pernikahan kalian di serahkan pada ku...Kalian menikah saja di sini.. Nanti untuk pesta pernikahan ke dua di Jakarta , tunggu Kayla tenang dulu..." kata Bisma.



" Iya Daddy...Aku gak masalah ko kalau pesta penikahannya cuma di adakan di sini...Yang penting aku bisa menikah dengan Alisha..." kata Xavier.



" Oke Xavier....Aku titip putri ku ya...Tolong bahagiakan dia.." kata Bisma .



" Siap Daddy..." ucap Xavier sambil tersenyum. Bisma dan Sonya nampak begitu terharu. Kini putri mereka akan segera memiliki pendamping.


.


.


Aku memang tidak berjodoh dengan Kristy... Tapi ternyata kami tetap di takdirkan dekat...menjadi saudara...menjadi besan..Ikatan keluarga yang sesungguhnya....


Anak anak kami yang meneruskan jodoh kami...


Tak mengapa....asalkan mereka bahagia ...aku juga sudah bahagia...


.


.


Bisma tersenyum dalam rasa haru bahagianya.

__ADS_1


__ADS_2