
Guntoro mengadakan pesta besar besaran menyambut kehadiran cucunya. Pesta yang sangat meriah di hadiri sanak saudara terdekat, famili dan kerabatnya. Juga beberapa rekan bisnisnya.
Guntoro dengan bangga memamerkan pada dunia cucu kesayangan pewaris tunggal nya 'Kesha Pratama' , nama itu di berikan Guntoro pada cucu nya. Kinara setuju saja anaknya diberi nama Kesha.
" Selamat Tuan Besar..." ucap para tamu tamu nya.
Guntoro tersenyum penuh rasa bangga. " Ayo semuanya kita berpesta.."
Para tamu mulai menikmati pesta syukuran itu. Mereka menyantap hidangan beraneka macam yang di sediakan oleh Guntoro. Makanan dan minumannya lengkap . Mulai menu dari ayam, ikan, daging sapi, kambing , buah buahan bahkan minuman beraneka macam jenisnya dari yang kemasan sampai anggur . Semua tersedia untuk memanjakan lidah para tamunya.
" Yoga di mana Kak? " tanya Irvin ,adik kandung dari Guntoro.
Guntoro terhenyak. Ia sebenarnya sudah menduga ,pasti ada sanak famili yang menanyakannya.
" Yoga sedang keluar negeri menemani Risa berobat. " Jawab Guntoro berbohong untuk menutupi hal yang akan membuatnya malu jika ketahuan di muka publik kala istri dan anaknya minggat dari rumah.
" Kak Risa sakit?" tanya Irvin.
" Begitulah...." jawab Guntoro.
" Kak Risa sakit karena kakak menikah lagi ya.." canda Irvin sambil tertawa.
" Sudah jangan banyak omong...makan saja sana.." kata Guntoro yang risih dengan adiknya itu. Dia selalu saja mencari celah untuk menjatuhkannya.
" Hahaha...Mana istri muda mu Kak...Aku belum menyapanya..."kata irvin lagi sambil tertawa tawa.
" Itu dia di sana dengan teman sosialitanya..." kata Guntoro sambil menunjuk Risma yang sedang asyik berkumpul dengan istri istri para pengusaha partner bisnis mereka.
" Eagle datang.." Bisik Romi pada Guntoro.
" Kau ngobrol saja..aku ada tamu penting.." kata Guntoro seraya pergi dengan Romi menemui Eagle.
Seorang pria yang tampan dengan sorot mata tajam seperti mata elang dan ekspresi dingin seperti hendak membunuh orang , berjalan dengan santai di ikuti banyak orang berpakaian jas hitam. Sekali lihat saja ia terlihat kejam dan keras. Dahinya me_nyernyit menatap sekelilingnya dengan tajam . Dia di juluki Eagle. Entah siapa nama aslinya, tiada seorangpun yang tahu.
Disebelah kirinya juga seorang pemuda tampan yang sangat terkenal sebagai penakluk wanita. Dia juga tak kalah tampan dengan kakaknya. Ya Kenzei juga turut hadir karena mereka undangan khusus dari Guntoro.
Sepintas sorot mata, dan alis serta rambutnya yang di wax ke belakang sangat mirip dengan Romi. Namun karena usianya jauh lebih muda , ia lebih bersinar memancarkan auranya. Dimana pun ia berada ia selalu menjadi pusat perhatian para wanita.
" Wah...tampannya.."puji para tamu wanita mengagumi Kenzei.
" Dia memang tampan...tapi hati hati..dia itu playboy parah..Banyak wanita yang sudah jatuh di pelukannya..."
" Tapi dia juga berbahaya..kakaknya itu pimpinan gangster...Eagle ...Dia terkenal sangat kejam dan tanpa ampun pada musuhnya "
" Selamat datang Eagle, Kenzei..." Guntoro menyambut kedatangan tamu spesialnya dengan senyum . Ia menjabat tangan Eagle dan Kenzei.
Romi yang sudah lama berteman baik dengan mereka berpelukan sambil menepuk bahu teman lamanya itu.
Guntoro menyiapkan sebuah kursi untuk tempat duduk Eagle dan Kenzei. Pelayan langsung menawarkan makanan dan minuman mahal untuk mereka.
Eagle duduk dengan sebelah kaki bertumpu di atas pahanya (ji\_gangπ) .Guntoro duduk di sebelahnya dan ngobrol dengannya.
Banyak pengusaha tau, beking Guntoro adalah Eagle pimpinan gangster yang terkenal bengis. Karenanya siapapun yang mengusik Guntoro bakal berhadapan dengan kelompok kejam itu. Mereka lebih memilih pro Guntoro agar perusahaan mereka aman .
.
Sedang Kenzei sudah menghilang dari sisi Eagle , ia pergi bersama Romi.
" Selamat menjadi Daddy..." ucap Kenzie pelan sambil toast gelas berisi anggur merah .Romi tersenyum dan kemudian minum bersamanya.
" Kenalkan aku dengan kakak ipar ku.." Kenzie ingin bertemu secara langsung dengan Kinara yang ia tahu adalah wanitanya Romi yang juga melahirkan anak untuknya. Kenzie tahu semua rahasia Romi , karena ia adalah teman dekatnya dulu.
Romi mengantar Kenzie untuk bertemu Kinara. Yang juga sedang bersama Kesha putra mereka.
" Nara , kenalkan ini Kenzie..Dan itu baby boy Kesha..." Romi memperkenalkan istri dan anaknya.
" Selamat kakak ipar ...ini hadiah untuk keponakanku tercinta.." ucap Kenzei sambil memberikan sebuah hadiah unik pada Nara. Sebuah belati dengan mata seperti permata di tengahnya.
Kinara membelalakkan matanya melihat hadiah aneh itu.
" Itu pisau dengan mata berlian asli kakak ipar.." jelas Kenzei yang melihat kebingungan Nara.
"A...terima kasih.." ucap Nara yang baru menyadari tentang hadiah dari teman Romi yang ternyata bernilai fantastis walau terasa janggal.
" Pisau itu lambang persahabatan dengannya.."bisik Romi pada Nara. Nara mengangguk angguk.
" Pantas saja Romi pensiun main wanita...tenyata kakak ipar secantik ini...terlebih...hihi.." Kenzei tak melanjutkan kata katanya dan malah tertawa.
__ADS_1
" Bilang pak ustad...ku cekik kau Ken..." ucap Romi sambil memiting leher Kenzei yang tertawa cekikikan.
" Tapi baguslah Rom...lo jadi preman insaf..." canda Kenzei.
Nara tersenyum melihat keakraban keduanya. Nara kemudian melanjutkan acara menerima tamunya, banyak ucapan selamat dan hadiah membanjir untuk Kesha dan dirinya.
Romi dan Kenzei ngobrol sambil jalan dan mencicipi hidangan yang tersedia.
" Ngomong ngomong aku belum bertemu dengan wanitaku..." kata Kenzei mencari cari Risma , kekasih gelapnya.
" Akhiri saja hubungan kalian bro...Yang penting kau sudah pernah bersenang senang dengannya..." kata Romi.
" Kenapa?... Aku belum bosan padanya..Dan lagi sepertinya aku suka padanya...Dia pintar memuaskan ku.."
" Belum lama ini dia di hajar Tuan Besar karena mencoba mencelakakan Tante Risa. Ini juga dia baru pulih ..."
" Pantas saja ia tidak mau menjawab pesan dan telpon ku... Sepertinya dia benar benar takut pada Guntoro "
" Makanya berhenti saja..cari wanita yang lain...Aku cukup merasa bersalah karena tak bisa membantunya " kata Romi.
" Banci sekali si Guntoro itu ...main hajar wanita... Laki laki kok beraninya pada wanita...Aku yang brengsek seperti ini tidak pernah sekalipun memukul wanita walau sering di tampar juga..."
" Beda Kasus Ken...lo di tampar karena suka mainin wanita...setelah bosan kau putuskan..." timpal Romi. Kenzie tertawa.
" Tapi setidaknya aku tak membalas mereka..." Kenzie tetap membela diri.
" Kalau dia ketahuan punya hubungan denganmu , dia dan keluarganya pasti mati.." kata Romi yang sudah paham kelakukan Guntoro .
Kenzie terdiam. " Dia tak akan berani melakukan itu pada wanita ku.."
" Sudahlah Ken...Wanita mu kan banyak..hilang satu kan masih banyak gantinya..." hibur Romi.
" Aku masih ingin bersama dia..."
" Jangan cari masalah..."
" Tenang saja...Aku punya Kakakku Eagle...Guntoro takkan berani padaku..."Kenzei masih keras kepala.
" Aku sudah mengingatkanmu lho...kalau ada apa apa ..aku tak mau tahu..."
.
.
...----------------...
.
.
Berbanding terbalik dengan Pesta besar besaran yang di adakan untuk cucunya , Yoga merayakan tasyakuran bayinya dengan sederhana. Hanya membuat tumpeng nasi kuning dan dirayakan dengan keluarga Yoga dan keluarga Ricky saja. Sederhana namun bermakna.
' Cinta putri Pratama ' nama yang di berikan Yoga pada putri bungsunya. Ya, bungsu karena Yoga sudah tidak ingin memiliki anak lagi. Melihat betapa kesakitan nya Kristy saat melahirkan , membuatnya kapok. Anak mereka cukup itu saja. Tak mau nambah lagi.
Dafa, Dafi dan Xavier sangat menyayangi adik mereka.
" Aku sebentar lagi juga punya adik...Dan adikku juga cewek.." kata Mischa
" Cantik adikku.." Xavier juga tak mau kalah dari Mischa yang menggodanya.
" Cantik adikku yang di perut Mamaku..." Mischa juga ngeyel.
" Nggak.." kata Xavier keras kepala.
" Cantik semua..." kata Dafa dan Dafi menengahi keduanya.
" Hehe.." Akhirnya Xavier dan Mischa pun tersenyum. Mereka nampak begitu rukun dan saling menyayangi.
.
.
" Kenzei...aku tak bisa bersamamu lagi..." ucap Risma saat Kenzei mengikutinya. Risma yang sudah kapok di hajar sampai bonyok oleh Guntoro tak berani lagi membuat masalah dengan Guntoro. Ia mencoba untuk tenang dan menurut pada Guntoro demi keselamatannya.
Namun Kenzei tetap saja mengejar ngejarnya. Ia bahkan diam diam mengikuti Risma yang keluar sendiri dengan mobilnya. Seperti saat ini, ia menghadang mobil Risma dan kemudian membawa paksa Risma untuk ikut ke mobilnya.
" Aku tidak mau pisah denganmu.."kata Kenzei keras kepala.
" Aku takut dengan Pak tua itu.." Risma pun juga tak ingin bermasalah lagi dengan Guntoro.
" Aku akan melindungi mu...Percayalah...
Guntoro tak akan berani padaku.."
__ADS_1
" Tapi..."
" Sejak malam itu aku selalu terbayang padamu Baby...Aku ingin bersamamu...Aku menyukaimu..."
Risma terdiam sambil menatap pria tampan di depannya itu. Ia nampak bersungguh sungguh dengan ucapannya. Jauh di dalam hati kecilnya , Risma juga menyukai Kenzei. Kenzei pria muda yang sangat mahir di ranjang. Ia mampu memuaskan hasratnya yang tak terpenuhi oleh Guntoro.
" Sayang... Jangan berpisah dariku ya.." pinta Kenzei. Akhirnya Risma pun tak mampu mengendalikan perasaannya. Ia mendekat pada Kenzei dan mendaratkan bibirnya di bibir Kenzei. Kenzei pun membalasnya dengan ganas.
Mereka yang terbawa hasrat yang menggebu itu akhirnya pergi ke sebuah hotel. Mereka melepaskan semua rasa mereka di dalam ruang tertutup itu.
.
.
.
Guntoro yang menyuruh anak buahnya mengawasi Risma agar tak mengganggu Risa lagi malah mendapat sebuah fakta mengejutkan. Istri mudanya itu ternyata berselingkuh di belakangnya.
" Dasar J a l a n g !!!... Beraninya selingkuh dariku..." Guntoro \*\*\*\*\*\*\* \*\*\*\*\* foto Risma dengan pria selingkuhannya itu. " Sudah di beri hidup enak beraninya mengkhianati ku..."
Anak buah Guntoro cuma diam melihat Bos Besar mereka itu mengamuk.
" Panggil Eagle " ucap Guntoro keras.
" Tapi Tuan Besar.."
" Apa...?!" tanya Guntoro keras.
" Pria pasangan selingkuh Nyonya Risma itu Kenzei, adik dari Eagle sendiri.." jelas anak buahnya.
" Brengsek!! Wanita j a l a n g kurang ajar itu mau membalas ku ya... Kurang ajar !!! " Guntoro benar benar murka.
Andai saja pria selingkuhannya Risma cuma orang biasa, ia pasti akan cepat menyuruh Eagle untuk membunuhnya. Tapi jika adik Eagle sendiri...?? Bunuh diri namanya jika mengusik ketua genk mafia besar itu. Ia yang akan hancur sendiri.
Untuk menghajar kembali Risma pun ia juga tak mempunyai nyali..karena ia pasti akan mengadu pada Kenzei. Ujung ujungnya pun akan melibatkan Eagle.
Guntoro mengamuk dengan memporak porandakan mejanya. Ia membuang semua barang yang ada di sana untuk melampiaskan kekesalannya .
.
.
Risma pulang ke rumah istana Guntoro. Ia mendapati Guntoro duduk di ruang tamu dengan wajah kesal penuh amarah.
" Dasar wanita murahan!! \*\*\*\*\*\*!! " Guntoro yang terlampau emosi menampar Risma dengan keras hingga ia jatuh . Bibirnya sampai mengeluarkan darah.
" Itulah kenapa aku benci wanita dari kaum miskin...Tak punya harga diri..murahan..tukang selingkuh pula ...beda dengan wanita kelas bangsawan.."
Risma terdiam sambil menatap Guntoro dengan berang. Sudah di tampar, di hina pula..Ia pun mulai kesal.
" Ceraikan aku... Aku tidak mau lagi jadi istrimu..." Risma pun lantang menyuarakan isi hatinya.
" Menceraikan mu?.....Agar kau bisa bersama Kenzei ?... Huh..jangan mimpi...Kau itu cuma mainannya Kenzei...dia itu tidak pernah serius dengan wanita...Kau itu cuma salah satu mainannya..Kalau dia bosan kau itu juga bakal di buang.." kata Guntoro.
" Dia serius padaku...Dia bilang mau menikahi ku.." Risma pun tak mau kalah.
" Hahaha...jangan mimpi...Kenzei itu cuma omong kosong untuk merayu perempuan bodoh sepertimu..."
" Kau mau bukti?!" Risma pun menantang Guntoro.
" Bukti?!...Mimpi kau , B i t c h !! " Maki Guntoro.
.
Risma langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Kenzei. Ia mengadu pada Kenzei tentang perlakuan buruk yang di terimanya dari Guntoro.
.
Guntoro benar benar tak bisa berkata apa apa saat Kenzei dengan berani datang ke rumah Guntoro. Bahkan saking beraninya, ia datang tanpa membawa para body guard nya. Ia datang sendiri seperti layaknya pria sejati.
.
Ternyata benar kata j a l a n g itu...Si Kenzei ini benar benar serius menyukai nya...
.
Guntoro menelan ludahnya sendiri , kehadiran gangster itu seorang diri ke tempatnya saja sudah membuat nyalinya ciut...apalagi jika harus bertarung dengannya yang jelas jelas adik dari Eagle...Ia takkan berani. Karenanya ia mulai mengatur siasat.
" Kalau kau mau aku memberikan wanita itu padamu aku punya syarat yang harus kau lakukan..." kata Guntoro.
" Bunuh wanita yang bernama Kristy...Dia ini penyebab aku kehilangan istri dan anakku...Kalau kau bisa membunuhnya, aku akan memberikan Risma padamu.." kata Guntoro. Ia meyakini semua kekacauan yang terjadi pada keluarganya itu adalah Kristy. Wanita miskin yang membuat nya harus kehilangan istri dan anaknya yang memilih kabur dan hidup meninggalkannya
Sejak kemunculan Kristy, semuanya kacau. Yoga berani melawannya, Risa juga nekat pergi dari rumah. Andai saja Kristy tidak ada...hidupnya ajan damai sejahtera.
" Berikan foto wanita yang bernama Kristy itu...Aku akan membereskannya...Tapi kau harus menepati janjimu Guntoro ..Begitu Kristy mati, Risma menjadi milikku.." kata Kenzei.
" Tentu saja Kenzei....Aku tak pernah berbohong..." kata Guntoro. Ia lalu memberikan foto Kristy pada Kenzei. Kenzei sesaat menatap foto itu.
" Di belakang foto itu ada alamatnya...Cari dan bunuh dia.." kata Guntoro.
__ADS_1
.
Setelah Kristy mati, Yoga dan Risa akan kembali padaku...Aku tak butuh ****** Risma itu lagi...Biar saja dia menjadi milik Kenzei..