
" Kenapa tanya padaku...Kakak bisa tanya pada informan kakak " jawabku sewot
" Hahaha... aku cuma ingin memastikannya langsung darimu . Tentu saja aku sudah tahu " Ucap Kak Romi sambil tertawa.
Asem memang... sudah tahu pakai pura pura tanya lagi. Kau memang paling menyebalkan sedunia Raja Singa kejam. Batinku mengumpat Kak Romi.
" Tinggal sedikit lagi Yog. Kau tunggu Bisma kembali. Serahkan Kristy dan semua selesai"
" Orang tak berhati macam Kakak ini pasti tak pernah jatuh cinta " ucapku sambil duduk di sofa depan Kak Romi.
" Aku tak butuh cinta. Cinta tidak membuat kenyang. Kalau butuh cinta , beli! Wanita cuma hiburan selingan "
" Pantas saja kau tidak punya pacar Kak. Sampai kiamat juga tidak akan ada wanita yang mau denganmu kalau kau begini . Yang mau dekat denganmu pasti cuma cewek matre "sahutku.
" Hahaha.." Romi malah tertawa terbahak-bahak mendengarnya.
Semoga kau kelak dapat cewek matre yang akan memeras habis uangmu Kak.. batinku
" Kau sudah pernah tidur dengannya?" tanya Romi kemudian.
" Kakak pikir aku bisa menyentuhnya setelah melihat video kecelakaan itu..."
" Baguslah kalau begitu.. Lama lama dia akan membencimu . Jadi perpisahan kalian tidak begitu berat. Kau cari saja pacar di sini.. bukankah banyak kolega bisnis perempuan yang kau temui. Coba saja kencan dengan mereka. Tak ada yang bisa menolak lelaki sempurna seperti kau "
Ih manusia satu ini...semua dipikir semudah membalik telapak tangannya. Dipikir manusia itu tak punya hati seperti dia semua apa. Benar benar menyebalkan.
*******
Romi , Yoga dan Andi pergi ke klub malam yang ada tempat karaokenya. Mereka memboking sebuah tempat VIP. Mereka minum minum sambil di temani beberapa wanita cantik. Dua orang duduk di sisi kanan dan kiri Romi , satu orang bersama Andi dan satu orang di sisi Yoga. Mereka menuangkan minuman memabukkan itu ke gelas ketiganya.
" Kau nyanyi sana " ucapku yang risih dengan wanita yang menemani aku minum. Dia memang cantik , wangi dan seksi. Tapi tidak menggugah seleraku sama sekali.
Wanita itu segera pergi dan mengambil mic . Ia menurut pada perintah Yoga . Ia menyanyi untuk menghibur mereka semua. Suaranya memang cukup merdu tapi tetap tak seindah suara Kristy di telingaku.
Sedang Andi ia tidak meminum minuman beralkohol itu. Ia memesan minuman berkarbonasi dan camilan. Ia tidak ikut ikutan mabuk mabukan untuk menjaga kedua atasannya yang ia yakin sebentar lagi pasti sudah teler. Selain itu ia memang juga tidak biasa minum minuman haram itu.
" Toast adikku sayang.." Kak Romi mengangkat gelasnya dan toast denganku.
Dengan enggan aku toast dengan si Raja Singa itu. Sebenarnya aku sudah jarang mabuk mabukan seperti ini. Ini hanya karena Kak Romi mengajakku saja. Dan lagi pikiranku sedang kacau. Aku hanya ingin mencari pelarian saja.
" Toast untuk Raja Singa menyebalkan ini " ucapku pula.
" Raja Singa hahaha.. oke juga namaku " Kak Romi malah tertawa. " Aku Raja Singa dan kau anak Macan hahaha... "
__ADS_1
" Raja Singa menyebalkan yang mengganggu malam pertamaku " ucapku sambil melempar botol aqua kosong ke Kak Romi.
" Hahaha... kasihan sekali adik bego ku ini.. gadis tak dapat janda pun lewat..Ganteng doang tapi apes..."
" Kakak gak tau aja...Aku sudah dapet perawan nya Bulan .. "
" Ngimpi.. Bulan sudah mati.." timpal Romi.
" Memang aku harus lapor semua yang aku lakukan pada kakak...Dari pada ngurusin aku sana cari istri , kakak sudah tua.. Selak gak mampu mengatasi perawan..."
" Hahaha.. Apa yang gak bisa buat Romi.."
Andi tertawa kecil melihat keduanya yang mulai mengoceh karena mulai mabuk. Sahut sahutan seperti dua anak kecil.
Para wanita itu cuma jadi penonton mereka. Mereka terus menuangkan minum dan mengabaikan ocehan mereka. Semakin banyak botol minuman yang mereka habiskan semakin banyak pula pundi pundi rupiah yang mereka dapat walau cuma menjadi patung pajangan.
Andi memanggil taksi untuk mengantar Romi dan Yoga yang sudah mabuk berat .Satu untuk mengantar Yoga ke rumahnya. Dan satu ke hotel tempat Romi menginap.
" Royal hotel room VIP 101 . Antar ke kamarnya sekalian. Aku akan memberimu tips lebih " kata Andi pada supir taksi yang membawa Romi. Ia memberikan uang ongkos taksinya sekalian.
" Siap tuan " Jawab supir taksi tersebut . Kemudian ia segera pergi mengantarkan Romi.
" Antar kan dia ke jalan ... "
" Kristy... "
Andi samar samar mendengar suara Yoga.
" Jual mahal banget tak mau ke sana padahal merindukannya.. Yoga Yoga.. " ucap Andi
" Di antar kemana Tuan? "
" Mm.... Kau mau mengantar dia keluar kota? "
" Tapi ini taksi..Argonya.. "
" Antar kan dia ke Kota Blitar.. ini alamatnya.." Andi menuliskan alamat rumah Kristy dan memberikannya ke sopir taksi tersebut. Dan tak lupa ia memberikan setumpuk uang ratusan padanya.
" Antar dia ke alamat itu. Kalau ongkosnya kurang, minta ke istrinya " Kata Andi.
" Ini sudah lebih dari cukup , Tuan . Terlalu banyak malah "
__ADS_1
" Ya sudah. Antar dia sekarang . Aku akan memberi kabar istrinya " ucap Andi seraya menutup pintu taksi tersebut dan taksi itupun segera berangkat.
" Halo Kris...ini aku Andi.. Kau tunggu saja, Ada paket sedang di antar ke rumahmu " Andi langsung menelpon Kristy.
" Paket ?... Tengah malam begini?..."tanya Kristy.
" Hahaha.. paket besar " jawab Andi sambil tertawa.
******
Kristy bengong mendapat telpon Andi itu. Namun karena penasaran ia tiduran di sofa ruang tamu sambil menunggunya.
Dan rasa penasarannya terjawab saat sopir taksi yang mengantar Yoga tiba di sana setelah beberapa jam.
" Ya Ampun... Kau mabuk Yog..."ucap Kristy saat mencium bau alkohol kuat saat membantu sopir taksi itu memapah Yoga menuju ke kamarnya.
Biasanya Yoga tidur bersama Si kembar tapi kali ini dia membawa Yoga yang mabuk ke kamarnya. Ia tidak ingin anak anaknya melihat Yoga yang mabuk itu karena memberi contoh yang buruk .
Setelah membaringkan Yoga ke tempat tidur ia mengantar sopir taksi itu keluar.
" Sudah di bayar non.."ucap sopir taksi itu menolak saat Kristy memberinya uang. Kemudian sopir itu segera pergi dan Kristy kembali ke kamarnya.
" Tidak mau ke sini katanya ada orang tuamu datang ternyata malah mabuk mabukan " ucap Kristy sambil memandangi sosok Yoga yang tertidur.
" Kau harus ganti baju.. tubuhmu bau alkohol.. " ucap Kristy lagi seraya mengambil baju ganti Yoga dari kamar Si Kembar.
Kemudian ia segera membuka kancing kemeja Yoga satu persatu dan terlihatlah tubuh Yoga yang bidang, atletis dan memiliki lipatan lipatan sixpack yang indah.
" Mm silau.. " gumam Kristy saat melihat tubuh Yoga yang begitu menyilaukan di matanya. " Kau terlalu tampan " ia menyentil hidung mancung Yoga.
Jantungnya mulai berdetak kencang saat ia melepas baju atasan Yoga hingga terlihatlah tubuh indah itu tanpa pakaian.
" Kristy... " ucapku saat melihat sosok Kristy samar samar di depan mataku .Ia mengganti bajuku.
Apakah aku terlalu merindukannya sampai Aku berhalusinasi melihat Kristy , atau ini cuma mimpi .
Kepalaku terlalu pusing karena mabuk hingga tidak bisa berpikir dengan benar.
" Istri cantikku... "
Kristy menepiskan Yoga saat tangan Yoga memeluknya. Ia bahkan mendorong Yoga saat Yoga hendak menciumnya. Ia dengan cepat memakaikan kembali baju Yoga.
" Kenapa sih lepas lepas bajuku.. pergi nyanyi sana sama Kak Romi " Yoga ngomel mengusir Kristy yang ia kira wanita klub malam tadi.
__ADS_1
" Mm jadi tadi kau bersama wanita ya.." ucap Kristy kesal sambil mendorong tubuh Yoga hingga ia jatuh terbaring di tempat tidur.