KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
168. TERBONGKAR


__ADS_3

" Rom...buat siaran langsung serempak di seluruh televisi yang menayangkan berita pernikahan pengusaha terkaya no 1.. Suruh wartawan meliput berita ku dan menyiarkannya berulang ulang..." Guntoro menyusun rencana dengan Romi agar ia cepat mendapatkan informasi keberadaan Risa dan Yoga.



" Jangan lupa media cetak dan sosmed juga..."



" Baik Tuan Besar..." jawab Romi.



" Dan terus cari informasi keberadaan anak dan istriku...sebar anak buah mu di seluruh pelosok negeri. Jangan lupa undang Eagle datang, karena aku butuh bantuannya juga. Tidak mungkin Yoga dan Risa menghilang secepat kilat tanpa bisa di lacak keberadaannya "



" Baik Tuan Besar " cuma jawaban itu yang bisa di ucapkan Romi terhadap titah dari Guntoro.



" Kinara...Karena sebentar lagi istri muda ku akan tinggal di rumahku..Kau boleh memilih tinggal bersamaku atau di rumah yang mu sendiri. Kau tidak usah khawatir Pengawal ku akan senantiasa menjagamu. Dan kalau butuh apa apa panggil Romi...Dia akan membantumu.."



" Iya Pa...Sepertinya aku lebih baik tinggal di rumahku sendiri. Abi dan Umi mau berkunjung kemari.." Jawab Kinara.



" Ya sudah sesukamu saja..." Jawab Guntoro.


.


.


Yoga pulang kerja masih mendapati Ricky dan Mischa di rumahnya. Mereka makan malam bersama.



" Yog...boleh tidak aku menginap di sini?"tanya Ricky. " Sepertinya Mischa terlalu menyukai Xavier.. Dia tidak mau pulang.."



" Iya tidak apa apa Mas...Tapi kamarnya cuma 4... Mischa nanti biar tidur di kamar Dafa atau Dafi...Nanti Dafa Dafi biar sekamar dulu. Kalau Mas Ricky..."



" Aku di sofa ruang tamu saja.." Sahut Ricky cepat.



" Tidak apa apa Mas?" tanya Yoga.



" Santai saja Yog...Jangankan sofa, aku tidur di semak saja sudah biasa..." ucap Ricky sambil tertawa.



" Namanya juga tentara Mas Ricky....Sudah resiko ya.. " Timpal Kristy



" Begitulah..."



Yoga dan Ricky tertawa bersama. Risa menatap anak dan menantunya bergantian. Mereka seperti biasa saja dengan keberadaan Ricky di tempat tinggal mereka . Akrab dan bercanda tawa seperti biasa. Namun Risa yang mencurigai Ricky berprasangka jika itu cuma modusnya untuk mendekati Kristy.



Sampai larut malam Yoga masih ngobrol ngobrol dengan Ricky. Ricky banyak menceritakan tentang kisah yang di alaminya sebagai tentara. Ia sering di tugaskan ke daerah daerah pelosok yang terpencil. Dan tugas terakhir yang dilakukannya di Papua.



" Mas Ricky kenal Ryan?... Dia juga tentara, pasukan khusus ..keahliannya sniper. Dia baru pulang bertugas dari Papua juga " Yoga sedikit menyelidik tentang orang suruhan Papanya. Karena profesi yang sama mungkin mereka saling mengenal.



" Dari divisi apa? Yonif berapa ?"



" Kurang tahu Mas. Aku cuma tahu sepintas. Dia teman Kakakku.."



" Kalau tidak tahu divisi dan dari Yonif nya susah mencarinya Yog..Aku tidak mengenal orang yang namanya Ryan.." jawab Ricky.



Yoga sedikit lega. Setidak nya ia tahu , kakak sepupu Kristy ini bukan orang suruhan Papanya. Karena ia tidak mengenal sosok Ryan. Si pembunuh bayaran itu.Dia murni bertemu secara kebetulan dengan Kristy dan keluarganya.



" Ngomong ngomong...kau kan akrab dengan Richa..apa dia itu punya kekasih?...Atau mungkin sedang dekat dengan pria lain saat ini Yog.."



Yoga tersenyum. Ternyata Itu tujuan Ricky menginap di rumahnya. Ingin mencari.tahu tentang Info mantan istrinya.



" Setahu ku tidak sih..Di restoran dia biasanya di dalam kantor terus. Paling keluar sebentar kalau ada urusan penting. Dia sering ngobrol dengan aku...Dengan karyawannya jarang bicara apalagi kencan . Sepertinya dia tidak punya pacar..." terang Yoga yang selama beberapa hari ini terus bersama dengan Richa.



Ricky mendengarkan dengan seksama.


.


Kalau dia tidak punya pacar baru kenapa tidak mau ku ajak rujuk?.......Heran... Ini benar benar mengherankan..


Dulu dia begitu tergila gila padaku...Cepat sekali dia berubah..ini aneh...


.


Ricky benar benar tak habis pikir. Dirinya saja masih sangat mencintai mantan istrinya itu meski sudah 5 tahun bercerai. Ia susah melupakan kenangan kenangan indah saat mereka masih bersama dulu. Karenanya ia ingin mengajaknya rujuk kembali. Tapi ia mendapat penolakan mentah mentah tanpa sebab yang jelas.


.


.


" Yog..awasi istrimu dan Kakak sepupunya itu ..sepertinya mereka aneh. Mereka tidak nampak seperti saudara tapi lebih seperti kekasih.." Risa memberi tahu kecurigaannya pada Yoga



" Apa iya? Jangan jangan Mama salah duga lagi...".



" Nih lihat...Mama memotret Mama diam diam...." Risa menunjukkan foto kebersamaan Kristy dan Ricky. Di foto itu mereka saling tersenyum dan berpandangan. Bahkan ada foto dimana Ricky menyentuh kepala Kristy. Sepintas mereka memang terlihat mesra. Namun sebuah potret tidak akan merubah apa yang di yakini nya.



" Mereka seperti kakak adik yang rukun Ma..."Yoga berusaha menenangkan Mama nya agar tidak terus berprasangka buruk .

__ADS_1



" Tapi..."



" Kristy sedang hamil anakku... Sangat tidak masuk akal dia selingkuh Ma...Apalagi Ricky itu kakak sepupunya. Dan lagi Mas Ricky itu ingin rujuk dengan Richa.. Dia cerita padaku. Mama jangan berburuk sangka " jelas Yoga.



" Rumah tangga itu harus saling percaya Ma. Aku percaya pada Kristy , Kristy juga percaya padaku . Tolong Mama jangan memperkeruh suasana yang bisa merusak hubungan kami. Percayalah Ma , Kristy itu tidak akan pernah berpaling dariku. Aku sangat mengenalnya. " Yoga mengutarakan isi hatinya.



Risa menunduk. Ia nampak menyesali perbuatannya.



" Mama jangan memotret motret seperti ini lagi ya..." ucap Yoga sambil tersenyum. Risa pun akhirnya mengangguk.



" I love you Mom.." Ucap Yoga sambil memeluk Mama nya. Ia tahu Mama nya melakukan itu karena terlalu sayang padanya.


.


.


YOGA berangkat kerja dengan naik sepeda motor usang yang di belinya dengan harga murah. Ia menambah unit lagi karena sepeda motor satu nya lagi di pakai Dafa dan Dafi bersekolah. Dan mobil dipakai Risa dan Kristy.



Sungguh tak ada seorangpun yang bakal menyangka kalau seorang Tuan Muda kaya mau naik sepeda motor yang sudah jelek dan usang itu.



Para karyawan selalu menyapa Yoga yang ramah dan menebar senyum pada mereka itu. Saat mereka membuat kesalahan pun , Yoga menegur dengan tutur kata yang baik.



Wajah tampan dan fisik sempurna , membuat banyak para pegawai restoran itu menyukai Yoga. Terlebih dengan sikapnya yang bersahaja. Mereka kian mengidolakannya.



Dafa dan Dafi yang pulang sekolah pukul 15.00 selalu datang ke sana. Mereka membantu mencari uang dengan turut kerja part time di restoran itu.



Dan itu membuat Mischa jadi sering ada di sana. Ia sering berada di meja kasir sambil mengamati keduanya. Keberadaan mereka kian menambah ramai restoran mereka.



Yoga ,Dafa dan Dafi menjadi daya tarik tambahan di restoran seafood itu. Yoga menjadi idola para karyawan ,sedang Dafa Dafi menjadi idola para pembeli terutama para pengunjung gadis gadis remaja. Omset mereka kian banyak. Pundi pundi rupiah semakin banyak di dapat kan Richa.



" Kalian adalah pembawa keberuntunganku Yoga. Kau dan anak anakmu..." ucap Richa senang saat menerima laporan keuangan dari Yoga yang berkembang pesat dari hari ke hari.



" Itu karena usahamu...Kau punya resep yang unik dan cocok di lidah pengunjung..." ucap Yoga.



" Hehe..." Richa tersenyum .



" Kalau saja istriku tidak sedang hamil..Dia sangat pintar masak. Restoran kami 2x sukses dulu.."




" Kristy yang membukanya..Aku cuma membantu ...Aku kerja lainnya.." Yoga tak mau menjelaskan lebih detail.



Richa dan Yoga berjalan keluar ruang kerja. Mereka begitu heran melihat banyak karyawan mengumpul di depan layar televisi.



" Kalian nonton apa ?" Tanya Richa



" Pernikahan Pengusaha kaya , pernikahan super mewah dari Guntoro Pratama.." jawab salah seorang pegawainya.


.


Pernikahan? Papa??.......Papa menikah lagi ???


.


Yoga begitu terperanjat mendengarnya. Ia terdiam sambil melihat ke televisi layar besar itu. Di sana ia benar benar melihat Papanya menikah dengan seorang gadis muda yang ia kenal sebagai sekretaris Papanya.



Pesta pernikahan itu sangat megah dan mewah.Di gelar dengan besar besaran di halaman rumah istana keluarganya di Jakarta. Sepintas ia juga melihat wajah kakaknya Romi dan Kinara turut tersorot menghadiri pernikahan orang tuanya.


.


Papa benar benar menikah lagi...Bagaimana dengan Mama...Mama pasti terpukul saat mengetahuinya nanti..


Kenapa Papa menikah lagi...Bukankah Papa cuma mencintai Mama saja...?


.


.


Yoga benar benar kehabisan kata. Selama puluhan tahun Papanya setia pada satu wanita. Yaitu Mamanya. Ia tidak pernah tergoda pada wanita manapun meski hidupnya selalu di kelilingi wanita wanita cantik. Kesetiaannya tidak tergoyahkan.



Tapi baru beberapa bulan ia dan Mamanya pergi meninggalkan rumah , Papa nya langsung menikah lagi.



Richa menoleh pada Yoga yang berdiri mematung di depan televisi itu. Dugaannya kuat. Pengusaha tua kaya yang ia yakini adalah Papa Yoga itu menikah lagi. Dan itu membuat shock putra semata wayangnya yang pergi dari rumah.



" Semuanya..kembali ke pekerjaan kalian kalau tidak ingin ku pecat..." Richa langsung bersikap tegas untuk membuyarkan kerumunan pegawainya.



" Yaah... Padahal sedang asik nonton.." gerutu mereka saat membubarkan diri dan kembali ke pekerjaan mereka.



" Yoga ?" Richa memanggil Yoga yang masih belum beranjak dari sana.



" Suami Oma menikah lagi " ucap Dafa yang sepintas melihat televisi itu saat hendak mengantarkan pesanan.

__ADS_1



Yoga tersentak. Suara Dafa membuyarkan lamunannya. Terlebih saat ia menoleh pada Richa yang ada di dekatnya. Hal yang sangat di rahasiakan nya malah di buka oleh Anaknya sendiri.



" Jadi itu Opa mu?" tanya Richa kemudian pada Dafa dengan mulut ternganga tak percaya.



" Bukan...Itu Opa nya Xavier " jawab Dafa



Yoga hanya bisa menghela nafas panjang. Ia memang selalu mengajarkan anak anaknya untuk berkata jujur. Namun hal itu seharusnya tak di katakan nya pada Richa. Karena ia tak ingin identitasnya di ketahui.



" Opa Xavier?" tanya Richa heran.


.


Mau tak mau Yoga akhirnya memberi penjelasan pada Richa. Ia menjelaskan secara singkat dan garis besarnya saja.



" Jadi...Kau benar anak Konglomerat super kaya Guntoro itu dan kalian pergi dari rumah karena pernikahan kalian tidak di setujui..Lalu Dafa Dafi itu sebenarnya anak bawaan dari Kristy yang seorang janda..."



Yoga mengangguk. Richa kini paham sepenuhnya alasan Yoga pergi dari Rumah. Yoga diam diam menikahi janda beranak dua dan pernikahan mereka tidak di setujui. Yoga sampai kabur dan membawa serta mamanya.



Dari hal itu Richa akhirnya memutuskan untuk mengakhiri cintanya pada Yoga. Cinta bertepuk sebelah tangan yang tidak akan mungkin berhasil. Demi seorang Kristy yang statusnya dulu janda beranak dua saja Yoga sampai rela meninggalkan tahta kerajaan Pratama dengan semua kemewahannya. Ia yang bukan apa apa tidak akan mungkin bisa mengalahkan Kristy. Ia benar benar mundur kini.


.


Demi seorang Kristy dia mempertaruhkan hidupnya...Meninggalkan hidup nyaman...hidup berlimpah ruah harta...Dia memilih hidup miskin dengan naik sepeda motor butut...Rela terpanggang di bawah terik matahari...Rela bekerja keras dengan gaji kecil...Padahal ia sudah berada di puncak kenikmatan hidup.. Hanya karena seorang wanita??


.


.


Hal itu pun akhirnya membuat Richa menyerah. Ia menerima kembali ajakan rujuk dari mantan suaminya.



" Sungguh?" tanya Ricky tak percaya saat mendengar keputusan Richa.



" Iya... Aku melakukan ini demi kebaikan Mischa. Dia butuh Ayah di sisinya.." Richa beralasan. " Nanti kau buat pengajuan dinas di sini saja. Lalu Ibumu yang di Blitar sana...Kita ke sana saat liburan sekolah Mischa nanti. Kalau mau kita boyong ibu mu ke sini..."



" Tentu saja Cha..Terima kasih Cha..kau mau menerimaku kembali...kita mulai lagi dari awal.."



Ricky tersenyum bahagia sambil memeluk Richa. Baginya tiada hal yang lebih membahagiakan selain keluarganya bersatu kembali. Dan ia akan meminta tugas dinas di sana sehingga ia tidak akan meninggalkan anak dan istrinya lagi.


.


.


" Selamat Ya Mas Ricky..." ucap Kristy saat Ricky memberi kabar bahagia itu melalui telpon. Ia turut berbahagia kakaknya menemukan kebahagiaannya kembali.



" Kau tidak sedih ?" tanya Yoga yang tiduran di sisinya.



" Kenapa harus sedih?" tanya Kristy balik.



" Aku tahu lho Dik...sebenarnya dia itu cinta pertamamu kan..Yang kau bela belain tak mau tinggal bersamaku di Surabaya waktu itu..." ucap Yoga.



" Hahaha...Jadi Mas sudah tahu ya.."



" Tentu saja...Aku ini punya rekaman ingatan yang kuat.."



" Hem...memang Mas Ricky itu cinta pertamaku..Dia juga yang memberi aku ciuman pertama dulu saat SMP... Tapi kami sama sama mundur karena kami adalah sepupu..Kata Ibuku, tidak boleh menikah dengan saudara dengan kekerabatan yang terlalu dekat...Kami berpisah saat orang tua Mas Ricky bercerai. Dia dibawa pergi Ayahnya..." cerita Kristy



" Bagaimana ini...aku cemburu.." ucap Yoga



" Kenapa harus cemburu karena sebuah kisah di masa lalu...Mas kan juga pasti punya cinta pertama.. Yang terpenting adalah bagaimana kita sekarang..bukan begitu...?"



" Hem...Kau benar...Kita sudah cukup tua..jadi harus berpikir dewasa...Yang penting kita bersama... Untuk sekarang dan selamanya....Aku tidak ingin berpisah denganmu..."



" Hanya kematian yang dapat memisahkan kita.."



" Jangan mati Kris...Karena bila kau tiada, aku juga tidak ingin hidup lagi.." ucap Yoga sambil memeluk istrinya erat erat. Kristy pun memeluk suaminya dengan erat pula.


.


.


.


" Kau mau mati dengan cara apa Kris? Terjun ke jurang itu dengan Xavier atau mati dengan peluruku ?" tanya Ricky pada Kristy yang berada di ujung jurang sambil memeluk Xavier. Ricky berdiri di depannya sambil mengacungkan pistol ke arahnya.



Kristy nampak ketakutan dengan mata sembab dan tubuh gemetaran. Ia menangis sambil memeluk Xavier.



" J a .. jangan Mas Ricky... Jangan lakukan itu..." pinta Kristy memelas. Ia tak ingin Ricky membunuh dirinya dan Xavier dengan begitu kejamnya



" Ku mohon jangan Mas..."



" Dor!! " Suara letusan itu terdengar keras di iringi dengan tubuh Kristy yang jatuh ke tanah dengan bersimbah darah.

__ADS_1


__ADS_2