KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
111. LAKI LAKI BERPRINSIP


__ADS_3

" Apa Tuan Romi adalah Ayah bayi itu ?" tanya Bisma memberanikan diri bertanya pada Romi saat melangkah menyusuri koridor bersama Bisma meninggalkan ruang bayi.



" Hahaha..." Romi tertawa keras. " Itu tidak mungkin Bisma.... Kristy bahkan tidak kenal aku"



" Lalu kenapa Tuan mau membantunya..?" tanya Bisma heran.



" Aku cuma mau balas dendam saja..."



" Balas dendam?... Kristy punya salah apa pada Anda? Kalau dia menyalahi Anda , saya mewakili dia meminta maaf pada Anda..." Bisma dengan cepat membela Kristy karena ia tidak ingin Kristy celaka. Romi orang berduit , Kristy bisa mendapat masalah besar jika berurusan dengan Romi.



" Aku cuma ingin balas dendam pada orang yang membuatku menjadi pembunuh wanita yang ku cintai . Dan Kristy dia cuma terseret saja dalam permainan ini .Dia tidak tahu apa apa tapi dia pemeran kunci dalam permainan ini . Dia punya peran penting di sini..." kata Romi sambil tersenyum.



" Tolong jangan libatkan Kristy Tuan. Dia tidak bersalah .Hidupnya sangat menyedihkan dari dulu. Dia sudah kehilangan 2 orang yang di cintai nya "



" Dua?" tanya Romi heran



" Ya ...Suami pertama dan suami keduanya ... Mereka sudah meninggal. Yang pertama Ayah dari anak kembarnya. Dan yang kedua Ayah dari bayi tadi. Tolong jangan membuat dia menderita lagi.." pinta Bisma memohon belas kasihan untuk Kristy.



"Meninggal ya.." gumam Romi sambil tersenyum.



' Ini menarik sekali.. Mungkin aku perlu sedikit berimprovisasi ...'



Romi niat awalnya ingin menyelamatkan Kristy dan anaknya untuk membalaskan dendam pada Guntoro untuk menampar muka Guntoro yang sombong itu, bagaimana reaksinya jika ia memiliki keturunan dari kasta rendah dan juga janda miskin beranak dua mengingat reputasinya sebagai orang sukses dengan harta melimpah ruah...Tentu ia akan malu setengah mati di depan para rekan bisnisnya. Anaknya tak mampu menikahi perawan dan malah punya keturunan dari seorang janda miskin beranak 2 yang bukan keturunan darah biru. Nama baiknya pasti akan tercoreng. Pencitraannya selama ini akan hancur.



" Sepertinya kau masih menyukai Kristy ya..." tebak Romi to the poin.



" A..apa? Darimana Tuan tahu kalau aku menyukai Kristy?" Bisma benar benar heran.



' Hahaha...Got\_cha...Bing\*go...dia beneran masih menyukai Kristy..dan sepertinya dia belum bisa move on dari janda ini.. Ini kesempatan emas..kalau berhasil aku bisa membalaskan sakit hatiku pada BAPAK dan ANAK itu.. '



Yoga yang merebut Bulan gadis yang di cintai nya dan Guntoro menjadikannya eksekutor menghabisi nyawa Bulan.. Meski tak ia lakukan secara langsung tapi ia turut berperan serta membantu Ryan menghabisi Bulan sesuai perintah Guntoro.



' Ini ibarat sekali tepuk 2 lalat kena...Benar benar balas dendam yang sempurna ... ' Romi tersenyum penuh kemenangan.


__ADS_1


" Kalau suami Kristy itu sudah mati bukankah ini kesempatanmu Bisma... Wanita itu... Dia tak mungkin bisa hidup sendiri mencukupi kebutuhan hidup untuk 3 putranya sambil membesarkan mereka.... Dan juga Bayi kecilnya itu , dia sangat membutuhkan seorang Ayah...Apa kau tidak kasihan pada bayi kecil itu..Apa salahnya dia lahir dari seorang janda hingga ia tak punya Ayah? "



Bisma terdiam mendengar kata kata Romi yang begitu mempengaruhinya.



" Keluargaku tidak akan bisa menerima janda beranak 3 menjadi menantu mereka "



Romi tersenyum ." Kalau itu tergantung bagaimana kau membujuk keluargamu. Ingatlah.. keluargamu bisa hidup nyaman dan serba cukup dari kerja kerasmu..Mereka tidak akan berani menentang mu.." Romi kian memprovokasi Bisma . Ia yakin Bisma masih sangat menyukai Kristy. Jadi mudah sekali memainkan emosinya pria lugu itu.



" Dan lagi .. Kristy itu meski janda beranak 3..dia belum pernah melahirkan secara normal . Jadi tentu saja... hem... kau tahu.. dia masih begitu cantik dan sangat nyaman di pakai tentunya "



Wajah Bisma langsung memerah .Ia tahu dengan pasti maksud Romi. Ia bisa langsung membayangkannya saat Kristy bersama dengannya. Bermesraan dengannya. OMG



" Tapi Kristy tidak mencintaiku.."



" Halah.. masalah cinta di pikir. Cinta bisa tumbuh karena terbiasa. Itu masalah kecil. Bukankah dulu kalian sudah berencana menikah? Itu artinya Kristy dulu menyukaimu. Kau cuma kalah cepat saja. Lihat... orang lain saja bisa mencuri start darimu...sekarang saat kesempatan ada di depan matamu ..kenapa kau masih ragu ?"



Bisma terdiam. Romi seolah tahu banyak tentang Kristy. Bahkan dia juga tahu ia dulu berencana menikahi Kristy sekembali dari bekerja di Australia. Tapi malah di dahului orang lain . Berarti Romi pasti sudah menyelidiki semua hal yang berkaitan dengan Kristy demi balas dendamnya.




" Itu Tuan Romi..bukan aku.. Tuan hanya meminjam tanganku saja untuk membantunya " sahut Bisma cepat.



" Tapi yang dia tahu kau yang membantunya.. Bukan aku. Kau seharusnya memanfaatkan kesempatan ini dengan baik ...Dia tidak akan mampu menolak mu karena punya hutang budi padamu..."



Bisma terdiam lagi. Dan kali ini cukup lama. Ucapan Romi sangat mempengaruhinya. Jauh di lubuk hati nya yang terdalam ia sesungguhnya masih sangat mencintai Kristy dan juga ingin bersama Kristy. Namun bukankah itu sangat egois?...



Ia seperti memaksakan cinta pada Kristy. Memanfaatkan kelemahan Kristy. Apakah ia bisa bahagia dengannya kelak kalau kisah cintanya dengan Kristy di mulai dengan cara seperti itu?



Terlebih itu juga berarti ia membantu Romi membalaskan dendamnya. Itu sama saja ia memanfaatkan Kristy dan pastinya itu akan memberi dampak di kemudian hari pada Kristy dan anak anaknya. Dan mungkin akan membuat hidup Kristy lebih sengsara lagi



" Tidak Tuan . Aku tidak mau.." Bisma menetapkan keputusan hatinya. " Aku akan tetap membantu Kristy dengan semampuku..Dan aku ikhlas melakukannya. Aku tidak ingin membuat Kristy sedih lagi. Jadi tolong jangan ikut sertakan kami dalam balas dendam anda " ucap Bisma.



Kemudian ia membungkuk memberi hormat pada Romi dan pergi meninggalkannya.



Romi terdiam sambil menghela nafas panjang . Ia benar benar tak menyangka kalau Bisma akan menolak usulannya.

__ADS_1



' Bisma... benar benar laki laki berprinsip... padahal ia bisa menang banyak..tapi malah menolaknya. Sepertinya dia terlalu mencintai Kristy...Sebenarnya apa hebatnya janda itu..Dia di kelilingi oleh orang orang baik yang tulus padanya... tidak seperti aku ..yang menurut seperti anjing patuh yang mau di suruh apa saja demi uang.. dan juga dengan liciknya diam diam ingin membalas dendam ..'



Romi terdiam . Ia merasakan saku celananya bergetar..Sepertinya ada panggilan masuk ke hp nya yang ia simpan di celananya.



" Halo..." Romi mengangkat panggilan yang ia tahu dari Risa , mama Yoga.



"Kau ini kemana saja sih..di suruh menemani Yoga malah di tinggal pergi..Kalau ada apa apa dengan Yoga bagaimana ?" Risa langsung mengomeli Romi.



' Cerewet..bukankah itu tanggung jawab mu sebagai Ibunya.. Kau kemana saja...' Batin Romi kesal mengumpat. Namun itu tak berani di lahir kan nya. Hanya di dalam hatinya.



" Saya pergi sebentar Nyonya..Ada urusan penting.." Romi menjawab dengan datar.



" Sini biar aku yang bicara.." Suara Guntoro terdengar.



" Romi!"



" Ya.. Tuan Besar..".



" Memangnya urusan penting apa yang lebih penting dari Yoga?... Kami mengangkat anak kau supaya Yoga memiliki teman.. memiliki orang yang selalu ada di sisinya..menjaganya..Kami memberimu hidup enak...kemewahan..kedudukan memberimu wewenang keuangan .. malah enak enak keluyuran..meninggalkan Yoga sendiri .." Guntoro pun turut bicara dan langsung men\_jugde menyalahkan dan mengungkit ungkit semua pemberiannya.



' Memangnya aku baby sitter anak kalian ..


Kalau Yoga penting bagi kalian..seharusnya kalian yang menemaninya.. menungguinya...Hampir setahun dia koma kalian tak pernah menjenguknya. cuma Video call tanya keadaan Yoga saat kalian ingat saja..Orang tua macam apa..'


Romi ingin sekali berteriak menyuarakan isi hatinya. Namun ia tak mempunyai keberanian sama sekali di hadapan Guntoro.



Sebagai anjing peliharaan yang dihidupi oleh majikannya ia harus tunduk patuh padanya tanpa melawan.



" Sekarang juga cepat kembali... Aku dapat kabar dari suster perawat Yoga kalau Yoga sudah sadar.. Pastikan itu. Kami akan ke sana setelah menyelesaikan pekerjaan kami.." kata Guntoro.



' Yoga sudah sadar?... ini benar benar keajaiban. Dia bangun bersamaan dengan kelahiran anaknya..."



" Saya akan segera ke sana Tuan Besar " Romi dengan cepat segera menutup telponnya dan bergegas menuju ke America kembali.



Benar benar seperti mimpi..Baru beberapa menit datang dari Amerika cuma untuk melihat anak Yoga , ia sudah harus kembali lagi ke America. Jarak antar negara , antar benua yang begitu jauh rasanya berubah menjadi dekat saja

__ADS_1


__ADS_2