KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
88. MANUSIA RENDAH


__ADS_3

Malam harinya saat Yoga kembali ke rumah sepulang dari pekerjaannya ,ia agak terlambat pulang malam ini. Sedikit lebih larut dari biasanya. Ia mendapati Kristy nampak duduk melamun di depan meja rias di kamar mereka. ia telah memakai piyamanya.



Piyama model dress yang terbuka bagian atasnya sehingga menampakkan belahan dada seksinya...dan juga agak transparan sehingga pakaian dalamnya samar terlihat. Sangat menggoda sekali. Dan itu langsung membangkitkan gairah ku. Junior ku langsung bereaksi dengan cepat. Sinyalnya mulai bangkit.



" Mikirin apa sayang.."ucapku sambil langsung memeluk tubuh Kristy dari belakang.



Kristy tersadar dari lamunannya dan melihat bayangan Yoga dari cermin. Yoga mencium pucuk kepalanya.



" Ah bukan apa apa kok. Kamu baru pulang.." ucap Kristy sambil ber\_gelajut manja di pelukan suaminya.



" Iya.. Anak anak sudah tidur ?"



" Iya... mereka langsung tidur sehabis makan malam tadi. Kamu sudah makan belum ..Kalau belum biar ku hangatkan lagi makanannya.."



" Aku mau makan kamu saja.." ucapku sambil langsung mencium telinga Kristy dan memainkan kedua tanganku di kedua bongkahan gunung kembarnya.



" Nakal.." ucap Kristy. Aku tersenyum sambil mulai memainkan lidahku menyusuri telinganya .



" E.mm..." Kristy memejamkan matanya menikmati sentuhan ku. Aku terus menciumi dan memainkan lidahku di leher , telinga dan tengkuknya. Berusaha membuatnya terbuai dalam sentuhan ku. Kristy menggelinjang saat tangan nakal ku menyentuh sesuatu di bawah sana.



" Yog... Aku capek.."



Aku mengacuhkan penolakannya. Kristy pasti sudah hapal dengan kebiasaan ku. Kalau aku menginginkan sesuatu aku pasti akan mendapatkan nya.



Sama hal nya dengan malam ini , aku memang capek sesudah bekerja seharian tapi bagiku bercinta dengan Kristy adalah obat penawar kepenatan terbaik. Dan aku tak pernah bosan dengannya.



Aku mengabaikan penolakan Kristy , aku akan terus memainkannya dan akan memancingnya sampai ia terlena , terbuai dan memintanya nanti.



Aku memainkan jariku di tempat tersembunyi itu. Kristy semakin menggelinjang memperlihatkan gerakan menggeliat karena menahan geli dan nikmat.



Aku kemudian mengangkat tubuh Kristy dan menggendongnya sambil terus bercumbu dengannya. Menciumnya dengan ganas dan penuh nafsu.



Dia yang sudah terbawa permainanku membalas ciumanku dengan rakus pula. Mengecup bibirku , menyesapnya dan terkadang menggigit pelan. Aku menyusupkan lidahku dan memainkannya di dalam mulutnya. Saling membelit dan berbagi saliva. Kami berciuman dengan panasnya sembari melangkah pelan menuju ke sofa.



Ya..kali ini aku ingin bermain dengannya di sofa unik yang ku beli beberapa waktu lalu. Saatnya mencoba



Aku menurunkan Kristy dan membaringkannya di sofa itu dengan posisi setengah duduk. Kemudian mengangkat sebelah kakinya membelai kulit mulusnya sambil sesekali mendaratkan bibirku di kaki jenjangnya.Menelusuri tiap inchi nya.


Dan kemudian setelah menanggalkan semua yang menempel di tubuh Kristy, aku membenamkan wajahku di inti tubuhnya. Memainkan bibir dan lidahku di sana. Jariku pun juga tak mau diam ikut bermain di sana.



" Ah...ah..ah.. Yog..." Kristy menggelinjang dan mendesah menikmati setiap sentuhan ku . Aku semakin menguatkan permainan jariku dan membuatnya tak berhenti memberikan desah merdu nya. Tak lupa sebelah tanganku menyentuh dan meremas bukit kembarnya memberi sensasi tambahan. Hingga akhirnya tubuh Kristy menegang dan mendesah hebat menikmati pelepasan pertamanya . Dengan nafas menderu ia mencapai klimaksnya.



" A\*a\*ah...Yo....ga..."



Senang sekali rasanya bisa membawanya ke puncak kenikmatan dan menyebut nama ku dengan suara merdunya.

__ADS_1



Aku tersenyum dan kemudian mengecup lembut bibirnya.



" Bagaimana..." Aku menggodanya.



" Dasar suami nakal.." ucap Kristy dengan bibir di manyun kan.



" Hehehe.. jadi bagaimana ...sudah atau lanjut ?" Aku bertanya menggodanya meskipun aku sudah tahu jawaban yang akan di berikan nya.



" Lanjut..."



" Yakin ?...katanya capek.."



" Lanjutkan... " kata Kristy dengan wajah penuh harap



' Tuh kan.. kamu tidak bisa menolak ku " batinku senang.



" Jangan berhenti..." kata Kristy lagi sambil berbisik mesra di telingaku.



Aku tersenyum . Kristy masuk juga ke perangkap ku.



' Kena kau Kris...Kau tidak akan lepas lagi .. sampai pagi..'




'Ah..aku akan bercinta dengannya sampai sepuas ku..'



" Cepat Yog..." Kristy nampak tak sabar karena aku masih diam sambil mengamatinya



" Kau sudah ketagihan denganku ya Kris.." ucapku sambil tersenyum penuh kemenangan.



Aku menarik tubuh Kristy dan mengangkat bagian bawahnya ke atas lekukan sofa itu sehingga bagian kepalanya berada di bawah lekukan sementara inti tubuhnya di atas. Sangat memudahkan ku menyusupkan si junior ke sana.



' Selamat menikmati...' batinku senang sembari meneruskan pergumulan panas kami. Melepaskan semua hasrat yang menggelora.


.


.


" Kenapa melamun tadi..apa yang kau pikirkan?" tanyaku setelah kami saling memuaskan diri dalam pergulatan malam panas kami. Kristy tidur ber\_bantalkan lenganku.



" Aku tadi melihat orang yang ku benci.." jawab Kristy.



' Kristy mempunyai orang yang di benci?' batinku heran.



" Tidak cuma hari ini sih ..kemarin aku juga melihatnya. Kamu ingat tidak saat kita makan malam dengan Tuan Abraham .."



' DEG'

__ADS_1



Jantungku langsung berdebar kencang. Apa orang yang dia maksud itu Papa ku?



" Waktu itu setelah mengantar Dafa dan Dafi ke toilet aku hendak kembali ke meja kita.. aku melihat orang itu.."



' Benar , Kristy membicarakan Papaku.. '



" Tapi kau sudah tidak bersama Tuan Abraham..Karena itu aku langsung mengajak anak anak pergi "



' Mungkin waktu hp ku jatuh dan aku memungutnya.. Kristy pikir aku sudah pergi...'



" Hari ini aku bertemu dia lagi di restoran ku.."



' Papa mendatangi restoran Kristy?... Apa kami ketahuan ? Apa Papa dan Kak Romi sudah tahu tentang hubunganku dengan Kristy ?



" Apa yang terjadi?" tanyaku penasaran.



" Mereka mencari ku..."



' Hah?.. Mencari Kristy?" aku benar benar heran.



" Untuk apa ?"



" Entahlah.. Aku sembunyi dari mereka... . Aku tidak mau bertemu dengan mereka karena mereka mengingatkanku pada sakit hati ku dulu . Mereka orang orang kejam , sombong dan tak punya hati nurani.. Mereka melakukan apapun sesuka hati mereka dengan uang dan kedudukan mereka...Mereka pikir semua urusan bisa di selesaikan dengan uang..Mereka semua manusia rendah..." ucap Kristy penuh kebencian.



' Maaf Kris..Mereka melakukan itu hanya untuk membantuku.. Karena terlalu menyayangiku.. Manusia yang rendah itu sebenarnya adalah Aku...'


.


.


.


Keesokan harinya..Kebetulan hari itu hari Minggu sehingga aku lebih santai dan bisa bangun agak siang. Aku membuka mataku namun tak mendapati Kristy .



' Ah..mungkin dia sedang menyiapkan sarapan ..' batinku saat mencium aroma wangi masakannya.



Aku segera bangun dan hendak mandi. Ku lihat baju ganti ku telah siap di dekat tempat tidurku. Kristy memang istri yang hebat , dia bisa mengurus semuanya dengan baik.



Mengurus si kembar, aku, rumah dan pekerjaan nya. Bahkan urusan bersih bersih rumah pun di lakukan nya sendiri. Ia tidak merengek meminta pembantu ataupun pengasuh untuk meringankan pekerjaannya.



Dan ia pun menolak saat aku ingin mencarikan asisten rumah tangga untuknya. Ia cuma meminta mesin pembersih debu otomatis saja untuk membantu pekerjaannya. Sepertinya dia sangat menikmati peranannya sebagai istri dan ibu.



Dan aku sangat bersyukur memiliki istri seperti Kristy. Ia lebih suka menyibukkan diri di rumah dengan anak anak dan pekerjaannya.



Tak seperti istri orang kaya lainnya yang suka menghamburkan uang suaminya dan berkumpul dengan para wanita kelas atas kaum sosialita. Membeli barang barang brand dengan harga selangit namun hanya sebagai pajangan koleksi mereka.



Kristy cuma sesekali membeli barang brand mewah saat aku mengajaknya akan bertemu para kaum elit itupun hanya sekedar untuk tidak mempermalukan ku. Dia tidak suka hal hal boros , dia hanya membeli sesuai kebutuhannya. Dia benar benar istri sempurna..

__ADS_1


__ADS_2