KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
93. HARI ISTIMEWA


__ADS_3

Kristy dan Desi yang berada di atap apartemen mereka tengah sibuk menyiapkan acara tahun baru mereka . Sebuah meja lengkap dengan aneka makanan ayam , fillet daging, sosis, ikan juga sambal dan lalapan . Minuman kaleng dan air mineral juga ada. Beberapa macam buah seperti jeruk , anggur dan pir dan apel merah pun tak ketinggalan . Sebuah kompor camping dan teflon untuk barbeque.



" Mama aku mau sosis bakar " kata Dafa



" Aku fillet daging Ma " kata Dafi pula.



" Kalian boleh memanggang sendiri.. mama ajari ya.. tapi harus hati hati.." ucap Kristy pada anak anaknya.



" Iya " keduanya semangat. Kemudian Kristy mengajari kedua anaknya cara memanggang di kompor tersebut.



Dafa dan Dafi memang masih beranjak usia 7 tahun tapi tubuh mereka tinggi. Jauh lebih tinggi dari ukuran anak sebaya nya , sehingga mereka tidak kesulitan memasak di meja yang tingginya sepinggang orang dewasa itu. Mereka mulai melakukan apa yang di ajarkan Kristy padanya.



" Sudah mulai ya acara tahun baru nya.. " ucap Yoga yang baru tiba bersama dengan Andi.



" Papa..." Dafa dan Dafi langsung berlarian memeluk Yoga. Bersalaman sambil mencium tangannya.



" Sudah pulang Mas.." ucap Kristy dan ia pun melakukan hal yang sama.



Itu sudah menjadi kebiasaan mereka. Tiap berangkat dan tiba di rumah nomor satu yang dilakukan istri dan anak anaknya adalah bersalaman dan mencium tangan Yoga sebagai tanda penghormatan kepada pemimpin rumah tangga mereka.



" Iya dong kan kita mau merayakan Tahun baru..." ucap Yoga sambil membelai kepala kedua jagoan tampan nya.



Kalian berdua sudah menyiapkan semuanya kan..jadi biar kami para chef tampan ini yang memasak untuk kalian. " kata Andi.



Yoga mengangguk sambil melepas jas dan rompinya .Kemudian memberikannya pada Kristy. Sesudah itu ia menyingsingkan blazer putihnya ke atas lengannya. Dan kemudian mulai menuju ke meja untuk segera memanggang makanan.



" Ayo anak anak kita mulai acara bakar bakarnya " kata Andi pula.



Kristy dan Desi tersenyum. Yoga dan Andi dengan penuh semangat mulai memanggang bersama Dafa dan Dafi.



" Mengagumi suamimu Kris ?" tanya Desi pada Kristy yang duduk bersamanya di atas dipan kayu terpaku menatap Yoga yang nampak begitu gagah dan keren saat memasak bersama anak anaknya.



" Hehehe... " Kristy tersenyum



" Aku selalu menganggap cowok yang bisa memasak itu keren Des..."



" Habis cinta pertama mu pintar masak kan ..Kak Ricky anaknya tante Rasti itu.. "



" Benar..karena itu aku jadi suka memasak.. Aku terinspirasi dari dia.."jawab Kristy.



" Tapi Yoga lebih keren kan.." tanya Desi



" Kalau Mas Yoga..Dia jauh di atas keren. Dia sempurna..."



" Apa yang kau suka darinya.."



" Aku dulu pertama kali jatuh cinta padanya selain karena wajah tampannya , aku melihat postur tubuhnya... Dia tinggi , dadanya bidang ... Dan.. kau tahu kan aku dulu suka menonton acara gulat smack\_down .Aku sudah membayangkan kalau tubuhnya pasti kotak kotak seperti para pegulat itu..." ucap Kristy sedikit berbisik.



" Astaga...Ternyata kau ini mesum Kris " timpal Desi . Kristy malah tertawa tawa.


__ADS_1


" Kalau kau Des.. apa yang kau suka dari Andi?" tanya Kristy balik.



" Itu sih gara gara kalian terus memberi tontonan kami. Kami jadi terpengaruh. Yah..namanya juga anak muda.. hasrat tinggi.. terbawa suasana saja sampai kebablasan. "



" Jadi kalian waktu melakukan itu tanpa perasaan? " tanya Kristy heran. Desi mengangguk.



" Semua terjadi begitu saja.. Aku baru menyesal setelah semuanya terjadi. Perawan hilang di ambil oleh pria yang tidak punya hubungan denganku. Bahkan perasaan cinta pun tidak ada. Aku menangis ... Tapi Andi bilang dia akan bertanggung jawab padaku dan meyakinkanku kalau cinta bisa tumbuh nanti " ucap Desi menceritakan pengalaman hidupnya.



Kristy turut merasa bersalah karena semua terjadi gara gara dirinya dan Yoga.



" Dan akhirnya sampai di sini... kami menikah " ucap Desi sambil tersenyum dan menunjukkan cincin pernikahannya.



" Kau sekarang mencintai dia kan..?"tanya Kristy.



" Tentu saja.." jawab Desi. Kristy tersenyum .



" Sebentar sebentar di ajak main ... di celup terus kan jadi ketagihan... siapa yang gak bakal jatuh cinta.." timpal Desi cepat.



Kristy langsung tertawa terbahak bahak mendengar Desi bercerita dengan lugas kisah cintanya dengan Andi.



" Sepertinya seru sekali obrolan kalian ya.." ucap Andi yang datang bersama Yoga dan anak anak sambil membawa hasil panggangan mereka.



Kristy dan Desi cuma tertawa.



" Ngomongin apa ?" tanya Yoga kepo.




" Para ibu ibu ini pasti ber\_ghibah " sahut Andi.



" Hem... Ya sudah.. ayo kita makan saja... " kata Yoga Kemudian .



Mereka semua kemudian makan bersama menikmati hasil panggangan suami dan anak anak mereka.



" Enak ya.." kata Kristy.



" Siapa dulu dong chef nya.."ucap Yoga . Kemudian kamipun tertawa bersama..


.


.


.


.


.


" 3...2...1.. " Kami semua menghitung mundur bersama sama saat melihat waktu tinggal beberapa detik saja menuju pergantian tahun.



" Selamat tahun baru.." ucap kami bersamaan dengan meletusnya kembang api di angkasa dari sekitar mereka. Letusan yang di iringi dengan munculnya pemandangan bunga api beraneka warna dan bentuk. Ada yang seperti lingkaran dan ada juga seperti hujan api yang begitu indah. Benar benar menakjubkan . Muncul , hilang dan muncul kembali. Saling bersahutan dari beberapa titik di sekitar tempat mereka.



Aku memandangi kembang api indah itu dengan takjub. Ini adalah tahun baru pertama yang ku lewati tanpa mabuk mabukan seperti dulu. Ini pertama kali dalam hidupku aku merayakan tahun baru bersama orang orang yang ku kasihi. Bersama keluarga dan sahabatku. Dan aku sangat bersyukur bisa berada di sini.


" Selamat Ulang tahun Papa..." ucap Dafa dan Dafi yang tiba tiba sudah membawa kue ulang tahun dengan sebuah lilin yang menyala.



Aku ternganga. Darimana mereka tahu kalau hari ini adalah hari ulang tahunku? Aku tak pernah mengatakannya pada siapapun meskipun itu kepada Andi juga Kristy.


__ADS_1


'Tapi ini ...'



Mereka semua tersenyum. Desi membagikan topi ulang tahun kertas kepada kami semua . Kemudian Andi membunyikan party\_popper bersama dengan Kristy. Potongan kertas kelap kelip beraneka warna itu beterbangan dan jatuh di kepala dan tubuhku.



"🎢 Happy birthday to you..happy birthday to you.. happy birthday (3x).. happy birthday to you..«🎢🎢"


Semua menyanyikan lagu ulang tahun untukku.



" Papa tiup lilinnya " ucap Dafa dan Dafi.



" Make a wish Yog.." kata Andi



Aku tak bisa berkata kata . Semua ini terlalu mengejutkan untukku. Ada orang yang mengingat ulang tahunku yang bahkan orang tuaku sendiri melupakannya. Aku tak mampu berucap untuk melukiskan rasa haru dan bahagia di hatiku ini. Aku sangat bahagia..



Aku menahan air mata ku yang hampir jatuh. Aku sesaat berdoa dan mengucap syukur untuk kebahagiaanku ini. Kemudian meniup lilinnya.



" Hore... "Dafa dan Dafi berseru sambil bertepuk tangan.



" Terima kasih sayang..." ucapku sambil memeluk dan mencium kedua pipi putra putraku.



" Selamat ulang tahun Yog" ucap Desi sambil tersenyum.



" Kami tak membawa hadiah lho Yog.. karena kau sudah punya segalanya. Aku hanya memberikan hadiah doa saja ya.. Semoga kau cepat punya anak dan semoga hidupmu bahagia selalu Yog ." ucap Andi.



" Thanks Andi.." ucapku sambil memeluk sahabat ku itu dengan erat.



" Semua ini ide Kristy lho..kami cuma membantu.." kata Desi.



' AH ... sudah ku duga.. ' Pasti Kristy yang merencanakan ini. Satu satunya orang yang paling dekat denganku dan sangat memperhatikanku cuma dia... istriku ini..."



Aku melangkah menghampiri Kristy yang tersenyum senyum sedari tadi.



" Selamat ulang tahun suamiku sayang..." ucap Kristy sambil tersenyum manis sambil membentuk ❀ dengan jemari tangannya.



' YA..dia memang tiada banding...Istri cantikku ini ...pelengkap hidupku... pengisi hari hari sepi ku... penghilang dahagaku yang haus kasih sayang dan perhatian... Dia satu satunya wanita yang paling mengerti aku ... Dia mencintai aku dengan tulus ....



" Terima kasih sayang.." ucapku sambil memeluknya. Menatap bayangan wajahku ke dalam matanya yang menatapku sambil tersenyum dengan sangat manis dan penuh cinta.



' Kau adalah cahaya di hidupku Kristy...kau kebahagiaanku... Aku sangat mencintaimu..'



Perlahan aku mendekat dan kemudian mendaratkan ciumanku di bibirnya. Kristy memejamkan matanya sambil membalas ciumanku dan juga jemari indahnya membelai lembut wajahku. Aku memeluknya kian erat dan menciumnya kembali. Suara letusan kembang api itu bagai musik indah yang mengiringi ciuman romantis kami.



Andai waktu bisa berhenti...Aku ingin waktu berhenti di sini saja. Ini puncak kebahagiaan di dalam hidupku...Saat dimana aku mereguk manisnya cinta... Me\_nyesapi kebahagiaan dalam hidup...Aku ingin semuanya abadi di sini..



' Semoga kebahagiaan ini abadi...'


.


" Waaaah..." Dafa dan Dafi nampak bahagia melihat kedua orang tuanya berciuman mesra.



" Anak kecil tidak boleh lihat.." Andi buru buru memalingkan pandangan kedua bocah itu.



' Dasar B U C I N..Pamer mesra terus di mana mana.. lupa tempat .. dan anak-anaknya melihat lagi...

__ADS_1


.


__ADS_2