
" Kenapa Kris?" tanyaku berusaha tenang dan berpura pura tidak tahu.
" Ah...Tidak apa apa Yog...Hanya saja namamu sama seperti nama orang yang ku kenal.." jawab Kristy .
" Siapa ? " tanya Andi heran . Aku diam saja dengan rasa gelisah di hatiku.
Apa Kristy akan berubah pikiran tidak jadi menikah denganku...
Sang Bibi menghampiri Kristy dan menepuk bahunya. "Mungkin nama mereka saja yang sama...Nak Yoga dari Surabaya bukan Jakarta..." ucap Bibinya.
" Memang kenapa sih.." Andi turut bingung tak mengerti.
Kristy diam sesaat. Yah, bisa saja.Mungkin nama mereka yang sama. Pratama pelaku tabrak lari itu sangat berbeda dengan Pratama yang ini. Pratama pengecut yang kabur dari tanggung jawabnya dan bersembunyi di balik uang Ayahnya. Kebalikan sekali dari Pratama yang ini , Batin Kristy.
"Apa bisa kita mulai Ijab qobul nya sekarang? " tanya pak penghulu yang sudah menunggu dari tadi dengan para warga yang akan menjadi saksi.
Tampak pula di sana Bu Cici turut serta menyaksikan.
" Iya "jawab Kristy kemudian.
Ah Syukurlah... pernikahanku tidak batal. Aku merasa benar benar lega.
"Nak Yoga , karena calon pengantin wanita yatim piatu kami memakai wali nikah hakim ya " ucap Pak RT.
" Ya " Jawabku. Aku sudah tahu itu dari dulu dari kak Romi. Orang tua Kristy sudah lama meninggal. Dan yang di panggil Ibu oleh Kristy itu adalah Bibinya.
" Mas kawinnya.."
" Ini Pak. Seperangkat alat sholat , satu set perhiasan emas 25 gram dan cincin berlian " ucap Andi seraya menyerahkan barang barang tersebut pada penghulu.
Semua orang yang ada di mushola itu begitu takjub dengan mahar yang di berikan Yoga untuk Kristy. Termasuk pula Bu Cici .
" Beruntung sekali dia dapat perjaka kaya.. Huh.. "batinnya iri.
Kristy menoleh pada Yoga yang duduk di sebelahnya yang akan melaksanakan ijab qobul dengannya. Ia benar benar takjub pada Yoga . Yoga ternyata sangat menjunjung tinggi dirinya yang notabene cuma seorang janda beranak dua. Menikah pun juga karena terpaksa . Tapi mau mengeluarkan sebanyak itu untuk mempersuntingnya.
Aku tersenyum pada nya. Tenang saja Kristy , itu belum seberapa. Kelak jika kau sudah menjadi istriku semua harta yang kumiliki akan menjadi milikmu.
Dan segera prosesi ijab qobul di mulai. Di mulai dengan pembacaan doa hingga saat aku menjabat tangan wali Kristy dan berucap Ikrar.
" Saya terima nikah dan kawinnya Kristy Aulia binti Rahman dengan mas kawin tersebut dibayar tunai "
Aku mengucapkan itu dengan sekali tarikan dan lancar .
__ADS_1
"Bagaimana saksi? Sah?"
" Sah !!" Jawab mereka.
" Jadi mulai sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri "
Aku tersenyum lega dan begitu bahagia . Akhirnya aku bisa mempersunting Kristy. Bisa memilikinya. Ini bagai sebuah mimpi. Wanita yang ku cintai sekarang sudah menjadi istriku. Tanpa sadar aku sampai meneteskan air mata haru.
" Pengantin pria kok malah nangis sih.."Kata Andi
Orang orang pada tersenyum menertawakan ku. Aku cuma tersenyum sambil menatap Kristy yang turut tersenyum. Ku sematkan cincin kawin ke jari manis Kristy dan Kristy juga balik menyematkan cincin kawin ke jariku.
Kristy kemudian bersalaman denganku dan mencium punggung tanganku. Oh so sweet banget Kris.. Aku benar benar bahagia.
Kemudian aku mendekati Kristy dan mengecup lembut keningnya. Kristy nampak tersenyum dengan wajah tersipu malu.
" Cie cie..Pengantin baru... " Andi menggodaku. Aku dan Kristy cuma tersenyum.
" Papa Mama.." Si Kembar pun menghampiri kami . Aku membawa Dafa ke pangkuanku , dan Kristy membawa Dafi.
"Salim ke Papa.." ucap Kristy pada kedua anaknya. Dafa dan Dafi kemudian bersalaman dan mencium tanganku.
" Sekarang aku benar benar Papa kalian.Selamat datang anak anakku. Aku Papa baru kalian " ucapku sambil memeluk keduanya dan mencium pipi mereka bergantian.
" Beruntung banget si Kristy..dapat suami ganteng , kaya , perjaka lagi.. " batin Bu Cici iri dengki dengan kebahagiaan yang di dapat Kristy.
Ia tadinya melapor ke Pak RT dan RW sebenarnya karena tidak suka dan iri pada Kristy karena warung makanan Kristy lebih rame pembeli dari pada di warungnya. Niatnya sebenarnya untuk mempermalukan Kristy dan agar Kristy di usir dari desanya. Malah berbuah manis untuk Kristy. Ia semakin kesal saja. Cemburu dengan limpahan kebahagiaan yang di dapat Kristy.
" Jangan lupa bayar dendanya. Jangan mikir kawin mulu " ucapnya dengan suara keras agar di dengar semua orang.
Dan tak urung semua orang pun memperhatikannya.
" Andi " ucapku memanggil Andi.
" Siap bos " Andi keluar sebentar menuju mobil dan membawa sebuah koper .
Ia masuk kembali dan membukanya. Semua orang yang hadir di sana terperanjat saat melihat isi koper itu.Uang ratusan yang jumlahnya banyak sekali.
" Pak RT ini uang dendanya. Dan ini tambahan uang sumbangan dari Yoga untuk perbaikan fasilitas desa " ucap Andi seraya memberikan setumpuk uang yang jumlahnya banyak sekali.
" Itu 1 M " tambahnya.
Semua orang yang ada di sana ternganga . Aku cuma tersenyum.
__ADS_1
" Dan ini untuk Pak Penghulu , Pak RT, dan para saksi " Andi membagikan amplop kepada orang orang itu . Semua orang yang hadir sebagai saksi mendapat amplop . Termasuk pula Desi dan Bu Cici.
" Makasih ya... " ucap Bu Cici mau juga menerima amplop dari Andi.
" Berkat Bu Cici Bos Yoga bisa menikah. Ini bonus spesial buat Bu Cici sebagai dewi cinta mereka " kata Andi seraya memberikan sebuah amplop lagi . Bu Cici begitu senang menerimanya.
" Kristy beruntung banget ya....dapat suami ganteng , kaya , perjaka , tajir lagi.. " ucap Bu Cici memuji muji.
Andi dan Yoga cuma tersenyum.
Sepertinya itu cukup untuk menutup mulut kalian semua .. Ujung ujungnya beres pakai duit Haha.. dalam hati aku menertawakan wanita itu.
" Pernikahan kalian sudah sah secara agama. Untuk pendaftaran pernikahan legal secara negara silahkan di urus sendiri di KUA " Kata pak RT.
Aku mengangguk mengiyakan.
" Karena saya kerja di Surabaya , tolong jaga istri saya ya.. " ucapku
" Tentu saja.." jawab mereka yang begitu senang mendapat rejeki nomplok.
"Kristy kan sudah seperti putriku sendiri.. tentu aku akan menjaganya " kata Bu Cici pula.
" Bagus Bu..." Ucap Andi .Dalam hati ia benar benar merasa konyol dengan sikap Bu Cici yang langsung berubah 360 ° itu.
*****
Semua berjalan lancar orang orang sudah pada kembali ke rumahnya masing masing.
"Yoga . telpon " ucap Andi seraya memberikan hp Yoga yang sedari tadi di bawa oleh Andi selama ijab qobul.
Aku begitu terkejut saat melihat nama 'Romi' tertera di layar hp ku.
Ya Ampun...Kak Romi.. bagaimana ini..😰
Seketika wajahku langsung memucat. Bagaimana bisa dia menelpon ku secepat ini padahal dia baru berangkat kemarin ke Jakarta.
Apa dia sudah tahu tentang pernikahanku? Apa mungkin anak buah informannya yang memberi laporan padanya tentang pernikahan diam diam ku ini.. Aduh bagaimana ini....😖😖
__ADS_1