KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
221. TAK BISA MENOLAKMU


__ADS_3

Xavier kemudian menciumnya . Semula Mika masih menghindar, namun ciuman Xavier yang datang bertubi tubi membuatnya ikut menggila. Ia melanggar janjinya untuk menjauhi bocah itu. Iapun kemudian membalas ciuman Xavier yang begitu menuntut itu.



Xavier melepas pakaiannya saat ia telah berada di atas tubuh Mika yang terbaring di ranjang dan mengungkungnya. Xavier seolah benar benar tidak mau melepaskan Mika sama sekali sampai hasratnya terpuaskan.


.


.


Aku gila...memang gila. . aku jatuh lagi ke pelukan bocah ini...


.


.


" Pakai pengaman mu . Aku tidak mau kau penyakitan ..." Sindir Mika yang masih ingat betul saat Xavier menghinanya dulu dengan mengucap hak itu. Ia sebenarnya masih kesal pada Xavier , namun karena sudah terlanjur terbawa permainan Xavier hingga hasratnya meninggi, iapun akhirnya membiarkan Xavier melakukan semuanya.



Xavier mengabaikan kata kata pedas sindiran Mika itu. Ia hanya ingin melupakan Mimi dengan bermain dengan Mika. Ia sudah tidak peduli apapun. Bahkan tanpa memakai pengaman ia langsung memposisikan miliknya di antara kedua kaki mika. Dan kemudian mendorong masuk semuanya. Ia melepaskan semua hasrat dan menumpahkannya pada Mika.


.


.


Bocah ini semaunya sendiri... .. Mika sembari memejamkan mata menikmati permainan Xavier yang begitu menggila itu. Ia tak bisa memungkiri jika ia merasa senang dengan gerak pacu Xavier yang membawanya terbang ke alam nirwana


.


.


Ah.... ternyata rasanya seperti ini....Ah.. ini ..sangat nyaman...aku menyukainya....


Memang jalan masuknya memang seperti jalan tol bebas hambatan ...tapi milik Mika sempit dan menggigit...Ah. gila ...aku bisa ketagihan...


A...apa ini ..rasanya seperti ada yang mau keluar ..


Xavier yang belum pernah tau tentang hubungan antara pria dan wanita merasa aneh saat ia tak sanggup menahan gejolak yang ingin menyeruak keluar dari tubuhnya.


.


.


" Jangan keluarkan di dalam " Mika mengingatkan . Tapi Xavier yang baru pertama kali mengalami pelepasan itu malah menumpahkan semuanya di sana. ia justru kian menguatkan gerakan memacunya dan saat cairan itu mulai tumpah ia justru memeluk Mika dengan kian kuat pula.



Xavier mendadak lemas bersamaan dengan itu. Dan terkulai di atas tubuh Mika. Mika sesaat menatap Xavier dan menyentuh wajahnya. Xavier pun menatapnya pula dengan nafas yang masih menderu. Dan kemudian keduanya pun saling mendekat dan berciuman dengan mesra.



Mika sadar dirinya cuma di jadikan pelarian dan pelampiasan Xavier. Namun ia tak bisa bohong, ia menikmati percintaannya dengan Xavier. Dan bahkan mereka mengulangnya beberapa kali hingga mereka kelelahan dan tertidur.



Xavier memeluk Mika erat yang tidur dalam pelukan di dadanya. Ia memeluk bocah yang kini menjadi pria nya dan memberinya banyak kepuasan serta mimpi indah malam itu.


.


.


.


.


Keesokan paginya, saat bangun tidur ia kembali di hadapkan dengan sebuah kenyataan pahit yang memaksa nya bangun dari alam mimpi indahnya . Xavier menghilang. Xavier sudah tidak ada di sisinya lagi.


.


.


Bocah sialan itu ..masih mempermainkan ku lagi ..Aku seperti wanita penghibur saja, saat dia butuh dia mencari ku...sesudah itu ia menghilang...


Aku memang bodoh ..sudah tahu dia cuma menjadikanku pelampiasan saja tetap meladeninya... aku bodoh... benar benar bodoh.


.


.


.


.


Xavier bolos sekolah. Ia kembali ke rumah Romi pagi pagi sekali saat Mika masih tidur. Ia merenungi semua hal gila yang telah di lakukan ya dengan Mika tadi malam. Kemarin mereka melalui malam panas berdua dengan ganas , melepaskan semua hasrat liarnya. Benar benar gila menikmati peraduan mereka. Namun tetap semua itu belum bisa membuatnya berhenti dan melupakan Mimi. ia masih belum bisa menerima kenyataan Mimi telah menikah dengan Abimanyu.


.


.


.


.


Saat berangkat ke perusahaan pun , Xavier malah mengacuhkan Mika .Ia bahkan tak mau menoleh dan menyapa Mika. Padahal biasanya ia selalu mengganggu Mika dan memberinya sesuatu, entah barang ataupun makanan.


__ADS_1


" Tumben si Tuan Muda tidak mengganggumu .."ucap Teman resepsionisnya.



Mika cuma menghela nafas panjang. Ia tak mau berkata apa pun lagi. Semua sudah jelas, Xavier cuma mau main main dengannya.


.


.


Mika pergi ke apotik untuk membeli obat untuk mencegah kehamilan. Ia tidak ingin jika dari hubungan intimnya dengan Xavier akan membuahkan hasil. Selain akan membuatnya malu, ia juga bisa di pecat oleh keluarga Yoga dan Romi.



" Mikaila..." panggil Shaka yang melihatnya keluar dari apotik.


' D E G '


" Beli apa?...Kamu sakit?" tanya Shaka



" A...a.. obat sakit perut ...biasa .. bawaan tamu bulanan..." jawab Mika asal agar tak di tanyai lagi.



Shaka sesaat terdiam . Ia malu ingin bertanya lagi karena itu hak yang terlalu pribadi pada wanita



" Mau mampir makan bareng? " tanya Shaka.



" Mungkin lain kali ya...Aku sedang tidak enak badan..." jawab Mika.



Shaka mengangguk. " Oke ..bye..."Shaka segera pergi karena tidak ingin mengganggu Mika yang ia kira benar benar sedang sakit itu.



Saat itu Xavier berlalu melewatinya dengan mengendarai motornya yang sengaja ia laju\_kan dengan kencang . Tetap , Xavier mengacuhkannya..


.


.


Bocah bocah ...setelah dapat yang kau mau kau pergi begitu saja....benar benar habis manis sepah di buang ..


.


.


.


.


.


Xavier sebenarnya melajukan motornya itu karena kesal. Ia dari jauh sudah melihat Si Shaka itu mendekati Mika. Namun karena tidak bisa berbuat apapun ia cuma tancap gas pol saja.


.


.


.


Mika pulang ke rumahnya setelah memarkirkan mobilnya di garasi depan rumahnya. Ia terkejut saat melihat motor Xavier ada di sana. Juga Xavier yang duduk di teras seperti menunggu kedatangannya.



" Xavier..."



" Mika " Senyum manis terpancar dari wajah tampan bocah super tampan itu. Ia begitu sumringah mendapati kedatangannya.


.


.


Tidak....aku tidak boleh lemah ..Wajah tampan nya , senyum manisnya ..itu cuma tipuan...tadi saja dia dengan mudahnya meninggalkan aku pas bangun tidur ...terus di kantor juga cuekin aku...Aku juga harus jaga gengsi ..jual mahal sedikit lah...bocah ini cuma niat cari pelampiasan...


.


.


" Mau apa kemari ..?" tanya Mika sinis.



" Mau apa ?...Ya ketemu kamu lah .." jawab Xavier enteng.



" Ada perlu apa? " tanya Mika dingin.

__ADS_1



" Kenapa tanya lagi...Mau aku lepas baju di sini..."



" Kau ini....jangan seenaknya .. Tadi malam itu cuma kesalahan... Aku khilaf...main sama bocah..." ucap Mika.



" Tidak mau lagi? " tanya Xavier.



" Ya ..Sudah cukup satu kali melakukan kesalahan ..tidak akan aku ulang lagi ."



" Bagaimana kalau itu bukan kesalahan? Aku melakukannya karena menginginkanmu..."


.


.


C i h ...sial...bocah ini pintar juga merayu...


.


.


" Gak ada seperti itu...Bangun tidur saja kau langsung pergi...di kantor juga mengacuhkan aku..."


kata Mika.


" Aku malu " sahut Xavier cepat.



" Ha ?...malu ?" tanya Mika heran.



" Ini pertama kali aku melakukan itu dengan cewek...Aku tidak tahu harus bagaimana...Aku juga sangat malu...Dulu pernah menghinamu seperti itu...Tapi ternyata aku suka...Aku suka bercinta denganmu ..Milikmu sangat nikmat...Aku terbayang terus setelah bercinta denganmu ..Dan aku ingin mengulangnya terus .." terang Xavier lugas.



Mika ternganga. Ia benar benar tidak menyangka jika Xavier ternyata berpikir seperti itu.


.


.


Oh...tidak ...bocah ini terlalu menggemaskan ..🤭


.


.


Mika tak kuasa membendung rasa bahagia di hatinya. Ia kemudian segera ber\_hambur ke pelukan Xavier. Dan kemudian langsung menciumnya.



Xavier pun membalasnya. Ia yang kini sudah mahir berciuman mulai menautkan kedua bibirnya dengan lihai. Menyesap bibir Mika sambil memainkan lidahnya pula.



Sesaat Mika menghentikan ciumannya dan segera membuka pintu rumahnya. Kemudian ia masuk bersama dengan Xavier. Ia mendorong Xavier hingga jatuh ke sofa . Xavier tersenyum saat melihat Mika mulai melepas satu persatu kancing blus nya. Ia pun demikian. Ia melepas bajunya sendiri.



Xavier membentangkan kedua tangannya berharap mika mendatanginya. Mika ber\_hambur langsung ke pelukan Xavier.



" Lady on top ..oke? " tanya Xavier



" Whatever " jawab Mika sambil tersenyum . Dan kemudian merekapun mulai melakukan percintaan mereka lagi. Mika berada di atas tubuh Xavier dan mulai menari meliuk\_liuk seperti ular 🐍 menggerakkan tubuhnya dalam persatuan mereka



" Yes baby...You re the best..." ucap Xavier menikmati permainan Mika.


.


.


Ah Sudahlah ..Masa bodoh cuma pelarian ...masa bodoh cuma pelampiasan ..Aku masih sangat menyukai bocah ini ..Aku ingin bersama dengannya ...Jika ini bisa mengikatnya ..Aku ingin mengikat dia selamanya dalam hubungan ini .. Dia memang masih bocah...dan dia belum mahir bercinta...tapi dia bisa memuaskan hasrat ku....Aku tidak mau kehilangan dia lagi...Aku ingin memiliki bocah ini....


.


.


" Nanti keluarkan di dalam ya Xavier sayang..." pinta Mika


__ADS_1


" As your wish , baby...😚 " Xavier pun menurutinya.


__ADS_2