
Xavier terdiam dan merasa enggan meneruskannya. Ia benar benar kecewa dengan Mika. Ia mendadak jadi kehilangan selera bercinta.
Iapun buru buru mencabut kepemilikannya..
" Xavier..." panggil Mika. Xavier mengabaikannya. Ia langsung pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri.
" Bocah sialan itu...sudah membuatku seperti ini malah tidak mau meneruskannya..."gerutu Mika kesal.
Karena hasratnya terlalu tinggi iapun akhirnya melanjutkan dengan permainan solo nya.Ia memainkan jemarinya di inti tubuhnya sendiri sampai ia mencapai puncaknya.
Xavier selesai mandi dan heran saat melihat wajah puas Mika.
"'Eh..kamu main sendiri?" tanya Xavier heran.
" Gila Lo.."
" Habis kamu menyebalkan ..kenapa tak di lanjutkan saja...tanggung banget .sudah masuk malah keluar tanpa di selesaikan..." ucap Mika.
" Malas aku main denganmu....Kamu Lo tidak perawan . Sudah main sama siapa saja ..Berapa banyak pria yang sudah mencoba mu ..Tentu saja aku ogah...jijik lah.. belum lagi jika semisal ada orang yang penyakitan main sama kamu...Aku bisa kena imbasnya .." kata Xavier apa adanya dengan lugas sesuai kata hatinya.
" Jangan ngomong sembarangan ya... Aku cuma pernah melakukan itu dengan pacar ku saja...Itupun tidak ketiganya...Hanya yang terakhir...Jadi cuma 1 pria.." kata Mika kesal.
" Sudahlah terserah kau mau omong apa ..Tapi aku tidak terima barang bekas orang ...Seorang Tuan Muda seperti gue gak layak dapat barang sisa...Gue maunya yang ORI...bukan K W... " kata Xavier.
" Sombong sekali ...Kau akan menjilat ucapan mu sendiri nanti " ucap Mika kesal . Ia merasa sangat di remehkan oleh Sikap dan kata kata Xavier.
.." Sudahlah...Aku malas main denganmu lagi ..Apalagi kau bukan perawan .Mulai hari ini kita putus ..Bye " ucap Xavier enteng dan seraya pergi meninggalkan tempat kos Mika .
.." Xavier ..aku tidak terima ini.. Aku tidak mau putus denganmu..." Xavier mengabaikan Mika. Ia pergi begitu saja.
" Awas kau Xavier...Ku balas kau...kau pasti akan ku balas..."
.
.
.
Xavier kembali ke rumah Romi. Ia begitu terkejut saat Melihat Yoga dan Kristy ada di sana sedang berbincang dengan Romi dan Kinara di ruang tamu.
" Papa Mama..." Xavier buru buru mendatangi kedua orang tuanya. Namun sebelum ia memeluk cium Mamanya , Bogem mentah Yoga mendarat di mukanya.
" Bocah kurang ajar..." Ucap Yoga kesal pada Xavier yang kesakitan mendapat tinjuan dari Papanya itu.
" Kenapa Aku di pukul Pa.." tanya Xavier. Ia melihat kepada Kristy dan Romi yang tampak tak bergeming seolah tak mau membelanya dari Papanya itu.
" Kenapa kau terus terusan mengganggu Mimi? Dia tidak suka padamu ..Dia sudah punya pacar ..Dia menghubungiku memberitahu semua kenakalan mu itu .." kata Yoga dengan wajah kesal.
" Tapi bagaimana Papa dan Mama bisa langsung ada di sini?" tanya Xavier.
" Kami memang sudah berada di sini sejak siang tadi, Kami ada jadwal pertemuan dengan mitra bisnis di hotel sekalian mau mengunjungi mu ." kata Kristy.
__ADS_1
" Lama gak ketemu anak, sekalinya ketemu main tonjok...gini amat punya orang tua " keluh Xavier.
" Itu karena kelakuanmu sendiri.. Kau ikut pulang saja denganku ke Surabaya .Aku yang akan mengawasi mu sendiri " ucap Yoga.
" Aku gak mau tinggal di kampung..." tolak Xavier
" Makanya kalau di beri kepercayaan jangan ganggu wanita . Apalagi Mimi dan pacarnya...Aku malu sama Daren dan Dea "
" Melebih lebihkan banget...Makanya cepat nikahkan aku dengan Mimi...Kalau tidak akan ku ganggu terus seumur hidup..." kata Xavier
" Xavier , cinta tak bisa di paksakan " Kristy mengingatkan.
" Pokoknya aku cuma mau Mimi .." Xavier tetap keras kepala.
" Apa sih yang kamu suka dari Mimi?..Sadarlah pada kenyataan..Kau masih bocah..Dan dia juga tidak menyukai mu..." kata Yoga
" Pokoknya Mimi harus jadi istriku.." kata Xavier seraya buru buru pergi ke kamarnya. Ia tidak mau tahu apapun selain itu
" Anakmu Mas , keras kepalanya persis sama kamu ." keluh Kristy. Yoga cuma bisa diam.
.
.
.
.
" Siapa itu...Ko seperti bule...Mirip banget dengan Xavier " tanya Mika .
" Dia memang Papa nya...Tuan Yoga.... Ya itu orangnya Pemilik Perusahaan Pratama ..." jawab temannya.
" Ya Ampun...ganteng banget...Bapak anak itu benar benar keren..." ucap Mika kagum.
" Calon mertua mu Tuh..."
Kebetulan sekali kalau begitu ..Ini kesempatanku...aku harus memanfaatkannya...
" Tuan Yoga " panggil Mika seraya menuruti Yoga.
Romi dan Yoga berhenti sesaat. Dan kemudian Menatap Mika dengan heran.
" Apa Mika?" Tanya Romi cepat.
" Tuan Yoga , Saya Pacar Xavier..." Yoga menatapnya dengan tajam.
" Pacar?" tanya Yoga heran. Romi mengangguk membenarkan saat Yoga meliriknya.
" Ooo..."
" Tuan Yoga, saya sangat tidak terima dengan perlakuan putra Tuan. Kemarin sesudah kami bercinta , dia meninggalkan saya...Sangat tidak bertanggung jawab..." ucap Mika langsung.
__ADS_1
.
.
Yoga membawa Mika keruangan Romi. Ia tidak mau membahas hal pribadi yang tidak sepantasnya di ucapkan di depan banyak orang secara langsung itu..Mereka membahasnya secara privat . Mika seolah sengaja melakukan nya agar semua orang tahu hubungannya dengan Xavier
" Kau mau berapa ?" tanya Romi.
" Jadi ini cara orang kaya menyelesaikan masalah?" tanya Mika balik.
" lalu kau mau apa?" tanya Yoga.
" Saya ingin Xavier bertanggung jawab dengan cara menikahi saya..." jelas Mika.
Yoga cuma tersenyum simpul dengan tuntutan Mika tersebut.
" Itu tidak mungkin..Xavier masih bocah..." kata Romi
" Lalu Tuan akan membiarkan nya begitu saja?...Kabur begitu saja?....Saya ini bukan wanita murahan yang bisa di beli dengan uang..."
Yoga dan Romi akhirnya hanya bisa diam. Rasanya memang sangat merendahkan dan sebuah penghinaan jika mereka menggantinya dengan uang.
" Ya sudah ..kau kembali kerja dulu. Nanti sore Xavier kemari ...nanti kita bicarakan lagi.." ucap Yoga kemudian .Mika mengangguk dan kemudian segera pamit keluar ruang .
" Dia benar pacar anakku Kak?" tanya Yoga karena wanita cantik itu terlalu dewasa untuk jika dibandingkan yang dengannya.
" Itu benar " jawab Romi..Yoga cuma bisa menghela nafas panjang.
.
.
.
" Nggak Pa...aku nggak mau ....Aku cuma. menyentuhnya sedikit kenapa aku harus menikahinya. Wong dia saja sudah tidak perawan. Dia itu jalan tol...Aku maunya aku yang membuka jalan dulu bukan yang seperti itu. Dia bekas di sentuh pria lain...Aku tidak mau dengannya lagi " kata Xavier.
" Jadi benar kau sudah berhubungan dengan nya?" tanya Yoga.
"' Itu .."
"' Cukup Ya dan Tidak...jawab saja Xavier...kamu pernah berhubungan intim dengannya?" tanya Yoga.
" Ya " jawab Xavier dengan enggan.
" Kalau begitu aku akan menikahkan kamu dengan Wanita itu " kata Yoga. Xavier ternganga dengan keputusan kilat Papanya. " Kau dan wanita yang bernama Mikaila itu akan ku nikahkan secepatnya " Yoga memutuskan kebijakannya.
Begini amat nasib gue...cuma cicip sedikit sekarang malah di paksa menikahi wanita yang tidak ku cintai ...
Niat iseng iseng mau coba coba ...malah jadi serangan balik ..Apes amat gue...Gue di paksa menikah dengan wanita yang awalnya cuma mau ku ajak main main..
.
__ADS_1