
'Tin '
Aku membunyikan klakson. Dan tak lama kemudian Si Adul membukakan pagar. Adul nampak bengong melihat aku membawa seorang wanita cantik untuk pertama kalinya ke rumah itu di tengah malam . Terlebih wanita dengan pakaian seksi . Namun ia tak berani berucap sepatah katapun . Baginya itu terserah majikannya saja.
Aku segera memarkirkan mobilku di garasi. Sempat kulihat ekspresi wajah Kristy yang nampak ternganga melihat rumahku yang besar dan terlampau mewah untuk ukurannya . Dengan beberapa koleksi mobil dan motor sport di sana
"Ini rumahmu Yoga? " tanyanya
"Yup..yuk masuk.."
Kristy mengikuti aku masuk ke dalam rumah. Ia masih juga ternganga melihat rumahku . Ruang tamu luas , megah dan nampak mewah dengan 2 tangga yang terhubung ke lantai atas dimana yang satu menuju ke kamarku dan satu lagi menuju tempat gym pribadiku.
"Lho...Bibi Ijah bangun?" tanyaku heran melihat pembantuku yang tau tau sudah di ruang tamu sambil membawakan teh untukku dan kristy.
"Bibi belum tidur sejak Aden tadi keluar...Bibi pikir Aden cari makan sebentar... jadi sekalian menunggu siapa tahu Aden butuh sesuatu..."jawab Bibi Ijah
" Kamar tamunya apa bersih Bibi ?" tanyaku.
" Biar Bibi rapikan dulu ya Den.."
__ADS_1
" Terima kasih Bibi.." jawabku seraya duduk di sofa ruang tamu. Kristy juga . Ia duduk tak jauh dariku.
" Minum tehnya Kris.." Kristy mengangguk. Entah mengapa ia terlihat tak nyaman
"Kau kenapa Kristy ?"
" A..aku merasa tidak enak tidur di rumahmu..."
"Apa kau mau tidur di hotel saja...Aku akan menyewakannya kalau kau mau.."ucapku cepat.
"Tidak apa apa Kristy...ini di kota besar...orang tidak akan peduli...kenal pun tidak..tidak ada yang mau tahu urusan orang di sini.." ucapku sambil tersenyum.
"Lagian aku juga tidak bisa mengantarmu pulang sekarang...selain sudah terlalu malam, besok aku juga akan pergi ke suatu tempat...tapi menunggu Kakakku datang dulu dari Ibukota.
"Tapi orang tuamu....?"
"Aku tinggal sendiri di sini.. yang menemaniku cuma Si Adul dan Bibi Ijah tadi...jadi kau tidak usah mikir yang tidak tidak..." Kristy mengangguk mendengar ku.
__ADS_1
"Ceritakan semua yang terjadi Kristy...kenapa kau ada di klub malam tadi..." ucapku kemudian.
"Tapi sebelum itu bisakah aku berganti baju dulu...Aku benar benar tidak nyaman dengan pakaian ini.." Aku mengangguk.
"Tapi..di rumahku tidak ada pakaian wanita... kalau kau mau kau bisa pakai bajuku..."
Tak beberapa lama kemudian Kristy kembali dengan memakai kaos dan celana pendek selutut milikku. Make up tebalnya tadi telah di hapus .Dan rambutnya di biarkan tergerai begitu saja.
Meski tanpa make up dan tampak sederhana namun aura kecantikan Kristy justru semakin terpancar...Kecantikan Kristy memang luar biasa..😍😍
OMG Kristy...Kau cantik sekali . Apalagi dengan bajuku yang kau pakai. Meski agak kebesaran tapi ini malah justru lebih menggoda . Bahkan nampak lebih seksi..
'oh no... Fokus fokus'
" Jadi begini ceritanya Yog... Saat itu aku akan melahirkan , dan kata dokter harus di operasi . Saat itu aku tidak punya banyak uang dan karena harus secepatnya di tangani karena jika tidak bisa berakibat fatal... Ibu ku panik...Dia mencari pinjaman kesana\_kemari kemari..Dan akhirnya sampailah ke seorang lintah darat itu...Dia meminjam uang di sana . Selama 3 tahun ini Ibu cuma bisa membayar bunganya saja...Tapi kemarin itu mereka tiba tiba minta Ibu harus melunasinya..Tentu saja kami tidak punya uang sebanyak itu... Aku sudah bilang tidak ada.. Mereka malah mengacak acak seluruh rumah kami...Kemudian mereka membawa paksa kami menemui bos mereka..Tuan Panter julukannya.."Aku mendengarkan cerita Kristy dengan seksama.
"Tuan Panter begitu melihatku langsung bilang dia akan menganggap hutangku lunas kalau aku mau menjadi istri ke 2 nya..."
Asem....Si bandot licik tua itu bisa saja akal_akalan nya ...batinku geram . Aku mengepalkan tanganku menahan emosi jiwaku . Berani sekali dia mau menjadikan Kristy istri ke 2 nya... Langkah i dulu mayat ku😡!!
__ADS_1