KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
224. PELAMPIASAN EMOSI


__ADS_3

Xavier merasa heran saat sepulang sekolah, ia tidak mendapati Mika ada di kantor. Sesaat ia melirik ke para resepsionis yang biasanya akrab dengan Mika nampak acuh dan sinis bahkan tak mau menyapa nya. Xavier tak mau ambil pusing, ia menuju ke ruangannya.



" Mika kemana ya... kok tidak nampak..." gumamnya bertanya tanya.


.


.


.


.


Sepulang kerja ia langsung menuju ke rumah Mika , dan rumahnya tertutup rapat. Mobilnya ada terparkir rapi di garasi depan . Ia memencet bel namun sampai setengah jam lebih tidak ada yang membuka pintu.


.


.


Apa Mika pergi ya...kok tidak buka pintu..padahal mobilnya ada. Dia pasti di dalam rumah kan....


Apa dia marah lagi padaku... tapi lampu lampu rumahnya ko sedikit gelap ya.. cuma ruang tamu dan teras yang nyala


.


.


Xavier mengintip dari jendela kaca untuk melihat ke dalam. Rumah itu nampak lengang. Xavier kemudian mengambil hp nya dan menghubungi Mika. Namun panggilannya tidak di jawab. Bukan cuma sekali tapi berkali kali. Xavier pun mencoba mengirim pesan WhatsApp namun juga tidak di balas bahkan tidak di read.



" Kamu mau main main denganku Mika?" ucap Xavier geram . Ia mulai emosi. " Jangan jangan dia lagi sama si Shaka Damara itu ya...Awas kalau dia berani selingkuh dariku...Akan ku injak injak si Damara itu..."



Xavier duduk di teras dan menunggu Mika pulang. Namun hingga tengah malam Mika belum juga kelihatan.



Xavier semakin emosi terlebih panggilan telponnya sudah ribuan kali tak ada satupun yang di angkat Mika. Pesannya pun juga tidak di balas sama sekali.


.


.


...----------------...


.


.


Sementara itu Mika yang terusir dari rumahnya ternyata numpang di rumah teman sesama resepsionisnya yang bernama Shila. Dia teman yang biasanya mengingatkan Mika dan kadang juga menggodanya mengelu\_elukan hubungannya dengan Xavier. Temannya Shila itu sudah tertidur pulas sedang Mika masih terjaga sambil melihat hp nya.



Mika nampak berkaca kaca menahan air matanya saat melihat hpnya terus bergetar dan menampilkan nama Xavier.



" Maaf Xavier .. aku harus menjauhi mu kalau tidak aku bisa di penjara..." Mika kemudian mematikan hp nya. Ia tak mau lagi terusik oleh Xavier.



Mika kemudian segera tidur sambil memeluk boneka Teddy bear pemberian Xavier yang bertuliskan Love you. Cuma barang itu yang tak mau ia tinggalkan di rumah pemberian Romi. Kunci rumah, kunci mobil semua sudah ia kembalikan pada Romi .


.


.


...----------------...


.


.


.


' Nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan ' Xavier benar benar kesal Mika mengabaikannya.



" Awas saja si Shaka Damara itu... Akan ku hajar dia besok..." ucap Xavier yang akhirnya melajukan motornya pulang ke tempat Romi.



Romi yang masih sibuk lembur di ruang kerjanya melihat kedatangan Xavier yang nampak seperti mendung kelam dengan wajah kesal itu


.


.


Ekspresi wajahnya persis sekali dengan Yoga ..hihi


Benar benar fotokopi Bapaknya... Kalau ngamuk pasti jutek dan sewot .


Dia pasti tidak bertemu Mika...sehingga ngamuk seperti itu...


Ah ..biarlah... Mika kan wanita pro.. Pasti dia sudah sering mengalami hal seperti ini....yang penting dia ia sudah kapok tidak berani mengganggu Xavier lagi..Dia memberi pengaruh buruk pada keponakan ku...


Bocah lugu dan bau kencur seperti Xavier pasti mudah terpengaruh apalagi di goda wanita cantik dan seksi seperti dia... Untung Xavier pintar, aku yakin dia memakai pengaman saat main dengan wanita itu ..


Aku memang Paman yang memberi pengaruh buruk padanya, bukan melarang dia tapi membiarkan dia menikmati masa mudanya itu...Mencoba semua hal.... laki laki biasa main main sebelum menikah... yang penting main rapi dan aman


.


.


.


.

__ADS_1


...----------------...


.


.


Bangun tidur Xavier segera mandi dan bersiap siap ke sekolah. Dengan wajah jutek , ia menuju ke motor kesayangannya.



" Xavier , sarapan dulu " Kinara menyusul Xavier ke garasi .



" Gak usah Tante... aku lagi males makan " jawab Xavier.



" Nanti kalau lapar bagaimana ..." tanya Kinara.



" Makan orang !! " jawabnya ketus.



" Ha?? " Kinara di buat bengong oleh sikap Xavier. Xavier langsung tancap gas dan melajukan motornya dengan kencang.


.


.


.


.


Di sekolah Xavier menemui Nico sahabat dekat sekaligus anak buahnya.



" Ada sekolah lain yang nantang berkelahi gak?" tanya Xavier.



" Ya adalah Bos... tapi kan katanya Bos mau fokus belajar supaya lompat kelas. ...jadi ya ku tolak.." jawab Nico.



" Aku gak jadi mau lompat kelas.... Ayo hubungi dia ..aku mau terima tantangannya..." kata Xavier.



" Yakin ni bos ?"



" Cepetan !! "



.


.


.


A view moment later.....😞


Xavier dan teman Genk nya terlibat perkelahian dengan siswa sekolah lain. Mereka saling beradu jotos , tendangan dan pukulan. Xavier bertarung 1 vs 1 dengan ketua Genk sekolah lain. Mereka sampai jatuh berguling guling di tanah sembari terus saling menyerang.



Xavier menggunakan saat itu untuk melepas stres yang di rasakan nya. Memang sakit saat terkena pukulan lawannya namun ia membalasnya berkali kali lipat . Hingga akhirnya musuhnya menyerah dan mengaku kalah.



" Ada lagi gak yang mau duel sama gue...Gue ladenin semua hari ini ..Ayo maju...lawan gue..." kata Xavier menantang lawannya.



Seorang siswa lain pun maju dan kemudian berkelahi dengannya. Dan iapun mengalami nasib yang sama, menjadi samsak Xavier. Setelah dua mengaku kalah Xavier pun menunggu penantang selanjutnya. Terus...berkali kali.



" Bos bener benar gila ..semua di libas nya . " ucap temannya pada Nico.



" Bos gak ada capeknya...dia menang terus... memang pantes jadi ketua kita ..dia kuat sekali..."



Nico cuma tersenyum . Ia tahu Xavier pasti sedang ada masalah dan ingin meluapkan emosinya . Nasib sial saja lawannya cuma di jadikan remahan samsak oleh siswa terkuat di sekolahnya itu.



" Ada lagi gak ? " tanya Xavier saat sudah begitu banyak tubuh siswa lain pada berjatuhan kalah berkelahi dengannya. Ia menang meskipun tak urung tubuhnya juga luka dan memar.



Setelah tak ada lagi yang berani menantang , Xavier dan genk nya pergi. Mereka menuju ke sebuah tempat makan bakso yang ada karaoke nya.



" Kalian gue traktir semua ..makan sepuasnya dan nyanyi nyanyi sana..."



" Yeeee... " Mereka bersorak gembira. Mereka segera memesan makanan dan mulai menyanyi karaoke dengan suka hati dengan begitu kompak seperti paduan suara korlap meski yang di nyanyikannya cuma lagu yang kini sedang viral di tik tok.


__ADS_1


" Mbok Yo seng full senyum sayang...Ben aku semangat berjuang...Ojo nuruti\_gengsimu ..jelas jelas aku Ndak mampu.."



" Senyum Bos..kayak lagu itu ..." kata Nico.



" Gak "



" Ada masalah apa sih ...Mimi lagi?"



" Jangan ngomongin Mimi lagi... Dia sudah kawin... sama si Abi manyun...." Nico tertawa.



" Apa cewek yang Foto love love di pantai yang bos share di Ig Bos itu.... Yang namanya Mikaila..." tanya Nico lagi.



" Sejak kapan mulutmu l e m e s h seperti mulut cewek..." timpal Xavier.



" Hahaha...beda dong Bos... mulut ku cuma satu cewek kan dua..." jawab Nico sambil tertawa ngakak.



" Mulut dua ?....Ah Lo ..Parno Lo !! " kata Xavier yang baru mengerti maksud candaan Nico itu seraya memukul kepalanya. " Ada ada saja..." Nico cuma tertawa tawa.


.


.


.


.


...----------------...


.


.


.


.


Xavier menuju kantor , mukanya yang sedikit lebam sudah ia tutup dengan plester. Ia menoleh ke bangku resepsionis namun Mika juga tidak ada di sana lagi. Ia pun akhirnya nekat mendatangi dan bertanya pada para resepsionis yang nampak sinis padanya itu.


" Mika mana ?" tanya Xavier. Shila dan temannya diam meski mereka tahu di mana Mika.



" Kalau di tanya tuh jawab...kalian mau ku pecat?! " tanya Xavier sambil menggebrak meja mereka dengan keras. Mereka begitu ngeri dengan sikap kasar Xavier, terlebih Xavier terlihat seperti habis berkelahi.



" Kami tidak tahu Tuan Muda " jawab resepsionis teman Mika itu.



Xavier pun melangkah pergi dengan kesal .



" Ya Ampun ..aku kaget banget... Dia menggebrak meja dengan keras...hampir jantungan aku .." ucap resepsionis itu.



" Dasar anak Bos...semaunya sendiri..arogan...sok banget ...kalau bukan anak yang punya perusahaan dia gak kan bisa se\_sombong itu...." umpat Shila



" Dan lagi tadi kamu lihat gak ...banyak lukanya .. apa dia habis berkelahi...Denger denger dia gangster ya di sekolahnya..."



" STT... anak orang kaya...sultan mah bebas.." kata Shila kesal.


.


.


.


.


...----------------...


.


.


.


.


Xavier yang masih kesal berpapasan dengan Shaka Damara saat hendak naik lift . Dan spontan ia langsung mendatangi Shaka dan menarik Krah bajunya.



" T ...Tuan Muda ??"



" Sekarang katakan...Lo sembunyi\_in di mana cewek gue ?... Cepat ngomong , kalau tidak gue hajar Lo..." ucap Xavier marah. Ia yakin Shaka adalah orang yang menyembunyikan Mika karena ia suka pada Mika.

__ADS_1


__ADS_2