KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
33.CEMBURU


__ADS_3

" Aku tidak bisa mengabaikan dia kak.."ucapku


"Kau tidak mengabaikan dia...Kau sudah banyak membantu dia...terlalu banyak malah...Terus sampai kapan..."Tanya kak Romi.


" Aku tidak tahu kak..mungkin sampai Bisma berhasil di kerjaannya dan kemudian menikahi kristy.. menjadi papa si kembar..."Jawabku


"Kalau kau yang terus bersamanya bukan Bisma yang menjadi papa mereka melainkan kau!!"tegas Romi.


Aku terdiam.


"Si kembar saja begitu menyayangimu..dan kristy juga...kalian sudah seperti keluarga sungguhan..."ucap Kak Romi sambil menunjukkan hpnya.Disana terdapat foto kami berempat .Dan background foto itu...Di mall yang tadi tempat kami berbelanja.


"Kakak tadi di sana?"tanyaku cepat.


"Bukan cuma di sana...aku mengikuti kalian pun kau sama sekali tidak tahu...kau terlalu sibuk dengan mereka."jawabnya.


"Aku sudah berulang kali mengingatkanmu...kau dan kristy tidak bisa bersama .. keluargamu membenci dia.. dan dia juga akan membencimu kalau dia tahu kau adalah pembunuh suaminya...." Aku diam...aku memang selalu tak bisa menjawab kalau dia menyinggung tentang itu.


" Kau itu sudah ku anggap sebagai adikku sendiri...jadi aku tidak ingin melihat kau bersedih...Jauhi dia Yog..jauhi dia...sebelum dia dan keluargamu mengetahui semuanya.."ucap kak Romi lagi.


******


Aku melamun sendiri di ruangan besar CEO bekas ruang pak hasbi itu sepeninggal kak Romi. Aku memikirkan semua kata kata kak Romi itu .Memang benar,aku harus menjauhi kristy..


Aku memutuskan untuk tidak pulang dan menginap di kantor itu saja.Kebetulan di sana juga ada sebuah kamar tidur dengan ranjang king size sama seperti di rumahku.


Ya sudah... tidur disini saja..batinku sambil memandangi langit malam yang bertabur bintang yang nampak jelas dari jendela kaca kamar ini.


"Selamat malam kris...selamat malam Dafa Dafi... " ucapku pada gambar foto mereka di hp ku.


*****


Keesokan harinya, Bibi Ijah menelponku.Saat itu aku baru saja bangun dan mencuci muka. Aku tidak mandi meskipun ada kamar mandi pribadi di sana.Percuma saja mandi kalau tidak membawa baju ganti.


"Iya Bibi..ada apa.."tanyaku.


"Si kembar mencari anda den..non kristy juga bilang mau ke bandara mengantar den Bisma.."


Ya Ampun.... aku lupa...hari ini Bisma berangkat ke luar negeri....Aku menepuk keningku.


"Suruh Adul mengantar mereka ..Aku akan berangkat dari sini saja.."


"Baik Den.." Bibi lalu menutup telpon.


Setengah berlari aku menuju ke lift dan dengan cepat memencet tombol menuju ke basemen karena kantor CEO ini berada di lantai tertinggi gedung itu.

__ADS_1


Di parkiran aku berpapasan dengan kak Romi.


" Mau kemana?" tanyanya yang melihatku terburu buru.


"Bandara..."jawabku cepat.


"Naik ke mobilku.."ucap kak Romi kemudian.


" Aku naik taksi saja kak.."Aku menolak tawarannya karena masih tak nyaman berada dekat dengannya.Ya..masih sedikit kesal saja


"Jam berapa keberangkatannya.."tanya Romi acuh


" 10 "


"Masih keburu...ayo cepat masuk"ucap Romi seraya menuju ke mobilnya.Di sana sopirnya sudah stand by .


Akhirnya aku masuk juga ke mobil kak Romi.Aku duduk di tengah .Sedang kak Romi duduk di samping supirnya.


"Bandara" ucapnya


"Baik tuan.." jawab sopirnya seraya melajukan mobilnya.


Di dalam mobil aku diam saja.Aku sedang malas bicara dengan kak Romi.Sebenarnya selain masih kesal aku juga tidak ingin


dia mengantarku. Aku tidak ingin dia bertemu dengan kristy .


Sesampainya di bandara. sopir memarkirkan mobilnya .Aku dan kak Romi keluar dari mobil.


"Kakak mau ikut mengantar juga?"tanyaku heran . kenapa dia masih saja mengikuti ku.


" Tentu saja tidak...Aku punya banyak kerjaan...lagipula aku tidak mungkin bertemu nona kristy...itu sama saja membuka rahasiamu.Dia pasti ingat wajahku karena sering bertemu dengannya di persidangan dulu" jawab Romi.


Bagus...kak Romi. mengerti juga... Batinku lega.


" Aku cuma mau bilang...Selama beberapa hari ini aku akan ada di sini untuk mengajarimu apa saja yang harus kau kerjakan sebagai CEO...Dan kau harus punya asisten..kalau tidak ada kandidat ,aku akan mencarikan orang untukmu.."


"Andi saja kak..."jawabku cepat.Aku yakin kak Romi pasti tahu siapa Andi. Dia pasti punya banyak informan yang mengawasi ku di sini. Aku tidak mau menambah satu lagi menjadi asistenku yang selama seharian akan terus bersamaku dan mengawasi ku.


"Ok.."Jawabnya singkat." Dan mengenai kristy.. Aku akan mengurus laporan itu di kepolisian..Sesudah beres aku akan mengabari mu..Lalu kau cepat keluarkan dia dari rumahmu.."


"Iyaaaa...." Jawabku. Males banget berdebat dengan kak Romi yang tiada lawan ini..😩


Setelah itu kak Romi pergi bersama sopirnya.Dan aku buru buru masuk ke bandara.


"Papa.."si kembar memanggilku saat mereka melihatku.

__ADS_1


Aku tersenyum melihat mereka dan menghampirinya.Kulihat Kristy dan Bisma ada di sana.


"papa kerja kok tidak pulang ?"tanya Dafa.


"Banyak kerjaan sayang.."ucapku


"Aku kan kangen.."


"Aku juga.."ucap si kembar.


Ih ...gemesnya melihat kedua bocah manis ini..Aku tersenyum


"Nanti aku pulang ko sayang.."ucapku.


"Janji ya"ucap keduanya.


"Janji...Mana bisa sih aku jauh dari kalian " ucapku sambil memeluk keduanya.Si kembar tersenyum juga kristy dan Bisma.


"Bro gue berangkat dulu..."ucap Bisma sambil memelukku saat dia akan segera berangkat.


"Hati hati bro...jaga diri di sana... "Ucapku sambil menepuk bahu sahabatku itu.


Setelah itu Bisma memeluk si kembar.


"Papa cepetan pulang ya" ucap keduanya sambil menitikkan air matanya.


Yah mungkin karena Bisma begitu dekat dengan mereka mereka jadi begitu bersedih berpisah dari Bisma.


"Papa berangkat saja belum kok sudah di suruh pulang.."ucap Bisma sambil tertawa."Kalian jaga mama ya... kalian cowok jadi harus kuat...tidak boleh cengeng" ucap Bisma sambil mengusap rambut kedua bocah itu dan menghapus air mata mereka.


"Iya pa..."jawab keduanya.


"Bagus...kalian anak hebat" puji Bisma.


Bisma beralih ke kristy yang juga tak kuasa menahan air matanya. Bisma memeluk kristy dengan erat . Aku hanya bisa memandang saja melihat pemandangan mesra keduanya yang seolah tidak mau berpisah satu sama lain.


"Jaga dirimu Kristy.. " ucap Bisma kemudian setelah puas memeluk kristy.


"Kau juga Bisma "ucap kristy


"Sampai jumpa lagi Kris..."Bisma mengecup lembut kening kristy. Dan kemudian buru buru pergi karena malu.


Aku mengepalkan tanganku melihat hal itu...Rasanya panas dan menyesakkan dada.Aku benar benar tidak rela Bisma mencium Kristy walaupun itu cuma di keningnya.


Namun aku menahan semua rasa di dadaku itu karena kulihat ekspresi wajah kristy yang nampak tersipu malu dengan pipi merah merona nya. Sepertinya dia pun menyukai Bisma...

__ADS_1


Memang sih aku sudah menduganya kalau Kristy pasti bakal luluh juga karena perhatian dan kasih sayang Bisma...Meski dulu dia sering menolak Bisma..namun kegigihan dan keseriusan Bisma yang tiada dua...pasti bakal meruntuhkan hatinya juga... namun melihat mereka berdua bermesraan ..hatiku benar benar terbakar cemburu...


Sial.... Kenapa aku masih juga menyukaimu kris...padahal di hatimu sudah ada orang lain...dan aku tak mungkin bisa bersamamu..tapi ... Kenapa aku malah makin mencintaimu Kristy....😭😭


__ADS_2