KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
79. SAYONARA BULAN


__ADS_3

" Ha? Pacar ?" tanya Kristy heran pada Dafa. Darimana ia tahu istilah seperti itu.



" Kata teman temanku kalau laki laki sama perempuan dekat itu namanya pacar " jawab Dafa dengan lugunya.



Kristy menepuk dahinya. Ada ada saja anaknya ini.



" Itu pacar Papa bukan Ma ? tanya Dafi pula.



Kristy menghela nafas panjang. Ia sebenarnya kesal melihat pemandangan di depannya itu. Karena lagi lagi Yoga tampak akrab dengan wanita lain. Tapi saat ingat kata kata Yoga waktu itu yang mengatakan. bahwa ia hanya mencintai dirinya saja sebagai satu satunya wanita pengisi hatinya , Kristy menurunkan tensi nya. Ia mencoba untuk percaya pada Yoga.



" Bukan... itu cuma teman Papa. Yuk kita cari makan . Nanti Mama telpon Papa biar menyusul " ucap Kristy sambil tersenyum menenangkan diri dan putra putranya.



Dafa dan Dafi mengangguk. Mereka kemudian naik tangga eskalator ke lantai atas pula mencari tempat makan.



" Ma aku mau hamburger itu.." kata Dafa sambil menunjuk ke stand makanan fast food.



" Aku mau chicken steak.." kata Dafi.



" Ya sudah. Kita ke sana..."



Kristy membawa kedua anaknya dan segera memesan makanan di sana. Setelah membayar mereka mencari tempat duduk.



Mereka duduk di sebuah sofa yang berhadapan dengan meja besi krom di tengahnya. Meja khas resto modern jaman sekarang. Dan tak lama kemudian pesanan mereka datang.



Kedua bocah itu menyambut dengan gembira.



" Cuci tangan dulu di sana ya.. terus berdoa dan baru makan.." kata Kristy pada anak anaknya.



Dafa dan Dafi segera menuju ke wastafel dan mencuci tangannya.Dan kemudian mereka segera kembali kemejanya. Setelah berdoa mereka kemudian makan dengan lahap. Mungkin karena sudah lapar.



Kristy tersenyum pada keduanya. Dan kemudian ia segera mengambil hp nya dan menghubungi Yoga.



" Halo Kris.." Yoga dengan cepat mengangkat panggilan telponnya.



Kris tersenyum Yoga dengan cepat menerima panggilannya padahal ia yakin Yoga masih bersama wanita tadi. Itu artinya dia tidak sedang main kucing\_kucingan dengannya.



" Aku di mall...sarapan dengan anak anak. Kamu di mana?"



" Aku juga di mall . Kau di mana..biar aku ke sana "



"Aku di lantai 2 "



" Stand apa ?"



" Fast food. burger.."



" Oke. Aku ke sana sekarang " Yoga segera menutup telponnya.


__ADS_1


" Dafa Dafi kalian makan di sini dulu ya. Papa mau kemari.. Mama cegat di depan ya.." ucap Kristy. Keduanya mengangguk.



Dan kemudian Kristy segera keluar dari resto itu . Ia berjalan di depan toko dan melangkah pergi. Ia ingin mencari tahu keberadaan Yoga dengan wanita tadi.



Tak jauh dari situ , Yoga berpamitan dengan Bintang.



" Maaf ya aku tidak bisa mengantarmu..." kataku pada Bintang.



" Ya..cepat kau temui temanmu...dia sudah menunggu kan.." kata Bintang.



" Oke..bye " ucapku singkat seraya buru buru pergi.



Bintang melepas kepergian Yoga dengan senyum dan kemudian ia segera menuju ke tangga eskalator turun.



" Kris.."



Ia masih mendengar suara Yoga memanggil nama temannya.



" Kristy..!" Suara Yoga yang terdengar keras memaksanya menoleh.



" Kris?... bukan teman pria ?... tapi Kristy?...teman wanita?"



Bintang yang tadinya menduga teman yang menelpon Yoga tadi adalah Kris tenyata bukan Krisna atau Christiano seperti dugaannya melainkan Kristy...



Yoga nampak melambai ke seseorang wanita yang melangkah menuju kepadanya. Ia hanya bisa ternganga saat melihat Yoga dari kejauhan memeluk wanita itu. Yoga nampak ceria dan tersenyum dengan wanita itu.




Tangga eskalator yang membawa Bintang telah sampai ke lantai 1 memaksanya untuk melangkah menjauh. Bayangan Yoga dan wanita itu sudah tak tampak lagi.



Dengan langkah galau , Iapun segera kembali ke butik . Ia akan bertanya pada Yoga nanti malam tentang wanita itu. Karena Yoga akan ke rumahnya nanti malam.


.


.


Sementara itu Yoga tampak tersenyum saat bertemu Kristy di sana.



" Kenapa ketawa seperti itu?" tanya Kristy



" Senang sih ketemu kamu lagi. Kangen .." jawab Yoga enteng.



" Hem..padahal cuma pisah sebentar "



" Sedetik nggak ketemu kamu rasanya seperti setahun Kris.."



" Gombal..." sahut Kristy cepat.



" Hahaha.." Yoga tertawa.



" Anak anak di mana ?" tanya Yoga


__ADS_1


" Makan di situ tuh.." Jawab Kristy sambil menunjuk resto fast food tak jauh dari mereka.



" Yuk ke sana.. " ajak Yoga sambil meletakkan tangannya di bahu Kristy dan kemudian berjalan sambil merangkulnya.



" Wanita tadi itu siapa ?" tanya Kristy kemudian.



" Kau lihat dia?... Cemburu lagi ?"



" Nggak lah.. cuma tanya aja..." Yoga tersenyum.



" Dia itu Bintang. Adiknya Bulan..Dia itu sudah seperti adikku sendiri.. Jangan cemburu ya..Aku gak selingkuh kok.." ucap Yoga memberi penjelasan. Dan itu tak seperti di buat buat.



" Punya suami tampan harus kuat mental sayang.. fans suamimu ini di mana mana.." canda Yoga.



" Dasar.. kepedean ya.." ucap Kristy sambil mencubit tangan Yoga.



Yoga tertawa tawa.



' Ooo...adik Bulan..pantesan akrab..' batin Kristy. Untung saja ia tadi tidak cemburu buta dan marah marah pada Yoga.



'Adik..berarti saudara ya..' Kristy tersenyum.



Yoga dan Kristy kemudian segera bergabung dengan anak anak mereka. Dafa dan Dafi nampak senang melihat kehadiran Yoga.



" Papa minta.." ucapnya pada kedua putranya .



" Aak Pa.." kata Dafa sambil menyuapi Yoga bergantian dengan Dafi. Kristy tersenyum melihat mereka saling berbagi .Bahagia rasanya melihat Yoga dan anak anaknya saling menyayangi.


.


.


>>>>>>


Sore harinya mereka menuju ke tempat pemakaman Bulan . Keempatnya segera turun dari mobil menuju ke sebuah makam yang bertuliskan


' Bulan Candra Dewi ' dan tanggal kematiannya.


" Dia meninggal di hari yang sama dengan Mas Raka ?" tanya Kristy saat melihat tanggal di batu nisan Bulan.



Aku cuma mengangguk. Aku kemudian membacakan doa doa untuk Bulan.



' Maafkan aku Bulan...Setelah 5 tahun aku baru berani kemari menjenguk mu. Bertahun tahun ini ku lalui dengan mengingatmu dan aku terlalu larut dalam kesedihan . Karena kebodohan ku aku kehilangan mu...



Maafkan aku pula yang tidak bisa menepati janjiku padamu. Aku tidak bermaksud mengkhianati mu ..mengkhianati janji kita.. Kau tetap yang terindah bagiku.. Kau kenangan termanis yang ku miliki..



Tapi sekarang aku memiliki Kristy.....Aku , Kristy dan anak anaknya ...Kami semua orang orang yang tersisa dari kecelakaan itu...Dan mungkin Tuhan ingin menyatukan kami..Untuk menebus semua kesalahanku..



Aku mendoakan semua yang terbaik untukmu ..Semoga Tuhan mengampuni dosa dosa mu dan dosaku...dosa kita..Semoga kau mendapat tempat terindah di surga....



Selamat tinggal Bulan... Ijinkan aku berbahagia bersama Kristy dan anak anaknya...'



Aku menutup doaku dan menebarkan bunga di pusaranya. Kristy dan anak anak juga ikut menebar bunga. Kemudian sesudah itu kami pergi meninggalkan makam itu menuju ke rumah keluarga Bulan.


__ADS_1


Ya...Aku memang harus ke sana. Untuk menyampaikan permintaan maaf ku pada keluarganya. Dan semoga mereka juga mau memaafkan ku.


__ADS_2