KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
216. GOODBYE KISS


__ADS_3

Sial....dia menjebak aku... Aku harus bagaimana ini ..Aku tidak mau menikahi wanita itu .Aku tidak suka barang bekas ...


.


.


Xavier kebingungan sendiri. Ia benar benar tidak ingin menikah jika bukan dengan Mimi. Namun jika Papanya membuat keputusan seperti itu ,ia tidak akan bisa menentangnya .



" Mama...." Xavier bergelayut manja pada Kristy untuk merayunya agar mau membantunya. " Aku masih bocah 15 tahun...belum boleh menikah ..Aku masih sekolah..."



" Makanya jangan banyak tingkah Xavier...kenapa sih kamu mengikuti pergaulan bebas...Selama di Australia saja kamu tidak terpengaruh..baru di sini sebentar sudah rusak..Bagaimanapun karena kamu pria, kamu tetap harus bertanggung jawab padanya..."



" Iya kalau aku sudah main Ma..Aku cuma celup dikit terus gak jadi soalnya dia jalan tol...masak gitu harus tanggung jawab..." keluh Xavier.



" Hi\_ih...bocah ini..." Kristy memukul kepala Xavier pelan.



" Mimi Ma... selain Mimi aku tidak mau menikah..." Kristy benar benar pusing oleh putranya itu .


.


.


Kristy berbicara dengan Yoga dan Romi membicarakan tentang rencana pernikahan Xavier.



" Tidak bisakah di batalkan saja Mas...Sepertinya Mika itu menjebak Xavier...Xavier menceritakan semuanya padaku...Ia tidak melakukannya .." Kristy membela Xavier.



" Kurasa betul kata Kristy Yog.... Dari awal aku melihatnya , dia memang seperti wanita pro...Ku rasa dia bukan wanita yang cocok untuk menjadi menantu...Dia seperti cewek matre yang cuma ingin mengincar harta. Lagian Xavier masih bocah... Meskipun cuma nikah siri , bocah seperti Xavier bertanggung jawab untuk dirinya sendiri saja belum bisa apalagi istri... " Romi pun turut menyetujui Kristy.



" Lalu apa yang harus kita lakukan? "



" Hal sepele seperti ini serahkan saja padaku...Aku akan membereskannya " Kata Romi sambil tersenyum simpul.


.


.


.


Yoga, Kristy dan Romi memanggil Mika ke ruangan Romi. Xavier juga ada di sana. Ia duduk di kursi CEO Romi , Sedang Ketiganya bersama Mika duduk di Sofa. Mika di sudut lain sofa itu pula.


.


.


Xavier duduk di kursi CEO begitu gagah...andai aku benar menikah dengannya, aku akan menjadi nyonya Bos...hihi...Mika sudah membayangkan dirinya menjadi nyonya CEO


.


.


" Mika , Kami sebagai orang tua Xavier bertanggung jawab penuh atas semua yang di lakukan nya. Dan karena Xavier masih di bawah umur kami memberikan penawaran padamu. Kau pilih cek atau uang tunai? " tanya Romi.



"' Jadi kalian menganggap ini selesai dengan uang ?...Aku mau Xavier menikahi ku..."



" Xavier sudah menceritakan semua yang terjadi pada kami.. Dia tidak bercinta denganmu, tapi kau bermain solo..Dia baru akan mulai tapi batal karena kau sudah tidak perawan " kata Kristy.



" I...itu tidak benar .." sangkal Mika.



" Anakku ini meski dia Badung tapi dia tidak pernah bohong dengan ucapannya... Kalau kau masih bersikeras aku akan mengambil jalur hukum...Kami akan melaporkan mu ...kau membuat berita tak benar dan juga tanpa bukti jelas...Kau tidak punya saksi atau apapun...Kalau perlu kami akan menuntut tes keperawanan..karena status mu masih gadis, kami akan meminta bukti itu ...Kalau kau keras kepala kau sungguh akan rugi sendiri " kata Yoga.


.


.


Ah Sial....Mereka bukan orang orang bodoh...


.


.

__ADS_1


" Terima saja penawaran dari kami...kau tidak akan rugi...Kau masih bisa bekerja di sini , kami juga tidak akan mempermasalahkan ini lagi...Kau tinggal sebut saja berapa uang yang kau mau... tapi yang jelas tidak akan ada pernikahan "



" Tapi kami saling mencintai ..." ucap Mika.



" Maaf ya Mika ..Aku tidak mencintaimu ..Aku cuma mau main main denganmu...Aku cuma mencintai Mimi .." sahut Xavier cepat.



" Kami menawarkan mu uang untuk ganti rugi karena anak kami bersalah telah mempermainkan mu...Juga kami tidak akan memperpanjang ini ..Kau dapat uang, kau bisa tetap bekerja dan jangan ganggu putraku lagi " tegas Yoga.


.


Sial....Aku terjepit...kalau aku tetap ngeyel , aku bakal masuk bui...tapi kalau menurut pada mereka, aku batal menjadi nyonya CEO....bagaimana ini...


Aku tidak punya pilihan.


.


" Kalau Xavier benar melakukan itu, dan kau sampai hamil kami pasti bertanggung jawab..." kata Yoga.



" Nggak mungkin lah Pa... Aku Lo sudah di bekali Om Romi pengaman..." sahut Xavier cepat.



" Kak Romi !!" Kristy dan Yoga langsung protes pada Romi .



" Hehe....Sorry.." ucap Romi cengengesan.


" sayang ponakan sih..."


.


Bocah ini.....di bantu malah buka kartu di depan orang tuanya .. sama saja mengumpankan aku ke Yoga dan Kristy...memang dasar bocah Badung...


.


Xavier tersenyum senang. Om Romi nya nanti pasti bakal di amuk kedua orang tuanya.



" Kak Romi ini ngajarin yang gak bener " protes Kristy. Romi cuma ketawa.



.


Hem....benar benar tak ada pilihan lain ..Ya sudah aku minta uang yang banyak saja...


.


" Cek kosong "



Romi dan Yoga tersenyum. Yoga kemudian mengambilkan sebuah cek dan memberikannya pada Mika.



" Setelah ini semua antara kau dan Xavier selesai. Jangan pernah usik anakku lagi kalau tidak ingin ku pecat " tegas Yoga



" Iya ..." Jawab Mika kemudian sambil menerima cek tersebut. Sesudah itu ia pun segera keluar dari ruangan itu.



" Kak Romi ini bagaimana sih ?" Yoga langsung menghampiri kakaknya itu.



" Kakak ko ngajarin yang gak baik...harusnya kan melarang kenapa malah ngasih pengaman?" Kristy protes pula



" Kan namanya anak muda .. Pasti ingin mencoba... seperti kau dulu..aku cuma melindungi dia...soalnya wanitanya nampak pro..." jawab Romi



" Seharusnya jangan mengajari dia ikut terjerumus pergaulan bebas..."



Romi tak berkutik di desak Yoga dan Kristy. Sementara Xavier tertawa ngakak.



" Hahaha..." Xavier tertawa tawa sambil melangkah keluar dari ruangan itu. Ia sudah lega masalahnya sudah selesai.

__ADS_1



" Waktunya mengejar Mimi lagi..." ucapnya .


.


.


Xavier berpapasan dengan Mika yang hendak masuk lift. Ia ikut masuk saja saat pintu lift terbuka meski lift kosong dan cuma ada mereka.



" Sorry ya Mik..." ucap Xavier tampak menyesal. " Aku memang tidak mencintaimu..Aku lebih menyukai wanita lain.....tapi aku sedikit menyukaimu...Kalau saja kau belum pernah tersentuh pria lain, aku tak keberatan kau jadi istriku..." Xavier ingin sedikit menghiburnya karena Mika tampak menunduk sedih.



" Andai kau bertemu denganku sebelum aku bertemu pria itu Xavier..." ucap Mika sambil menghapus air matanya.


.


.


.


Hah...Si Mika menangis?...Dia beneran cinta sama aku?...Kasihan sekali nasibmu Mika...bertemu cowok nakal seperti aku....Mencintai seorang bocah seperti aku... habis aku memang tampan sih...🤭🤭


.


.


.


" Brati kita memang bukan jodoh..." kata Xavier.



" Aku masih menyukaimu Xavier sayang..." ucap Mika.



" Mau....ciuman perpisahan ?" tanya Xavier. Mika langsung menoleh pada Xavier yang berdiri di sisinya.



" Gak takut kamu menyentuh bekas orang...nanti kena penyakit .." sindir Mika.



" Jangan banyak omong " Ucap Xavier seraya meraih Mika dan menariknya hingga berada dalam dekapannya.



Mika menatap pria super tampan yang kini memeluknya itu. Dan tanpa kata Xavier langsung menciumnya. Ia mengecup bibir Mika dengan mesra. Ia menautkan bibirnya dan menyesap bibir manis wanita cantik dan seksi itu.



" Kamu sekarang sudah pintar berciuman ya.." ucap Mika saat mereka sudah sampai di lantai dasar.



" Kan kamu gurunya..." ucap Xavier yang masih enggan melepaskan Mika dari pelukannya. " Masih mau lagi?" tanya Xavier lagi.



" Bolehkah aku mencium mu sepuas ku kali ini saja..." tanya Mika.



" Tentu saja Mika sayang..." Xavier memencet tombol up lagi sehingga mereka naik ke lantai atas lagi. Sembari itu merekapun berciuman kembali.Dengan begitu mesra. Ciuman membara untuk mengingat perpisahan mereka.



Entah berapa kali lift itu di mainkan Xavier naik turun sembari keduanya bercumbu mesra. Mereka hanya ingin meluapkan segenap rasa di hati mereka yang tersisa.


.


.


Pengawas C C T V yang memantau lift melapor pada Romi. Romi langsung membuka laptopnya dan melihat c c t v dalam lift tersebut bersama Yoga dan Kristy



" Ya Ampun Xavier....masalah baru saja di selesaikan...Dia malah seperti itu lagi dengannya " Kristy benar benar pusing di buatnya.



" Maunya apa sih tu bocah..." ucap Yoga geram. " Di suruh nikahin gak mau tapi masih deketin dia lagi..."



" Tunggu saja kabar terbaru nanti...kalau dia hamil nikahkan saja...gak usah di tawar lagi..." kata Romi. Kristy mengangguk gemas karena melihat kelakuan anaknya itu.



" Makanya aku kasih dia bekal pengaman ..ada benarnya kan kalau melihat kelakuan anakmu Yog..." kata Romi sambil cengengesan.

__ADS_1



" Awas kau nanti di rumah Xavier...." Yoga benar benar geram dengan anak Badung nya itu.


__ADS_2