KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
55. TEMAN GOKIL


__ADS_3

" Hah..Kyoto? Jepang?"' Kristy benar benar tak menyangka kalau Yoga diam diam merencanakan bulan madu mereka.


" Iya..Tidak apa apa.. Kalian pergi saja bulan madu. Ibu akan menjaga Dafa dan Dafi." jawab Ibunya sambil tersenyum.


Ia merasa senang saat hubungan Yoga dan Kristy mulai membaik.


" Apa perlu pengasuh sementara untuk membantu Ibu?" tanyaku.


" Tidak usah...Nanti biar aku minta Desi saja. Dia sedang tidak sibuk sepertinya..."kata Ibu Kristy.


YES ...Aku bisa berduaan dengan Kristy batinku senang. 😜


Setelah itu Ibu meninggalkan kami berdua . Aku tiduran di sofa .Ku sandarkan kepalaku di pangkuan Kristy. Aku memandangi wajah cantik istriku yang tiada dua itu.


Ah..Dia semakin cantik saja dari hari ke hari. Diam diam aku mengaguminya.


Begitu juga halnya dengan Kristy , Suami keduanya yang hanya bisa di jumpai nya satu bulan sekali itu begitu tampan. Sangat tampan dan mempesona. Ia yakin setiap hari pasti banyak wanita cantik di sekitarnya.


' Bagaimana kalau dia sampai di ambil orang .. Bagaimana kalau dia tergoda wanita lain..' batinnya bertanya.


" Kris.. cium.." ucapku


" Hah?!..." Kristy nampak bengong.


Tanpa kata aku membawa Kristy mendekat ke wajahku. Dan aku mengecup lembut bibirnya.


Kristy yang tadinya bengong kini membalas ciumanku dengan intens.Kami cukup lama saling bercumbu mesra untuk melepas rindu.


" Lagi mikirin apa.. bengong dari tadi.." Ucapku kemudian setelah cukup puas berciuman dengannya


" A...itu.. " Kristy nampak ragu untuk bicara jujur pada Yoga tentang ketakutannya kehilangan Yoga.


" Apa?" tanyaku sambil tersenyum. Ekspresi wajah Kristy yang seperti menyembunyikan sesuatu itu begitu lucu.


" Bulan madu... ya...kenapa kita harus bulan madu ke Jepang..kan jauh sekali..Apalagi Dafa dan Dafi tidak ikut..." ucap Kristy kemudian.


" Justru itu Kris... Aku bukannya tidak ingin mengajak mereka. Tapi pikirkan aku sedikit lah.. Suamimu ini belum kau beri nafkah batin 7 bulan lho sejak menikah... Kemarin hampir gol saja di ganggu mereka..." ucapku


Muka Kristy langsung memerah . Ia langsung malu saat aku mengatakan itu.


" Kalau kau tidak ngasih aku , aku bisa selingkuh lho.." Aku mulai menggodanya.


" Jangan! " Sahut Kristy cepat.


Aku langsung tersenyum mendengar jawabannya.


" Aku tidak akan selingkuh kok kalau kau memberi jatahku.." ucapku sambil menyentuh pipi Kristy yang semerah tomat itu.


" Makanya aku mengajakmu pergi ke sana. Untuk sebentar saja kau bahagiakan aku. Berikan hak ku.. Kau penuhi kewajiban mu.. jadi rumah tangga kita akan baik baik saja "


" Tapi apa harus sejauh itu... Aku tidak bisa berpisah dengan Dafa Dafi..."Kristy nampak keberatan


" Setidaknya untuk malam pertama kita saja aku tidak ingin ada gangguan Kris... " Aku pun keras kepala tidak mau mengalah. Egois memang.

__ADS_1


" Kita bisa melakukannya di sini .." Kristy juga belum mau mengalah.


" Dan seperti bulan lalu? " Aku bangkit dari pangkuan Kristy dengan wajah kesal. Rasanya kecewa Kristy tidak mau menuruti ku.


" Yog..."


" Sudahlah.." ucapku kemudian


' Dia marah...?" batin Kristy.


Aku mengambil tasku dan mengeluarkan sesuatu dari sana. Kristy melihatku yang nampak ngambek itu.


" Padahal tiket , paspor sudah ku siapkan. Mata uang Jepang sudah ada. Hotel juga sudah boking. Buku nikah juga sudah kubawa... " Aku menyebut banyak hal yang sudah ku siapkan untuk kami.


" Buku nikah?" tanya Kristy cepat.


" Ya.. ini buku nikah kita. Aku sudah mendaftarkan pernikahan kita. Tinggal memindahkan KK mu saja dan Si kembar masuk ke KK ku.." jawabku sambil tersenyum manis dan menunjukkan buku nikah suami dan istri pada Kristy.


Kristy ternganga. Yoga benar benar sudah menyiapkan semua itu. Tapi yang paling membahagiakannya adalah buku nikah mereka. Ternyata Yoga benar benar ingin menjadikannya istri sahnya bukan sekedar istri siri. Dan itu merupakan bukti ketulusan Yoga. Yoga tak main main di pernikahan mereka.


Kristy memeluk Yoga yang kemudian tertawa karena berhasil menggoda dirinya. Ia benar benar bahagia kini. Posisinya sudah benar benar jelas sekarang . Di mata hukum dan di mata agama. Ia benar benar istri sah Yoga.


" Senang ya mengerjai aku , suami nakal.."ucap kristy sambil menyentuh wajah Yoga dengan kedua tangannya.


Aku tertawa. "Habis kau lucu sekali sih.."


" Kau ini selalu penuh kejutan ya.."ucap Kristy gemas sambil mencubit pipiku.


" Hahaha.. Mantan play boy ya harus romantis lah.. "


" Jadi mau kan bulan madu berdua?" tanyaku lagi.


" Iya " jawab Kristy kemudian sambil mengecup lembut bibirku. Aku membalas ciumannya. Bibir kenyalnya manis sekali. Aku benar benar tak ingin melepaskan nya.


*****


" Kalian ini ya.. benar benar tak tau tempat ya.." terdengar suara dari belakang kami yang mengusik saat indah kemesraan kami.


Kami langsung menoleh.Dan kulihat Andi , Desi dan anak kembar kami di sana.


Aku yakin tadi pasti Desi yang bicara suka ceplas-ceplos itu.


" Waaaaah... " Dafa dan Dafi nampak senang melihat kemesraan kami.


Kristy langsung menutupi mukanya yang tampak malu malu.


" Jangan di lihat .. bukan tontonan anak kecil.. " kata Andy pula sambil menutup mata Si kembar.


" Kalian nonton tv saja ya.." Andi kemudian mengajak keduanya ke karpet dekat Tv tak jauh dari mereka.


" Ku bilang juga apa Kris.. Kita butuh waktu berdua tanpa gangguan " Aku berbisik pada Kristy. Kristy mengangguk.


" Baru beberapa hari yang lalu bilang ogah kemari sekarang lengket kek perangko" ucap Andi menghampiri kami kembali dan duduk di sofa itu berempat.

__ADS_1


" Iya ..Aku juga heran. Kemarin nangis nangis bombai sekarang main cabe cabean ..." kata Desi pula menyindir dengan perumpamaan.


" Apa sih Des?" ucap Kristy.


" Kok cabe?" tanya Andi.


" Main Hot bego.."


" Oh iya ya.. bodohnya aku.. Kukira cabe cabean ABG gak jelas itu..."jawab Andi sambil tertawa.


" Lola.. " timpal Desi.


Heran deh...Dua orang ini mulutnya ceplas-ceplos banget. Kompak banget


" Kapan kau tiba Des ? " Tanya Kristy kemudian


" Barusan. Ibumu telpon. Katanya kalian mau bulan madu. Aku di suruh bantuin jaga. Jadi aku langsung ke sini. Mumpung aku ga ada job, jadi aku mau. Sebenarnya aku ogah jadi baby sitter tapi demi sahabatku gak papa sih.. ucap Desi sambil tersenyum.


" Makasih Des..."ucap Kristy senang


" Lagian aku mau minta bayaran besar ke suami kaya mu ini.." 😜


"Haduh .." Kristy menepuk keningnya.


" Gaji ku harus sepadan lho..Aku membantu kalian mencetak gol lo. Gol free los tanpa gangguan ..."


Aku dan Andi spontan tertawa terbahak bahak. Teman Kristy yang satu ini memang benar benar koplak. Anjir sumpah.. Ngakak gue..😂😂😂


" Cocok cocok.." ucapku sambil mengacungi 2 jempol pada Desi.


Sedang Kristy nampak malu malu sambil memegangi pipinya.


******


" Besok Mama dan Papa pergi sebentar ya sayang.." Kristy berpamitan pada dua buah hatinya yang tiduran di sisi kanan dan kiri ku. Mereka memang lengket sekali padaku jika aku pas mudik seperti ini.


" Iya.." Jawab Dafa.


" Kalian tidak boleh nakal lho kalau sama Tante Desi.." kata ku.


" Iya Pa.." Jawab keduanya.


" Nanti Mama bawain kalian oleh oleh . Boneka kayu , kue , dan mainan ..."


" Adik ! " jawab keduanya


"Hah ?!" Aku dan Kristy bengong


" Kata Tante Desi Mama dan Papa mau bikinin adik buat kita...Jadi kita tidak boleh mengganggu. " Kata Dafa.


" Jadi kalau pulang nanti bawakan Adik ya Pa Ma "tambah Dafi. Kristy ternganga sampai tak bisa berkata apa apa.


" Hahaha.."

__ADS_1


Aku tertawa geli. Si Desi ini benar benar bisa membuat sakit perutku karena kebanyakan tertawa


__ADS_2