
" Xavier Xavier kamu itu benar benar ya...Dari dulu tidak berubah...jangan mentang mentang kamu kaya kamu sombong... Dan lagi kamu jangan terlalu PD... aku tidak pernah menyuruh Tante Kristy dan Om Yoga , apalagi Saif dan Kayla ...Dari dulu aku cuma menganggap mu adik... " kata Mimi tetap berusaha menahan emosinya.
" Bilangnya adik tapi dari dulu selalu di jodohkan denganku..."
" Itu bukan keinginanku ya...tapi Tante Kristy dan Om Yoga sendiri ..Mereka begitu karena Kayla sangat lengket pada ku .."
" Tentu saja lengket kau yang menyusui dia 2 tahun... dia menganggap mu ibu nya..." sahut Xavier.
" Xavier...jangan salah artikan kebaikan ku .. Aku menyayangi Kayla seperti aku menyayangi anakku Saif ...Tapi itu bukan karena aku mengharapkan kamu .."
" Tapi jika aku bersedia menikahi mu ..kau mau kan?..." Mimi terdiam. " Itu sama saja kau mengharapkan ku bodoh ..." timpal Xavier.
" Ah...sudahlah Xavier .. bicara dengan mu membuatku pusing .. Cepat bawa Kayla pulang atau biarkan dia menginap di sini dan kau saja yang pulang..Kau ini dari dulu suka banget memancing emosi ku..."
" Yee...ada yang takut jatuh cinta pada bocah .." ledek Xavier.
" Kau ini .." Mimi benar benar geregetan.
" Kalau begitu ku tantang kau Mimi...sini..duduk dekat aku... tatap mata ku ..5 menit...ah tidak 1 menit saja... kau pasti jatuh cinta pada ku..."
" Xavier kau sungguh lucu.. "
" Berani tidak ? " tanya Xavier.
" Oke..." jawab Mimi seraya duduk di dekat Xavier .
Xavier mengambil hp nya dan mengatur timer nya . Dan kemudian ia mulai berhadapan dengan Mimi.
" Satu dua tiga..." Xavier memulai hitungannya. Ia dan Mimi saling berhadapan dengan mata saling bertatapan. Tanpa berkedip dan tetap fokus.
Mimi ini...meski usianya sudah 32 tahun ....Dia tetap cantik dan awet muda...Kulitnya halus meski warnanya agak gelap ..Meski memakai hijab , kecantikannya tetap terpancar...justru semakin misterius.. Matanya indah , Hidungnya mancung , bibirnya tipis dan sepertinya bentuk mukanya tirus. Dia tidak tinggi...dia termasuk pendek ..tapi itu justru imut...
Ah ...gila ...dia terlalu mempesona jika semakin di perhatikan... Kalau seperti ini , bukan dia yang jatuh cinta pada ku justru aku yang jatuh cinta padanya lagi...
" Krrrring... " Xavier tersentak kaget dengan alarm timer yang di setting nya sendiri.
Asem....jantungku hampir copot...Mimi sialan ..Mimi seperti patung tak berperasaan ...tapi dia bisa bermain main di hatiku sesuka hatinya.. ..
" Sudah ?..." tanya Mimi.
" Sial " gerutu Xavier pelan.
" Tidak ada apa apa kan .. ?" tanya Mimi tanpa bergeming.
" Kurang lama..." jawab Xavier tak mau mengakui kekalahannya.
" Sudahlah Xavier .. Aku menghargai kamu karena kamu dan keluargamu sudah membantu aku seorang janda ini ... Tapi bagi ku kau tetaplah adik sepupu ku ...Kita bersaudara .. dan saudara itu tidak boleh saling jatuh cinta.." ucap Mimi yang berpikir secara dewasa.
" Apa itu benar benar tidak bisa di rubah ? " tanya Xavier mencari tahu apakah ia masih memiliki setitik harapan untuk bersama Mimi.
Mimi gamang. Ia ragu untuk menjawab . Dan ia memilih untuk diam .
" Sudahlah aku pulang .." ucap Xavier seraya melangkah menuju ke Kayla yang tertidur di sofa bersama Saif dan kemudian ia segera menggendongnya.
" Jangan lupa usap air liur mu Xavier ..kamu tadi tertidur sambil ngiler tuh ..belepotan mukamu .." kata Mimi sambil tertawa kecil.
" C i h ...asem..." gerutu Xavier seraya membawa Kayla menuju ke mobilnya. Ia sempat melihat ke kaca spionnya dan mengusap area sekitar mulutnya.
__ADS_1
" Mimi sialan ..ngerjain aku .." gerutu Xavier sambil meletakkan putrinya di bangku tengah.
" Mimi tukang n g i b u l ..aku gak ngiler...asem !!!" ucapnya keras . Ia yakin Mimi pasti mendengarnya. kemudian ia pun segera tancap gas dan pergi.
Mimi tertawa kecil sesaat sambil menutup dan mengunci pintu rumahnya. Ia kemudian menyandarkan tubuhnya di balik pintu sambil jemarinya menyentuh dadanya.
" Bocah itu benar benar deh .. " gerutu Mimi .
Dia memang tampan...sangat tampan .. dia tinggi dan tubuhnya bagus ... hidung nya mancung dan bibirnya indah .. Terlebih matanya tajam seperti elang.. Tatapan tajam nya seperti menembus ke jantung ku ..
Mimi memegangi kedua pipinya yang bersemu merah dengan detak jantung kacau tak beraturan gara gara Xavier.
Bocah itu memiliki semuanya...Dan dia istimewa..Tidak ...dia bukan lagi seorang bocah.. .tapi dia pria dewasa...tapi aku tidak akan jatuh pada pria sombong itu ...Dia akan semakin tinggi hati jika dia berhasil mendapatkan ku..
Maafkan aku Mas Abimanyu...Aku hampir saja mengkhianati mu... Aku tidak akan tergoda lagi pada pesona pria itu ..
TIDAK AKAN !!
Mimi menguatkan hatinya. Sedari awal sejak Abimanyu pergi untuk selamanya karena kecelakaan itu , ia sudah bertekad tidak akan jatuh cinta lagi. Ia ingin kelak di kehidupan abadi , ia tetap berjodoh dengan suaminya Abimanyu yang tak tergantikan posisinya di hatinya. Karena itu ia rela hidup menjanda bahkan sampai 10 tahun.
Selama ini sudah banyak yang ingin meminangnya , namun ia tidak pernah mau. Ia ingin setia pada satu pria meski dia sudah tiada. Ia ingin jodohnya kelak di dunia dan di akhirat cuma Abimanyu. Itu yang membuat ia bisa bertahan selama ini. Satu cinta untuk selamanya.
Xavier mengemudi menuju ke rumah nya sendiri. Sejak Yoga dan Kristy menetap di Jakarta, Xavier menempati rumahnya kembali bersama kedua orang tuanya dan Kayla .
Mimi benar benar seperti batu karang yang tidak mudah goyah sedikitpun...Dia tidak berubah ..Aku tidak boleh terlalu sering bertemu dengannya.
Aku memang ingin menikah lagi agar Kayla punya ibu... Agar keluarga kami lengkap lagi ..Tapi Mimi sama sekali tidak memberi harapan pada ku .Baik dulu maupun sekarang...
Mika jalan tol...Kalau aku dengan Mimi...Mimi juga jalan tol ..apa spesialisasi ku jalan tol ??...uh 😓
Seharusnya dengan latar belakangku yang seperti ini ..jika aku menikah lagi , harus dengan perawan lah..
Sudahlah ..lupakan Mimi ..Aku akan mencari gadis lain saja untuk menjadi ibu Kayla ...
Maaf ya Mika... Bukan aku ingin mengkhianati mu... Tapi Kayla butuh Ibu...aku juga butuh pendamping... Aku masih muda...Libido ku tinggi...Aku tak mungkin main solo terus...Aku harus punya pasangan...Dan aku akan mencari pasangan yang baik, yang bisa menyayangi Kayla sepenuh hati. ..
Xavier membulatkan tekad nya. Ia ingin menyempurnakan hidupnya . Ia ingin punya keluarga yang utuh kembali.
Bukankah menikah itu ibadah...Jadi aku harus menikah lagi...Daripada berzina beli wanita lebih baik aku mencari istri baru...
" Ma..Pa...aku akan menikah lagi.." kata Xavier pada Yoga dan Kristy.
" Sungguh ? " Kristy nampak antusias menyambut bahagia dengan keputusan Xavier.
" Apakah dengan Mimi ?" tanya Yoga.
" Gak lah Pa... memangnya dunia se\_sempit celana kolor ?...Aku mau yang lain lah...Aku mau dapat yang ORI..."
" hah? "
" Peribahasa macam apa itu.. " sahut Yoga.😓
" Dunia tak se_sempit daun kelor ..itu yang bener "
" Sama aja.."
" Lalu dengan siapa ? " tanya Kristy.
" Masih cari lah...yang jelas bukan Mimi ."
" Hadee\_eeh...anak ini...Kenapa harus mencari lagi... Mimi pendamping yang paling cocok untuk mu...Dia menyayangi Kayla ..kau juga menyayangi Saif...Kalian janda dan duda ...pas sekali..." kata Kristy.
" Ini hidupku ya Ma...aku yang menjalani...Bukan Mama atau Papa...Daripada aku nikah trus cerai lagi ...Tolong Mama dan Papa menghargai keputusanku ..aku bukan bocah lagi yang bisa kalian atur ini itu...Ini masalah jodoh...masalah hati .. Biarkan aku memilih sesuai dengan kata hati ku sendiri..."kata Xavier.
Yoga dan Kristy terdiam . Xavier benar , mereka tidak boleh terlalu turut campur dengan urusan anaknya apalagi mencari jodohnya.
" Cie ..sudah mau cari istri baru .." ucap Cinta adiknya meledek Xavier.
Cinta kini juga sudah tumbuh dewasa dengan kecantikan istimewanya. Ia tumbuh tinggi dan semampai seperti Kristy Ibunya. Namun kecantikannya perpaduan dari Yoga dan Kristy. Tubuh jenjang , langsing dan cantik bak seorang artis blesteran , Cinta kini menjadi seorang CEO di perusahaan anak cabang Pratama.
__ADS_1
" Gak usah ngurusin kakak..Urus sendiri tunangan mu si Andres itu .." timpal Xavier pada Cinta.
" Huuuu.." ledek Cinta.
" Urus si Andres n o h ...Jangan malah pacaran sama Kesha saja .." sindir Xavier yang tahu Kesha memang sedang dekat dengan Cinta.
" Ngajak ribut ni ..." ujar Cinta.
" Kesha itu tunangan Alisha...jangan jadi PELAKOR ya ..Jangan mentang mentang saingan mu itu gadis desa..."
" Huh...mulut itu .. bikin kesel ...pantes Mimi gak mau sama kamu.."
" C i h.. "
" Kalian ini ...sudah dewasa masih seperti anak kecil... Minggu depan Mama dan Papa mau ke Surabaya dan ke Blitar , menjenguk anak Dafa 'Pasha' dan Anak Dafi 'Vina'....Kalian jangan suka ribut... " ucap Kristy mengingatkan dua anaknya itu. Mereka juga harus membagi perhatian pada cucu cucu nya yang lain. Mereka tak ingin dua kakak adik ini bertengkar.
" Tenang saja Ma...aku tinggal di apartemen ku...Gak di sini kalau Papa dan Mama mudik .."kata Cinta.
" Kamu itu perempuan Cinta...tidak boleh tinggal sendiri ...bahaya .." kata Yoga
" Aku bisa jaga diri..Toh juga ada satpam di sana .." Cinta ngeyel.
" Tinggal di sini saja Sama Xavier dan Kayla .." ucap Kristy pula.
" Iya iya .." Cinta mengalah karena tak mau ribut lagi. Xavier cuek saja. ia tak mempermasalahkan adiknya tinggal di sana atau tidak.
Xavier berangkat ke kantornya , sementara Kayla sudah berangkat ke sekolah dengan Yoga dan Kristy. Cinta kadang juga mengantarnya . Perusahaannya cukup jauh dari rumah tersebut. Namun ia selalu di temani sopir dan asistennya.
" Pagi Kak Xavier .." sapa Alisha ramah ( anak Bisma yang bekerja sebagai sekretaris di perusahaannya ) . Meski Xavier Bosnya , ia yang sejak kecil terbiasa memanggil Xavier dengan kakak dan Xavier juga tidak keberatan dengan panggilan itu. Xavier tersenyum padanya dan sesaat berhenti di depannya.
Kasihan nya gadis ini...dia di jodohkan dengan Kesha makanya di kasih kerjaan di sini supaya bisa dekat dengan Kesha...tapi Kesha justru diam diam pacaran dengan Cinta...
Tapi gadis bodoh ini tidak tahu jika tunangannya punya hubungan dengan wanita lain ..
Percaya begitu saja dengan Kesha...Mentang mentang Kesha pendiam , kalem dan alim...Benar benar bodoh...*Apa dia lupa Bapaknya Kesha Om Romi dulu don juan ? Tukang main wanita??
Bego banget sih anak Daddy Bisma ini...😒*
" Ada yang bisa ku bantu Kak ? " tanya Alisha karena Xavier tampak mematung di tempatnya.
" Masuk ke ruangan ku Alisha ." perintah Xavier seraya menuju ke ruangannya. Alisha berjalan mengekor di belakangnya.
" Duduk " ucap Xavier . Alisha lalu duduk di sofa dalam ruangan Xavier itu. Sementara Xavier masih berdiri sambil menatapnya tajam. Ia mengamati Alisha dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Alisha ini berhijab...Sama seperti Mimi... tapi kulitnya sedikit lebih cerah dari Mimi..Dia juga lebih tinggi.... Cuma Mimi lebih modis penampilannya...
Dia gadis yang berasal dari desa sih...memang kesannya agak cupu dengan kacamata nya itu...apalagi modelnya kotak seperti kaca mata orang tua... baju hijabnya juga kurang menarik ..dia gak ngikuti fashion? .. padahal face nya sebenarnya cantik...dia cuma perlu sedikit di permak jika ingin mengalahkan Cinta...Sedikit merubah penampilannya nya saja..
Aku akan membantu gadis cupu ini biar gak kalah saingan sama adik gue..
Kesha pasti nanti klepek klepek ..😁
" Kesha sudah tiba ? " tanya Xavier pada Shaka yang duduk tak jauh dari bangku CEO nya.
" Belum..."
" Nanti kalau dia sudah tiba...suruh dia wakili aku di meeting nanti...Aku mau keluar sama dia " kata Xavier sambil menunjuk Alisha. Shaka mengangguk.
Xavier meminta tolong kenalannya untuk me make over Alisha agar penampilannya tidak cupu. Ia ingin membantu Alisha agar bisa modis penampilannya. Ia mengganti pakaian yang di kenakan Alisha dengan yang sesuai tren masa kini lengkap dengan hijabnya. Juga mengganti kaca mata nya dengan softlens dan juga memakaikan Make up yang sesuai pula.
" Bagaimana Xavier..? Tanya temannya yang sudah selesai make over Alisha.
__ADS_1
Xavier menoleh ke sosok Alisha yang berubah penampilannya 360 derajat itu. Ia sampai melongo di buatnya. Alisha nampak lain sekali , tidak cupu dan seperti gadis desa. Ia bahkan terlihat sangat cantik, anggun dan memukau. Jauh lebih cantik dari Mimi . Alisha justru berubah seperti bidadari yang sangat cantik dengan wajah tertunduk malunya.
Xavier sampai terpana melihatnya.😮