KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
210. PACAR PERTAMA


__ADS_3

" Jadi... Mulai sekarang mungkin aku akan jarang bersama kalian...Aku harus bantu bantu Pamanku di Perusahaan " kata Xavier pada anak buahnya.


" Yah...bos...Jadi sepi dong kalau kita gak ada bos.." kata Anak buahnya.


" Biasa saja... Kalau week end senggang aku akan main sama kalian. Kalian main saja sendiri...Oh ya... Jangan malak orang... Kalau kalian berani memalak orang lagi..ku hajar sendiri kalian..Aku tidak akan beking kalian lagi.. . Aku di marahi Mama Papa ku gara gara itu...kalian mengerti? " tanya Xavier pada semua teman temanya.


" iya.." ucap anak buahnya.


" Ya sudah kalian pergi semua...aku mau belajar dulu... Tahun ini aku mau lompat kelas lagi biar cepat lulus dan bisa menikahi Mimi "


" Mo kawin Bos ?!!" teman temannya melotot menatap Xavier.


" Bos baru 16 tahun lo.."


" Hehe... Gak papa lah ...Mimi kan sudah kuliah.. Tahun depan aku juga mau kuliah bareng sama dia.. Trus sesudah lulus kami menikah..." Xavier sudah meng_halu membayangkan masa depannya dengan Mimi.


" Bos payah kalau lagi b u c i n..."


Xavier cuma tersenyum .


.


.


Sepulang sekolah , Xavier langsung menuju ke Perusahaan Romi dengan mengendarai motor kerennya. Sebuah motor sport berwarna hijau 'Ninja'.


" Selamat sore Tuan Muda.." ucap satpam penjaga pintu masuk melihat Kedatangan Xavier. Xavier cuma tersenyum dan berlalu menghampiri meja resepsionis dimana di sana ada Mikaila.


" Selamat sore Mika cantik..." ucap Xavier sambil menebar pesona senyum manisnya pada Mika.


" S...selamat sore Tuan Muda.." Mika menjawabnya dengan malu malu.


" Aku bawakan bunga untukmu.. " ucap Xavier sambil memberikan setangkai bunga mawar merah yang di beli nya pada Mika.


Mika menerimanya sambil tersenyum. Xavier kemudian pergi menemui Romi di ruangannya.


" Om...kerjaan ku apa? " tanya Xavier. Romi tersenyum pada keponakannya itu.


" lihat tumpukan buku di meja itu? Itu laporan bulan ini..... Kamu salin dan pindah ke komputer di depanmu itu.."


" What?... Ga kurang banyak tu..Sampai kiamat juga gak akan selesai, Om" bantah Xavier.


" Sudah kerjakan saja.. Banyak alasan malah gak kelar kelar..."


Dengan enggan Xavier pun segera mengerjakannya. Ia melakukan perintah Romi.


" Kau sudah makan belum?" tanya Romi.


" Belum "


" Ku pesankan makanan untukmu...Aku mau keluar . Ada pertemuan dengan mitra bisnis "


" Ya..." Jawab Xavier tanpa memperhatikan .


.


.


" Ho_aamm 🥱🥱" Xavier mengantuk. Ia jenuh dengan tugas dari Romi yang tak kunjung selesai.


" Benar benar membosankan...Aku main game saja..." Xavier kemudian mengambil hp nya dan pindah ke sofa . Ia tiduran sambil memainkan game dari hp nya.


" Tok tok tok .."


" Masuk "


" Makanan buat Anda Tuan Muda.."


Xavier langsung meletakkan hp nya saat melihat sosok wanita yang mengantarkan makanan untuknya itu. Si cantik Mikaila datang dengan membawa fast food untuknya


" Duduk sini Mika cantik..."Xavier langsung bangkit dan menyuruh Mika duduk di sisi nya.

__ADS_1


.


.


Benar benar pemandangan musim semi...Mika ini cantik dan seksi sekali.... Apalagi dia memakai rok mini...Wooooow.. paha mulusnya terpampang nyata🤤


.


.


Mika duduk di sisi Xavier dengan malu malu. Xavier kemudian membuka kotak makanan tersebut.


" Kita makan bersama yuk.. Kalau jaman dulu sepiring berdua ..sekarang sekotak berdua ." ucap Xavier sambil mengambil ayam tepung crispy dari sana dan memberikannya pada Mika. Mika menerimanya.


" Santai saja, Pamanku itu sedang pergi ..." kata Xavier. Mika mengangguk. Ia sudah tahu hal itu karena tadi Romi lewat di depannya. Karena begitu ada paket makanan untuk Xavier, ia yang membawakannya.


.


Tuan Muda ini benar benar sempurna ..Tampan, Tinggi, bodinya bagus...dan lagi latar belakangnya ...idaman sekali...Anak pemilik Perusahaan....Cuma sayang, dia masih SMA... bocah banget ..😞 batin Mika


.


" Hihi ..Apa aku terlalu tampan?...Kau melihatku sampai seperti itu.." kata Xavier sambil tertawa kecil.


Mika menunduk malu. " Katakan padaku Mika .. Apa kau sudah punya pacar ?" tanya Xavier.


" T..tidak..." jawab Mika


" Kau mau tidak menjadi pacarku?" tanya Xavier to the poin.


" Ha?"


" Jawab saja..."


" T..tapi kita kan baru kenal dan lagi kau masih sekolah .."


" Tak masalah...Usia bukan masalah besar untukku...Lagipula aku jauh lebih besar dari kamu...Aku ini pria dewasa .." kata Xavier berusaha meyakinkan Mika. " Cuma usia saja yang kecil...tapi aku bisa melakukan semua yang pria dewasa bisa lakukan " tambah Xavier.


.


Tapi dia terlalu tampan untuk di tolak ... Kalau menjadi pacar , paling dia cuma main main...tapi kalau punya suami seperti dia, hidupku akan makmur*....


.


" Apa jawabanmu ?"


" Iya " jawab Mika cepat. Ia tentu tak akan menyia_nyiakan kesempatan emas itu. Di sukai oleh anak bosnya adalah suatu hal langka. Ia tak akan melepas kursi emas itu begitu saja.


" Kalau begitu...mulai sekarang kita pacaran.." ucap Xavier sambil tersenyum senang. Bagai gayung bersambut, cintanya di terima oleh wanita yang di sukai ya.


Pacar pertamaku adalah seorang wanita dewasa...🥰


" Mohon bimbingannya ..." Mika tersenyum dan mengangguk.


.


.


Sepulang kerja bantu bantunya, Xavier menunggu Mika. Ia ingin mengantarkan Mika pulang ke tempat kos nya. Ia menunggu Mika keluar dari perusahaannya.


" Mau jalan jalan dulu atau langsung pulang?" tanya Xavier.


" Jalan jalan.."


" Oke...Kemana ni? "


" Mall...aku pas mau belanja Kosmetik ...Bulan ini waktunya beli baru...stok menipis.."


" Oke... Kamu belanja saja...nanti aku yang bayar ." kata Xavier sambil menghidupkan motornya. Mika kemudian segera naik ke boncengannya. Kemudian mereka langsung tancap gas menuju ke Mall yang di minta Mika.


Romi yang baru akan balik ke kantor, melihat Xavier berlalu melewati mobilnya.

__ADS_1


" Bocah itu benar benar deh ..katanya cinta Mimi... disini hari pertama kerja saja sudah punya pacar... Benar benar anaknya Yoga ..." gumamnya


.


.


.


Mika membeli bedak, parfum dan peralatan kosmetiknya yang mahal. Kemudian saat melihat tas cantik iapun juga naksir. Namun melihat harganya yang begitu tinggi , ia mengurungkan keinginannya.


" Ambil saja semua sesukamu... Tas itu juga tas yang lain.. tenang saja..." kata Xavier sambil menunjukkan black card nya.


.


Aku beruntung....benar benar beruntung... Bocah ini tajir dan dia royal...


.


Dan akhirnya merekapun pergi setelah Mika puas berbelanja. Ia membeli 2 buah tas super mahal dan peralatan kosmetik.


" Nanti kalau aku sudah gajian , aku akan menggantinya ." ucap Mika saat mereka sudah berada di depan kos kosan Mika.


" Gak usah di ganti... Lain kali aku akan memberikanmu tas brand impor seperti milik Tante Nara..."


" Wah, itu kan harganya ratusan juta...Apa kau tidak di marahi nanti?"


" Gak lah...Om ku kalau masalah uang sangat royal padaku...Santai saja .. Asal kau bisa menyenangkan aku, dunia pun akan ku belikan untukmu.."


" Kamu gombal sekali Xavier..."


" Aku sungguh sungguh. ...Apa sih yang gak buat pacar cantikku ini..." Mika tersenyum.


' Cup ' Mika memberikan sebuah ciuman manis di pipi Xavier. Dan kemudian buru buru masuk ke dalam kosan nya karena malu.


" Oh..Mika so sweet banget..🥰🥰" Xavier yang sedang di mabuk cinta begitu bahagia mendapat ciuman dari kekasih pertamanya itu.


.


.


Beberapa hari kemudian, Tepatnya di hari Sabtu.


" Maaf ya...hari ini aku ada acara..aku tak bisa mengantarmu pulang " kata Xavier.


Selama beberapa hari Senin sampai jum At sepulang kerja ia selalu mengantar pulang kekasihnya Mika itu. Namun Sabtu saat Xavier tidak kerja ia tidak bisa menjemputnya


" Huh...parah sekali...Padahal ini Malam Minggu, seharusnya aku bisa jalan jalan, nonton dan kencan dengan Xavier. Dia malah gak mau jemput..Terpaksa naik taksi.." Ucap Mika kesal.


.


.


Sementara itu Xavier mendatangi tempat kos Mimi. Mimi begitu terkejut saat melihat Xavier tiba tiba ada di depannya.


" Bagaimana kau bisa tahu aku ada di sini?" tanya Gadis cantik berhijab dengan penampilan modis ala ala anak kuliahan.


" Kan aku sudah bilang ..Kemanapun kau pergi aku pasti akan menemukanmu...Kau milikku Mimi ..Kau adalah jodoh ku .." kata Xavier.


" Maaf , Xavier...Aku tidak menyukaimu ..Karena untukku kamu adik sepupu ku ..." tegas Mimi. Ia benar benar harus menegaskan nya pada Xavier agar Xavier tidak mengejar ngejar dia lagi. Karena kini Mimi sendiri, tidak ada orang tuanya di tempat kosnya itu. Ia tak akan memberi kesempatan pada pria itu untuk mendekatinya.


" Aku tidak terima penolakan Mimi ..Kau jodohku...Kau pasti akan menjadi Milikku ." Xavier tidak terima dengan penolakan Mimi.


" Xavier Xavier .. kau benar benar tidak seperti Mama mu...sudahlah , aku mau masuk dulu. Tidak enak di lihat banyak tetangga kos ku .." Mimi buru buru masuk ke dalam.


" Mimi aku tidak akan menyerah...Aku akan membuat mu menyukaiku !! " ucap Xavier keras.


" Coba saja. " tantang Mimi.


" Oke...aku akan membuatmu Cinta mati padaku..." Kata Xavier menerima tantangan Mimi.


Akan ku buat kau klepek klepek tergila gila padaku Mimi...Lihat saja nanti...

__ADS_1


__ADS_2