
Kristy nampak diam dengan dan menunduk malu. Namun sepertinya ia tidak keberatan sama sekali saat aku mulai mendekat. Ya tentu saja karena aku adalah suaminya sekarang , dia tentu tidak akan menolak jika aku ingin berhubungan intim dengannya. Itu adalah kewajibannya.
Bau harum tercium saat aku menurunkan jaket yang menutupi tubuhnya. Kulit putih ,halus , mulus , dada montok dan leher jenjangnya benar benar menimbulkan hasrat ku. Hasrat birahi yang tidak bisa tertahan lagi .
Namun saat ingin menyentuhnya tiba tiba saja aku teringat kembali video yang di kirim Kak Romi tadi. Tanganku bergetar dan mendadak aku merasa mual lagi. Aku memalingkan wajahku dari Kristy dan menutup mulutku dengan kedua tanganku.
Sial...aku tak bisa menghapus bayangan video kecelakaan itu. Aku mau muntah...
" Kau kenapa Yog..." tanya Kristy heran melihat keadaanku.
Aku tak menjawab karena rasa mual yang kurasakan semakin menguat.
Tidak..jangan..jangan muntah lagi...Aku memegang perutku yang benar benar terasa mual sekali.
" Apa kau masih sakit Yog.." tanya Kristy sambil menyentuh punggungku. Dan...
' Hoek...' Aku akhirnya muntah juga.
Namun saat menoleh pada Kristy aku begitu terkejut melihat ekspresi wajah Kristy yang nampak shock.
Ya Tuhan...Aku mendorongnya....
Tanpa sadar aku menepis tangan Kristy yang menyentuh tubuhku dan mendorongnya hingga jatuh tadi.
" Kris.."
Kristy yang shock dengan perlakuan Yoga membuat kesimpulan sendiri. Yoga jijik pada dirinya.
" Kris...ma..maaf...aku.."
Kristy tak menjawab dan kemudian berpaling.
Ya Tuhan...dia marah. Dia pasti berpikir aku jijik padanya..
" Kristy maaf aku sedang tidak enak badan " ucapku .
Cukup lama Kristy terdiam . Dan aku juga menunggu ia tenang dulu.
" Tidak apa apa Yog.." Kristy berucap kemudian.
" Kau tidak usah memaksakan diri. Pernikahan kita terjadi karena keterpaksaan bukan karena kita saling mencintai... "
" Tidak Kris. Bukan begitu " sahutku cepat.
" Pernikahan kita cuma formalitas saja. Kita bukan suami istri sungguhan " ucap Kristy tegas.
TIDAK! Ini tidak seperti yang aku bayangkan.
Pernikahan impian yang manis, malam pertama indah yang ku idamkan hancur semua.. Aku tak bisa menyentuhnya dan dia marah . Kenapa semua jadi kacau seperti ini.
Semua ini salah Kak Romi. Gara gara video itu. Kak Romi yang menyebabkan Bencana di malam pertama pernikahanku.
Aku mengutuk dan menyalahkan Kak Romi. Aku marah dan begitu kesal padanya. Ku lampiaskan semua itu dengan menenggak habis anggur merah di meja itu. Aku ingin mabuk dan melupakan semuanya.
******
Keesokan harinya aku terbangun dan mendapati Kristy tidur di sebelahku dengan posisi membelakangi ku. Ia menutup tubuhnya dengan selimut.
Aku mendekat dan memperhatikan wajah cantiknya yang sedang tertidur. Begitu polos dan lugu. Aku membelai lembut rambut panjangnya.
Maafkan aku Kristy. Kemarin aku masih shock gara gara video itu. Gambar mengerikan itu masih terbayang jelas di kepalaku. Aku hanya butuh sedikit waktu untuk melupakannya. Jangan marah lagi. Aku akan menjadi suami yang baik seutuhnya untukmu. Bersabarlah sebentar...
__ADS_1
Aku mengecup lembut kepalanya dan itu membuatnya terbangun.
" Yoga... " Kristy buru buru bangun dan sedikit menjauh dariku.
"Selamat pagi Kris.." ucapku sambil tersenyum.
" Pa..pagi Yog.." jawabnya sedikit gugup.
" Kau mau mandi duluan atau aku?" tanyaku.
"Kau saja Yog.."Jawab Kristy cepat.
Aku kemudian bangkit dan menuju kamar mandi.
Sementara Kristy terdiam sambil memegang kedua pipinya yang tampak memerah.
" Dia mencium ku ?... Itu beneran atau cuma mimpi? " ucapnya pelan.
******
Sesudah mandi Aku dan berganti baju Aku , Kristy , Andi , Bibi Kristy dan Si Kembar sarapan bersama di restauran. Kami menyantap makanan dengan tenang. Hanya suara Dafa dan Dafi dengan celotehnya yang kadang terdengar.
" Andi , kau sudah menyiapkan yang ku minta kemarin?" tanyaku setelah selesai makan.
" Sudah..sebentar " Andi kemudian mengambil sesuatu dari tas yang berada tak jauh darinya. Kemudian mengeluarkan isinya yang ternyata 4 buah handphone.
" Ini untuk Kristy , Bibi. dan Si Kembar..." Andi kemudian membagi hp tersebut kepada mereka berempat.
" Yoga..ini..."
" Pakailah Kris.. selama ini kau tidak memakai hp kan.." ucapku.
" Sekarang kan ada aku...Aku bekerja di Surabaya . Dan karena kerjaan ku , aku mungkin cuma bisa kemari sebulan sekali. Itu bisa kau gunakan untuk menghubungiku. Nomorku sudah ada di sana. Dan juga Andi. Kalau aku pas sibuk kau bisa menghubungi lewat Andi " ucapku
" Ibu juga bisa menghubungiku kalau butuh sesuatu " kataku pada Ibu Kristy.
" Terima kasih nak Yoga..." ucap Bibi kristy sambil tersenyum. Aku pun membalas tersenyum.
" Dan juga bisa untuk mainan Si Kembar. Aku sudah menginstal beberapa aplikasi game di sana " kata Andi pula.
" Hore...main game.." ucap Si Kembar senang.
" Terima kasih Papa..." ucap Dafa dan Dafi sambil menghampiriku dan mencium pipiku.
" Jagoan jagoan Papa tidak boleh nakal dan rewel ya kalau Papa kerja...Nanti kalau Papa ke sini Papa bawakan hadiah yang banyak buat kalian "
" Baik Pa.." Jawab keduanya.
" Anak hebat.." ucapku sambil membelai keduanya.
" Dan ini juga Kris.." Aku memberikan sebuah kartu black card padanya. " Ini bisa kau gunakan untuk semua keperluan mu. Pin nya tanggal pernikahan kita. Dan nanti tiap bulan aku akan mengirimi mu jatah belanja bulanan di rekening pribadimu "
" Tapi Yog..."
" Kita suami istri Kris... " ucapku seraya menunjukkan cincin kawin yang tersemat di jariku . Dan dia juga mengenakannya.
" Aduh aduh...pengantin baru ini benar benar membuatku iri..." Ucap Andi .Sontak hal itu membuatku tertawa.
" Makanya cepat menikah Andi.." kataku.
__ADS_1
" Ngimpi kali... kerjaan belum lancar , pacar pun tak punya Yog..." timpal nya.
" Hahaha.." Aku tertawa geli juga kristy dan Bibinya.
" Om Andi tak laku " sahut Dafa.
" Ini anak siapa usil banget " Ucap Andi sambil mengacak acak rambut Dafa.
" Anak Papa.." sahutnya. Kami pun tertawa bersama.
*****
Aku dan Andi kembali ke Surabaya. Tuntutan pekerjaan memaksa untuk cepat kembali. Andi menyetir mobil dan aku duduk di tengah sambil membuka laptop mengecek pekerjaanku.
"Hubunganmu dengan Kristy nampak lancar Yog.." kata Andi. Aku diam saja.
Aku kemudian meletakkan laptopku dan mengambil hp ku dan langsung membuat panggilan .
" Halo Yog.. kenapa menelpon ku lagi... " sebuah suara dengan nada tidak senang terdengar.
" Kak Romi.. Aku benci padamu.." ucapku dengan nada datar dan tanpa ekspresi.
Andi yang mendengar itu melirik dari kaca spion. Kenapa Yoga bisa mengucapkan itu pada Romi.
" Hahaha... Baguslah.." Romi malah tertawa mendengarnya.
"Kau berhasil Kak... Gara gara kakak semuanya kacau...Video itu membuatku mual dan muntah... Aku tak bisa menyentuh Kristy.. Dan dia memutuskan pernikahan ini cuma sebagai formalitas saja "
Romi terdiam. Juga Andi yang turut mendengarnya.Ia benar benar tak menyangka di balik semua sikap manis Yoga pada Kristy dan keluarga nya ternyata tersimpan hal seperti itu.
" Itu bagus. Jangan sentuh dia. Kita kembali ke rencana awal. Kau talak dia secepatnya. Dan kembalikan dia ke Bisma "kata Romi
" Kakak pikir semudah itu?"
" Tentu saja " jawab Romi cepat. " Jodoh Kristy itu Bisma bukan kau"
Aku mengepalkan tanganku kuat kuat. Menahan semua rasa amarah yang tersimpan di dalam hatiku. Raja Singa ini benar benar bukan manusia, karena dia tidak memiliki hati sama sekali .
Aku menutup telpon itu dengan cepat.
" Andi..."
" Ya?"
" Kau tahu kenapa aku muntah muntah kemarin?" tanyaku.
" Tidak... memangnya kenapa Yog?"
" Kak Romi mengirim aku sebuah video kecelakaan lalu lintas. Seorang pria meninggal tertabrak sebuah mobil dan terseret hingga menabrak pohon. Tubuhnya hancur dan darahnya muncrat kemana mana.."
" Ih...Itu mengerikan sekali Yog" kata Andi.
" Orang yang meninggal itu suaminya Kristy dulu . Ayah dari Si Kembar "
"Ha?! " Andi begitu terkejut mendengarnya.
" Dan kau tahu Andi , orang yang menabraknya sampai meninggal itu Aku."
"Apa?!" Andi begitu terkejut mendengarnya hingga ia langsung menghentikan laju mobilnya.
__ADS_1
" Dan masih ada lagi Andi. Ada seorang lagi yang meninggal di kecelakaan itu. Dia adalah tunangan ku . Aku membunuh 2 orang . Aku ini pembunuh Andi "