KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
132. TERKUAKNYA KEBENARAN


__ADS_3

" Jadi begitu .. Kau ingin mengadu Bisma dan Yoga ya..." Nara akhirnya menangkap tujuan Romi. " Kau ini licik sekali ya ternyata Romi.. "



" Aku memang bukan orang baik.Aku sudah melakukan banyak perbuatan buruk. Tapi aku akan membuat orang yang menyakitiku juga merasakan hal yang sama.."



" Kau ini ternyata pendendam ya.."



" Aku cuma membalas saja apa yang di lakukan orang padaku..." jawab Romi enteng..


.


.


..


Keesokan harinya Perusahaan Pratama tutup. Mereka mendapat libur kerja namun di haruskan datang ke resepsi pernikahan Yoga dan Nara.



Sebuah pesta besar besaran di adakan di dalam rumah keluarga Guntoro. Halaman rumahnya yang sangat luas mampu menampung karyawan se\_perusahaan nya dan dengan di tambah Keluarga besar dan rekan bisnis mereka



Konsep pernikahan Yoga dan Kinara adalah konsep pesta pernikahan kebun outdoor. Podium pernikahan, tempat makan prasmanan yang beraneka macam menu dan hidangannya semuanya telah di siapkan di out door.Kursi kursi tamu undangan VIP dan karyawan memenuhi halaman luas tersebut.


.


Kristy dan Bisma yang juga mendatangi pesta itu bersama Xavier di persilahkan duduk di bangku VIP.



Kristy shock saat ia mengingat kembali saat sepulang dari bulan madu di jepang, Yoga nampak memandangi rumah super mewah dan megah itu ia dulu pernah bilang kalau itu rumah sultan. Namun ia benar benar tak menyangka kalau itu ternyata rumah keluarga Yoga. Rumah Yoga sendiri



" Mau apa wanita itu datang kemari? " tanya Guntoro yang melihat kedatangan Kristy dari kejauhan bersama Risa,Romi dan Nara.



" Dia datang dengan Bisma Tuan Besar .Dia undangan khusus " Jawab Romi.



" Biarkan wanita itu di sini Om.Aku ingin dia melihatku menikah dengan suaminya.." ucap Kinara yang ingin memanasi Kristy.



" Itu ide bagus.. supaya dia sadar diri dan mundur..." ucap Guntoro senang. Risa dan Romi diam saja.


.


Acara ijab kabul pun di mulai.Yoga dan Kinara duduk di depan penghulu dibawah tudung yang sama .



" Saya terima nikah dan kawinnya Kinara binti Abdullah dengan mas kawin tersebut di bayar tunai.." ucap Yoga sambil menjabat tangan hakim penghulu.



Kristy me\_linangkan air matanya .Ia tak kuasa menahan kesedihannya melihat Yoga kini telah memiliki istri baru. Padahal baru kemarin dia bilang akan menyelesaikan urusan dengan Bisma agar bisa bersamanya.



Apa karena ia tak mau menuruti keinginan Yoga kemarin ia langsung menikahi perempuan lain. Kristy benar benar kecewa. Dan itu tak bisa di tutupinya di depan Bisma.



Kris..kau kenapa ?" Tanya Bisma heran melihat Kristy menangis dan bersedih. Kristy hanya diam saja.



" Sah ?"



" Sah!!!" jawab orang orang di sekitarnya.



" Sekarang kalian sah sebagai suami istri" ucap penghulu tersebut.



Tanpa kata Yoga melangkah pergi meninggalkan Kinara begitu saja . Tak menyapa tamu dan tak ikut berpesta. Ia membiarkan Kinara begitu saja yang dikerumuni oleh sanak saudara dan tamu undangan yang mengucapkan selamat padanya.



Guntoro membiarkan Yoga pergi tanpa melarangnya. Yang terpenting Yoga sudah menikahi Kinara. Ia yang terlampau senang segera memulai pestanya



" Pesta di mulai.. Ayo makan sepuasnya. Nikmati semua hidangan yang ada... " ucapnya gembira. " Dan menu hari ini ada durian juga. Karena hari ini putraku akan belah duren.."



Terdengar sorakan riuh pegawainya yang sontak menyoraki bos besar mereka itu.



" Ayo habiskan semuanya..." ucap Guntoro.



" Rom..suruh orang membelah duriannya aku yang akan makan pertama kali..."



Tak lama kemudian Romi membawakan Durian yang sudah di belah. Ia pun langsung memakannya.



" Duriannya manis.. rasa perawan. " canda Guntoro.



" Hahaha.. " pegawainya pada tertawa.



Romi tersenyum. Ia senang Guntoro nampak begitu bahagia.



'*Nikmati saja sekarang selagi kau bisa...' batin Romi* .



" Ayo semuanya makan.."



Semua mulai makan mengambil macam macam menu makanan yang tersedia.



Guntoro yang suka hati menyantap semua makanan yang di inginkan nya. Karena tekanan darahnya normal seperti kata Romi kemarin ,ia berani makan sate kambing dan durian yang memang menu makanan favoritnya. ia benar benar bersenang senang di pesta itu.


__ADS_1


" Mas jangan banyak banyak " Risa mengingatkan Guntoro suaminya yang nampak terlalu berlebihan dalam menunjukkan kebahagiaannya. Ia bahkan tak menghiraukan peringatan Risa



Pesta berlangsung dengan meriah. Di tambah dengan musik indah dari band yang mereka sewa .Semua serba meriah.



Guntoro mengambil gelas anggur dan meminumnya sambil ikut berjoget di panggung bersama para penyanyi dan beberapa orang temannya.



Risa yang tidak habis pikir dengan sikap berlebihan suaminya itu akhirnya menjauh. Ia membiarkan begitu saja suaminya dan mendatangi Yoga yang masuk ke dalam rumahnya.


.


.


Yoga cuma memperhatikan dari balkon saja sesudah ijab qobul tadi. Ia tidak turun bersalaman dengan para tamu. Juga tidak pula menemui keluarga Kinara. ia cuma menonton saja



" Yoga.. Kristy ada di sana lho...Bersama Bisma dan Xavier. Sepintas tadi Mama lihat dia menangis.."kata Risa.



" Aku akan menjelaskan semua padanya nanti. Mama tolong bawa dia menjauh ya.. Aku mau bicara dengan Bisma dulu. Setelah itu baru menemui mereka...Tolong Mama tenangkan dia dulu "ucap ku.


.


.


" Tuan besar mimisan.." ucap anak buahnya .



" Hehe..mulai bereaksi.. "batin Romi senang saat melihat hidung Guntoro terus mengalirkan darah segar dan tak mau berhenti .



Guntoro heran dengan yang terjadi pada dirinya. Darah mimisan yang keluar dari hidungnya itu terus mengalir. Bersamaan dengan itu ia merasakan sakit hebat di kepalanya. Pandangannya kabur dan seperti berputar putar. Ia hilang keseimbangan dan akhirnya terjatuh.



Orang orang di pesta itu pada heboh dan mengerumuni Guntoro.



Romi yang minum anggur dari meja Vip tersenyum melihat itu.



" Panggil Dokter..." ucap Risa panik saat melihat keadaan suaminya. Ia yang hendak mendatangi Kristy membatalkan niatnya karena melihat keadaan suaminya tersebut.



" Romi.." panggil Risa panik.



Mau tak mau Romi mendatangi Risa dan Guntoro.Sebenarnya ia ingin membiarkannya saja dan menikmati momen momen kesakitan yang di rasakan Guntoro. Namun karena panggilan ibu angkatnya ia terpaksa harus bertindak.



" Kita bawa ke rumah sakit saja.." ucap Romi . Beberapa anak buahnya segera mengangkat tubuh Guntoro .Dan kemudian membawanya ke rumah sakit. Romi dan Risa ikut mengantarnya


.


.


.


Ditengah kepanikan orang orang itu Yoga menemui Bisma dan mengajaknya sedikit menjauh.




"Aku mau berterima kasih ke kamu Bisma..Selama ini kau udah menjadi sahabat baikku...Dan aku juga mau minta maaf kalau ini menyakiti mu.. Kau sudah begitu baik menjaga mereka.. tapi aku tetap akan mengambil balik istri dan anakku Bro..."



" Maksud mu apa Bro?" tanya Bisma tak mengerti.



" Kristy dan Xavier itu istri dan anak gue Bro. Dan gue masih hidup. Jadi secara hukum mereka itu masih sah istri dan anak gue. Pernikahan di atas pernikahan itu tidak sah. terlebih aku tidak pernah men\_talak dia. Status Kristy jelas. Dia masih istriku "



" Aku tidak mengerti Yog.." Bisma masih belum juga mengerti.



" Aku menikahi Kristy saat kau pergi ke Australia Bisma ..Dan dari pernikahan kami lahirlah Xavier. Dia itu anak kami "



Bisma shock. ia benar benar terkejut bukan main saat mendengar penjelasan Yoga itu. Sungguh sukar di percaya , tapi kebenaran yang di ungkapkan Yoga itu menjawab semua kejanggalan kejanggalan yang pernah di lihatnya



Kenapa Wajah Xavier bisa mirip Yoga, kenapa Kristy dan Yoga bersikap aneh saat bertemu di rumahnya kala itu. Yoga langsung pergi begitu saja dan Kristy mengurung diri di kamar.



" Dulu aku mengalami sebuah kecelakaan yang menyebabkan aku koma hampir setahun lamanya. Waktu itu Kristy dan anak anak mengira aku sudah mati... Dan begitu sadar aku mengalami kelumpuhan. Aku butuh waktu setahun untuk sembuh. Dan baru bisa mencari mereka lagi. Dan sekarang aku ingin keluargaku utuh kembali "



Pantas saja setiap membicarakan Yoga , Kristy dan Dafa Dafi bersedih. Ternyata itu karena Yoga adalah suami dan Papa si kembar. Yoga ternyata suami kedua Kristy yang di kabarkan sudah meninggal itu.



Ia kini baru mengerti kenapa tadi Kristy menangis saat Yoga mengucap ijab qobul nya tadi . Istri mana yang rela suaminya menikah lagi.



" Gue minta maaf yang sebesar besarnya Bro.. Tapi inilah kenyataannya. Gue harus bersikap tegas ..karena aku ingin memberi kejelasan status Kristy dan Xavier.. "



Bisma yang masih shock dengan kenyataan itu diam mematung tanpa bisa berkata sepatah katapun .Ia belum bisa menerima semua kenyataan yang di jabarkan oleh Yoga itu.



Hingga akhirnya Yoga melangkah pergi meninggalkannya.



Yoga mencari Kristy dan Xavier. Dan ia melihat Kristy yang duduk menangis di kursi tamu VIP.



" Kris.." Yoga memanggil Kristy.



Kristy menoleh pada Yoga yang datang menghampirinya. Dengan cepat ia menghapus air matanya. Dan dengan cepat ia menepiskan tangan Yoga yang menyentuh tangannya.



" Jangan menyentuhku!" ucap Kristy

__ADS_1



" Dengarkan aku dulu Kris..aku akan menjelaskannya.."



" Apa yang perlu di jelaskan lagi...kau sudah menikah lagi. "kata Kristy ketus.



" Justru itu...makanya dengarkan aku.."



" Tidak...Aku tidak mau mendengar mu..." tolak Kristy. Kristy mencari cari Bisma. Ia ingin segera pergi saja dari pesta itu



" Xavier..Come here.." Yoga meminta Xavier mendekat. Xavier mendekat pada Yoga. Yoga kemudian segera menggendongnya. Kemudian ia meraih tangan Kristy , menggenggamnya dengan kuat dan membawa keduanya pergi.



Awalnya Kristy hendak berontak namun karena Yoga membawa Xavier , ia tak berkutik. Meskipun ia berhasil melepaskan diri..tapi ia tetap akan mengikutinya karena Xavier di tangannya. Ia pun akhirnya mengikuti Yoga yang membawanya ke sebuah mobil.



Yoga memberikan Xavier pada Kristy yang duduk di sebelahnya yang kemudian segera melajukan mobil itu. Cukup lama mereka melajukan mobilnya menjauhi rumah megah Guntoro itu.



Kristy diam saja saat Yoga membawanya ke sebuah rumah besar , luas , dan megah 2 lantai dengan pagar yang menutup tinggi yang entah di mana lokasinya itu. Setelah memarkirkan mobilnya ia membukakan pintu untuk Kristy dan Xavier. Yoga menggendong Xavier memasuki rumah mewah itu. Kristy mengikuti di belakangnya.



" Yoga membuka pintu rumah itu dengan kunci yang dibawanya. kemudian mereka semua masuk.


Rumah itu nampak seperti sebuah rumah baru yang belum pernah di tempati orang.Karena perabotan yang ada di sana masih berbungkus plastik. Seperti baru di beli. Sofa ruang tamunya juga masih di selimuti kain. Yoga menyibakkan penutup sofa itu dan duduk di sana.



" Rumah siapa ini ?" tanya Kristy heran.



" Mamaku. Dia baru membelinya. Tapi sebenarnya untuk kita. Dia ingin kita tinggal bersama di sini.."



Kristy terdiam.



" Duduk dulu Kris..dan dengarkan semuanya. Aku akan menjelaskan semuanya..." ucap Yoga.



Kristy menurut pada Yoga. Ia duduk di sofa itu sambil menatap Yoga. Xavier duduk di pangkuannya. Dan Yoga mulai menjelaskan semuanya. Tentang pernikahan paksaan itu dan juga tentang Bisma. Kristy mendengarkannya.



" Seharusnya kau tidak menikahi dia.." kata Kristy kemudian setelah mendengar cerita panjang lebar Yoga.



" Aku tidak dalam kondisi bisa memilih. Tapi percayalah padaku Kris. Aku tidak akan pernah menyentuhnya. Dia cuma ingin hidup enak. Jadi biarkan dia mendapatkan semua nya karena semua itu milik Papa ku.."



Kristy terdiam. Ia masih menyesalkan keputusan Yoga menikahi Kinara.



" Dan tentang Bisma. Aku juga sudah menjelaskan semua padanya. Jadi semua sudah beres..Tinggal menjemput Dafa dan Dafi, kemudian kita tinggal bersama. Keluarga kita utuh kembali.."



" Lalu Papamu..?"



" Aku sudah menuruti keinginannya menikahi Kinara. jadi biarkan saja dia. Dia tak akan bisa mengusik mu. Aku akan menjagamu...Aku tidak akan melepaskan mu apapun yang terjadi. Kau istriku. Satu satunya istriku..selamanya."



Kristy terdiam.Semua sudah di bereskan Yoga namun tetap ada satu yang mengganggu pikirannya. yakni Bisma. Entah bagaimana keadaannya kini setelah Yoga menjelaskan semua padanya. Ia sungguh merasa tidak tega padanya.



" Mommy..I'm\_sleepy..." Keluh Xavier mengantuk.



" Where i s my Daddy?" tanya Xavier dengan mata berkaca kaca menanyakan Bisma yang biasanya menemaninya sampai ia tidur.



Biasanya ia akan minta di\_kelonin atau sekedar tidur sambil memegangi jari Bisma. Itu sudah menjadi kebiasaannya sejak kecil setiap harinya.



Kristy dan Yoga saling berpandangan .



" Apa yang biasanya di lakukan Bisma?" tanya Yoga



" Dia akan menemani Xavier sampai tidur. Memeluknya dan memainkan jarinya.."jawab Kristy.



Yoga kemudian menggendong Xavier dan kemudian membawa Xavier ke tempat tidur.Kristy mengikutinya. Yoga berbaring sambil memeluk Xavier.



" Wanna\_play my\_fingers?" tanya Yoga. Xavier terdiam sambil menyentuh jari jari Yoga. Rasanya berbeda dengan jari Bisma yang biasa ia sentuh.



Jari Yoga lebih panjang dan halus.Sedang jari Bisma cenderung lebih pendek dan sedikit kasar. Seperti umumnya jari tangan orang dari desa.Jari jari pekerja keras. tak seperti jari Yoga yang sejak kecil tidak pernah melakukan pekerjaan kasar.



Belum lagi saat ia menatap wajah Yoga.. itu bukan wajah Daddy nya yang selama 3 tahun di lihatnya tiap malam sebelum tidur.



" I miss my daddy.." ucap Xavier mulai menangis karena semua yang berbeda.



" Kalau siang dia tidak rewel dan mau bersamaku..tapi kenapa kalau malam begini?" tanya Yoga heran.



" Itu sudah jadi kebiasaan Xavier sejak kecil. Bisma selalu menemaninya sebelum tidur sampai dia tidur. Jam siang aku..jam malamnya Bisma. Dia selalu menunggu Bisma pulang kerja. Baru dia bisa tidur.."



" Itu berarti dia harus mulai membiasakan diri denganku.." ucap Yoga. 3 tahun Xavier terbiasa bersama Bisma. Pasti akan cukup sulit membuat Xavier melupakan Bisma.


__ADS_1


"Daddy..." Xavier menangis dan memanggil manggil Daddy nya.


__ADS_2