
Aku turun dari mobilku yang berada di seberang jalan tempat Kristy berada.Aku sengaja datang ke sana cuma ingin memastikan saja cerita kak Romi tentang keadaan Kristy dan anak anaknya sekarang.
Dan karena tak ingin ketahuan aku ke sana dengan memakai mobil Minibus biasa..bukan mobil sporty seperti biasanya kupakai.
Karena haus aku membeli minum di sebuah mini market yang berhadapan dengan warung Kristy. Kemudian duduk di depan toko sambil menyalakan rokok.
Baru sekitar 3 bulanan ini aku menghisap rokok hanya sekedar untuk melepaskan stres. Aku menghembuskan asap rokok sambil menatap ke taman bermain di sebelah warung.
Kulihat Si kembar sedang asik bermain di sana di temani salah seorang pegawai Kristy.
"Wow.. dia tampan sekali.." Ucap seorang gadis dari seberang sana yang kebetulan melihatku saat keluar dari warung kristy. Ia lalu memberi tahu teman temannya.Mereka memandangiku penuh kagum.
Heran ...tidak di kota tidak di desa semua cewek sama.. ijo kalau lia cowok melek sedikit...Batinku.
Saat ini aku memakai baju kasual santai yang tentu saja dengan brand terkenal dan harganya selangit . Celana jeans biru , sepatu sporty , jam tangan mahal dan kaos putih yang sedikit pres body hingga menampakkan tubuh atletis kekar ku.
Rambut pendek lurus hitam yang ku belah tengah dan kaca mata hitam menambah keren penampilanku .
Mungkin mereka pikir aku artis seperti dulu.Namun kali ini aku mengacuhkan mereka begitu saja. Aku malas berurusan dengan para gadis itu lagi
"Papa..papa... " Kudengar panggilan khas si kembar yang dulu begitu akrab di telingaku.
Aku begitu terkejut saat tau tau si kembar berlarian menuju ke arahku yang berada di sebrang jalan tanpa mempedulikan apapun . Padahal jalanan sedang ramai lalu lalang kendaraan.
Si pegawai yang menjaga keduanya pun nampak panik mengejar Dafa dan Dafi .
Aku bangkit dari dudukku dan membuang semua rokok dan minuman yang baru ku beli dan langsung menuju ke jalan raya.
"Berhenti!!! Kalian jangan kesini . Aku yang akan ke sana !! " Ucapku keras agar di dengar kedua bocah kecil itu.
__ADS_1
Dan untungnya kedua bocah itu mematuhi ku . Mereka berhenti dan langsung dipegang oleh pegawai Kristy . Setelah jalanan sepi aku menyeberang ke sana.
" papa papa.. " ucap keduanya sambil memelukku .
Aku pun memeluk keduanya begitu erat untuk melepaskan kerinduanku kepada mereka karena lama tak berjumpa.
" Yaaaah..sudah punya anak..." para gadis itupun akhirnya pergi meninggalkanku yang sedang jumpa kangen dengan si kembar.
Sedangkan karyawan kristy cuma melihat kami dengan bengong.
" Papa ..kangen..." ucap Dafi.
" Sama sayang..." ucapku sambil mengelus kepala mereka.
" Kalian sudah besar ya sekarang..padahal cuma beberapa bulan tidak jumpa..udah gembul pipinya..." Ucapku sambil mencubit pipi gembul di kembar.
Dafa malah melepas kaca mataku dan memakainya..
Kami bertiga duduk di ayunan di taman kecil itu sambil bercanda tawa.Dan pegawai Kristy itu masuk ke warung memberitahu kepada Kristy.
Kristy yang menerima laporan pegawainya itu segera berlari dengan tergesa_gesa keluar. Dan saat melihatku bersama anak anak dia sampai ternganga dan menutup mulutnya.
" Yoga..."
" Selamat siang Kristy..."
Aku yang tadinya tersenyum dan tertawa riang berubah serius sambil menoleh pada Kristy
" Maafkan aku Yog..."
__ADS_1
Tiba tiba Kristy memelukku dengan air mata yang jatuh berlinang .
Aku yang semula menguatkan hati dan mental ku kalau bertemu kembali dengan Kristy akan bersikap biasa saja akhirnya tak kuasa membendung perasaanku lagi .
Aku yang begitu merindukannya karena sudah berbulan bukan tak bertemu melampiaskan segenap kerinduan dan memeluknya kembali dengan begitu erat.
Ternyata benar kata kak Romi... Aku..aku memang menyukainya...
*******
Sesudah itu Kristy mengajakku kerumahnya bersama si kembar . Aku bermain main dan bercanda tawa dengan si kembar.
Bibi kristy membuatkan aku secangkir teh manis . Mereka membiarkan aku melepas kerinduan bersama Si kembar.
" Dafa Dafi ayo mandi dulu.." ucap bibi kristy .
Keduanya menurut kepada neneknya . Kristy tahu bibinya ingin memberi waktu kepada keduanya untuk saling berbicara . Karena sejak pertengkaran waktu itu Yoga benar benar tidak pernah ke tempat mereka lagi.
" Maafkan aku Kris...waktu itu aku sudah berkata kasar padamu . Aku tak bermaksud seperti itu..itu terjadi karena aku terbawa emosi " ucapku kemudian.
" Aku yang harus meminta maaf padamu karena sudah lancang menuduh mu seperti itu . Aku baru tahu semuanya dari Bisma beberapa waktu lalu..."
" Bisma?" Tanyaku heran.
" Iya... dia sudah menceritakannya padaku . Kalau kau sebenarnya juga sangat bersedih karena kehilangan kekasihmu di sebuah kecelakaan . Aku juga mengalami hal yang sama . Aku juga kehilangan orang yang kucintai karena kecelakaan. Karena itu kau begitu bersimpati pada aku dan anak anakku . Tapi aku malah menuduh mu yang tidak tidak..." Jelas kristy
Hampir betul...batinku.
" Sebenarnya aku ingin meminta maaf darimu sejak lama.. tapi karena saking malunya aku tidak berani menemui mu..apalagi kau benar benar tidak pernah kesini lagi ..aku jadi tak berani menemui mu..."
__ADS_1
Aku sering ke sini kok...tapi cuma melihatmu dari jauh...batinku sambil tersenyum menatap wajah cantik kristy yang sangat ku rindukan.