KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
42. KERIBUTAN KECIL


__ADS_3

"Tapi ada satu yang menjadi pikiranku Des..."ucap kristy


"Apa?"tanya Desi sambil merias kristy. Aku diam dengan rasa penasaran.


"Aku dulu sudah berjanji untuk menikah dengan seorang pria ....


Hah?!... kau berjanji akan menikah... dengan siapa kris? tanyaku dalam hati.


"Bukan calon suamimu ini?"tanya Desi


"Bukan...Tapi dengan sahabatnya.Bisma namanya.." jawab Kristy.


Aku dan Desi sama sama terkejutnya. Desi yang merasa tidak enak melirikku dan salah tingkah.


Jadi dia sudah berjanji akan menikah dengan Bisma...Aku benar benar shock mendengarnya. Memang sih , sewaktu di bandara itu Bisma nampak begitu romantis dengan Kristy tapi aku tidak menyangka kalau waktu itu mereka sudah saling berjanji akan menikah...


Sebenarnya semua terjadi sesuai rencana ku dan Kak Romi. Kristy sudah mau menerima Bisma . Hanya gara gara tadi malam di gerebek massa semua menjadi kacau. Hingga kini aku yang harus menikahi Kristy.


"A..a...tapi bukankah kau mencintai calon suamimu ini Kristy..."tanya Desi lagi sambil melirikku.Aku tahu dia cuma ingin menghiburku.


Aku melangkah pergi meninggalkan kamar Kristy tanpa ingin mendengar jawabannya. Aku tidak mau sakit hati mendengar ucapan Kristy.


"Sebenarnya...aku menyukai dia sejak dari pertama bertemu dulu...Waktu itu dia membantuku menemukan Dafa...Tapi aku langsung minder saat tahu dia anak orang kaya dan juga ternyata sahabat Bisma...Apalagi dia masih bujang...Aku tidak berani .."Jelas Kristy sambil membuka matanya yang telah selesai di rias.


" Lalu kau menerima Bisma?"


"Aku cuma menyanggupi menunggunya sekembali dari Luar negeri. Bisma itu sudah berkali kali aku tolak tapi dia tetap tidak menyerah. Dia laki laki yang baik dan sangat menyayangi anak anakku. Jadi karena itu aku bilang mau menunggunya. Aku pikir waktu itu cuma Bisma satu satunya pria yang pantas menjadi Ayah dari anak anakku. Dan perasaanku pada Yoga pasti lama lama akan hilang.."


" Jadi sekarang ini yang akan menikah denganmu justru orang yang kau cintai itu?..."tanya Desi.


" Iya.."Jawab Kristy sambil tersenyum dan mengangguk.


" Andai saja dia mendengar ini.." Batin Desi menyayangkan Yoga yang buru buru pergi tanpa mendengar dulu penjelasan Kristy.


*****


"Apa aku batalkan saja pernikahan ini ya Andi.."ucapku pada Andi yang sedang duduk sendirian di sofa ruang tamu rumah Kristy. Si Kembar tak nampak di sana lagi. Mungkin pergi dengan neneknya.


"Hah?! Apa maksudmu Yog?... Kenapa tiba tiba berubah pikiran.


"Dia tidak menyukai aku Andi..Dia menyukai sahabatku...Bisma...Mereka sudah berjanji akan menikah... Aku cuma obat nyamuk di sini ..kita pulang saja yuk.."ucapku lesu seperti orang yang kehilangan semangat.


"Ha..??!"Andi nampak bengong dengan sikapku. "Itu tidak mungkin Yoga...Kristy kelihatan kalau dia sangat menyukaimu.."sangkal Andi


"Dia bilang sendiri pada teman periasnya itu..."sahutku.

__ADS_1


"Aku mendengarnya sendiri ...live Andi "


Andi menepuk jidatnya. "Terus bagaimana ini...Sebagai seorang cowok.."


"Aku banci" Sahutku cepat


"Hah..."Andi melongo. Ya Ampun...bos nya ini benar benar masih seperti anak kecil kalau ngambek.


"Masa kau mau menyerah begitu saja.."


kata Andi.


" Ini hari pernikahanmu lho...kau yang menyukai dia .. kau yang di gerebek dengannya..Kau yang dapat kesempatan menikah dengannya....kau mau mundur begitu saja..."tanya Andi.


"Gak taulah.."aku membaringkan tubuhku dan tiduran di sofa .


Bodoh Amat...aku dah gak mau mikir lagi... 😤😤😤😤


"Tidak bisa di biarkan... "Andi langsung bangkit.


"Kristy !" panggil Andi yang kebetulan saat itu sudah selesai di rias melangkah keluar dari kamar.Ia memakai kebaya putih yang indah dengan jarit coklat keemasan.Rambutnya di sanggul modern dengan berhiaskan bunga melati yang sudah di ronce sedemikian indahnya.


"Hah?!" Aku langsung bangkit dan duduk melihat Andi yang tergopoh-gopoh membawa Kristy ke hadapan ku di ikuti oleh perias teman Kristy tadi.


"Sekarang aku tanya padamu Kristy...Kau mau menikah dengan Yoga atau tidak?" tanya Andi.


"Jawab Kris..." kata Andi


Aku diam sambil menatap kristy dan Desi.Desi tersenyum kecil karena dia tahu kenapa Yoga tiba tiba seperti itu.


"I..iya.."jawab Kristy sambil menunduk dan menutupi mukanya yang nampak memerah karena malu di tanya seperti itu di depan banyak orang.


"Dengar itu Yoga..?"ucap Andi.


Aku diam sambil menatap lekat pada Kristy. Dia tadi bilang seperti itu..kenapa sekarang dia jadi malu malu begitu bilang bersedia menikah denganku. Dia menyukaiku?... Dia sungguh mau menikah denganku?...Aku masih ragu.


"Kau yakin Kristy ?" tanyaku masih belum percaya.


Kristy mendongak keatas dan menatapku perlahan. Dan kemudian mengangguk..


Ya Ampun ..Dia mau menikah denganku. Hatiku langsung berbunga bunga karena saking bahagianya. Dan dia juga cantik sekali .. Mempelai wanitaku...😍


"Kau sih tadi buru buru pergi tanpa mendengar kelanjutannya.."ucap Desi sambil menepuk bahuku dengan cukup keras.


AW...sakit tahu..ini perempuan selain mulutnya lemes gak ada rem tenaganya juga kek kuda..batinku sambil melirik Desi.

__ADS_1


"Jadi..jadi..tadi kamu di sana Yog?"tanya Kristy dengan wajah merah.


"Iya...Terus langsung mogok ngajak pulang" sahut Andi.


"Hahaha...Pantas saja.."ucap Desi dan Andi sambil tertawa bersama.


Dua orang ini cocok banget deh...Dua duanya lemes mulutnya... 😠


Aku dan Kristy saling berpandangan dan salah tingkah. Sama sama malu dan kikuk


Haduh...sekarang aku harus bilang apa coba..kan ketahuan kalau aku di sana mendengar obrolan mereka..😓


Demikian halnya dengan Kristy , dia juga salah tingkah. Tadi aku omong apa saja ya. Apa saja yang di dengar Yoga tadi...apa dia dengar kalau aku sudah jatuh cinta padanya saat pertama bertemu dengannya dulu...batin kristy sambil memegangi kedua pipinya.


"Nak Yoga , Kristy...penghulu sudah menunggu."Ucap Pak RT yang baru datang memberi tahu mereka.


"Ah iya...Baik Pak.." jawabku


"Sudah sudah... perangnya nanti malam saja...di ranjang pengantin.."ucap


Desi spontan.


"Betul betul betul.."Andi pun mengiyakan.


"A..Apa sih.."ucap Kristy menutupi malu.Aku sesaat melirik Kristy yang masih salah tingkah dan malu malu.


" Ya sudah ...ayo kita menikah.."ucapku kemudian seraya meraih tangan Kristy dan menggenggamnya.


"Cie cie yang sudah akur lagi.."goda Desi.Andi cuma tertawa


Kristy tersenyum sambil balas menggenggam tanganku. kemudian kami melangkah bersama menuju ke mushola tempat pak penghulu berkumpul bersama beberapa orang saksi dan keluarga dekat kristy.


Pak RT mendekatiku seperti ingin mengatakan sesuatu.


"Nak Yoga..karena Kristy yatim piatu..kami memakai Wali nikah hakim ya.."kata pak RT


"Iya..."


"Nama lengkap Den Yoga siapa?" Tanya pak RT


"Yoga Putra Pratama..." jawabku


"Pratama ?!!" sahut Kristy cepat dengan wajah terkejut . Suaranya yang cukup keras membuat semua orang menoleh padanya.


" Kau bilang namamu 'Pratama' ?!"tanya Kristy lagi. Ekspresinya wajahnya berubah menjadi dingin seperti orang menahan amarah.

__ADS_1


Ya Ampun...Bagaimana bisa aku sampai melupakan ini...Kristy kan tahu kalau pelaku kecelakaan suaminya itu bernama Pratama... meski dia tidak tahu wajahku.. .dan juga tidak pernah hadir di persidangan itu...Tapi dia pasti ingat namaku...Papa ,Pengacara Papa , dan Kak Romi pasti menyebut namaku untuk membelaku... bagaimana mungkin dia menikah dengan pembunuh suaminya.. OMG


__ADS_2