KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
189. PERJODOHAN 1


__ADS_3

' PLOK PLOK PLOK.. '


Suara tepuk tangan memenuhi ruang tamu rumah Romi saat Dafi dan Mischa saling bertukar cincin. Mereka adalah pasangan perjodohan pertama yang di sepakati oleh 5 keluarga teman dan saudara dekat itu.



" Selamat calon besan " Romi , Andi dan Bisma mengucapkan selamat pada Yoga Kristy dan Ricky Richa yang akan menjadi besan.



" Dari sepupu jadi besan...Tetap saja keluarga " Kata Ricky.



" Iya , benar..." Yoga tersenyum pula.



" Pokoknya selamat..."



" Ayo semua silahkan di nikmati hidangannya.. Sarapan dulu sebelum pulang kampung..." kata Andi.



Rencana nya mereka semua akan berpisah setelah perjodohan anak mereka dan kembali ke pekerjaan masing masing.



Dafi mengajak Mischa mengambil makanan dan kemudian makan berdua sedikit menjauh dari para orang tuanya.



" Mis..Setelah ini aku akan ke Blitar. Kamu bagaimana.. Ke Bali atau ikut aku? "



" Aku ikut kamu Fi...Aku sekalian mau membantu kamu...Kan katanya kamu mau buka restoran sama orang tuamu . . Sekalian juga pengenalan lingkungan..Kan nanti kalau sudah menikah aku tinggal sama kamu.." jawab Mischa.



" Lalu kamu tidur di mana? Di rumah lama kami kamarnya cuma 4...Mama sama Papa, Cinta sendiri lalu aku dan Dafa..."



" Ya sama kamu lah..."



" Ha??"



" Kan kita akan menikah.. Gak papa lah tidur bersama.."



Dhafi ternganga. Meski ia hidup di negara bebas bertahun tahun lamanya , Ia tidak mengikuti gaya hidup bebas para bule bule itu karena didikan ketat dari Bisma sedari kecil dulu.



" Di tempatku sudah adat budaya itu Fi... Menculik calon pengantin sebelum menikah..Jadi kalau aku tidur sama kamu itu tidak masalah.."



" KAMU PERAWAN MIS ? " tanya Dafi langsung. Ia heran kenapa Mischa begitu mudah memutuskan hal seperti itu.



" Belum apa apa sudah curiga ...Ya nanti buktikan saja sendiri..." kata Mischa.



Mendengar itu justru Dafi yang malu. Ia sampai memerah pipinya. Dalam hati ia heran, kenapa Mischa bisa sangat berubah tidak seperti saat ia pertama kali bertemu dahulu.


.


.


" Bolehkah aku meminta buah markisa mu?... Mamaku sedang ngidam pingin buah markisa dan Papaku sedang memetik buah itu...Itu di atas pagar rumahmu.." kata Dafi yang kala itu masih remaja 12 tahun.



" I...iya..." jawab Mischa yang kala itu sangat pemalu dengan menunduk malu.



Setelah itu , Ia memberikan satu kantung plastik penuh buah segar itu padanya saat di rumah sakit menjenguk Yoga yang sehabis kecelakaan.

__ADS_1



Dan bahkan saat mereka tahu kalau mereka masih memiliki hubungan kekerabatan , ia dengan malu malu mendatangi rumah mereka dengan Ricky , Ayahnya.



Untuk mendekatinya pun ia minta tolong pada Dafa. Mischa terlalu malu untuk mendekati dirinya karena ia yang terlebih dahulu menyukai Dafi.



" Mischa suka padamu tuh.. Dia curhat sama aku...Kau mau terima dia nggak Fi? " tanya Dafa menyampaikan pesan dari Mischa.



" Bukannya kita tidak boleh pacaran?... Mama kan bilang begitu? " tanya Dafi balik.



" Itu kalau sama orang lain..Ini Mischa..saudara sepupu kita.." terang Dafa.



" Dia setahun di atas ku lho.." sanggah Dafi.



" Cinta tuh gak mandang usia.. Lagian cuma setahun...Tidak terlalu jauh juga.."



" Gimana ya...Aku takut di marahi Mama.."



" La kamu suka gak sama Mischa..gitu aja sih..." tegas Dafa cepat. Ia tidak suka Dafi yang terlalu berbelit belit.



" Aku gak benci sih..."



" Ya sudah...ku bilang sama dia kamu terima dia ya.."



" Terserah kamu deh F a... "jawab Dafi kemudian.


.


.



Mischa awalnya sering mengajak main Xavier sehingga ia cepat akrab dengan Dafa. Dan akhirnya dekat dengan dirinya.



Selama di sekolah SMP , Karena satu sekolah Mischa sering membawakan bekal untuk Dafa dan Dafi. Ikut menunggui Dafa yang ikut ektra olahraga basket. Dafi dan Mischa menunggunya di bawah pohon di dekat lapangan.



Dafi yang bisa di bilang kutu buku menunggu sambil mengerjakan tugas tugasnya. Sedang Mischa terkadang menyoraki Dafa dan memberinya semangat.



Sepulang sekolah Dafa dan Dafi ikut membantu di restoran Mama Richa. Di sana Mischa juga selalu berusaha akrab dengan Keduanya. Dafa yang supel cenderung lebih akrab dengan Mischa.



" Sini Fi..." Mischa mengajak Dafi ke ruang dapur yang sepi. " Aku mau memberikan ini untukmu Fi..."



Mischa mengeluarkan sebuah kue tae mini dari balik lemari yang sudah di persiapkan nya. Kemudian ia menancapkan sebatang lilin di atasnya dan menyalakannya.



" Selamat ulang tahun Dafi.."



Dafi begitu tersentuh oleh perhatian Mischa itu. Mischa adalah orang pertama yang mengingat hari ulang tahunnya.



Dafi tahu, Dafa pasti yang memberitahu hari ultahnya karena di hari itu juga hari ultahnya. Meski begitu ia senang Mischa mengucapkannya terlebih dahulu..bahkan sebelum Mama dan Papanya sendiri.


__ADS_1


" Terima kasih Mis...Aku sangat menyukainya..." kata Dafi sambil tersenyum.



Mischa tersenyum sambil menunduk malu malu. Wajah malu malunya itu sangat di ingat Dafi karena sesudah itu Dafi memberikan kejutan untuknya.



Dafi mencium Mischa. Sebenarnya hanya ciuman di pipi. Tapi itu sudah membuat keduanya saling tersipu dengan debaran luar biasa di dada mereka.



Perlahan tangan Dafi menggenggam tangan Mischa. Dan keduanya saling berpandangan dengan wajah memerah. Malu malu kucing. Malu tapi mau. Mereka saling mendekat dan akhirnya menempelkan kedua bibir mereka.



Sesudah ciuman pertama itu Mischa menunduk malu . Dia benar benar tersipu dengan pipi bersemu merah. Bahkan sampai ke telinganya.


.


.


Kemana perginya sosok manis gadis pemalu itu...Kenapa sekarang berubah ... Baru hari pertama di jodohkan , sudah bilang dengan biasa saja...Mau tidur denganku...


' Gak papa tidur bersama?'... Sebelum menikah?


Kau yang berubah atau aku yang tetap seperti bocah?


.


..


" Fi ? " tanya Mischa heran melihat Dafi yang terdiam seperti sedang melamun.


.


Mischa...Setelah 10 tahun tak bertemu...Kau jadi gadis yang terlalu berani...


.


" Tidur denganku?... Aku cowok normal 23 tahun Mis...Jangan salahkan aku kalau aku tidak akan menjadi bocah lugu seperti 10 tahun lalu..." ucap Dafi kemudian.



" Hahaha...Ternyata kau kepikiran itu ya..." kata Mischa sambil tertawa. " Aku sudah siap untuk itu Fi... Kita di usia yang matang ...bukan anak kecil lagi....Bukankah kita di jodohkan karena hal itu...Tidur dengan mu, bercinta dengan mu, Memenuhi hasrat mu adalah kewajiban ku... Aku akan menjadi istri yang akan melakukan semua yang terbaik untukmu Dafi..."



Dafi terhenyak. Mischa wanita dewasa pemberani. Terlalu berani. Dia malah seperti wanita gampangan . Dan itu membuatnya ragu...


.


.


Kata katanya itu.....Dia sungguh tidak malu malu mengucapkannya...


Ah...Aku tidak suka tipe wanita yang terlalu agresif ini...


wanita yang kelihatannya akan menjadi pemimpin di rumah tangga kami....


Seolah dia akan menjadikan suaminya itu berada di bawah posisinya... Dan dia adalah ratu nya....


Terlebih dia seperti cewek murahan...mudah sekali di dapatkan..


.


.


Dafi yang 13 tahun tinggal di Australia, tetap memegang teguh nilai nilai adat dan budayanya. Meski pernah beberapa kali berpacaran dengan cewek bule teman sekolahnya , namun ia bukan tipe orang yang suka sembarangan tidur dengan pacarnya.



" Tunangan belum tentu menikah Mis...Apa kau tak takut jika ternyata kita tak berjodoh dan tak jadi menikah...padahal kau sudah menjadi milikku ?" tanya Dafi



" Fu fu fu ...Aku yakin Fi...kau bukan pria brengsek semacam itu..." jawab Mischa yakin.



" Kalau begitu kita langsung menikah saja..." Dafi pun membuat keputusan cepat.



" Maaf Fi...Aku tidak mau punya suami pengangguran. Setidaknya kau harus punya pekerjaan...Kita harus saling mengenal dulu untuk mencocokkan karakter kita...karena pernikahan itu sekali untuk selamanya... Kita akan bersama selamanya...Jadi kita harus saling memahami dahulu..."



Dafi mengambil nafas panjang. Dia benar benar heran dengan Mischa. Mischa nampak seperti wanita mandiri dan dewasa. Tapi menurut Dafi , mischa itu terlalu percaya diri dan sulit di atur.

__ADS_1



Sepertinya itu akan jadi PR panjang untuknya jika menikah dengannya kelak. Mengubah karakter seseorang bukan hal yang mudah.😞


__ADS_2