KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
95. KETAHUAN


__ADS_3

" Kamu juga? " tanya Kristy balik. Desi mengangguk.



" Selamat ya..." ucap keduanya seraya saling berpelukan. Senyum manis tergilas di wajah mereka.



" Kita sama sama akan menjadi Ibu... tapi sayang suami kita masih di luar negeri " ucap Desi sedih mengingat saat ini Yoga dan Andi sedang ada perjalanan bisnis ke Malaysia dan baru 2 minggu lagi kembali. Mereka sedang mengerjakan projek baru bekerjasama dengan Perusahaan Asing.



" Tidak apa apa... ini akan jadi kejutan saat Mas Yoga kembali nanti. Jangan beritahu dia dulu ya.." kata Kristy.



" Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi Yoga saat tahu kalau kamu hamil anaknya Kris...dia pasti bahagia sekali.." kata Desi pula.



Kristy tersenyum .



" Kita ke dokter yuk...Aku ingin mengeceknya.."


.


Tak lama kemudian Kristy dan Desi telah sampai di rumah sakit dan menemui Dokter kandungan . Dokter menunjukkan gambar bayinya.



" Selamat Nyonya..Anda hamil. Perkiraan usia janin anda 8 minggu..


" Ya Ampun dia masih kecil sekali.." ucap Kristy melihat janin bayinya.



" Ini kehamilan anda yang pertama atau..."



" Yang kedua Dok..." jawab Kristy cepat. Ia nampak begitu antusias dan bersemangat.



" Jenis kelaminnya belum kelihatan ya.."ucap Desi



" Nanti kalau sudah berusia 5 atau 6 bulan sudah terlihat jelas..." jawab dokternya.



" Semoga perempuan.." ucap Kristy yang ingin memiliki anak perempuan karena ia sudah punya 2 anak laki laki.



" Kalau aku pingin cowok..semoga anak pertamaku cowok ganteng seperti Andi Papanya..." Ucap Desi memuji suaminya sendiri.



" Semoga terwujud.."ucap Kristy sambil tersenyum


.


.


Beberapa hari kemudian...



' Ting tong '



Kristy buru buru membuka pintu apartemennya saat suara bel terdengar.



' Siapa ya.. Masak Mas Yoga.. kan masih minggu depan katanya pulangnya.. Apa dia mau memberi kejutan pulang mendadak..'



Dengan penuh semangat Kristy membukakan pintu . Berharap Yoga yang datang . Ia sudah sangat merindukan suaminya karena sudah seminggu tak bertemu.



Namun saat membuka pintu ia begitu terkejut melihat sosok tamunya. Ia sampai ternganga saat mengenalinya. Orang yang tak ia ketahui siapa namanya namun wajahnya sudah tidak asing di matanya karena ia dulu sering bertemu dengannya di pengadilan .



Kala itu dia selalu datang dengan Tim pengacaranya .Dan sudah sering kali pula dia membujuk dirinya untuk mengambil jalan damai dan menawarkan uang dengan jumlah yang besar. Selalu berbahasa sopan namun menyakitkan dan penuh nada penghinaan. Orang yang dia ketahui sebagai kaki tangan Guntoro yang dibencinya.



Ya..dia adalah Romi.

__ADS_1



Romi menatap Kristy dengan tajam. Ia benar benar terkejut sampai tak bisa berkata kata kenapa Kristy bisa ada di apartemen baru Yoga. Padahal sudah setahun lebih Kristy dan anak anaknya menghilang dari rumah Bibi nya di Blitar. Anak buahnya kesulitan mendapat info keberadaan Kristy yang sudah lama di cari carinya itu. Kenapa dia malah ada di apartemen Yoga.



' Kenapa manusia jahat ini ke rumahku ?' batin Kristy bertanya tanya.



" Mencari siapa Tuan ?" tanya Kristy setelah ia berusaha menenangkan diri. Ia memang selalu kesal jika melihat Guntoro dan orang itu karena penghinaan yang mereka torehkan dulu padanya. Dan itu masih sangat membekas.



Romi menghela nafas panjang. Mencoba menelaah semuanya. Tadi ia baru saja tiba ke rumah Yoga. Tapi Adul dan Bibi Ijah bilang Yoga tidak tinggal di sana lagi. Tapi di rumah baru apartemennya . Dan setelah di beri alamatnya , ia langsung ke sana. Namun yang di dapati nya di apartemen Yoga malah Kristy yang sudah lama menghilang.



" Sepertinya aku salah alamat " ucap Romi seraya melangkah pergi . Ia abaikan Kristy yang nampak bengong di sana.



" Salah alamat..huh..." Kristy buru buru menutup pintu rumahnya. Ia bersyukur orang itu tenyata cuma nyasar saja ke rumahnya.



Iapun segera mandi dan bersiap siap menuju ke restorannya.


.


.


Sementara Romi menuju ke basemen . Ia bertanya pada satpam penjaga.



" Kau bilang rumah Yoga no 27 ?"



" Benar Tuan..."



" Tapi kenapa di sana ada wanita itu.."



" Wanita ? Apa yang Tuan maksud Nyonya Kristy ?"




" Tentu saja Tuan . Nyonya Kristy kan istri Tuan Yoga . Mereka tinggal di apartemen itu dengan 2 putra kembar mereka "jelasnya.



' Jadi begitu...' Romi diam dengan rasa geram sambil mengepalkan tangannya.



" Itu Nyonya Kristy.. " ucap Satpam itu saat melihat Kristy berlalu melewati mereka.



Sesaat Romi diam



" Tuan tahu di depan kantor Tuan Yoga ada sebuah restoran ?" tanya satpam itu. Romi mengangguk.



" Itu restoran milik istrinya . Nyonya Kristy yang mengelolanya.." jelasnya.



' Bocah sialan ini...dia benar benar kurang ajar...beraninya dia membodohi ku.." Romi murka. Ia kini paham sepenuhnya yang terjadi. Jadi ternyata Yoga sendiri yang telah menyembunyikan Kristy selama ini . Ia benar benar geram .



Romi dengan kesal pergi menuju ke mobilnya . Ia melihat Kristy yang berjalan kaki sedang melangkah menuju ke restorannya. Ia memelankan laju mobilnya di belakang Kristy dan mengikutinya.



Dan benar...Kristy berjalan melewati jalan penyeberangan dan melangkah masuk ke restorannya .



Dengan kesal Romi kemudian mengambil hpnya dan segera menghubungi Yoga. Dan tentunya dengan video call .


.


.


" Halo Kak Romi..." Aku menjawab panggilannya.

__ADS_1



" Kau dimana?... Kesini sekarang !! "ucapnya garang dengan penuh amarah.



' Ya Ampun ..ada apa ini ?....Kenapa Raja Singa tampak murka..' batinku bertanya tanya.



" CEPAT !!!" Ucap Romi keras



' Waduh dia benar benar mengamuk...Ada. apa gerangan.."



" Tidak bisa Kak.. Aku sedang di Malaysia. Kakak dimana.." ucapku kalem dan agar tidak terpengaruh oleh emosi Kak Romi.



" Jangan alasan... "



" Aku tidak beralasan. Aku benar benar sedang ada di Malaysia. Aku ada meeting kerjasama dengan perusahaan sini . Minggu depan aku baru balik . Andi juga di sini bersamaku " Aku mengarahkan Video ke Andi yang sedang sibuk dengan laptopnya. Ia cuma melambai sebentar pada Kak Romi.



Aku kemudian mengarahkan kamera ke luar gedung agar Kak Romi percaya bahwa aku tidak berbohong padanya.



" Kau ini... benar benar kurang ajar...Beraninya kau berbohong padaku. Rasanya aku benar benar ingin menghajar mu Yog..Bisa bisanya kau mempermainkan ku.." ucap Romi penuh amarah.



Aku bengong. ' A...Apa aku ketahuan?'



" A..apa maksud Kakak ?" tanyaku dengan gugup. Aku mulai panik.



" Kristy selama ini bukan menghilang tapi kau menyembunyikannya... Kau bilang hubungan kalian sudah berakhir tapi nyatanya kalian malah main rumah rumahan di sini... Kau menyembunyikan Kristy di apartemen mu.. Membuatkan tempat usaha di depan kantormu..dan Kalian tinggal bersama... "



Aku ternganga . Ternyata benar , Kak Romi sudah tahu segalanya .



" Kakak tahu dari mana ?" tanyaku kemudian



" Aku tahu dengan mata kepalaku sendiri. Kau benar benar mengecewakanku Yog..Aku sangat kecewa dan kesal padamu. Sekarang semua terserah padamu saja Yog...Apa yang akan terjadi aku lepas tangan. Aku tidak mau lagi membantumu. Kalau Papamu sampai tahu semuanya , kau yang tanggung sendiri semua resikonya..."



'DEG'



Ucapan Kak Romi itu benar benar menusuk jantungku. Memang aku sudah mempersiapkan diri untuk hal terburuknya. Tapi terasa menyakitkan mendengar Kak Romi mengucapkannya.



"Kau itu bodoh... Benar benar bodoh !..Sia sia aku membantu menutupi semua dari Papamu..."



Aku diam membisu.



" Dan kuberi tahu satu hal lagi Yog...Aku ke rumahmu tidak sendiri.. Aku bersama orang tuamu. Tuan dan Nyonya Besar mereka juga di sini. Mereka sekarang di rumahmu..." ucap Romi seraya langsung menutupnya.



Aku begitu terkejut mendengarnya.



' Papa dan Mama ku di Surabaya?... Mereka di rumahku... OMG...Apa yang akan terjadi nanti.. Apa mereka akan bertemu dengan Kristy...? TIDAK. itu tidak boleh terjadi...'



" Andi , pesankan tiket pesawat pulang sekarang ! "



" Apa??" Andi bengong dengan perintah mendadak dariku itu.


__ADS_1


' Aku harus pulang...Aku tidak akan membiarkan mereka bertemu...TIDAK AKAN PERNAH!!!!'


__ADS_2