
Yoga dan Kristy berkumpul dengan kedua Mama mereka. Mereka membahas langkah yang harus mereka selanjutnya.
" Uang hasil penjualan perhiasan Kristy sebanyak ini Ma..Sekarang kita apakan ini.." tanya Yoga sambil menunjukkan tas berisi banyak tumpukan uang.
" Memperbaiki restoran?"tanya Mamanya
" Kurasa itu bukan pilihan tepat Ma.. Papa bisa saja menghancurkannya lagi..." Jawab Yoga.
" Lalu bagaimana? " tanya Risa.
" Aku punya rencana begini Ma...Kita semua pergi dari sini diam diam. Kita ganti nomor hp agar Papa tidak bisa lagi melacak keberadaan kita. Kita pindah ke tempat lain dan mulai membuka usaha di sana. Kalau Papa tidak mengetahui keberadaan kita , Papa tidak akan mengganggu kita. Kita bisa memulai hidup baru dengan tenang. "
" Aku setuju dengan Mas Yoga.." kata Kristy. " Kalau kita terus di sini...Ibu dan usahanya juga bisa terancam "
" Tapi aku tidak bisa ikut dengan kalian. Aku masih menunggu Ricky putraku..jika dia kembali.." kata Rasti
" Baik..kita atur begini...Tengah malam nanti kita pergi diam diam. Ganti no hp semua. Lalu Ibu..sementara ini kami tidak memberi kabar pada ibu dulu karena keberadaan kami nanti bisa terlacak..." Rasti mengangguk. " Sampai semuanya stabil kita putus kontak dulu Bu.Dan Maaf Bu... Sementara juga Dafa Dafi ikut kami...Ibu terpaksa kami tinggal sendiri...Tapi aku janji...suatu saat kamu pasti akan kembali lagi kemari..."
Rasti mulai terisak. Ia akan terpisah lagi dengan cucu cucu kesayangannya. Tapi demi kebaikan semuanya ia harus merelakannya.
.
.
Menjelang tengah malam , sebuah mobil telah siap mengantarkan mereka. Bisma dan Sonya yang mengantar mereka.
Bisma dan Sonya mengantar mereka ke sebuah pelabuhan. Dimana Yoga dan keluarganya akan melakukan perjalanan jauh mereka.
" Hati hati di jalan Bro..." ucap Bisma pada Yoga yang menggendong Xavier.
" Thanks Bro...doakan kita ya.."
" Tentu saja Bro.." Bisma kemudian menghampiri si Kembar "Jaga diri kalian semua anak anakku...Daddy cuma bisa mendoakan kalian.." Bisma memeluk Dafa dan Dafi bergantian. Baginya mereka tetap anak anaknya...Meski gagal menjadi Ayah sesungguhnya untuk mereka, ia tetap menyayanginya. Ia juga mencium kepala Xavier yang tidur di gendongan Yoga.
" Jaga dirimu baik baik Kris..." pesan Bisma. " Juga bayi dalam kandungan mu... Suatu saat nanti kita kumpul lagi bersama semua anak anak kita...Di tambah keluarga Andi dan Kak Romi.. Pasti ramai sekali ya.." ucap Bisma dengan mata berkaca kaca.
Kristy yang tak kuat menahan kesedihannya itu kemudian memeluk Bisma. Untuk sesaat ia menangis di pelukannya. Yoga dan Sonya membiarkan mereka karena mereka mengerti dalam hati Kristy dan Bisma pasti memiliki ikatan emosi yang mendalam mengingat mereka pernah menjalani suka dan duka bersama selama di negeri orang 3 tahun lamanya.
" Semoga kalian bahagia..." ucap Bisma tulus sambil melepas pelukannya pada Kristy
" Kau juga Bis... Berbahagialah dengan Sonya.." Kata Kristy. Kemudian ia melangkah pergi bersama Yoga yang kemudian mengusap rambutnya.
" Sampai jumpa lagi Daddy.." ucap Dafa Dafi sambil melambaikan tangannya.
Risa dan keluarga Yoga segera naik kapal laut besar itu. Mereka sudah bertekad untuk memulai hidup baru jauh dan tanpa pengawasan Guntoro yang bisa saja membahayakan mereka.
" Kita mau kemana Pa?" tanya Dafa
" Bali....Kita akan memulai hidup baru kita di Bali " jawab Yoga.
.
.
.
Beberapa hari kemudian , anak buah Romi melapor . Yoga dan Risa menghilang bersama semua anaknya. Bahkan mereka sudah mencari info juga jika Rasti tidak tahu sama sekali kapan mereka pergi.
__ADS_1
" Cari mereka sampai ketemu. Lacak nomor hp nya !" Kata Guntoro kesal.
.
Yog...kau benar benar nekad...Pergi begitu saja bahkan tidak berpamitan padaku sama sekali...Kalau begini..aku susah mencari keberadaan mu...Aku juga tidak bisa menolong mu jika kau butuh bantuan...
Yoga. Yoga.... Kau benar benar ingin lepas dari kami semua ya...batin Romi.
.
Guntoro terdiam sambil memandangi perhiasan berlian milik Risa yang sudah kembali lagi ke tangan nya. Guntoro ingat itu hadiah pertama yang di berikan nya pada wanita yang sangat dicintainya itu. Anak buah Romi yang mengambil paksa kembali perhiasan berlian itu setelah mengobrak abrik tempat pegadaian Panther .
Tentunya juga sekaligus memberi hukuman pada Panther dan anak buahnya. Mereka di hajar sampai babak belur dan berlutut meminta ampun . Eagle mengirimkan video anarkis mereka pada Romi serta mengembalikan perhiasan Risa.
.
Kemana Yoga dan Risa pergi...Hanya dalam sekejab mereka menghilang bak di telan bumi..
.
" Nomor mereka semua sudah tidak ada yang aktif..." kata anak buah Romi yang pakar di bidang I T.
Guntoro benar benar pusing. Ia tidak ingin kehilangan anak dan istri yang sangat di sayangi nya itu. Bagi Guntoro keduanya itu sangat berharga lebih dari semua harta yang dicintainya. Istrinya adalah satu satunya wanita yang dicintainya. Sedang Yoga adalah putra semata wayang mereka. Pewaris semua harta kekayaan melimpah yang di milikinya. Sungguh mustahil ia akan melepaskan mereka begitu saja.
" Silahkan minum teh nya dulu Tuan Besar " Kharisma mengantarkan minuman ke meja Guntoro.
Guntoro yang berang menampik nampan teh itu hingga jatuh berserakan di lantai. Bahkan air teh itu sampai tumpah ke tangannya. Padahal air nya cukup panas.
" Siapa yang menyuruhmu membawa teh kemari..Aku tak menyuruhmu!!" Guntoro yang berang melayangkan tangannya hendak memukul Kharisma.
" Tenangkan diri dulu Tuan Besar..." Romi mencekal tangan Guntoro cepat sebelum pukulannya mengenai orang tak bersalah seperti yang dulu dilakukan pada dirinya. Karena saat Guntoro emosi ia akan melampiaskannya dengan menghajar dan menganiaya orang yang disekitarnya.
Seperti dulu...Yoga yang berbuat ulah, ia selalu yang kena getah nya. Menjadi samsak sasaran Guntoro.
Dan kali ini dia hampir saja melampiaskannya pada Kharisma yang muncul di saat yang tidak tepat.
Kharisma yang ketakutan pada Guntoro berubah menjadi lega dan senang karena Romi menolongnya.
.
'Ya Ampun....pria ini memang sangat keren...Dia kesatria berkuda putih yang menolong Tuan Putri dari orang jahat ...Oo_ohh... Sangat keren..sangat gagah...Romi pasti menyukaiku...
Dia pasti sudah tergoda pada ku..'
.
Kharisma langsung GR Romi menolongnya.
Guntoro melepaskan tangannya dari Romi dan kembali ke tempat duduknya.
" Hei...bawa Risma pergi...Berikan obat untuk luka bakarnya.."kata Romi pada anak buahnya.
Salah satu anak buah Romi langsung bangkit dan membantu Kharisma .
" Tunggu " Ucap Guntoro cepat.
Romi, Kharisma dan Anak buahnya tadi terdiam . Kharisma berubah ketakutan saat Guntoro bangkit dari kursi dan menghampiri nya. Menatap tajam ke arah dirinya.
" Siapa namamu tadi?" tanya Guntoro.
" Risma Tuan Besar.."
" Nama lengkap umur..."
__ADS_1
" Kharisma Putri 22 tahun..."
" Risa Risma..Sedikit mirip, beda tipis..." kata Guntoro.
.
Apa si maksud Pak tua kejam ini...Menyebalkan sekali...Risa Risma...Yang benar tuh Risma Romi... Kami sama sama ' R '... Pasangan yang serasi...batin Kharisma.
.
" Aku mau jawaban singkat...Ya dan Tidak...Tapi sebelum itu aku ingin tanya padamu..Kau perawan atau bukan?"
" Ha?" Semua orang yang ada di ruangan itu sampat ternganga mendengar pertanyaan Bos besar mereka itu pada Sekretaris nya.
" Tentu saja Tuan " Kharisma menjawab dengan cepat pertanyaan Bosnya itu.
" Huh.. Bagus..Aku tidak akan peduli kau punya kekasih atau tidak...Tapi ini penawaran sekali seumur hidupmu.. Kau mau hidup mewah, banyak harta dan punya banyak uang atau tidak?... Semua keinginanmu terkabul hanya dengan sekali ucap..."
" Tentu saja Tuan Besar...Bukankah itu mimpi semua orang..."
.
Apa Bos besar ingin menikahkan aku dengan Anaknya Romi yang tampan ini....Sungguh..aku akan bahagia sekali...Urusan dia punya affair dengan adik iparnya bisa ku lupakan asal aku bisa memilikinya..
Karena Romi menolongku...Ia jadi ingin menjodohkan nya denganku...uhu_uy...ini benar benar sebuah keberuntungan.
.
" Sekarang kau jawab aku...Kau mau menikah denganku atau tidak?
Sekali lagi semua orang di tempat itu dibuat terkejut mendengar ucapan Guntoro.
.
Hah...bukan Romi tapi Pak tua itu sendiri?
Kharisma ternganga.
" Aku tak butuh cinta. Asal kau tidak pernah tersentuh oleh pria manapun sebelumnya.. Aku mau berbagi harta denganmu..Aku akan memberimu semua kemewahan ..untukmu dan keluargamu...Jadi aku hanya sekali memberi penawaran padamu..Kau mau tidak menjadi istri Bos di sini?" Tanya Guntoro langsung.
Romi tersenyum simpul. Ia kini paham maksud Guntoro.
.
Oh...jadi begitu ya...Istri dan anaknya minggat dia mau membalas mereka dengan menikahi gadis perawan ini...
Tante Risa sangat benci di madu...Dan Manusia iblis ini melakukan ini untuk membalasnya...
Tante Risa kabur...dia kawin lagi untuk membuatnya sakit hati...Ini pancingan agar Tante Risa mau keluar dari persembunyian nya...
Pintar sekali Manusia iblis ini...
.
.
Kharisma bingung. Jika ia menolak, di pastikan ia akan di pecat hari itu juga. Dan pasti ia akan sulit mencari pekerjaan baru di manapun dengan kekuasaan Guntoro.
Jika menerima ia harus menikah dengan Bos Tua itu...Tidur dengannya..Melayaninya...Rasanya jijik membayangkan tidur dengan laki laki paruh baya dan tidak di mencintainya itu.
Tapi yang membuatnya tergiur adalah hidup mewah yang ditawarkannya. Ia akan bisa hidup enak...,belanja barang barang brand, memiliki uang banyak , mobil mewah, banyak uang, di hormati orang dan bahkan jalan jalan ke luar negeri juga bukan mimpi lagi. Dan Bos besarnya ini meski tua tapi kekayaannya melimpah ruah.
" Ya...atau tidak..." tanya Guntoro.
.
Hidup orang ini adalah mimpi orang orang seperti ku... Saat ada kesempatan emas datang..apa aku akan melewatkannya...?
.
" Ya Tuan.."
Guntoro tersenyum. Sudah ia duga gadis itu pasti akan setuju. Wanita mana jaman sekarang tidak tergiur oleh uang? Makan , tidur semua tinggal perintah...Siapa yang bisa menolak.
.
Masa bodoh dengan masa muda, kecantikan , keperawanan, yang penting aku bisa hidup enak..
masalah cinta itu bisa nanti...Biar aku menikah dengan Bos tua ini...Dia sudah tua , umurnya paling juga tidak panjang....nanti sekalian aku kasih racun sedikit sedikit ..biar dia cepat mati...terus setelah itu aku akan kembali pada Romi...kesatria berkuda putihku...
__ADS_1
Hahaha...Ini benar benar keberuntungan...Gadis miskin ini akan masuk balai (kere munggah bale / perumpamaan jawa)...
Selamat tinggal hidup miskin...selamat datang hidup mewah....Aku akan jadi orang kaya...