
" Dik... lama banget.. " ucapku memanggil Kristy yang sedari tadi belum juga keluar dari kamar mandi sehabis merayakan pesta tahun baru dan ulang tahun ku di atap apartemen. Si kembar juga sudah tidur . Dan sekarang adalah saat untuk kami berdua.
Aku sudah mandi dan rambutku juga masih sedikit basah walau sudah ku keringkan dengan hair dryer. Dan sekarang gantian Kristy yang mandi tapi lamanya bukan main. Aku yang bosen menunggunya bermain game di hp ku untuk mengisi waktu.
" Mas.. tolong matiin lampunya... " suara Kristy terdengar dari dalam kamar mandi.
' Haduh ..ngapain lagi si.. sudah biasa juga melihat tubuh polosnya .. kenapa pakai malu malu lagi..' batinku heran.
" Kalau tidak mau tutup mata dulu Mas.." pintanya lagi.
Aku menghela nafas panjang. Ada ada saja permintaannya. Apa dia lupa suaminya ini sudah puasa satu minggu ? kenapa masih mencoba kesabaran ku lagi..
' Aku sudah tidak tahan untuk segera bercinta dengannya .. ibarat banteng liar yang sudah mendengus\_dengus minta di lepas dari kandang.. tinggal gas\_keun.. masih di ulur ulur...π©
" Sudah nih.." ucapku sambil memejamkan mata . Mengalah saja agar cepat di beri jatah.
" Jangan ngintip.. "
" Iya iya "
" Jangan buka mata sebelum ku suruh.."
" Iya..."
Kristy kemudian keluar dari kamar mandi memakai lingerie yang dibelinya beberapa hari lalu. Sebenarnya ia sangat malu dan juga tidak pede memakai itu di depan Yoga.
Kristy berjalan dengan langkah berjinjit menuju ke tempat tidur di mana Yoga sudah menunggunya. Namun langkahnya tercekat saat ia melewati karpet di dekat tempat tidur dan malah kesandung dan jatuh di bawah kaki Yoga.
" Dik ? "
" A.ww.. " ucap Kristy sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit terantuk besi pinggiran tempat tidur.
Yoga membuka matanya. Dan seketika ia terperanjat dengan pemandangan langka di depan matanya. Kristy jatuh di dekat kakinya dengan posisi tengkurap. Namun yang paling mengejutkan adalah pakaian yang di kenakan nya.
' OMG...Ini..ini seksi sekali... terlalu seksi..aku bisa mimisan...' teriakku dalam hati π³
Kristy hendak bangkit dan menarik kakinya namun. posenya itu di lihat Yoga sebagai upaya Kristy untuk menggoda dirinya. Kristy menungging dengan baju transparan pendek dan CD yang cuma seutas tali itu seperti menantangnya . Yoga yang tidak tahan melihat pemandangan itu meninggalkan hpnya dan langsung mendaratkan kedua tangannya di bokong sintal Kristy dan menempel Kristy dengan tubuhnya.
" Mas.." ucap Kristy terkejut.
" Jadi mau \*\*\*\*\* \*\*\*\*\* ya.."
__ADS_1
"Bukan..."
" Lama di kamar mandi ternyata pakai lingerie seksi ..hem.. " Aku tersenyum
" A...itu hadiah ulang tahun dariku untukmu.."
' Ah...jadi begitu... " Aku tersenyum
" Klasik atau seperti ini..pilih yang mana " ucap ku sambil menggesekkan si junior yang masih tertutup celana pendek pada tubuh Kristy.
" 69 " jawab Kristy cepat
" Oke ..." jawabku
' Jadi Kristy ingin bermain main dulu ya.. foreplay...oke '
Aku menuruti kemauannya. Aku mundur dan kembali berbaring . Kristy kemudian segera memulai aksinya. Ia membebaskan adik juniorku yang sudah sedari tadi terbangun dan mulai memainkannya . Aku pun melakukan hal yang sama di inti tubuhnya.
Kami saling menikmati permainan kami. Mengeksplor semuanya. Bibir , lidah dan jari. Semua turut aktif bekerja. Dan sesekali mengeluarkan suara merdu menikmati sentuhan yang di terima. Hingga akhirnya Kristy mendapat pelepasan pertamanya. Ia mendesah hebat menikmati saat tiba di puncaknya.
' Sekarang giliran ku..'
Aku membalik tubuh Kristy dan membaringkannya. Aku lantas memposisikan diriku di atas nya. Sesaat aku menatap wajah istriku yang bertambah cantik sesudah mendapat klimaksnya. Pandangan mataku menurun menyusuri tubuhnya. pandanganku terhenti di perut bawahnya yang memiliki bekas goresan jejak dari operasi sesar nya . Kemudian aku menunduk dan mendaratkan sebuah ciuman di sana.
Kristy yang tahu kenapa aku bersikap seperti itu kemudian membelai rambutku. Dan kemudian aku pun bersiap memulainya.
' Semoga kali ini bisa berhasil.. dokter kemarin bilang kalau tepat masa suburnya dan aku sudah memberikan 'lady\_s first' puncaknya lebih dulu...kalau bisa jadi kemungkinan besar anakku laki laki..'
" Mas...cepat lakukan.." Kristy nampak sudah tidak sabar untuk segera bersatu denganku karena ke\_bengonganku.
Aku kemudian mendekat padanya sembari memberikan sebuah ciuman pembuka bersamaan dengan pergerakan ku di bawah sana.Aku terus mencium Kristy dan memompa miliknya dengan cepat . Kedua tangan ku pun tak mau diam , menyentuh dan memainkan dua bukit kembarnya. Aku terus menyerangnya dan membuatnya mengeluarkan suara \*\*\*\*\*\*\* manisnya. Suara kami lama terdengar saling bersahutan mengiringi permainan indah kami.
" Ah ..ah.. terus ...m..mas.."
Dengan nafas memburu aku semakin menguatkan gerakan ku. Lebih cepat , kuat dan keras. Hingga akhirnya kami mencapai puncak bersama. Aku merapatkan tubuhku sedalam mungkin saat menumpahkan semuanya diiringi denyut dan cengkeraman kuat Kristy saat ia mencapai puncak yang kedua kalinya..
" Mas Yoga... " Kristy menyebut namaku saat ia mencapai puncaknya. Dan itu sangat aku suka . Aku memberikan ciuman manis sembari tersenyum padanya.
" Cepat isi ya Dik.. " ucapku berharap
Kristy tersenyum dan mengangguk. Ia pun juga berharap demikian.
__ADS_1
.
.
Keesokan harinya aku terbangun karena suara dari hp ku. Aku segera mengeceknya. Ternyata ada beberapa miss call dan juga sebuah pesan masuk . Dan semuanya dari orang yang sama. Dan sebuah nama muncul di sana.
' Bisma ? '
Aku segera membuka pesannya
' Lagi sibuk ya Bro..gue telpon gak di angkat angkat.. jangan mabuk mabukan .. Happy New Year ya.. N HAPPY BIRTHDAY... Wish you all the best πΊπ '
Aku tertegun membaca pesannya. Ternyata ada seorang lagi yang ingat hari Ulang tahunku. Dan dia juga sahabatku. Meski dia jauh dan lama tak bertemu dia masih mengingat hari jadi ku. Aku terharu ...
Namun di sudut hatiku juga terselip kecemasan dan ketakutan . Apa yang harus ku katakan padanya nanti saat dia tahu semuanya...
Kristy pernah berjanji akan menunggunya ..
Hingga Bisma rela pergi ke negeri seberang untuk mencari kelayakan ekonomi....Demi wanita yang sangat ia harapkan untuk menjadi istrinya.. Namun telah di ambil oleh sahabatnya sendiri...Di tikung oleh orang yang paling dia percaya..
' Bagaimana reaksinya nanti.. Seperti apa dia akan marah padaku...Akan se\_marah apa ia nanti..'
" Siapa mas?" tanya Kristy yang heran melihat kebisuan ku setelah membuka pesan di hp ku.
" Bisma " jawabku
Kristy terdiam. Ia kini tahu sebabnya kenapa aku seperti itu. Kristy kemudian mendekatiku dan memelukku
" Kita akan memberi penjelasan padanya nanti.. Dia pasti mengerti " Kristy berusaha menghiburku.
' Semoga saja...' Aku cuma bisa berharap.
.
.
.
.
Dua bulan kemudian...
Kristy dengan terburu buru keluar dari kamar mandi. Ia menggenggam sesuatu di tangannya. Ia setengah berlari keluar rumahnya menuju ke rumah Andi .Dan dengan penuh ketidak sabaran ia memencet bel pintu rumahnya
Desi membukakan pintu
" Des...positif .." ucap Kristy
" Hah ?!"
" Aku positif hamil.." ucap Kristy sambil menunjukkan hasil tes pack di genggaman tanganku pada Desi . Dan terlihatlah strip 2 garis merah di sana.
__ADS_1
" Ha??..Kamu juga hamil ?" tanya Desi tak percaya.