
" Klub apa?" tanya Romi saat bertelepon ria dengan temannya Kenzei. " Om..aku akan ke sana..jam 11 ya.."
Romi menutup telponnya. Ia segera melanjutkan makan malamnya kembali bersama Guntoro, Kinara dan Kharisma.
" Mau kemana Rom..."tanya Guntoro yang mendengar percakapan Romi di telepon tadi.
" Klub X Tuan Besar.. Kenzie mengajak ketemuan..." jawab Romi.
" Kenzei? adik Eagle itu?" tanya Guntoro
" Katanya dia ulang tahun, mau mengadakan party dengan teman teman terdekatnya.."
" Ya sudah ..kau cepat pergi saja..Anak muda berkumpul dengan anak muda..bersenang senang lah.. Kenzie itu pemain pro ...wanitanya banyak . Kau minta di kenalin temannya saja, Kau juga harus menikmati masa muda mu Rom .." kata Guntoro yang sudah paham siapa Kenzei dan bagaimana polah tingkahnya.
Romi cuma tersenyum dan mengangguk. Ia tak berani banyak bicara karena Kinara menatapnya dengan pandangan tak senang.
" Nara ..sampai kau melahirkan, kau tinggal saja di sini.." kata Guntoro yang begitu perhatian karena cucu kesayangannya akan segera lahir.
" Iya , Pa..."
Dan sesudah makan malam bersama , Kinara segera masuk ke kamarnya.Yakni kamar tidur Yoga. Sementara Romi bersiap siap berangkat ke klub.
" Belikan hadiah untuk Kenzie ..
bilang dariku " perintah Guntoro.
" Baik Tuan Besar "
" Mas, ibuku baru saja wa aku di suruh ke rumah. Kalau aku menginap di rumah orang tuaku boleh Mas?" tanya Risma
" Terserah kau saja..Aku ada lembur pekerjaan hari ini..Suruh sopir mengantarmu "
" Kalau aku bareng Romi saja boleh..kan satu arah.." kata Risma.
" Ya "
.
Yes ..aku bisa berdua juga akhirnya dengan Romi ..Risma tersenyum senang.
.
.
" Rom..aku ikut denganmu ke klub " kata Risma saat mereka sudah di dalam mobil berdua.
" Katanya kau ke rumah ibumu?" tanya Romi.
" Aku ingin ikut denganmu..Berpesta bersama para anak muda " jawab Risma
" Terserah kau saja...tapi kau tanggung sendiri resikonya .Aku tidak mau tahu.."ucap Romi.
" Iya..aku tahu ." Romi tersenyum simpul dengan jawaban Risma itu.
.
Kena kau wanita 🐍 Ular...Kau sendiri yang mendatangi perangkap mu...
.
Romi dan Risma masuk ke sebuah ruang VVIP yang sudah di boking oleh Kenzei di sebuah klub ternama dan terkenal ekslusif untuk golongan berduit itu.
" Tumben si Romi kemari bawa cewek .." ucap pemuda yang dari fisiknya sepintas mirip dengan Romi perawakan dan posturnya.Ia bicara sambil minum dengan beberapa wanita di kanan kirinya .
" Iya nih.." kata pemuda yang lain teman teman mereka yang juga duduk bersama wanita yang melayaninya.
" Kenalin ...Ini Kharisma, Itu Kenzei dan pemuda yang lain itu teman kami , Harvey dan Keanu "
" Halo cantik .Mau duduk bersamaku.." goda Harvey dan Keanu. Risma nampak tersenyum malu malu .
" Aku yang ulang tahun hari ini..Dia bersamaku ...kalian minggir.. " Kata Kenzei menyuruh pergi wanitanya dan memberikan tempat duduk untuk Risma
" Kau sanalah... Berikan hadiah titipan tadi " kata Romi seraya duduk . Beberapa wanita yang tadi melayani Kenzei berpindah ke sisi Romi. Sehingga Risma pun akhirnya mau tak mau duduk di dekat Kenzei.
" Selamat ulang tahun Kenzei " ucap Risma sambil memberikan hadiah dari Guntoro ke Kenzei.
" Itu dari Ayah angkat ku " jelas Romi.
" Baik sekali ..Sampaikan terima kasihku pada nya Rom .." Kenzei menatap tajam pada Risma yang ternyata jauh lebih cantik dari gambar yang di kirimkan Romi kapan hari.
" Ah...bagaimana ini...Sepertinya aku lebih tertarik pada yang memberi dari pada hadiahnya..." kata Kenzei
" Hahaha... parah kau Kenzei " ledek Harvey dan Keanu.
" Bagaimana kalau malam ini kau saja yang menjadi hadiah Ulang tahunku , Kharisma.." Kenzei langsung to the poin. Risma terkejut saat Kenzei langsung meraih tangannya dan menciumnya . Risma sampai ternganga dengan detak jantung yang kian berdebar.
Sesaat ia menoleh kepada Romi yang nampak acuh sedang asik minum sendiri dengan teman temannya.
.
Tadi Romi sudah mengingatkanku ..Tapi aku sendiri yang nekat mau kemari mengikutinya...Jadi semua keputusan ada padaku..
Romi juga cuek..Oke..akan ku buat kau panas Rom dengan kemesraan ku dengan pria yang mirip dirimu ini...
.
__ADS_1
" Karena kau berulang tahun hari ini , aku akan melayani mu...Aku akan menemanimu minum sampai mabuk ..'kata Risma berani.
Kenzei tersenyum ."Sayang ..jangankan minum...melihat kecantikan mu itu saja aku sudah mabuk " kata Kenzei dengan rayuan mautnya . kharisma benar benar terbuai dengan gombalan seorang pemuda tampan di depannya itu.
" Rasanya ingin memilikimu ..Kau begitu indah..Kecantikan mu benar benar membuatku terpesona..." Risma tersenyum sambil malu malu.
Harvey dan Keanu tertawa...seolah sudah hapal dengan kebiasaan Kenzei bermain dengan para gadisnya. Romi cuma minum saja mengabaikan mereka.
" Ayo minum.." Risma yang salah tingkah mengalihkan mengalihkan pembicaraannya. Ia mengambilkan gelas untuk Kenzei.
" Apapun perintah mu sayang.." Kenzei menerima gelas dari Risma dan meminumnya. Ia juga mengambilkan minum untuk Risma. Saat Risma Lengah ia memasukkan sesuatu ke gelas minumannya.
" Ayo minum lagi sayang..." Kenzei memberikan gelas itu pada Risma. Risma yang tak curiga sedikitpun segera meminumnya.
.
.
.
Risma merasakan keanehan di tubuhnya. Entah mengapa detak jantungnya tiba tiba berdetak dengan kencang. Tubuhnya terasa begitu gerah dan panas. Dan
hasrat nya tiba tiba meninggi. Melihat Kenzei di depannya , ia jadi berpikiran kotor.
.
Bibir seksi Pria yang mirip ini bagaimana rasanya...Oh..tidak..sepertinya aku sudah gila.. kenapa aku ingin sekali mencium pria ini ya...Apalagi itu..dia memainkan bibir dan lidahnya di gelas itu..
*Dia sangat seksi ..Bagaimana ini...kenapa aku tiba tiba berhasrat padanya*...
*Soal kenapa..kenapa aku jadi ingin bercinta dengannya* ..
.
" Aku mau ke toilet sebentar ..." ucap Risma buru-buru bangkit meski langkahnya sedikit gontai. Ia sudah cukup mabuk dan mulai teler.
Risma mencuci mukanya di toilet night klub itu. Ia begitu terkejut saat tiba tiba saja Kenzei sudah ada di belakangnya. Risma tak sempat berucap apapun saat tiba tiba saja Kenzei sudah menyerangnya dengan ciuman ganas penuh nafsunya
Kenzei yang sudah berpengalaman dengan begitu banyak wanita memainkan bibir Risma dengan begitu ahlinya. Seolah ia tak memberikan satu detik pun kesempatan bagi Risma untuk bernafas. Kenzei menciumnya dengan begitu ganas.
.
.
Pria ini...selain mirip dengan Romi , ternyata dia sangat mahir berciuman.
Ah..tidak dia memang sangat pintar membuatku terbuai. Aku ..aku memang bodoh...tapi aku ingin bermain lebih jauh dengannya...
.
.
" Main di toilet sempit ini atau di kamar?" tanya Kenzei yang seolah tahu isi hati Risma.
.
*Sepertinya...pria ini bisa memuaskan ku ....Ya sudahlah..Bermain sekali saja tidak akan ketahuan kan*...
*Lagipula tubuhku yang gerah dan panas ini sepertinya sangat ingin di puaskan oleh nya...Masa bodoh dengan Romi dan Guntoro...malam ini aku ingin bersenang senang saja dengan pria ini*...
.
.
Terlebih sesudah mereka pernah tidur bersama. Wanita itu pasti akan semakin tergila gila pada Kenzei yang sudah sangat mahir bermain dengan wanita. Kenzei akan membuat wanita itu bertekuk lutut dan tak bisa lepas darinya.
Ia mengangkat tubuh Risma dan menggendongnya. Kenzei mulai melangkah menuju ke kamar yang sudah di siapkan nya sedari awal rencananya dengan Romi. Sembari itu mereka tetap saling ber\_pagutan mesra.
Mereka memasuki sebuah kamar yang cukup luas dan nyaman itu. Dan Kenzei pun segera beraksi. Memberikan malam panas yang luar biasa untuk Risma.
" Kenzei sepertinya berhasil..."kata Harvey yang mendapati Kenzei tak kembali lagi setelah menyusul Risma ke toilet.
" Tentu saja...Dia itu suhunya suhu..." kata Keanu sambil tertawa.
" Kalian tak lupa memasang kameranya kan.." tanya Romi
" Tentu saja ..semua beres.."
" Bagus...dengan begitu dia tak akan mengusik aku dengan ancamannya lagi.... Hubungan rahasia ku dengan Adik ipar ku tidak akan di ketahui oleh Guntoro..." Romi tersenyum atas kemenangannya dari Risma.
" Kau ini orang yang kejam Rom . Padahal jelas jelas gadis itu menyukaimu...
Kau malah mengumpankan nya pada Kenzei..." kata Harvey sambil tersenyum.
" Siapa suruh dia berani mengancam ku...Sudah jadi ibu tiri ku masih mau menggodaku ..konyol .."
Kedua teman Romi itu tertawa tawa. mereka memang sudah hafal dengan sifat Romi yang tak suka di ganggu apalagi mendapat ancaman dari seorang wanita. Ia akan menginjaknya dengan kejam dan tanpa peduli siapapun itu orangnya.
.
.
Keesokan harinya Risma bangun dengan terkejut.Ia mendapati sesosok pria yang tertidur membelakanginya dengan tato naga besar di punggungnya.
Ia merasakan sekujur tubuhnya terasa nyeri dan remuk redam. Ia sedikit banyak mengingat peristiwa yang terjadi tadi malam. Ia melakukan percintaan panas dengan pria asing yang baru ditemuinya tadi malam.
Dan ia begitu terbuai dengan malam luar biasa yang di berikan nya. Pria bernama Kenzei itu benar benar bisa memuaskan hasratnya. Permainannya sangat hebat , Guntoro tidak ada apa apanya di bandingkan dengan nya.
.
Ya ampun...Nyerinya...Aku sampai tak bisa bangun...Dan ini ..Bekas bekas kiss_mark nya memenuhi tubuhku..
Bagaimana kalau ketahuan Mas Guntoro nanti...Aku harus mencari alasan jika dia mengajakku bercinta sampai bekas ini hilang...
.
.
Risma mendadak gugup saat tiba tiba Kenzei bangun. Ia duduk sambil menoleh pada Risma .Sebuah senyum manis tergilas di wajahnya.
__ADS_1
" Bagaimana sayang...Kau suka ?" tanya Kenzei.
" T..tubuhku rasanya remuk..." jawab Risma.
" Hahaha .. " Kenzei tertawa renyah. " Kau mau hubungan kita cuma semalam saja atau berlanjut?" tanya Kenzei tanpa basa basi
.
.
.
Semalam terlalu indah..Aku begitu suka dengan permainannya. Mas Guntoro tak bisa memberikan aku kepuasan seperti itu. Mana mungkin aku ingin ini berakhir .Dia seperti pengganti Romi...Dia memenuhi obsesi ku terhadap Romi...Dengan dia aku lebih merasa senang...
.
.
.
" Lanjut.."
" Aku suka dengan kejujuran mu...Mulai sekarang jangan usik Romi....Kalau kau mau di puaskan cari saja aku.."
" Baik ...Kenzei..."
" Tapi kau juga harus berhati hati jangan sampai ketahuan..Guntoro bukan lawan yang mudah ." kata Kenzei. Risma mengangguk.
Ia senang , ia kini memiliki mainan baru hadiah dari Romi teman baiknya. Ia akan bermain dengannya sampai ia bosan nanti.
Dan ia pun siap jika harus berhadapan dengan Guntoro. Ia punya Eagle kakaknya pimpinan Mafia yang mempunyai kekuasaan luas .Guntoro pun pasti akan berpikir berulang kali jika berani menyentuhnya .
.
.
.
.
...****************...
.
.
.
Risma berangkat ke Bali dengan Guntoro. Dan tetap , Pengawal pribadi Guntoro mengikuti dan mengawasi dengan menjaga jarak.
" Dasar wanita tak berguna ...jauh jauh mengajak ke Bali tapi tak bisa di pakai..Kalau lagi datang bulan jangan ajak bulan madu bodoh .." Guntoro mengomel kesal karena ia gagal bercinta dengan Risma karena sedang mendapat tamu bulanan.
" Maaf Mas...Aku juga baru tahu tadi pas tiba di sini.." Risma beralasan .
Sebenarnya ia tidak sedang datang bulan , namun karena bekas kiss\_mark dari Kenzei belum hilang...Ia takut akan ketahuan oleh Guntoro. karena itu akan membahayakan nyawanya.
Guntoro dengan mengomel akhirnya kembali membuka laptopnya. Mengerjakan kembali pekerjaannya.
.
.
.
...----------------...
.
.
Guntoro naik mobil dengan Risma di antar sopir menuju ke pantai untuk menikmati pemandangan dan refreshing di pantai. Rasanya 3 hari ini akan dia sia saja jika mereka cuma diam di dalam hotel .
" Maas... kita beli ini ya.." ucap Risma manja saat melihat aneka macam merchandise di toko oleh oleh. Ia ingin membeli beberapa barang untuk oleh oleh keluarganya .
" Ambil saja .. kau bayar ." kata Guntoro pada asisten yang mengikuti mereka .Risma memilih beberapa barang dan asistennya segera membayarnya .
Sambil berjalan jalan di sekitar pantai , Risma menggandeng tangan Guntoro . Meski terlihat perbedaan jauh usia mereka dan bahkan seperti Bapak dan Anak ,Risma tetap ber\_manja padanya.
" Tuan Besar ...Bukankah itu Nyonya Risa?" ucap Asistennya sambil menunjuk ke seorang wanita yang sedang duduk di bawah sebuah pohon bersama seorang bocah laki laki.
Guntoro dan Risma menoleh . Guntoro mengenali sosok istri yang sangat di cintsinya itu. Perawakannya, sosoknya, gesturnya...semua sama persis. Tanpa kata Guntoro berjalan mendekat ke sosok yang mirip Risa itu.Ia benar benar yakin itu Risa, istri yang selama ini di carinya yang tak ada kabarnya sama sekali.
.
Ini gawat...kenapa Wanita itu ada disini ..Bagaimana posisiku nanti kalau dia kembali.. Masak secepat ini aku akan di depak dari singgasana mewah ini...
.
Risma gundah gelisah sambil mengikuti. suaminya yang mendekati istrinya itu.
" Risa.." panggil Guntoro
Wanita itu menoleh dan terlihatlah keduanya dengan wajah saling terkejut.
" Mas Guntoro..." ucap Risa tak percaya saat melihat suaminya itu kini ada di depan matanya. Suami yang di rindukannya namun juga menyakiti hatinya dengan pernikahannya.
" Riz ..aku mencari mu kemana mana .." ucap Guntoro seraya dengan cepat memeluk wanita yang sangat di rindukannya itu.
Risa yang juga tak percaya melihat suaminya itu dengan air mata yang mulai berjatuhan juga memeluknya. Hampir setahun ia berpisah dan tak bertemu dengannya. Dan kini secara tak terduga mereka bertemu kembali. Rasa senang ,sedih dan bahagia, dan juga haru bercampur menjadi satu.
Namun semua itu kandas saat melihat sosok Risma yang berdiri dengan berkacak pinggang menatap mereka penuh dengan ketidaksukaan.
.
ATM berjalan ku bisa hilang kalau ini di biarkan...
.
" Enak ya ..peluk peluk suami orang.." ucapnya kesal.
Risa melepaskan pelukan dari Guntoro dan menatapnya balik.
__ADS_1
" Oma .." Xavier memegang tangan Omanya karena takut dengan wajah orang asing yang menunjukkan rasa tidak sukanya pada mereka.