KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
133. PERGULATAN BATIN


__ADS_3

Yoga terbangun saat mendapati hpnya berbunyi. Ia melihat nama Mamanya di sana. Ia membuka mata dan melihat Kristy dan Xavier yang masih tertidur. Dengan cepat ia menolak panggilan Mamanya. Ia tak ingin Xavier terbangun.



Semalam adalah ujian pertama mereka setelah keluarganya berkumpul kembali . Ia dan Kristy sampai begadang karena Xavier terus rewel dan mencari cari Bisma. Ia dan Kristy bergantian menggendong dan menidurkan Xavier yang tak mau berhenti menangis .



Xavier tidur sebentar dan kemudian terbangun lagi. Ia terus mencari Bisma dan menangis. Begitu terus hingga hari menjelang subuh. Xavier baru bisa benar benar tertidur pagi ini. Karenanya Yoga memilih tidak menerima panggilan dari Mamanya. Ia tak ingin suara dering hp nya mengganggu tidur Xavier. Ia ingin Xavier istirahat cukup karena tadi malam ia kurang tidur.



Ia mengabaikan dirinya sendiri yang juga kurang tidur.



*Tak apa apalah...demi anak*...



" Siapa mas..." tanya Kristy yang juga ikut terbangun karena dering hpnya tadi.



" Mama.."



Kristy perlahan bangkit dari tempat tidurnya. Dan beranjak bangun.



" Kenapa Kau bangun dik.. Temani Xavier tidur.. kau juga butuh istirahat.."ucap ku seraya bangkit dan menghampirinya.



" Aku mau menyiapkan sarapan buat kita..Apa ada stok makanan di kulkas mas?" tanya Kristy.



" Aku juga tidak tahu. Mama bilang rumah ini sudah siap. Tinggal masuk saja...Jadi mungkin sudah di siapkan Mama "



Aku dan Kristy kemudian melangkah menuju ke dapur.Dapurnya jadi satu dengan ruang makan. Desainnya modern dan minimalis. Meja makan besar dengan banyak kursi , meja dapur letter L dengan sebuah kompor kaca tanam dan sebuah kulkas besar dengan dua pintu tertata rapi di sana.



Aku segera membukanya .Dan terlihatlah berbagai macam stok makanan beku di sana. Ada daging fillet ayam dan sapi , sosis , potongan daging ayam, bakso, macam macam sayur sayuran hingga bumbu instan ..semua dalam kemasan plastik.



*mama hebat... benar benar sudah menyiapkan semuanya*.



Kristy membuka kitchen set di bawah dapur dan menemukan berbagai peralatan memasak yang masih terbungkus rapi dalam kemasannya. Penanak nasi, penggorengan panci teflon,blender, oven mini dan lain lain .Bahkan beras, minyak goreng dan bahan bumbu dapur tersedia. Benar benar lengkap. Aku mengacungi jempol pada Mama yang sudah menyiapkan semuanya untuk kami.



Kristy mulai mengambil dan menyiapkan bahan bahan dan peralatan yang akan di pakainya memasak.



Aku cuma melihat saja dengan cekatannya ia memasak. Memasak nasi dan kemudian menyiapkan sayur dan hidangan untuk kami.

__ADS_1



Dan tak lama kemudian hidangan untuk sarapan sudah selesai di siapkan Kristy di meja makan. Sup ayam, fillet daging kecap , cha sawi , ayam goreng telur , sosis panggang,telur goreng gulung dan tentunya sambal . Ada sambal hijau dan sambal merah.



Air liurku rasanya langsung menetes melihat makanan yang di hidangkan Kristy itu.



*Istriku ini benar benar hebat..Rasanya seperti kembali ke saat kami hidup bersama di apartemen dulu...Kristy membereskan semua urusan rumah sendiri .. Tanpa pembantu..mengurus rumah,mengurus anak anak, mengurus aku bahkan masih sempat mengurus resto...



Dan lagi masakannya tak pernah mengecewakan...selalu enak...Ah...dia terlalu sempurna*...



" Mandi dulu mas...Baru kita sarapan..Lagian nasinya belum matang.." Kristy mengucapkan itu seolah tahu aku sudah ngiler melihat masakannya.



Aku tersenyum dan menghampirinya.



" Mau di dapur atau di kamar mandi .." Aku berbisik di telinganya sambil memeluk tubuhnya dari belakang.



" Mas.." ucap Kristy pelan dengan wajah tersipu malu.



" Kita belum pernah bercinta saat kamu memakai Appron dik.. Bakal seperti video mantap mantap ala jepang ...sepertinya seru.. " Aku mulai sedikit nakal menggodanya.




" Mumpung Xavier masih tidur.." bisik ku lagi di telinganya. Mulai menggoda agar gairahnya timbul.



" A..tapi aku bau..Aku belum mandi ..dan juga bau habis masak.."



" Nanti habis ini kita mandi berdua.. mau ya.." Aku memeluk tubuh Kristy dengan tangan nakal ku yang menyentuh dan memainkan dua bukit kembarnya. Dan juga meremasnya.



Kristy mengangguk pelan dengan malu malu tapi mau.



*Yes...akhirnya di bolehin nyetak gol...😍 Aku bersorak gembira dalam hati*.



Akhirnya setelah 3 tahun tak menyentuh wanita , Kristy mau memberikan hak ku . Aku mengabaikan rasa lelah dan ngantuk karena Xavier tadi malam. Bercinta dengan Kristy adalah penawar dari segala kepenatan dan kelelahan. Dan itu harus segera kulakukan sebelum Xavier bangun.



" Tapi sedikit lebih cepat ya.. Aku takut nanti Xavier terbangun dan mencari kita.."

__ADS_1



" Siap sayang.." ucapku penuh semangat dan kemudian segera memutar tubuh Kristy hingga kami saling berhadapan. Dan kemudian aku segera memulainya dengan ciuman pembuka.



Aku mengecup lembut keningnya , kedua pipinya, pucuk hidungnya dan kemudian bibirnya. Awalnya mencium dengan pelan dan menikmati kecupan bibirnya. Kami saling me\_magut dan menuntut .Yang semakin lama semakin liar. Aku menyesap kedua bibir nya bergantian. Kristy pun demikian. Ia mulai agresif membalas ciumanku dengan ganasnya.



Aku memainkan bibir dan lidahku meladeni permainan agresifnya. Juga tanganku yang nakal juga turut memainkan bukit kembarnya. Aku sengaja tak melepas pakaian Kristy karena aku ingin melihatnya memakai appron itu. Aku cuma menelusup kan tanganku kedalam baju tidurnya .Ia tadi malam cuma mengenakan dress baju tidur transparan dan tidak memakai bra. Sehingga mudah untuk memainkannya. Aku meremas dan memelintir pucuk bukitnya hingga ia mendesah memperdengarkan suara merdunya.



" A\*ah..."



Suara merdu yang begitu lama itu terdengar begitu memabukkan aku. Semakin meninggikan gelora di dadaku. Rasanya ingin cepat cepat memasukinya. Memiliki dia seutuhnya kembali..



Aku menciumnya kian ganas dan Kristy membalasnya pula. Aku memejamkan mata menikmati semua itu. Seperti mimpi..tapi benar benar nyata. Dan juga kurasakan tangan Kristy menyentuh celanaku pendek yang kemarin kupakai untuk tidur. Tangan nya menyentuh dan memainkan adik juniorku. Aku menikmati sentuhannya. Rasanya benar benar membuatku melayang ke angkasa. Terlebih saat Kristy turun dan berjongkok. Ia menurunkan celanaku hingga adikku terbebas sempurna. Dan kemudian ia memainkannya dengan mulut dan lidahnya.



*Aa\_aah... ini benar benar nikmat.. Aku sampai merem melek di buatnya*.



Sesaat aku melihatnya. Si adik benar benar penuh di mulut mungilnya itu. Dia memainkan lidah dan juga menghisapnya.



*Gila...ini benar benar Gila..Kristy yang lembut dan kalem ternyata bisa seagresif ini...Apa Bisma yang mengajarinya*...?



Entah mengapa saat itu aku teringat Bisma . Apa selama 3 tahun ini Kristy terus bersamanya. Bermesraan dengannya..bercinta dengannya? Merasakan rasa nikmat yang kurasakan ini di setiap malam malam mereka. Rasanya aku benar benar tidak rela!.



Aku kemudian mengangkat tubuh Kristy dan membaringkannya di meja. Aku menyingkap dress nya dan kemudian menanggalkan segitiga yang dikenakannya.



Aku membenamkan wajahku di sana. Menghisap cairan bening yang memenuhi intinya dan memainkannya dengan jari dan lidahku.



Kristy mendesah tanpa henti menikmati permainan dariku. Aku memutar jariku dan mengusapnya cepat. Kristy kian mengeraskan desah manjanya .Aku semakin mempercepat gerakan ku hingga akhirnya ia mengeluarkan \*\*\*\*\*\*\* hebat saat mencapai puncaknya.



Sesaat aku menghentikan nya dan menatap wajah istriku yang nampak lemah sesudah mencapai klimaksnya. Aku sedikit ragu untuk segera meneruskannya karena terbayang wajah Bisma. Rasanya benar benar tidak rela sekali dia menyentuh istriku ini . Menikmati moments yang seharusnya hanya milikku.



" Ma\_aas... Mas Yoga..." Kristy memanggilku. Aku tahu ia ingin aku segera menuntaskannya.



*Apa aku bisa menyentuhnya..setelah ia di sentuh pria lain?.... Setelah tubuhnya di nikmati pria lain*...


__ADS_1


Sebuah perang batin ber\_kecambuk di dalam hatiku. Memenuhi otakku..Rasanya ingin menangis untuk mengungkapkan ke\_tidakrelaanku..Dan itu menyakitkan...sangat menyakitkan ...Rasanya seperti ada kobaran api cemburu yang membakar dan menyesakkan dadaku. Antara marah dan tak rela..Menyisakan sebuah pergolakan batin yang dahsyat...


__ADS_2