KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
48. SUAMI USIL DAN ISTRI PEMALU


__ADS_3

" Menjauh sana aku tak suka padamu.. risih tau.. istriku lebih cantik darimu.." Ucap Yoga sambil memeluk guling.


Kristy yang kesal akhirnya tersenyum. Ia senang karena maksud ucapan Yoga tadi . Yoga mengusir wanita penghibur yang menemaninya tadi. Mungkin Yoga tadi di paksa menemani kakaknya , pikir Kristy.


Dari sikapnya Kristy tau meski berjauhan ternyata Yoga masih tetap setia walaupun bersikap dingin padanya.


Kristy akhirnya tidur bersama Yoga di kamarnya. Ia sedikit menjauh karena tak nyaman . Ia akan tersinggung jika Yoga muntah saat menyentuhnya seperti dulu.


Tiba tiba Yoga mendekat dan memeluknya.


" Lepaskan " ucap Kristy seraya berusaha melepaskan Yoga yang memeluknya erat.


" Nggak mau " Sahut Yoga.


" Bukankah kau jijik padaku... Kau pasti akan muntah saat kau sadar nanti sedang memeluk aku seperti ini..." kata Kristy.


" Aku tidak jijik padamu...Aku begitu tergila gila padamu dan ingin menyentuhmu. Tapi aku takut kau akan membenciku... " jawab Yoga polos.


Kristy terdiam. Apakah Yoga jujur dengan ucapannya saat ia sedang mabuk parah seperti itu. Apakah itu yang sebenarnya di rasakan Yoga saat bersamanya.


" Masak dalam mimpi pun aku tak boleh memelukmu.. "


Sekali lagi Kristy terdiam. Kenapa Yoga tampak menderita dari kata katanya. Apakah selama ini ia sudah salah paham terhadapnya.


Kristy menghela nafas panjang.


" Apa kau merindukan aku Yog.. " tanyanya pada Yoga yang masih memeluknya dengan erat.


Yoga tak menjawab . Hanya mengangguk saja dengan mata terpejam. Yoga nampak jujur dengan isi hatinya .


" Baiklah...Anggap saja ini mimpi.. Kau boleh memelukku.. " ucap Kristy kemudian. Iapun akhirnya memejamkan matanya. Merekapun terbawa lelapnya malam ke alam mimpi mereka.


******


'HAH ini dimana... Kenapa di dinding itu ada wajahku...dan Kristy.. ini.. ini di kamar Kristy? '


Aku benar benar terkejut saat bangun tidur ternyata ada di kamar Kristy. Terlebih Kristy tertidur di pelukanku.


'Apa yang terjadi semalam..kenapa aku tau tau ada di sini? '


Aku berpikir dan berpikir. Kepalaku masih terasa sedikit berat dan pusing. Dan aku tak bisa mengingat apapun.


' Itu... bukankah itu foto pernikahanku dengan Kristy... Dimana foto Kristy dan pria itu.. Padahal sebelumnya foto di dinding itu foto Kristy dan Ayah si kembar. Kenapa sekarang berganti fotoku..'


' Ah jangan jangan dia sudah mulai suka padaku... Haha... 6 bulan tak masuk ke kamar ini , ternyata sudah banyak yang berubah.'


" Terima kasih Kris.. " ucapku pelan sambil mengecup lembut kepalanya. Aku senang sekali melihat gambar ku di kamar itu.


Saat itu Kristy terbangun , aku cepat cepat beranjak menjauh sebelum dia benar benar bangun dari tidurnya.

__ADS_1


" Pa ..Pagi Kris.." Aku menyapa Kristy dengan kikuk. Aku tidak mau ketahuan baru saja mencium nya .


" Katanya tidak mudik ke sini.." ucap Kristy dengan wajah sewot .


" A..itu...aku sibuk..."


" Dengan wanita di klub malam?" Sahut Kristy cepat.


Ya Ampun ...bagaimana dia bisa tahu? Aku bertanya tanya dalam hati.


" Kak Romi yang mengajakku...Dia memaksaku.. Aku bersama Kak Romi dan Andi juga kok...Tapi aku tidak macam macam ..cuma minum ..." Aku gelagapan. Rasanya seperti sedang di interogasi polisi saja.


" Mm..." Kristy diam saja dengan pandangan tak mengenakkan.


" Seingat ku aku cuma minum dan tau tau aku di sini..." ucapku apa adanya.


' AH Andi... ini pasti ulahnya.. Kemarin dia tidak mabuk.. jadi dia pasti yang mengirim aku kemari... Asem jadi ketahuan kalau aku di klub malam dengan wanita.


" Maaf Kris... Sumpah aku tidak ngapa ngapain dengan mereka...Aku cuma minum saja.." Aku cepat cepat minta maaf agar Kristy tidak marah lagi.


" Ya sudah..kau mandi saja dulu Yog..Ada yang ingin aku bicarakan denganmu nanti " kata Kristy kemudian.


" Baiklah..." jawabku lega . Untung saja dia tidak marah.


******


Aku segera pergi ke kamar mandi. Dan setelah selesai aku kembali ke kamar tidur . Dan di sana ku lihat sebuah baju dan celana , lengkap dengan bokser sebagai **********. Kristy sudah menyiapkan itu untuknya. Benar benar perhatian.. batinku senang.


Dan benar dugaan ku , Kristy menyiapkan sarapan untukku.


" Dafa dan Dafi di mana? ... aku rindu pada mereka..."tanyaku yang sedari tadi tak melihat mereka. Di rumah cuma ada Aku dan Kristy.


" Mereka sekolah tadi di antar Ibu . Sekarang mereka sudah masuk TK Nol kecil..." kata Kristy.


" Ya Ampun aku lupa..soalnya biasanya kalau aku kesini kan hari Sabtu minggu... " kataku pula . " Sekarang senin ya..."


" Kau tidak kerja?"


" Aku bolos saja sekali kali.." Jawabku sambil tertawa.


" Kau tidak mencarikan mereka pengasuh? Kau dan Ibu kan sibuk di warung.. Setidaknya ada yang mengawasi dan menjaga mereka." Kataku.


" Tidak usah. Mereka sudah tidak punya figur Ayah masak mau di tambah Ibu... Selama aku bisa biar aku saja yang mengurusi mereka sendiri." ucapan Kristy itu bagai sebuah tamparan untukku. Aku seolah masih belum menjadi figur Ayah untuk mereka.


" Kau masak apa itu.. baunya enak sekali ... " Aku mengalihkan pembicaraan.


" Aku membuat lalapan. Ayam tahu tempe goreng dan sambal hijau..." jawab Kristy yang masih sibuk memasak sambil mengobrol denganku.


" Ini apa.." tanyaku saat Kristy memasukkan irisan tipis bulat bulat yang di balut dengan tepung ke dalam penggorengan.

__ADS_1


" Ini terong krispi. Kau tidak usah makan , paling kau tidak doyan. Kau makan saja ayamnya ,Yog " jawab Kristy.


Aku yang penasaran mencoba mencicipi salah satu dari yang sudah matang.


"Enak juga "


" Kau doyan?" tanya Kristy.


" Aku baru kali ini memakannya , tapi ini tidak buruk... enak juga. gurih , lembut .."


" Itu makanan favoritku" ucap Kristy senang karena aku menyukai rasanya.


" Hahaha " Aku tertawa.


" Kenapa?" tanya Kristy


" Ternyata janda ini suka terong ya...Janda dan terong ..Hehe.. " Aku cengengesan .


" Ih dasar otak mesum " ucap Kristy yang akhirnya mengerti sebab kenapa aku tertawa.


" Tapi terong ku lebih besar dari terong yang kau masak itu lho...Apa kau mampu mengatasinya.." ucapku sambil tertawa tawa. Mulai usil .


Wajah Kristy langsung memerah karena gurauan Yoga. Ia jadi membayangkan sesuatu yang di ucapkan Yoga itu. Dan itu membuatnya tersipu malu.


' Ih beraninya ngerjain aku...usil banget si Yoga ini...' batin Kristy geregetan sambil memegang kedua pipinya yang memerah.


Aku tertawa.Kristy manis sekali dengan wajah malu malunya itu. Sangat menggemaskan 😍


" Kamu salah ya...Aku memang suka terong, tapi aku bukan janda.." ucap Kristy sambil mendekatiku.


HAH...dia mau apa.. tanyaku dalam hati saat dia kian mendekat.


" Aku ini istri orang , dan ini suamiku" ucap Kristy sambil melingkarkan kedua tangannya di leherku.


' DEG' ah..sial. Kena lagi gue. Gue yang mau iseng malah gue yang di bikin deg degan


" Oh ya..??" ucapku menutupi rasa gugup karena deg degan oleh sikap Kristy.


Kristy yang pemalu ternyata bisa agresif juga. Dan itu sebuah kejutan yang menyenangkan.


" Mau mencobanya?"


Aku pun tidak mau kalah darinya. Dia sudah membuatku seperti ini , nakal sekali. Aku pun akan membuatmu merasakan yang sama.


Kristy terkejut mendengar ucapan Yoga dan membuatnya wajahnya semakin memerah.


Ya Ampun dia benar benar manis.Sangat menggemaskan... 😍😍😍


Yoga benar benar iseng pada Kristy. Dan Kristy benar benar ampun di buat malu seperti itu . Tapi itu menyenangkan.

__ADS_1


" Aku akan mengajarimu pria muda..." Kristy pun tidak mau kalah.


Yoga nampak bengong mendengar ucapan Kristy itu. Ia semakin terkejut saat Kristy mendorongnya hingga jatuh terduduk di lantai. Dan kemudian Kristy mendekat dan mendaratkan bibirnya di bibir Yoga. Ia mengecup lembut bibir Yoga.


__ADS_2