KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
67. SALING CEMBURU


__ADS_3

Kristy melangkah mendekat menuju ke tempat Yoga minum minum bersama teman temannya. Namun tiba tiba saja tangan seseorang memegang tangannya . Kristy menoleh.



" Mau kemana cantik... " Kristy menatap sesosok pria asing yang tidak di kenali nya. Sedang memegang tangannya. Sebenarnya dia risih dan ingin melepasnya.



" Ayo minum bersamaku ..." ajaknya. Kristy ingin menolak namun saat melirik Yoga yang berada beberapa meja cukup jauh darinya nampak bercanda tawa asik dengan teman teman wanitanya , ia kesal.



' Memangnya cuma kamu saja yang bisa ' batinnya kesal. Ia akhirnya ikut saja saat pria asing itu membawanya ke meja di depan bartender dan memesankan minuman untuknya.



" Silahkan di minum cantik.." ucapnya senang sambil memberikan minuman kepada Kristy. Kristy tak begitu memperhatikan pria itu. Ia cuma melihat ke arah Yoga .



Pria itu melihat ke arah yang di lihat Kristy. Dan kristy terlihat kesal. Sekejap saja ia sudah bisa membaca yang terjadi.



' Wanita ini sedang cemburu rupanya. Kekasihnya bersama wanita lain . Hahaha.. ini hari keberuntunganku ' ia tersenyum licik.



Kemudian ia mengambil sesuatu dari sakunya . Sesaat ia melihat Kristy , kristy nampak terfokus pada Yoga sehingga ia tak menyadari yang di lakukan pria itu. Ia memasukkan sesuatu ke minuman Kristy.



" Ayo di minum dulu cantik.." ucapnya.



" Apa ini?" tanya Kristy yang asing dengan minuman asing yang belum pernah di lihatnya itu.



" Coba saja.. enak kok " jawab pria asing itu.



' Ah bodoh amat. Yoga bisa minum aku pun juga bisa '



Kristy langsung meminumnya dan langsung menghabiskannya .



' Rasanya aneh sekali...' batin Kristy



" Tambahkan lagi " kata pria asing itu.



Bartender itu mengisi gelas Kristy lagi. Dan pria itu memberikan gelas itu pada Kristy lagi . Begitu terus hingga beberapa gelas sampai Kristy mulai mabuk. Ia menyandarkan kepalanya di meja bartender.



Pria asing itu tersenyum senang. Rencana liciknya berhasil. Kristy mabuk dan tinggal menunggu sebentar reaksi obat yang tadi di selipkannya. Ia tersenyum penuh kemenangan. Sesudah membayar bill nya. Ia berniat untuk membawa pergi Kristy yang sudah teler.



" Ayo kita ke kamar cantik... " Pria itu menyentuh bahu Kristy dan hendak mengajaknya pergi.



" Jangan sentuh!!" ucap Kristy keras sambil menepis tangan pria itu. Tangannya tidak sengaja menyentuh gelas minumannya hingga gelas itu jatuh ke lantai.



Suara pecahan gelas dan suara keras Kristy mengundang perhatian semua orang yang ada di sana. Termasuk pula Yoga dan Andi.



Sadar dirinya menjadi pusat perhatian pria asing itu segera bertindak



" Maaf..maaf..aku sedang bertengkar dengan pacarku..dia sudah mabuk..." ucapnya. kemudian ia segera membawa paksa Kristy yang sedikit memberi perlawanan.Namun karena sudah mabuk , ia tak mampu menolak saat pria itu mengajaknya pergi.



" Ada ada saja.. " ucap Yoga yang tidak mengetahui kalau wanita yang di bawa pergi itu adalah Kristy karena cahaya bar yang remang remang

__ADS_1



" Aku benci kamu Yoga brengsek.." Kristy mengucap itu di dalam mabuknya dengan suara cukup keras.


>>>


Suara itu terdengar cukup jelas di telingaku dan membuat aku segera bangkit.



' Kristy? ' Aku bertanya tanya dalam hati. Apakah itu Kristy?



" Yog? " Andi nampak heran melihatku tiba tiba berdiri.



Tanpa kata aku langsung berlari keluar menyusul pria yang membawa wanita mabuk tadi.



Aku menemukan mereka. Pria itu memapah seorang wanita yang dari gestur tubuh dan perawakannya sama persis seperti istriku. Rambut panjangnya , tinggi tubuhnya , kulit putihnya..semua mirip dengan Kristy. Dan saat melewati koridor yang cahayanya cukup terang wajahnya terlihat jelas. Dia benar benar Kristy.



'Sialan.. beraninya menyentuh istriku..'



Aku benar benar kesal. Begitu dekat dengan keduanya aku langsung memukul pria itu hingga ia melepaskan Kristy.



Aku terus menghajarnya tanpa mempedulikan apapun. Melayangkan pukulan tinjuku tanpa ampun ke mukanya. Orang itu tak sempat melawan karena pukulan ku yang cepat dan datang bertubi tubi. Aku menyerang seperti orang kesetanan .



" Sudah Yog.. Dia bisa mati.." Andi yang tiba di sana segera menghentikan ku. Ia menahan tubuhku dan kemudian membawa aku menjauh darinya.



Banyak orang yang menonton termasuk pula teman teman minum Yoga tadi. Mereka mengikuti Yoga yang tiba tiba pergi.



" Kau..kau ini siapa?..kenapa memukuliku.." tanya pria asing yang membawa Kristy pergi tadi dengan wajah penuh luka akibat pukulan Yoga.




Pria itu dan teman teman Yoga ternganga. Terlebih pria itu.



Aku kemudian menghampiri Kristy yang nampak terduduk karena mabuk parah. Kesal sekali rasanya.



' Berani sekali dia membuat istriku sampai teler seperti ini..'



Aku kemudian mengangkat tubuh kristy dan membopongnya. Dan membawanya pergi.



Andi berpamitan kepada rekan bisnis teman minum mereka dan kemudian mengikuti ku.



"Ah...ini dia si Yoga ngeselin suamiku.... si brengsek ngeselin yang asik\_asikan dengan wanita lain...." Ucap Kristy me\_racau sambil menyentuh mukaku dengan jari jarinya.



" Kau tadi minum apa sih sampai teler seperti ini.. ngoceh tak karuan..." ucapku kesal



Kristy yang mabuk berat tak menjawab. Ia malah tertawa tawa.



Andi segera memencet tombol saat Yoga berdiri di depan lift hotel tersebut. Sesudah itu ketiganya masuk. Andi memencet tombol menuju ke kamar mereka.



Di dalam lift Kristy tiba tiba mencium Yoga. Andi sampai terbelalak melihatnya.

__ADS_1



" Kris.." Yoga hendak protes tapi Kristy langsung menutup mulutnya dengan ciumannya. Ia bahkan mengalungkan kedua tangannya di leher Yoga dan kembali mencium Yoga. Kristy yang mendadak begitu agresif membuat Yoga yang tadinya hendak protes mulai diam dan mengikuti permainannya. Merekapun bercumbu mesra mengabaikan Andi yang ada di dekat mereka.



' Asem...siaran live lagi..' batin Andi kesal karena ia tak di anggap keberadaannya.



" Tak bisakah kalian tunggu sampai di kamar dulu.." ucap Andi. Namun keduanya yang asik dengan kesibukannya sendiri seolah berada di dunia lain. Andi terabaikan. Ia jadi seperti obat nyamuk di sana.



Andi memalingkan wajah tak mau melihat keduanya yang sedang asik bercumbu ria. Namun suara kecupan dan sesekali \*\*\*\*\*\*\* mereka yang terdengar membuat telinganya memanas.



' Abaikan..abaikan.. Mereka berdua ini setan..' batin Andi yang menjadi patung adegan panas mereka.



Andi bisa bernafas lega saat pintu lift terbuka. Ia buru buru keluar dan melangkah menuju ke kamarnya.



" Andi.. " panggil Yoga saat ia buru buru membuka pintu kamarnya.



" Ya Yog.. ?"



" Ambil kartu kunci kamarku di saku bajuku.. " kata Yoga.



Andi pun segera melakukannya. Yoga pasti kesulitan membuka pintu kamarnya karena sedang menggendong Kristy.



Namun Yoga bukan membawa Kristy ke kamarnya sendiri , mereka malah masuk ke Kamar Andi.



" Titip anak anakku... " ucap Yoga kemudian seraya menutup pintu kamarnya.



' OMG.. Mereka ini... benar benar deh...' Andi tak kuasa berucap apapun. hanya bisa bengong saja di depan kamarnya.


>>>>


Sementara itu di kamar Andi. Yoga merebahkan Kristy di ranjang luas kamar itu. Yoga sudah merasakan keanehan saat Kristy tiba tiba berubah menjadi agresif.



" Yog...." ucap Kristy manja sambil melucuti pakaiannya sendiri dan menatap dengan penuh nafsu pada Yoga.



" Jadi kau diberi obat perangsang ya... " Yoga langsung bisa menebaknya .



' Untung saja tadi aku melihatmu Kris.. kalau tidak... aku tidak tahu apa yang kan terjadi..'



" Sebentar Kris.." ucapku saat Kristy dengan agresif mendekatiku.



Aku kemudian melepas ikat pinggangku dan mulai menanggalkan semua yang aku kenakan.



Kristy yang nampak sudah tidak sabar langsung menubruk dan menindih tubuhku. Ia mulai mencium ku dengan ganas sembari tangannya memainkan sesuatu di bawah sana.



" Ah.. " Aku mendesah pelan menikmati sentuhannya. Aku mulai membalas ciuman Kristy dan mengikuti permainannya.



' Aku akan memberimu pelajaran wanita nakal... Beraninya kau minum dengan pria lain.. Dan juga menggodaku seperti ini...Aku akan menghukum mu .. Kau akan berjalan merangkak besok pagi...'


__ADS_1


Merekapun kemudian melanjutkan malam panas mereka. Melepaskan semua hasrat yang menggelora di dada. Malam yang akan menjadi sangat panjang bagi keduanya.


>>>>>>


__ADS_2