KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
245. BERABE


__ADS_3

Xavier mengetuk ngetuk bolpoin ke mejanya. Ia benar benar pusing kini. Mimi tiba tiba berubah pikiran padahal sudah 10 tahun dia tidak mau memberinya jawaban dari dulu jika di suruh menikahi dengannya. Tiba tiba tak ada angin atau hujan , Mimi bersedia .



" Kenapa Xavier ? " tanya Shaka.



" Si Mimi...dia mau menikah denganku..."



" Wah bagus dong....cepat nikah saja...10 tahun penantian akhirnya dia nyerah juga sama duda keren muda dan tampan ini.." kata Shaka.



" Iya kalau aku jomblo... " jawan Xavier tak senang.



" Memang kau ada pacar? " tanya Shaka.



" Ada lah...Aku baru jadian dengannya 12 jam lalu... Dan Mimi baru menerimaku 3 jam lalu...Bayang kan coba gimana jadi aku... Padahal aku bilang mau melamar Alisha ke Daddy Bisma.. Mimi tau tau bilang mau menikah.."



" Pas apes apes...Baru nikah di tinggal pergi istri...Pas untung dapat durian runtuh ...2 cewek mau semua...hoki lo... " kata Shaka.



" Hoki sih Hoki...tapi aku pilih yang mana? " ucap Xavier pusing.



" La lo mau pilih mana?..Yang perawan atau janda?... Kata orang perawan menawan tapi janda lebih menggoda... Kalau sama Alisha lo harus ngajari dia dulu... Bongkar hutan nyari jalan ....Tapi kalau Mimi..sudah pasti berpengalaman...Nggak usah di ajarin sudah pintar...jalannya juga bebas hambatan.. Tinggal nikmatin aja...sama lihat kejutan yang menanti...Mimi pasti sudah pintar memanjakanmu..."



Mendengar penjelasan Shaka , otak mesum Xavier traveling ke mana mana. Ia membayangkan saat berdua dengan Alisha dan Mimi...Dua duanya sama sama cantik.



" Sudah sudah pernah dapat perawan.. Sekarang ganti aja yang janda..."


.


.


Perawan?...Yang benar saja...Aku dapat Mika dulu perawan rasa janda...


Tapi aku gak akan bilang...itu rahasia rumah tangga gue dan Mika...


.


.


" Buatku janda atau perawan tidak masalah..yang penting dia mencintai aku dan Kayla..Mau menerima kami satu paket ini..." kata Xavier.



" Kalau gitu ya Mimi saja...Pas itu..."



" Trus Alisha bagaimana ?" tanya Xavier.



" Putusin ajalah... Dia kan masih bujang..gampang cari ganti mu..."



" Tapi aku juga suka si Cupu itu.."



" Ya sudah Nikahin aja dua duanya.. Finansialmu kan kuat...cukup lah untuk biayain 2 istri... Tinggal kuat gak lo di urusan ranjang..."'



" Jelas kuatlah..aku masih muda. Tapi apa mungkin mereka mau di madu ?...Hari gini ada cewek yang mau di poligami ?..Gak mungkin...!!"



" Ya sudah ...lo jomblo aja selamanya.. Beres kan.." Shaka angkat tangan. Ia tidak mau ambil pusing lagi dengan kisah cinta Xavier.


. " Ah...gak taulah.. Aku juga pusing.."Xavier pusing tujuh keliling.


.


.


.


.


Malam harinya Xavier pulang bersama Alisha . Ia mengantar Alisha kerumahnya di mana sekarang sudah ada 2 buah penjaga yang menjaga di rumahnya.


__ADS_1


" Kakak jangan pulang.." Alisha tak ingin Xavier pergi.



" Kenapa kan sudah ada penjaga yang menjaga rumahmu..." tanya Xavier.



" Aku tidak bisa tinggal dengan mereka. Masak aku tinggal sendiri dengan 2 pria di rumah...aku juga tidak kenal mereka.." kata Alisha.



" Tapi aku tidak bisa menginap lagi di sini ..kasihan Kayla sendiri..." kata Xavier.



" Aku ikut ke tempat Kak Xavier saja...Di rumah Kakak ada Cinta kan.. " kata Alisha. Yang lebih memilih ikut Xavier daripada harus tinggal dengan 2 penjaga asing di rumahnya.



" Kalau Cinta gak tau ya...tapi ada banyak orang di rumahku... Boleh saja tidur di rumahku...Banyak kamar kosong juga..."



Akhirnya Alisha pun ikut dengan Xavier ke tempat tinggalnya.


.


.


.


.


Alisha ngobrol dengan Xavier di ruang tamu sesudah makan malam bersama Xavier sambil menunggu Kayla pulang dari tempat Mimi.



" Kau buruan tidur saja...sudah malam..." Kata Xavier yang sebenarnya tidak enak jika Mimi tahu Alisha menginap di rumahnya. Ia tidak ingin Kedua perempuan itu bertemu.



" Nanti saja Kak..aku ingin bertemu Kayla.." jawab Alisha. Ia ingin lebih mengakrabkan diri dengan calon putrinya jika ia menikahi Xavier kelak.



" Kau kan sudah akrab dengannya...Buat apa bertemu lagi...buruan tidur sana.."



" Nanti Kak ...Aku mau menemani Kayla tidur..."


.


.


.


.


" Dia sama Mimi..."



" Nggak apa apa...Aku juga sudah kenal baik dengan Mbak Mimi... " Alisha tetap keras kepala.


.


.


Alah...sudahlah..Ketemu ya ketemu saja.. Mimi atau Alisha...terserahlah...biar mereka saja yang menentukan..


.


.


Tak lama kemudian terdengar suara mobil berhenti di depan rumah mereka..Juga suara canda tawa anak . Xavier yakin itu pssti , Mimi dan anak anak.


" Daddy..." Kayla memeluk Papanya Xavier dengan penuh senyum. Juga Saif .



" lho Alisha ...Tumben di sini.." kata Mimi yang melihat Alisha duduk di ruang tamu bersama Xavier.



" Rumahku habis kemalingan Kak..Jadi aku numpang di sini.." terang Alisha yang sudah mengenal mimi.



" Oo..."



" Daddy...Saif mau menginap di Sini lagi...boleh ? Ummi juga mau menginap di sini..." kata Kayla..



" Terserah.." jawab Xavier pasrah. Ia hanya bisa pasrah saja jika ketahuan oleh mereka.


.

__ADS_1


.


Gila ini gila... 2 Wanita yang kudekati mau menginap di sini?...


Gelut ya gelut saja... Terserah kalian berdua..


Aku terima hasil jadi saja... Pemenangnya..dapat aku..hehe...


.


.


" Oh iya Xavier...kamu kenal Ferdi?" tanya Mimi.



" Ferdi perhotelan?.." Mimi mengangguk. " Itu Bos Mika dulu..."



" Tadi mobil ku mogok..Trus pria bernama Ferdi itu menolong ku...Dia membantu mencarikan tukang servis mobil... Pantas saja dia kenal Kayla ..ternyata mantan Bos Ibunya..." kata Mimi.



" Kayla pernah beberapa kali aku ajak makan di restoran hotel itu.." terang Xavier.



" Makanya aku juga heran , Kok Kayla akrab dengan orang asing..." ucap Mimi sambil duduk.di dekat Xavier.


.


.


*Tentu saja akrab...Si Ferdi itu juga menyayangi Kayla...anak dari wanita yang dia sukai


Ferdi kan pengagum istriku*...


.


.


.


" Kayla...sudah malam cepat tidur..." Xavier mengingatkan.



" Kayla... ayo tidur denganku.." kata Alisha dan Mimi bersamaan.


.


.


Ya Ampun 2 wanita ini....Sehati banget mau memenangkan hati putri ku demi untuk mendapatkanku....Aku memang tampan layak jadi rebutan para wanita...hihi...


.


.


Xavier GR sendiri sekaligus bangga. Ia senang menjadi rebutan dua wanita itu. Mimi dan Alisha saling berpandangan.



" Aku tidur sama Saif.." kata Kayla yang menganggap Saif saudaranya . " Sama Saif sama Ummi .." Kayla mempertegas pilihan nya. Mimi tersenyum.



" Sama Om Xavier juga " kata Saif lugu.



" Hei...mana bisa begitu..tidak boleh begitu Saif..." Mimi menasehati putranya yang masih lugu itu.



" Kan Ummi dan Om Xavier mau menikah...jadi kita kan sudah jadi keluarga..."



" Menikah ?." Tanya Alisha kaget. Kekasihnya akan menikah dengan Mimi..



" Itu benar Kak Alisha....Ummi cerita kalau Ummi mau menikah dengan Papaku ..Kita akan jadi kekuarga sesunguhnya " jawab Kayla lugu apa adanya.



" T..tapi kan . Kak Xavier mau melamar ku .." ucap Alisha pula..



Mimi tercengang. Ia lalu menoleh ke Xavier cepat.



" Xavier !!!! " Mimi mengeluarkan suara lantangnya sarat dengan nada kemarahan. "'Apa maksudnya ini? " tanya Mimi kesal.



" ..A...a.. Itu ..itu.... "

__ADS_1


__ADS_2