
Aku melihat seorang pria berpakaian serba putih berjalan di kegelapan .Di depannya terdapat sebuah cahaya kecil yang tampak seperti terowongan di kejauhan. Pria itu hendak melangkah ke sana namun langkahnya terasa berat.
"kau..kau..kau siapa.."ucapku saat pria asing dengan wajah yang tak kukenal itu berbalik dan menghampiriku.
Entah mengapa aku merasa ngeri sendiri saat pria itu menyentuh telapak tanganku seperti memberikan sesuatu di genggaman tanganku.Setelah itu pria itu berbalik dan melangkah menuju ke lorong cahaya itu..
"Hei..hei...tunggu..."Aku berusaha mengejar orang itu dan meraihnya.
Saat itu mataku terbuka.Aku terbangun dari tidurku...Oh...cuma mimpi..batinku lega.
"Yoga..."
Aku begitu terkejut saat melihat Kristy tau tau sudah ada di depanku. Di atas tubuhku...Bahkan aku memeluknya erat di dadaku. OMG😱 apa yang terjadi?...
Belum hilang rasa terkejut ku aku mendapat kejutan lagi. Saat kudengar beberapa orang bercakap cakap dan kemudian membuka pintu kamar itu. Beberapa orang pria asing dan Bibi kristy di sana dengan mulut menganga melihat aku dan kristy.
Ya..Ampun...apa lagi ini..
"Nah betul kan laporan saya pak... Mereka berduaan di kamar ...kumpul kebo.."ucap seorang ibu ibu pada beberapa pria asing itu..
"Kumpul kebo???!!!"😰😰😰
Aku benar benar ternganga mendengar itu. juga kristy dan bibinya.
Jadi...Jadi... ceritanya aku di gerebek begitu?? OMG!!!!😱😱😱😱
******
Aku , Kristy , Bibinya berkumpul di ruang tamu bersama ibu ibu pelapor tadi dan beberapa pria asing yang baru aku ketahui kalau mereka itu adalah Bapak RT RW dan beberapa warga di kampung itu.
Aku menghela nafas panjang...Masalah apalagi ini? Aku benar benar tidak habis pikir.
Yang ku ingat hanya tadi sebelumnya aku tidur dengan Si Kembar, tapi aku benar benar bingung saat bangun tadi, Si Kembar tidak ada di sana dan malah berganti Kristy. Dan kenapa saat itu kristy ada di sana?
Dalam mimpi aku berusaha meraih pria itu.Mungkin di kenyataan Aku tanpa sadar meraih Kristy dan menariknya sehingga dia ada di pelukanku.
"Kami tidak melakukan apa apa Pak RT..sungguh.." Kristy berusaha membela diri.
"Sudah ketahuan seperti itu masih juga menyangkal "Sahut Ibu pelapor itu.
"Tapi itu salah Bu Cici... Tadi Aku cuma mau membangunkan Yoga.. Tadi si kembar tidur bersama Yoga. Sesudah mereka tidur aku memindahkan mereka ke kamarnya. Kemudian aku berniat membangunkan Yoga. Dia mau tidur di hotel..."Jelas Kristy.
__ADS_1
"Membangunkan kok pakai pelukan...
membangunkan apanya coba.."Sahut Ibu yang bernama Cici itu.
Seketika muka Kristy langsung memerah. Antara malu dan kesal
"Orang kumpul kebo, ketahuan, banyak banget alasannya.."tambah Ibu Cici lagi.
"Maling mana ada yang mau mengaku.."Sahut warga yang lain.
"Sudah di dalam kamar, berduaan, lewat jam malam, menginap di rumah orang tidak lapor, ketahuan bermesraan masih juga berkilah.."
Kristy menepuk dahinya. Ia benar benar tak habis pikir. Kenapa mereka menyudutkannya.
Padahal kenyataan tidak seperti itu.
"Baru saja bikin heboh di culik ..pulang pulang masukin laki laki ke rumah..Dasar janda gatel..Mencemarkan nama baik desa saja.."ucap Bu Cici lagi.
"Apa?" Kristy begitu kesal mendengar ucapan Bu Cici itu.
Aku yang mendengar itu juga turut merasa kesal. Namun aku mulai bisa menangkap maksud mereka. Mereka ternyata menuduh aku dan kristy berbuat zina di daerah mereka. Dan mereka pikir mereka menangkap basah kami saat berada di kamar berdua . Mereka heboh sekali karena sebuah hal kecil . Padahal itu cuma kesalahpahaman saja. Zina? kumpul kebo?...haha konyol..Di kota kota besar **** bebas sudah biasa..tolol banget..batinku kesal.
Ah sial..kalau tidak ada kamera pengawas Aku kalah. Posisiku dan kristy terjepit. Apalagi mereka memergoki Aku dan Kristy sedang berpelukan..Ah percuma saja. Apapun alasan kami semua pasti tidak akan percaya.
"Usir saja janda ini dari kampung kita Pak RT.."
"Mengotori nama desa kita saja.."
"Dasar janda *****'. "
"Gatel banget sama laki laki.." kata kata para warga itu mulai kian memanaskan telinga. Aku begitu emosi mendengarnya namun untuk menghadapi banyak warga yang marah apalagi di daerah orang aku harus bersikap dingin.
"Aku tidak seperti itu bu..."Ucap Kristy sambil memeluk bibinya sambil menangis. Ia tak bisa lagi menahan air matanya karena sudah tidak bisa lagi menyangkal tuduhan para warga itu. Ia hanya bisa menangis tersedu sedu di pelukan bibinya.
"Ada apa ini? Kok ramai sekali..." tanya Andi yang baru saja datang . Ia nampak heran dengan banyak warga berkumpul di rumah Kristy. Bahkan Kristy nampak terisak.
"Ah syukurlah kau datang Andi..kau bantu aku jelaskan pada mereka ..."Aku sedikit merasa lega saat Andy datang.
"Dia siapa?"tanya Pak RT desa itu.
"Dia temanku ...Namanya Andi...kami datang bersama dari Surabaya untuk mengantar Kristy dan keluarganya pulang. Tadi aku mau menginap di hotel dengan dia sesudah menidurkan si kembar...Dia yang ku suruh mencari tempat penginapan . Aku tidak bermaksud menginap di sini apalagi berbuat mesum di daerah orang.."Jelas ku.
__ADS_1
"Andi kau bawa kartu hotelnya?...tunjukkan pada mereka.."
Andi mengeluarkan 2 buah kartu dari sakunya yang bertuliskan VVIP room Hotel Xx no 123 dan 124 .
Semua warga yang melihatnya bengong. Melihat Andi dengan kartu itu artinya dia memang berniat menginap di hotel itu bukan di rumah kristy , dan itu artinya cerita kristy benar bukan mengada ada. Terlebih tulisan VVIP di hotel Xx yang terkenal Hotel untuk para elit kaum berduit.
"Yoga tinggal di sini karena mau menidurkan si kembar dulu. Tadi aku agak lama karena baru kali ini ke daerah sini. Lumayan tersesat dan muter muter jadi untuk kesini agak bingung tadi.."jelas Andy. "Ini KTP ku..Aku orang Surabaya..dia juga" Andi mengeluarkan KTP-nya.
Para Warga yang tadi menuduh Kristy mulai terdiam. Sepertinya memang benar apa yang kristy katakan tadi. Dan itu membuat muka Bu Cici yang tadi melapor ke RT RW dan mengumpulkan warga mulai panik.
"A..A..itu cuma alasan dia saja..wong buktinya tadi mereka kita pergoki berpelukan berdua di kamar...Laki dan perempuan janda...mau ngapain di kamar kalau gak begituan..."Bu Cici tidak mau kalah. Apalagi harus menanggung malu di depan semua warga.
Aduh... itu lagi.. kenapa sih tadi aku pakai memeluk Kristy segala.. Gara gara mimpi pria itu...Ah aku ingat... pria di mimpiku itu suami kristy yang sudah meninggal... Di mimpiku dia memberikan sesuatu di genggaman tanganku...jangan jangan.. itu artinya...Dia menitipkan kristy padaku...Dia ingin aku membantu istrinya??
"Betul juga..."
"Sekarang lho sudah pukul 10.30 malam.. batas jam malam desa kita adalah jam 9 malam..berarti dia memang melanggar..."ucap seorang warga.
"Wanita ini janda lho...pria itu juga mungkin laki orang..."bu cici mulai mengompori warga lagi.
"Apa iya..."tanya warga yang lain.
IHH...ibu ibu satu itu...lemes amat punya mulut...pinter banget jadi provokator...dasar serigala betina.. batinku kesal. Coba ada Kak Romi.. sudah hancur mulut kompor itu ...di bungkam selamanya..Aku benar benar kesal dengan orang yang namanya Bu Cici itu.
"Aku bujang... belum menikah.."Sahutku cepat.
"Bujang?.. Perjaka kok mau sama tante tante...berondong ya.."ledeknya.
ASEM... punya mulut ko kek ember...bikin kesel aja..
"Kalau begitu tolong jelaskan hubungan kalian...beberapa hari lalu Bu Kristy ini heboh di beritakan di culik... terus Nak Yoga ini siapa.. dan bagaimana kronologinya Nak Kristy bisa pulang kembali ke rumah ..." kata Pak RW tegas.
'DEG '
Aku paling takut jika di tanya siapa aku dan kenapa aku ada di sekitar kristy karena itu berarti membuka jati diriku yang sebenarnya. Aku harus menceritakan tentang diriku dan campur tangan Kak Romi juga yang artinya Kristy akan mengetahui semua yang aku rahasiakan darinya. Jati diriku, keluarga dan peristiwa kecelakaan itu. Aku belum siap jika kristy mengetahui kalau aku adalah pelaku yang menewaskan suaminya di kecelakaan itu.
"Laki laki itu sudah sering kemari sejak lama....Aku sudah sering melihatnya di warungnya Kristy... "
Dasar mulut kompor..!!Ember...Serigala betina..Resek ..Sewot lo..!!! Gue sumpahin mulutmu meletus kena mercon!!!! Dalam hati aku memaki maki dia karena saking kesal nya.
.
__ADS_1