KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
246. MENGALAH DEMI ANAK


__ADS_3

" Xavier...jelaskan " kata Mimi .



" Gak taulah aku Mimi...Kau selama ini tidak pernah memberi jawaban padaku...Baru kemarin setelah aku bilang mau melamar Alisha kamu jawab iya..."



" Lantas? " tanya Mimi



" Aku ikut kalian saja. Kalau di suruh ngelamar ya aku berangkat...Kalian sendiri saja yang tentukan ...Siapa yang menikah denganku..." kata Xavier tidak mau ambil pusing.



" Kamu cowok.. Kamu yang tentukan...kamu pilih aku atau Alisha.."



" Aku nggak bisa milih " sahut Xavier.



" Yang tegas dong... Siapa yang kamu suka.." kata Mimi lagi.



" Kak Xavier milih aku atau mbak Mimi ? " tanya Alisha pula. Turut mendesak Xavier.



" Aku..."



" Suka siapa ? " tanya Mimi dan Alisha bersamaan.



" Aku...." Mimi dan Alisha menatap Xavier lekat. Mereka begitu penasaran menunggu jawaban dari Xavier. " Aku suka kalian berdua..." jawab Xavier jujur.



Mimi dan Alisha ternganga.



" Ha ? "



" Fifty fifty lah...Kalian sama sama cantik dan baik...Aku suka pada kalian....Kalau di suruh memilih aku tidak bisa memilih. Ya kalau kalian tidak keberatan ...aku mau kok di suruh menikahi kalian berdua...Aku punya pekerjaan tetap dan mampu menghidupi kalian berdua...Untuk urusan ranjang pun jangan khawatir...aku sanggup memuaskan kalian..." ucap Xavier sambil tersenyum dan dengan lugas menyuarakan isi hatinya.



" Mimpi !!! " Ucap Mimi dan Alisha bersamaan sambil melepar bantal sofa ke muka Xavier.



" Sudah..kau dengan Alisha saja...Aku tidak sudi di poligami....Sudah bagus aku mau denganmu .. Belum belum malah mau nambah selir aku mundur...Saif..kita pulang.." kata Mimi kesal sambil mengajak Saif pulang.



" Saif..Ummi...jangan pulang.." Kayla menggandoli Mimi. Kayla begitu menyayangi Mimi seperti ibunya sendiri.



" Maaf , Kayla...aku tidak sanggup dengan Papa mu kalau begini..." kata Mimi.



" Aku mau punya ibu Ummi...Papa.. Aku tidak mau yang lain selain Ummi..." ucap Kayla sambil memeluk Mimi agar Mimi tidak pulang juga agar Xavier memilih menikahi Mimi bukan Alisha.



Xavier cuma diam. Ia tak ingin membuat putrinya bersedih. Ia ingin putrinya bahagia dan memiliki Ibu. Namun ia belum juga bersuara karena tidak enak hati pada Alisha yang yang di janjikan untuk di pinangnya.



" Sudahlah...Kak Xavier dengan Mbak Mimi saja...Kak Xavier lebih cocok dengan Mbak Mimi...Kayla butuh ibu, Saif butuh Ayah...kalian keluarga yang pas...Aku saja yang mundur.." ucap Alisha. Ia lalu bangkit dan pergi meninggalkan meeka semua. Ia tetap di rumah Xavier karena memang akan menginap di sana. Ia pun buru buru masuk ke dalam kamarnya.



" Ummi lihat kan..Kak.Alisha sudah mundur...Ummi mau kan menikah dengan Papa ku?.." tanya Kayla. Mimi tak menjawab , ia melihat Ke Xavier.



" Papa...Papa mau kan menikah dengan Ummi ?..Iya kan Pa...?" tanya Kayla lagi.


__ADS_1


Xavier menghela nafas panjang. Ia lalu bangkit dan menghampiri putrinya Kayla yang masih memeluk Mimi.



" Bagaimana Mimi ? " tanya Xavier kemudian. Mimi tak menjawab . Ia yang tadinya bersedia kini jadi sangsi pada Xavier. Xavier bersedia menikah dengannya karena Kayla. Bukan dengan pilihan hatinya sendiri.



" Jawab iya Ummi.." ucap Saif dan Kayla yang ingin menyatukan kedua orang tua mereka itu.



Mimi tidak sampai hati mengecewakan kedua anak yang sangat di sayanginya itu. Dan akhirnya ia pun mengangguk.



" Yeeeyyy..." ucap Kayla dan Saif begitu senang karena kedua orang tuanya akan bersatu.



Xavier pun akhirnya tersenyum. Ia hanya ingin memberikan yang terbaik untuk putrinya. Ia terlalu menyayangi putrinya. Sehingga ia rela melakukan apapun untuk nya.



" Senyum dong Mimi..." goda Xavier pada Mimi yang nampak masih manyun karena kesal pada Xavier.



" Ummi Papa ayo duduk di sini..." ucap Kayla sambil memyuruh Xavier duduk di sisi Mimi.



" Sudah malam...ayo kalian tidur..." kata Xavier



" Ummi ayo tidur di kamarku..." Kayla menarik Mimi menuju ke tempat tidurnya. Diikuti Saif yang juga menarik Xavier.



Mimi tidur dengan Kayla dan Saif di kanan dan kirinya. Sedang Xavier berbaring di sisi Saif.



Setelah Saif dan Kayla tertidur , Xavier bangkit. Ia melihat Mimi yang juga sudah tertidur pulas dengan anak anak mereka.



Xavier mematikan lampu kamar tersebut dan kemudian keluar dari kamar. Ia hendak tidur namun sebelum tidur ia ingin melihat keadaan Alisha.



.


.


Sepertinya Alisha menangis terus sampai ketiduran...lampu saja sampai tidak di matikan..


Maaf ya Alisha... Aku tidak bisa memilihmu..


Kayla memilih Mimi ...aku tidak boleh egois...


Semua yang ku lakukan ini cuma untuk kebahagiaan Kayla...


Meskipun aku lebih menyukaimu...tapi sepertinya kita tidak berjodoh...


Semoga kelak kau mendapat pria baik yang lebih baik dari aku...


.


.


Xavier membelai lembut kepala Alisha yang masih memakai hijabnya itu. Meski jilbabnya sudah berantakan.


.


.


Cinta tak harus memiliki...aku sudah belajar banyak dari itu...


Dulu aku begitu tergila gila pada Mimi namun dia malah menikah dengan Abi manyu...


Cinta pun bisa tumbuh dari kebiasaan...Buktinya aku mencintai Mika karena terbiasa bersamanya...


Meski sekarang aku menyukaimu...Tapi Kayla lebih membutuhkan Mimi...


Mumpung rasa suka ini belum terlalu dalam...Lebih baik cepat di hilangkan...


Suatu saat aku akan melupakanmu ... Aku akan mencintai Mimi seperti aku belajar mencintai Mika dulu...


Selamat tinggal Cupu lucu ku...Semoga kau berbahagia....walau tak bersama ku...

__ADS_1


.


.


Xavier mengecup lembut kepala Alisha. Dan kemudian beranjak pergi dari kamar itu. Tak lupa ia mematikan lampu dan menutup kamar tersebut. Kemudian ia ke kamarnya dan tidur.



" Egois itu bukan Cinta...Cinta itu pengorbanan...Dan Cinta itu tak harus memiliki..."


.


.


.


.


.


Yoga dan Kristy begitu senang mendengar Xavier bilang akan menikah dengan Mimi. Mereka langsung terbang ke Jakarta untuk mempersiapkan pernikahan Xavier dan Mimi.



" Pernikahannya di barengin saja sama pernikahan Kesha dan Cinta. Kalau Papa tidak cepat menikahkan mereka , Cinta bisa hamil duluan...Orang Kesha sering menginap di apartemen Cinta.." ucap Xavier mengadukan Kesha dan Cinta yang cara pacaran mereka terlalu bebas.



" Dasar Ember..." ucap Cinta kesal karena sikap Kakaknya itu.



" Kau ini sudah salah diam ! " Yoga memarahi anak perempuannya. " Mimpi apa aku punya anak gak ada yang bener...Eh ada ...Cuma Dafi yang paling bener.. Kalian semua Dafa, Xavier, Cinta pada gak bener semua.."



" Buah jatuh gak jauh dari pohonnya Pa....Aku kan nurun Papa...yang usia 19 udah kehilangan perjaka gara gara pergaulan bebas..." timpal Xavier.



" Asem amat ni anak....Dulu waktu bikin Xavier apa kita lupa berdoa dulu ya Dik? " ucap Yoga . Kristy cuma menepuk keningnya. Sementara Xavier tertawa ngakak.



" Brati kalau begitu...Untuk menikahkan Kesha dan Cinta kita harus menunggu Kak Romi dan Kinara dulu..." Kata Kristy



" Aku akan cepat menyuruh dia kembali...Akhir bulan ini aku akan menikahkan Xavier Mimi , Kesha dan Cinta bersamaan "



" Bersamaan boleh ..tapi aku ingin pesta besar besaran..Aku ingin seluruh dunia tahu aku menikah dengan Kesha Pratama , Penerus generasi ke 3 keluarga Pratama yang sukses " kata Cinta



" Jangan sombong...Orang sombong tidak bisa masuk surga..." Yoga mengingatkan. " Kita cuma manusia biasa..Tak punya apapun yang bisa kita sombongkan di hadapan Tuhan..." kata Yoga .Ia tidak suka dengan kesombongan anaknya.



" Dengar tuh..." kata Xavier pula.



" Kau juga Xavier...Manusia itu lahir dengan tidak membawa apa apa...mati juga tidak membawa apapun...cuma amal perbuatan kalian..Jangan sombong dengan apa yang kalian punya saat ini..Itu cuma titipan..." Yoga menasehati anak anaknya.



Xavier dan Cinta menunduk. Mereka terdiam menyadari kesalahan nya.



" Mengenai pernikahan kalian , aku akan membicarakan ini dengan calon besan kami...Kalian ngikut saja keputusannya .."kata Yoga. Xavier dan Cinta akhirnya mengangguk. Mereka tidak sok sok an lagi....



" Cepat hubungi Kak Romi dan Kinara Mas...Nanti aku juga akan menghubungi Dea dan Daren..." kata Kristy. Yoga mengangguk.


.


.


" Kesha itu anaknya alim lo Mas..Kok bisa ikut pergaulan bebas sama Cinta..." kata Kristy tak habis pikir.



" 2 lawan jenis berduaan di ruang tertutup...pihak ke tiga pasti setan.." timpal Yoga. Kristy cuma bisa menghela nafas panjang .



" Makanya kalau sudah suka lebih baik cepat di nikahkan.. "

__ADS_1



Kristy mengangguk membenarkan.


__ADS_2