KU TERIMA JANDAMU

KU TERIMA JANDAMU
38. TAK MAU BERPISAH


__ADS_3

Akhirnya Kristy dan Bibinya di bantu beberapa pegawai Kristy yang tadi mereka i hubungi untuk mulai masuk kerja bersih bersih rumah dan warung bersama. Andi dan aku pun turut serta membantu.


Seumur umur baru kali ini gue bersih bersih rumah. Dari kecil semua di kerjakan pembantu... Tapi tak apalah...ini untuk kristy dan si kembar...๐Ÿ˜Š


Mereka membagi tugas menyapu, mengepel,membersihkan kaca ,membersihkan sarang laba laba di atas , membersihkan debu debu sofa dengan penyedot debu ,merapikan barang barang yang berantakan . Bagian warung di kerjakan oleh para pegawai kristy. Dan untuk bagian rumah di kerjakan oleh kristy dibantu Yoga dan Andi. Sedang Bibinya menyiapkan makanan untuk mereka semua. Si kembar ikut ikutan membantu dan bercanda bersama Yoga.


Menjelang sore pekerjaan bersih bersih mereka selesai. Kemudian mereka berkumpul di rumah kristy untuk makan bersama.


Rumah kristy yang sekarang ini luasnya sekitar 15 x 15 meter. Susunan ruangnya pun sederhana . 3 kamar tidur berjajar dengan kamar mandi di dalam dengan luas 7 x 5 persegi per kamar .Di depan kamar terbentang sebuah dapur letter L berukuran 8 x 5 meter yang digabung dengan meja makan besar dan beberapa kursi , sebuah kulkas besar, dan sebuah mesin cuci otomatis.Di depan dapur terdapat ruang tamu yang cukup luas sekitar 10 x 5 meter dengan pintu masuk di tengah, Di antara dapur dan ruang tamu ada di sekat dinding. Di ruang tamu terdapat sebuah sofa sudut dan karpet dengan sebuah tv lcd besar sehingga ruang tamu tampak luas. Kamar si kembar dan kristy berhadapan dengan ruang tamu. sedang kamar bibi kristy berhadapan dengan ruang makan. Dan untuk tempat menjemur baju ada di depan rumah bersebelahan dengan taman bermain di kembar. Desainnya benar benar modern minimalis.


Hasil kerja kak Romi memang hebat...Aku mengacungi jempol untuknya...bravo๐Ÿ‘


Kristy menyiapkan makanan untuk di dua tempat. Para pegawai kristy makan di ruang makan sedang aku dan Andi di ruang tamu.Mungkin dia merasa tidak enak aku makan dengan pegawainya. Si kembar pun turut makan sambil bersantai di ruang tamu. Sedang bibi menemani para pegawai di ruang makan.


"Makan Yog..Andi.."ucap kristy sesudah menyiapkan makanan di meja. Ada ayam goreng ,telur ,sayur oseng ,sambal goreng hati ayam dan kentang ,sayur sup , sambal dan lalapan.


"Maaf ya Yog..tidak seperti di rumahmu..semuanya ada.."ucap kristy.


"Apa sih..ini sudah lebih dari cukup kok..Ayo Andi kita makan.. " ucapku seraya mengambil makanan dan menyantapnya. Andi pun juga segera makan. Si kembar di suapi kristy sambil menonton tv di karpet dekat ruang tamu tersebut.


Mungkin karena habis bekerja keras bersih bersih rumah aku makan dengan lahap.Dan lagi rasa masakannya benar benar lezat.Gurih asin dan manisnya pas. apalagi sambalnya..Hamm. mantap๐Ÿ˜๐Ÿ˜‹


" Masakannya enak kris.." ucapku


"Iya.. mantap bos ." kata Andi pula.


Kris tersenyum. Ia senang Yoga dan Andi menyukai masakan sederhana itu.


"Yang masak kau atau ibu? " tanyaku.. "


"Mama.. Mama pintar masak" sahut Si Kembar.


"Ah bukan kok..Ibu tadi yang memasak. Aku cuma bantu bantu sedikit.."ucap kristy


Aku tahu Kristy sedang merendahkan diri karena tak ingin sok hebat. Tapi aku tahu itu pasti buatan kristy karena rasanya mirip dengan makanan lunch box yang di buatkan kristy beberapa hari lalu. Dan memang sangat lezat. Benar benar calon istri yang hebat . Cantik, kalem ,pintar masak , sayang keluarga dan bisa cari uang sendiri juga. Betapa beruntungnya Bisma kelak..

__ADS_1


"Kau tidak makan Kris?" tanyaku yang sudah selesai makan.


"Nanti saja habis menyuapi Si Kembar.."Jawabnya


"Sini..biar aku yang menyuapi mereka kau makan saja.."ucapku seraya menghampiri Si Kembar yang asik makan dan nonton tv.


"Hore...di suapi Papa.."si kembar nampak senang.


"Tinggal dikit kok Yog.." kata kristy


"Sudah ... Kau makan saja.. Kau kan blm makan sedari tadi.." ucapku seraya mengambil piring makanan dari tangan Kristy.


"Baiklah.." Kristy pun akhirnya mau juga. Ia lalu segera pergi ke dapur dan makan bersama Bibinya.


Andi melihat Yoga yang begitu perhatian pada kristy dan juga anak anaknya. Tampak sekali kalau ia begitu menyayangi mereka. Namun ia tidak tahu bagaimana hubungan mereka sebenarnya.


"Papa nanti jangan pulang.."


"Bobok di sini saja.."ucap keduanya..


Waktu menunjukkan pukul 8 malam. Aku , Andi kristy dan bibi masih ngobrol ngobrol dan menemani si kembar menonton tv.


Sudah cukup malam, Aku harus pulang sekarang atau mencari hotel untuk menginap. Tapi kalau langsung pulang..kasihan Andi..Dia pasti capek dan mengantuk. batinku...


"Papa ngantuk..."ucap Dafa


"Aku juga" kata Dafi pula.


"Yuk bobok sama mama.."ucap Kristy


"Aku mau sama Papa"Jawab keduanya bareng.


" Yoga kan mau pulang sayang...sama mama saja ya.." bujuk kristy.


"Sama Papa.."jawab keduanya.

__ADS_1


"Haduh..tidak boleh begitu.."ucap kristy. Bibi Kristy pun turut membujuk kedua bocah yang seolah tidak mau berpisah denganku itu.


Si Kembar ini seperti tahu kalau setelah hari ini aku tidak akan kesini lagi , mereka jadi tidak mau lepas dariku...Aku menyayangi mereka setulus hatiku..merekapun juga menyayangiku... Seperti kata orang, kalau punya ikatan batin perasaannya akan tersampaikan. Mungkin seperti ini rasanya ya..aku bertanya dalam hati.


"Ya sudah tidak apa apa kris...Aku akan menemani mereka tidur dulu.."


"Hore..." ucap keduanya senang.


"Tapi..."kristy merasa tidak enak.


"Setelah mereka tidur ,aku akan pergi" ucapku pelan pada kristy. Bibi dan Kristy akhirnya mengangguk.


" Andy kau cari hotel untuk kita dulu.. nanti kau kemari lagi jemput aku.."kataku pada Andi. Andi mengangguk dan segera melaksanakan perintahku.


Sementara aku mengikuti Si Kembar menuju ke sebuah kamar .Tempat tidur mereka mungkin pikirku.


Aku masuk ke sebuah kamar yang di dalamnya terdapat sebuah ranjang queen size dan di sana terdapat sebuah foto pernikahan dimana ada gambar Kristy dan seorang pria. Aku baru sadar kalau itu adalah kamar Kristy bukan kamar Si Kembar.


"Lho..ini bukan kamar kalian?"tanyaku.


"Bukan...kamar kami di sebelah Pa...tapi kasurnya tingkat.. kalau tidur di sana bertiga tidak cukup.."jawab Dafa.


"O..begitu.."


Anak anak ini pintar juga...Kalau ranjang mereka kecil dan bertingkat tentu aku tidak bisa tidur bersama mereka. Mereka pasti juga akan berebut tidur denganku..haha..


"Ya sudah..ayo kita tidur.."ucapku sambil merebahkan diri di rajang itu. "Kalian tidur sini.."ucapku sambil menepuk sisi kanan dan kiriku.Keduanya langsung berlarian padaku. Dafa di sisi kanan, Dafi di sisi kiri.


Kalau seperti ini adil kan...hehe..batinku sambil mengelus kepala mereka. Mereka kemudian tidur sambil memelukku.


Aku memandangi foto Kristy dan Suaminya di dinding itu. Seorang pria muda,tampan, tinggi,badannya sedang tidak kurus juga tidak gemuk, dagunya lancip hidungnya juga mancung, kulitnya sedikit kecoklatan . Jadi seperti ini wajah papa si kembar yang ku tabrak di kecelakaan itu . Wajah tampan si kembar sedikit mirip dengannya.



Maafkan aku...karena kecelakaan itu aku tidak sengaja memisahkan engkau dari keluargamu untuk selamanya...Aku benar benar meminta maaf... ucapku dalam hati sambil memeluk kedua bocah kembar itu dengan erat.

__ADS_1


Rasa nyaman tidur di ranjang itu membuatku merasa mengantuk dan akhirnya Aku pun terlelap ke dalam mimpi....


__ADS_2