
Di kediaman keluarga Barata menjelang acara ulang tahun Raina.
Semua orang sedang bersiap-siap, tak terkecuali Megan yang berada dalam kamarnya juga sedang bersiap-siap bersama suaminya.
"Ada apa dengan wajahmu itu? Kenapa warnanya sangat merah seperti kepiting rebus?" tanya Raisel yang merasa aneh dengan wajah istrinya.
Tadi siang dia melihat wajah istrinya tampak sangat cantik, putih dan kencang, seluruh kerutan yang menghiasi wajah istrinya seperti disulap menghilang dari wajah perempuan itu.
Namun sekarang, wajah perempuan itu menjadi merah seperti kepiting rebus meski kerutan-kerutan di wajahnya memang tampak tak terlihat.
Tetapi Megan yang mendengar ucapan suaminya langsung memukul dada pria itu, "ini adalah proses untuk menjadi cantik!Kau jangan banyak komentar!!!" Bentak perempuan itu sembari memperbaiki dasi suaminya yang miring.
Raisel menghela nafas, "Lalu bagaimana kau akan menghadiri ulang tahun putri kita jika wajahmu seperti itu?" Ucap Raisel yang merasa malu untuk didampingi oleh istrinya dengan wajahnya yang tampak aneh.
Megan mendengus kesal, "Jangan pikirkan aku, sekarang semuanya sudah siap, kau boleh pergi lebih dulu. Aku akan menyusul nanti," ucap Megan mendorong suaminya keluar dari kamar lalu perempuan itu menutup pintu dengan cepat.
__ADS_1
Setelah mengunci dan memastikan tidak ada lagi orang yang akan masuk ke kamarnya, Megan lalu duduk di meja riasnya sembari menatap wajahnya.
"Dokter bilang aku tidak boleh menggaruknya, kalau wajahku menjadi gatal. Tapi apa yang harus kulakukan sekarang? Wajahku sangat gatal dan terasa begitu panas!!!" Ucap Megan sembari menahan tangannya agar tidak menggaruk wajahnya.
Perempuan itu lalu melihat alat make up nya yang berada di atas meja, "dokter juga bilang bahwa aku tidak boleh menggunakan alat make up ini, lalu bagaimana aku akan nanya diri ulang tahun putriku? Semua orang akan menertawakanku jika melihat wajahku yang seperti ini!!!" Kesal Megan yang tidak memiliki jalan keluar untuk masalahnya.
Setelah cukup lama memikirkannya, akhirnya Megan tidak bisa menahan tangannya untuk mengambil foundation yang ada di atas meja.
"Aku akan memakai ini sebentar saja, pokoknya tidak cukup satu jam lalu aku akan kembali menghapus riasanku." Ucap Megan yang berpikir bahwa hanya satu jam saja tidak akan terlalu mempengaruhi pengobatannya.
Perempuan itu lalu menaiki taksi menuju ke restoran di mana acara ulang tahun putrinya sedang digelar.
Tibanya perempuan itu di restoran bertepatan dengan tibanya keluarga ketiga Barata.
"Kaak ipar," ucap Bayu langsung menyapa Megan sembari melemparkan senyum ke arah Megan.
__ADS_1
"Hm,," jawab Megan dengan singkat lalu perempuan itu berjalan pergi meninggalkan keluarga ketiga dengan wajah anggunya.
'Heh,, enak saja, mentang-mentang mereka membantuku melihat tempat perawatan, bukan berarti aku mau berdekatan dengan mereka!!!' Kesal Megan dalam hati.
Amira yang melihatnya hanya bisa tersenyum, "sepertinya Bibi juga pergi melakukan perawatan seperti yang dilakukan oleh ibu." Ucap Amira langsung membuat Fernando dan Bayu terkejut.
"Benarkah? Tapi wajah Megan tampak baik-baik saja." Ucap Bayu yang merasa aneh.
"Hm,, mungkin dia tidak menggaruknya seperti ibu," kata Fernando sembari menghela nafas mengingat ibunya yang sudah tidak mau datang ke pesta ulang tahun Raina, karena terlalu malu menunjukkan wajahnya yang sedang rusak.
"Ah benar, sayang sekali ibumu Begitu bodoh!" Ucap Bayu yang merasa kasihan pada istrinya namun juga kesal pada istrinya.
@interaksi
__ADS_1
Kalau bosan bisa pindah planet,, matahari selalu siap menerima kamu..!!