Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
94.


__ADS_3

Perempuan itu belum cukup 10 kali menekan tombol di hp-nya ketika seorang pria datang menghampirinya dengan terburu-buru.


"Halo Nona," ucap pria itu langsung duduk di depan Amira tanpa meminta persetujuan dari Amira.


Karena Amira memang hendak memanfaatkan pria itu, maka dia tidak mengatakan apapun dan hanya duduk menatap pria di depannya.


"Ada apa?" Tanya Amira dengan nada suara yang cuek, seolah dia tidak tertarik berbincang-bincang dengan pria di depannya.


"Perkenalkan nama saya Arifin Borman, saya adalah pemilik Kasino xx. Kita tadi bertemu di depan dan perempuan yang bersamaku tidak sengaja menabrakmu." Ucap Arifin dengan suara yang terburu-buru.


Amira yang melihat pria di depannya dengan santai mengangkat satu kakinya ke kaki yang lain lalu berkata, "oh, lalu?"


Sikap Amira yang tampak sangat cuek dengannya membuat Arifin menjadi semakin percaya bahwa perempuan di depannya itu bukanlah perempuan biasa yang sama seperti perempuan-perempuan lainnya yang begitu mudah luluh dengan uang.

__ADS_1


Pria itu dengan suara yang ramah pun berkata, "Begini, tadi aku mendengar Bagaimana kau langsung mengetahui penyakit perempuan itu hanya dengan melihatnya saja. Jadi--"


"Jadi kau ingin aku melihat apakah kau sudah terkena penyakit menular itu atau tidak?" Sela Amira sembari menatap pria di depannya untuk melihat tanda kesehatan yang terpancar di wajahnya.


"Ya, ya ya..." Ucap sang pria dengan rasa gugup memenuhi dirinya.


Kalau dia sudah tertular maka habislah dia!!!


Amira tersenyum, tetapi bukan senyum biasa, melainkan sebuah senyum yang mengejek, "kenapa aku harus membantumu?" Tanya Amira dengan nada suara yang begitu sombong.


Arifin sudah menduga bahwa perempuan di depannya tidak akan mudah untuk dimintatolongi, jadi dia dengan segera berkata, "kalau kau membantuku, aku akan melakukan apapun yang kau minta."


Bukannya meleleh, Amira malah tersenyum kecut lalu perempuan itu kembali berkata, "Memangnya apa yang kau punya hingga kau begitu percaya diri bisa memenuhi apapun yang kuinginkan?"

__ADS_1


Arifin sangat ingin marah, karena baru pertama kali ini ada orang yang begitu merendahkannya, tetapi karena dia sedang membutuhkan Amira, maka pria itu menekan amarahnya.


"Aku sudah bilang kalau aku adalah Bos Kasino, aku memiliki begitu banyak uang, kekuasaan dan bahkan banyak kenalan yang bisa membantuku di mana-mana. Kau tidak akan rugi jika kau mau membantuku." Ucap Arifin sambil melihat Amira yang tampak tidak tergerak dengan tawarannya.


Hal itu membuat Arifin menjadi lebih gugup sebab dia sudah tahu bahwa perempuan yang tadi bersamanya sudah menderita selama 7 tahun namun belum bisa menyembuhkan dirinya dengan berobat ke rumah sakit, jadi taruhannya hanya pada perempuan yang begitu hebat di depannya ini.


"Aku akan mempertaruhkan nyawaku di tanganmu!!" Kata Arifin akhirnya merubah mata acuh Amira menjadi tertarik dengan pembicaraan mereka.


"Hm,, baiklah, aku akan memberitahukanmu. Kau juga sudah tertular penyakit perempuan tadi, Kalau tidak salah kau sudah satu bulan berhubungan dengannya, dan selama 1 bulan, penyakit itu berkembang dengan cepat di dalam tubuhmu, karena setiap hari kau menghabiskan waktumu mempercepat laju perkembangannya.


"Meminun minuman keras, begadang, makan tidak teratur, makan makanan sebarang,,, kau akan lebih cepat mati daripada perempuan yang bersamamu tadi." Kata Amira langsung membuat wajah Arifin menjadi pucat pasi.


Semua yang dikatakan Amira adalah kebenaran, dia sudah 1 bulan berhubungan dengan Kirana, setiap hari minum alkohol, begadang dan bahkan kadang satu hari dia tidak pernah makan sesuap nasi pun!!!

__ADS_1


__ADS_2