Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
40.


__ADS_3

Begitu Fernando tiba di depan rumah, ia melihat beberapa pria bertubuh besar berdiri dengan tampang yang membuat bulu kuduknya berdiri.


Postur tubuh dan wajah yang sangat garang.


Seandainya orang-orang itu memiliki niat jahat, maka mereka takkan mampu melawan.


"Saya adalah suaminya Amira, apakah ada yang bisa saya batu? Istri saya sedang tidur." Ucap Fernando menatap pria yang tampak garang.


Terlihat pria itu berpikir selama beberapa saat sebelum beranjak pergi tanpa berkata apa pun.


Aurlia terkejut, "Hei.. mengapa kalian pergi? Bukannya memberi pelajaran pada Amira?" Tanya Aulia mengejar para pria itu.

__ADS_1


Tapi tidak ada yang menghiraukannya, semua pria itu hanya berjalan pergi menaiki mobil mereka.


"Hais!! Mereka ini kenapa sih? Mengapa tidak meminta untuk membangunkannya saja?" Kesal Aulia.


Fernando mengeryit karena ucapan ibunya, "Ibu, mengapa ibu berkata demikian? Amira sedang kelelahan, jadi dia harus istirahat yang cukup." Ucap Fernando menatap ibunya.


Aulia berbalik menatap putranya, lalu berteriak marah, "Kau ini!!! Sudah berkali-kali membantah ibu hanya karena istrimu, kau mau jadi anak yang durhaka?!!!"


"Ibu,, apa maksud ibu? Mana mungkin aku diam saja saat ada orang yang menjelek-jelekkan istriku?! Lagi pula Bu, apa yang ibu lakukan itu salah, jadi aku harus meluruskan perbuatan ibu yang tidak baik itu." Ucap Fernando memandang gak berdaya pada ibunya.


"Pastilah Amira telah melakukan sesuatu yang buruk hingga menyinggung bos mereka. Kau lupa bagaimana perubahan Amira dalam waktu dekat ini?

__ADS_1


"Kalau dia tidak menggunakan cara yang buruk untuk menghasilkan uang perawatan tubuhnya, lalu bagaimana bisa dia berubah sepeti sekarang ini?!


"Sudah berhari-hari dia tidak tinggal di rumah, terus berkeluyuran di luar. Menurutmu apa yang dia lakukan dari pagi sampai malam, hingga lupa untuk pulang mengurus suami dan mertuanya?!" Ucap Aulia dengan suara tinggi dan penuh penekanan.


Fernando terdiam di tempatnya, 'Benar juga, akhir-akhir ini Amira bertingkah aneh, lagi pula bagaimana dia menghilangkan bekas luka di seluruh tubuhnya dalam waktu yang begitu singkat? Bukankah hal seperti itu harus menggunakan alat canggih atau obat mahal?' Fernando berpikir dalam hatinya.


Aulia yang melihat putranya menjadi ragu akhirnya tersenyum, "Kau sekarang mengetik 'kan? Istrimu sudah melakukan sesuatu yang sangat buruk. Kau lihat para pria yang datang itu? Mereka tidak terlihat berkerja untuk orang sembarangan!!


"Pastilah mereka berkeja untuk orang besar, keluarga kita mana sanggup melawan mereka?!! Amira telah membawa mala petaka untuk keluarga kita!!!" Ucap Aulia penuh penekanan membuat Fernando memikirkannya dengan bimbang.


"Sudahlah Bu, aku akan menanyakannya pada Istriku " kata Fernando meninggalkan ibunya dengan hati yang dilema. Mana mungkin istrinya melakukan sesuatu yang buruk? Sangat tidak masuk akal!!!

__ADS_1


Melihat putranya sudah tidak berusaha membela Amira, Aulia langsung berkata, "Ingat,, jangan sampai kau mengorbankan ayah dan ibumu hanya demi perempuan! Orang-orang yang tadi datang sangat marah hingga wajah dan suara mereka begitu menakutkan!!!"


Fernando tidak mengatakan apa pun, pria itu hanya berjalan pergi sambil memikirkan keanehan yang terjadi pada Amira.


__ADS_2