Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
227. Kondisi Zoka memburuk


__ADS_3

Sementara itu, di kediaman keluarga Zahirka, sesuatu telah terjadi pada Zoka yang sedang terbaring di rancang dengan beberapa dokter mengawasinya.


"Gawat!!! Cepat panggil Tuan besar!!" Perintah dokter saat ia melihat kondisi pasien mulai memburuk.


Padahal, beberapa menit yang lalu keadaannya sangat baik, bahkan pria itu sempat duduk sambil berbincang-bincang dengan mereka.


Salah satu dokter muda yang bertugas di tempat itu langsung berlari keluar dan memanggil seluruh anggota keluarga Zahirka untuk memasuki kamar melihat pasien yang tiba-tiba saja mengalami drop.


"Apa yang terjadi?!!" Tanya Ardan ketika dia memasuki ruangan dan melihat para dokter sedang panik memeriksa tanda-tanda vital pria yang sedang terbaring di atas ranjang.


"Ini sangat gawat Tuan beberapa menit yang lalu dia masih baik-baik saja, tapi tiba-tiba saja dia mengalami drop seperti ini." Kata sama dokter sangat mengejutkan Daren dan seluruh anggota keluarga.


Bagaimana bisa hanya dalam beberapa menit lalu terjadi sesuatu yang buruk seperti itu?

__ADS_1


Maka pria itu langsung mengambil ponsel dari sakunya dan menghubungi Tuan uban agar pria itu segera datang ke rumahnya untuk memeriksa cucunya.


"Baik, Tolong segera datang kemari." Kata Ardan pada orang di seberang telepon lalu menutup panggilan itu dan melihat cucunya yang terbaring di atas ranjang.


Sementara, Wiwin yang melihat putranya langsung berjalan ke tempat tidur dan membelai rambut putranya karena merasa sangat cemas melihat pria itu.


Namun, betapa terkejutnya dia ketika dia hanya meraba sedikit rambut pria itu dan mendapati banyak rambut yang rontok dari kepala putranya.


"Ini,,,,," Wiwin mengangkat tangannya yang penuh dengan rambut rontok lalu memperlihatkannya pada semua orang.


"Apa?!! Sejak kemarin???" Wiwin yang kemarin teringat akan ucapan Almira kini mulai gemeter karena dia selalu takut bila Apa yang diucapkan Amira benar-benar terjadi.


Oleh sebab itu, perempuan itu selalu memeriksa rambut dan kuku putranya, tetapi kemarin karena mereka kedatangan tamu maka dia tidak bisa memeriksanya jadi perempuan itu dengan cepat membuka selimut dan melihat kuku putranya.

__ADS_1


"I,,, ini???? Sejak kapan kuku Putraku menjadi gelap begini?" Ucap perempuan itu kini meneteskan air matanya sembari dia menatap ke arah Ayah mertuanya.


"Ayah,,,, Apa kau ingat apa yang dikatakan oleh Amira ketika dia datang memeriksa Putra kita?? Tentang pengobatan Tuan uban itu, bahwa akan menyebabkan efek samping dalam 2 minggu. Bukankah hari ini adalah dua minggu itu???" Ucap Wiwin langsung membuat semua orang mengingat kejadian 2 minggu yang lalu.


Saat itu ketika Amira datang dia mengatakan bahwa dalam dua minggu, rambut Zoka akan menjadi rontok dan kukunya menjadi menggelap itu adalah tanda bahwa pengobatan telah gagal!!


Bahkan saat itu, Ardan juga ingat Bagaimana Amira yang teringatkannya sebanyak 2 kali dan kemudian mengulangnya lagi di kediaman keluarga Rakin.


Jadi tubuh pria tua itu langsung gemetar, dia tidak menyangka bahwa apa yang akan dikatakan oleh Amira itu benar-benar terjadi.


Tetapi, Alga yang ada di sampingnya langsung berkata, "jangan khawatir dulu, sebaiknya kita menunggu Tuan uban datang memeriksanya. Mungkin saja apa yang dikatakan Amira itu hanya kebetulan saja dan mungkin saja ini,,, aku yakin Tuan uban pasti bisa menanganinya nanti."


Tetapi Wiwin kembali berkata, "Tapi bagaimana kalau apa yang dikatakan oleh Amira itu memang benar?? Apa yang akan kita lakukan pada Putra kita satu-satunya? Satu-satunya penerus keluarga Zahirka?!!!!"

__ADS_1


Melihat istrinya yang tampak gemetar, maka Alga dengan cepat menghampiri perempuan itu dan berkata, "Jangan cemas, kita tunggu dulu Tuan uban datang memeriksa Putra kita lalu mengambil kesimpulan."


__ADS_2