
Amira duduk di dalam mobil barunya sembari memperhatikan ruangan mobil itu, dia merasa sangat nyaman dengan desain mobil tersebut.
Dia memeriksa beberapa bagian dalam mobil dan menemukan surat-surat mobil tersebut kini tertera atas namanya.
"Keluarga Rakin ini pintar membeli mobil yang cocok untukku," ucap Amira tersenyum memutar kunci mobilnya hingga mesin mobil tersebut menyala.
"Hm,, mobil ini datang di waktu yang tepat, aku bisa memberikannya pada suamiku supaya dia semakin keren!!" Amira tersenyum memperbaiki posisi duduknya.
Perempuan itu hendak menjalankan mobilnya ketika dia terkejut dengan kelakuan Aulia yang kini menggedor-gedor jendela mobil milik Amira.
Dor dor dor...!
'Sialan!! Apakah ibu mertua ini ingin merusak mobil baruku?!!' kesal Amira dalam hati sembari menurunkan kaca jendelanya dan menatap sinis pada ibu mertuanya.
"Ini adalah mobil baru dengan harga yang sangat mahal, Ibu tidak akan sanggup untuk menggantinya jika terjadi lecet pada mobil ini!!" Kesal Amira menatap perempuan yang tampak marah di depannya.
__ADS_1
Aulia berdecak marah, "Kau!! Segera keluar dari mobil ini dan biarkan mobil ini menjadi milik kami!! Menantu sampah sepertimu tidak pantas mendapatkan mobil seperti ini!
"Lebih baik diberikan pada orang yang pantas daripada sia-sia di tangan orang yang tidak punya kelayakan untuk memilikinya!!" Ucap Aulia membuat Amira begitu terkejut dengan isi otak Ibu mertuanya.
"Ibu mertua, kalau aku tidak layak untuk mobil ini, lalu Mengapa mobil ini diberikan padaku?!" Tanya Amira sembari mengambil surat-surat mobil yang terletak di dashboard mobil.
Perempuan itu memperlihatkan surat-surat tersebut pada Aulia hingga membuat perempuan itu terdiam membaca nama Amira yang terukir jelas di surat-surat tersebut.
'Sialan!! Jadi mobil ini benar-benar diberikan pada perempuan ini?!! Bahkan surat-suratnya langsung diurus oleh pemberi mobil.' pikir Aulia dalam hati merasa sangat tidak rela jika menantunya yang sampah itu mendapat mobil yang sangat mewah.
"Tapi kalau kalian ingin jalan-jalan dengan mobilku juga tidak apa-apa, namun hari ini, sepertinya tidak bisa, karena aku punya urusan di luar," ucap Amira menaikkan kaca jendelanya tanpa memandang dua orang di luar yang masih tercengang melihatnya.
Amira sangat menikmati wajah dua orang itu, tetapi dia tidak ingin berlama-lama jadi mobil itu dengan cepat meninggalkan rumah itu.
Aulia yang kesal dengan kelakuan menantunya langsung mengejar mobil tersebut, "Sialan!! Aku doakan kau kecelakaan dengan mobil barumu itu!!!" Teriak Aulia merasa sangat marah terhadap menantunya.
__ADS_1
"Astaga,, menantu kita benar-benar mendapatkan sebuah mobil mewah!!" Bayu tersenyum, "akhirnya keluarga kita yang selama ini dipandang rendah kini memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan.
"Selain Putra kita yang kini memiliki penampilan yang sangat bagus dan sedang berusaha menenangkan sebuah proyek, sekarang menantu kita memiliki sebuah mobil mewah." Ucap Bayu merasa sangat senang karena perlahan-lahan keluarga mereka semakin membaik.
Tetapi Aulia yang mendengar hal itu langsung menatap suaminya dengan marah, "Kau bodoh?!! Kau tidak ingat Bagaimana perempuan itu dengan sombongnya memamerkan mobil barunya di depan kita?!
"Di keluarga ini, dia adalah orang yang paling tidak layak untuk memiliki mobil. Jadi jika ada mobil di keluarga kita, maka seharusnya kaulah yang menggunakannya, karena kau adalah kepala keluarga.
"Kau mau derajatmu sebagai kepala keluarga direndahkan oleh menantu sampah kita karena dia memiliki sebuah kendaraan mewah, sementara kau tidak memilikinya?!!" Teriak Aulia pada suaminya sebab perempuan itu terlalu kesal dengan kebodohan suaminya.
Bayu terdiam memikirkan ucapan istrinya, "Memang benar begitu, tapi mobil itu diberikan oleh keluarga Rakin untuk menantu kita, kalau kita mengambilnya, sama saja dengan melawan keluarga Rakin, sementara keluarga Rakin adalah keluarga yang besar. Aku tidak mau mencari masalah dengan mereka." Ucap Bayu yang merasa sadar dengan posisinya.
Tetapi Aulia, perempuan itu berdesa kesal mengambil ponselnya, "aku akan menelpon Putra kita supaya dia membujuk istrinya untuk memberikan mobil itu padamu.
"Kalau Amira sediri yang memberikannya padamu, maka keluarga Rakin tidak akan berkomentar apapun!!" Ucap Aulia yang percaya diri bahwa putranya akan menuruti keinginannya, sementara Amira adalah sosok yang sangat mencintai suaminya dan selalu tunduk terhadap ucapan suaminya.
__ADS_1