
Di kediaman Amira, perempuan itu sedang berdandan begitu cantik sambil berputar-putar di depan kaca.
Gaun yang amat ketat dengan belahan punggung yang begitu rendah memperlihatkan punggungnya yang sangat indah.
Leher v yang rendah juga membuatnya terlihat begitu seksi dengan rambut yang digulung ke atas agar leher jenjangnya semakin menambah kecantikannya yang sempurna.
Sebuah anting yang panjang namun ramping menghiasi telinganya, dan make up yang di aplikasikan secara hati-hati membuat kecantikan perempuan itu semakin bersinar.
"Nyonya," seorang pelayan menghampiri Amira sembari membawa sebuah kotak hitam berisi gelang yang akan dikenakan oleh Amira.
"Terima kasih," ucap Amira mengambil gelang itu dari kotaknya lalu memakaikannya di tangan kirinya.
Setelah memakainya, perempuan itu melihat tangannya yang dihiasi oleh gelang dan dia merasa bahwa penampilannya hari itu sangat sempurna.
"Tuan akan tiba dalam 5 menit lagi," ucap sang pelayan kembali mengingatkan Amira tentang Fernando yang sudah tiba di depan kompleks.
Maka begitu, Amira segera bersiap menyambut suaminya di depan rumah dan suasana dalam rumah yang di dekorasi oleh para pelayan, sudah sangat romantis sesuai dengan yang diinginkan oleh Amira.
__ADS_1
Brummmmm......
Mobil sport yang dikendarai oleh Fernando terparkir rapi di parkiran rumah.
Lalu pria itu turun dari mobil dan melangkahkan kakinya untuk memasuki rumah.
"Di mana dia?" Ucap Fernando ketika dia tiba di depan rumah, namun mendapati pintu rumah yang sedang tertutup dan tidak ada Amira yang menunggunya di sana.
Padahal, biasanya perempuan itu selalu saja menunggunya di depan pintu, lalu memberinya pelukan dan sebuah ciuman hangat sebelum mereka pergi ke kamar untuk mandi bersama.
Hanya ada cahaya lilin yang menerangi rumah tersebut, lalu tiba-tiba saja musik yang mengalun indah diputar dengan volume yang sangat pas di telinga.
"Sayang," seorang perempuan tiba-tiba turun dari tangga lalu berjalan ke arah Fernando dengan sebuah senyum indah di wajahnya.
Pantulan cahaya di wajah perempuan itu sangat menyilaukan Fernando dan merasa begitu terpana akan kecantikan istrinya yang sedang berjalan ke arahnya.
"Sa,,sayang,," suara Fernando terdekat kalau ia kembali mengingat percakapannya dengan Amira pada beberapa waktu yang lalu.
__ADS_1
Perempuan itu mempersiapkan acara malam pertama mereka yang sangat romantis!!!!
Fernando baru pulih dari rasa terkejutnya ketika Amira sudah sampai di depannya, lalu perempuan itu mengulurkan tangannya sebagai pertanda untuk mengajak Fernando berpegangan tangan.
"Ini,," Fernando kebingungan harus berkata apa, tetapi tangannya dengan cepat telur menyentuh tangan Amira, lalu musik yang romantis itu diganti dengan musik dan sayang romantis, Bright Eyes - First Day of My Life.
Fernando yang pernah mendengarkan lagu itu langsung mengerti bahwa Amira mengajaknya berdansa, jadi dengan cepat pria itu tersenyum merangkul pinggang istrinya lalu mereka mulai berdansa di lantai bawah yang dihias dengan lilin.
Para pelayan yang berdiri di lantai dua menyiapkan acara selanjutnya berdiri sambil mengintip sepasang suami istri yang sedang berdansa di bawah.
"Ahhh,,, ternyata tuan dan nyonya pandai berdansa!"
"Mereka terlihat seperti sepasang suami istri yang sangat sempurna."
"Aku merasa iri, tapi aku juga merasa senang untuk mereka berdua."
Satu persatu pelayan menyatakan pendapat mereka tentang dua orang yang berdansa dengan indah di lantai bawah.
__ADS_1